newsmetrontb: Lombok Utara
Showing posts with label Lombok Utara. Show all posts
Showing posts with label Lombok Utara. Show all posts

Sunday, May 3, 2026

Polsek Bayan Perketat Pengamanan Rinjani 100 Ultra 2026


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA. NTB
Suasana semarak dan penuh semangat mewarnai pelepasan peserta ajang internasional Rinjani 100 Ultra 2026 yang digelar di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Jumat malam (01/05/2026). 

Ratusan pelari dari berbagai negara memulai petualangan menantang menaklukkan jalur ekstrem kawasan Gunung Rinjani dalam lomba lari ultra marathon bergengsi tersebut.

Kegiatan mendapat pengamanan dan monitoring langsung dari Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom bersama personel Polsek Bayan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Sebanyak 433 peserta dari berbagai negara turut ambil bagian dalam ajang internasional ini, terdiri dari 104 peserta kategori 100 kilometer dan 329 peserta kategori 60 kilometer. Para peserta berasal dari berbagai negara seperti Australia, Amerika Serikat, Jepang, Korea, China, Prancis, Kanada, Malaysia, Singapura, Thailand, hingga negara-negara Eropa lainnya.

Kedatangan peserta di Desa Senaru disambut meriah dengan penampilan budaya gendang beleq dari Desa Karang Bajo yang menambah semangat dan nuansa budaya khas Lombok. Selain itu, para peserta juga mengikuti ritual adat menyembek yang dilakukan tokoh adat Desa Senaru sebagai simbol doa keselamatan sebelum memulai perlombaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, unsur TNI-Polri, TNGR, Dishub, Satpol PP, tenaga kesehatan, panitia pelaksana, serta unsur Muspika Kecamatan Bayan.

Sebelum pelepasan peserta, seluruh peserta mengikuti doa bersama sesuai keyakinan masing-masing dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai simbol semangat persatuan. Tepat pukul 00.01 Wita, peserta resmi dilepas menuju jalur perlombaan yang menantang melintasi kawasan pegunungan Rinjani.

Adapun rute lomba kategori 60 kilometer dan 100 kilometer melewati sejumlah jalur ekstrem dan destinasi alam ikonik seperti Pelawangan Senaru, Danau Segara Anak, Summit Rinjani, Bukit Pergasingan, Bukit Selong, hingga finis di kawasan Sembalun, Lombok Timur.

Kapolres Lombok Utara melalui Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen memberikan pengamanan maksimal demi kelancaran event internasional tersebut. Berkat sinergi seluruh pihak, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga proses pelepasan peserta selesai dilaksanakan. ( red

Gowes Kamtibmas Polres Lombok Utara Sasar Desa Jenggala

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA NTB  Setelah sempat vakum beberapa waktu karena Ramadhan dan Idul Fitri program Gowes Kamtibmas Polres Lombok Utara kembali dilanjutkan dengan menyasar Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Sabtu pagi (Mei 2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan jajaran Kapolsek.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut mengambil start dari Mapolres Lombok Utara, kemudian melintasi sejumlah rute di wilayah Kecamatan Tanjung sebelum akhirnya tiba di Kantor Desa Jenggala sekitar pukul 07.50 WITA.

Tidak hanya sekadar olahraga bersama, Gowes Kamtibmas kali ini juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial, bakti kesehatan, serta silaturahmi bersama masyarakat setempat. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kapolsek Tanjung AKP Surya Irawan,S.H., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat bantuan sosial.

Dalam rangkaian kegiatan, Polres Lombok Utara melalui Seksi Dokes Polres Lombok Utara bekerja sama dengan Puskesmas Tanjung memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat Desa Jenggala. Selain itu, bantuan sembako juga disalurkan kepada sekitar 50 warga yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, lansia, dan warga yang membutuhkan.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Gowes Kamtibmas merupakan upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai informasi dan permasalahan yang ada di desa.

Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang kami laksanakan secara bergiliran di 43 desa di Kabupaten Lombok Utara, dan saat ini sudah memasuki pelaksanaan ke-36. Tujuannya adalah untuk mempererat silaturahmi serta mengetahui langsung situasi kamtibmas di tengah masyarakat,” ungkap Kapolres.

Ia juga mengapresiasi situasi keamanan di Desa Jenggala yang dinilai tetap kondusif, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam penggunaan teknologi, khususnya kepada generasi muda, untuk menghindari dampak negatif seperti judi online, pinjaman online ilegal, hingga penyalahgunaan narkoba yang dapat memicu permasalahan sosial serius.

Peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam menjaga generasi muda kita agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dengan melengkapi surat kendaraan dan menggunakan helm demi keselamatan bersama.

Kegiatan Gowes Kamtibmas yang mengusung jargon  Aparat Sehat, Lotara Aman, Masyarakat Nyaman ini berakhir sekitar pukul 08.57 WITA dalam keadaan aman dan lancar, dengan pengamanan dari personel Polsek Tanjung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Lombok Utara. ( red

Friday, May 1, 2026

Tim Pencarian Gabungan Temukan Wisatawan Asal India Meninggal


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA NTB
Seorang warga negara asing (WNA) asal India dilaporkan hilang saat berwisata di perairan Gili Air, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (30/4/2026). Korban bernama Guarav Kumar akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan.

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke FS. Samola, SIK., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WITA. Saat itu, korban bersama empat rekannya tiba di lokasi wisata Gili Air.

Empat orang rekannya beraktivitas di daratan, sementara korban memilih berada di sekitar pantai dan berenang di perairan dangkal,” ujarnya.

Namun, tidak lama berselang, keberadaan korban tidak lagi terlihat. Rekan-rekannya kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun hanya menemukan barang-barang pribadi korban seperti handphone dan pakaian yang masih tertinggal di daratan.

Menyadari korban tidak berada di lokasi, mereka segera melaporkan kejadian tersebut. Anggota piket bersama tim penyelamat dan masyarakat langsung melakukan pencarian,” jelasnya.

Upaya pencarian melibatkan personel Polsubsektor Gili Indah Pos Gili Air, tim penyelam dari Blue Marlin Dive, serta masyarakat setempat. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.40 WITA, berjarak kurang lebih 100 meter dari bibir pantai, tepatnya di depan area Blue Marlin Dive.

Korban sempat diberikan pertolongan oleh tim medis di lokasi, namun setelah diperiksa dinyatakan telah meninggal dunia,” terang Boyke.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh wisatawan agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di perairan, termasuk tidak berenang seorang diri dan selalu mengikuti arahan petugas.

Keselamatan adalah yang utama. Kami mengingatkan agar wisatawan tetap waspada demi menghindari kejadian serupa,” tutupnya.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban. ( red


.

Personil Polres Lotara Evakuasi WNA India Ditemukan Meninggal

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK  TIMUR NTB Seorang warga negara asing (WNA) asal India dilaporkan hilang saat beraktivitas wisata di perairan Gili Air, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, pada Kamis (30/4/2026).

 Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan upaya pencarian oleh petugas gabungan.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kapolsek Pemenang AKP Henny Adriani menyampaikan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WITA, saat korban bernama Guarav Kumar bersama empat rekannya melakukan aktivitas wisata di kawasan Gili Air.

Setibanya di lokasi, empat orang teman korban melakukan aktivitas di daratan, sementara korban memilih berada di sekitar pantai dan berenang di perairan dangkal,” jelas AKP Henny Adriani.

Namun, beberapa waktu kemudian, keempat rekan korban tidak lagi melihat keberadaan korban di sekitar lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, barang-barang pribadi korban seperti handphone dan pakaian masih ditemukan di daratan.

Menyadari korban tidak berada di lokasi, rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut, sehingga anggota piket Pos Pol bersama tim penyelamat dan masyarakat segera melakukan pencarian,” lanjutnya.

Upaya pencarian melibatkan personel Polsubsektor Gili Indah Pos Gili Air, tim dari Blue Marlin Dive, serta masyarakat setempat. Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.40 WITA, berjarak kurang lebih 100 meter dari bibir pantai, tepatnya di depan area Blue Marlin Dive.

Pada saat ditemukan, korban sempat diberikan upaya pertolongan berupa RGP oleh tim medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa,” terang AKP Henny Adriani.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh wisatawan, khususnya yang melakukan aktivitas di perairan, agar selalu memperhatikan keselamatan diri dan kondisi lingkungan, serta tidak berenang seorang diri.

Keselamatan merupakan hal utama. Kami mengimbau agar wisatawan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian serupa,” tutupnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban. (  red

Tuesday, April 28, 2026

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kejahatan Asusila Asal Korea

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA NTB 
 Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara berhasil mengungkap dan menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan yang diduga sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual/pemerkosaan di wilayah Gili Trawangan.

Pelaku berinisial WK (22) diamankan pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 16.00 WITA di Polsek Kuta, Polresta Denpasar, setelah sebelumnya terdeteksi berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Korban yang juga berkebangsaan Korea, pada tanggal 11 April 2026.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Utara IPTU I Komang Wilandra, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut.

Lanjut Ia menjelaskan  bahwa pihaknya telah mengamankan satu orang WNA asal Korea Selatan yang diduga sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap korban sesama WNA di wilayah Gili Trawangan,” ungkap IPTU I Komang Wilandra.

Peristiwa tersebut terjadi  pada salah satu penginapan di kawasan Laguna Gili Beach Resort, Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 01.30 WITA

Korban melaporkan kejadian tersebut pada hari yang sama setelah berkoordinasi dengan pihak konsulatnya. Mendapat laporan itu, personel Polres Lombok Utara langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi.

Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa sprei dan sarung bantal yang terdapat bercak darah, pakaian korban, sandal milik terduga pelaku, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Berdasarkan alat bukti yang cukup, perkara kami tingkatkan ke tahap penyidikan dan pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Imigrasi untuk melakukan pencekalan terhadap tersangka, serta menjalin komunikasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri dan Konsulat Korea Selatan di Bali.

Dalam proses penyelidikan, diketahui tersangka sempat meninggalkan lokasi kejadian beberapa jam setelah peristiwa terjadi dan diduga berupaya melarikan diri. Namun, keberadaan tersangka berhasil dilacak oleh Tim Puma hingga akhirnya diamankan di wilayah Bali.

Selanjutnya tersangka kami bawa ke Polres Lombok Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 6 huruf b Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan/atau Pasal 473 ayat (1) dan ayat (3) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Polres Lombok Utara menegaskan komitmennya dalam menangani setiap kasus tindak pidana secara profesional, transparan, dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban.( red ) 


Sunday, April 26, 2026

Bhayangkari Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA
Kelestarian ekosistem bawah laut Gili Trawangan menjadi perhatian serius Bhayangkari Nusa Tenggara Barat. Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-46 tahun 2026, sebuah aksi nyata dilakukan untuk menjaga kualitas perairan ikon wisata tersebut menggunakan cairan hasil fermentasi sampah organik menjadi Eco-Enzyme.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, dengan didampingi Pengurus Daerah Bhayangkari dan Pengurus Daerah YKB NTB. Turut mendampingi pula Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, yang selama ini konsisten mengawal program tersebut di wilayah Lombok Utara.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, rombongan menuangkan sedikitnya 50 liter cairan Eco-Enzyme ke perairan Gili Trawangan. Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk "membayar kembali" apa yang telah diambil manusia dari alam.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menjelaskan bahwa Eco-Enzyme yang digunakan merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga seperti sisa kulit buah (melon, semangka, jeruk) dan air kelapa yang diproses selama 90 hari.

Pemberian Eco-Enzyme di laut Gili Trawangan memiliki tujuan teknis yang sangat krusial bagi ekosistem. Cairan ini bekerja menjernihkan air laut yang tercemar dan mengurangi zat polutan secara alami. Salah satu manfaat paling signifikan adalah kemampuannya mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi karbonat (CO3).

Perubahan menjadi karbonat ini sangat mendukung keberlangsungan biota laut dan kesehatan terumbu karang," jelas Ny. Heny. Selain itu, Eco-Enzyme dikenal efektif menetralkan amonia, mengurai bahan organik berlebih, serta menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang dapat merusak kualitas air laut.

Untuk menghasilkan cairan berkualitas, Bhayangkari menerapkan standar pembuatan yang disiplin dengan rumus perbandingan 10:3:1 (10 bagian air, 3 bagian sampah organik, dan 1 bagian gula/molase).

Selama bulan pertama fermentasi, gas harus rutin dibuang setiap minggu untuk memastikan proses berjalan sempurna," tambah Ny. Heny. Edukasi ini juga rutin diberikan kepada anak-anak sekolah dan pelaku wisata agar mereka bisa memproduksi nutrisi laut ini secara mandiri di hotel atau restoran masing-masing.

Aksi yang menjadi bagian dari peringatan HUT YKB ke-46 ini membawa pesan kuat mengenai kemandirian pengelolaan lingkungan. Dengan laut yang sehat, diharapkan populasi ikan akan melimpah dan kualitas pariwisata meningkat.

Filosofinya jelas: Ekosistem laut terjaga, biota laut sehat, ikan melimpah, dan pada akhirnya rakyat pun sejahtera," tutupnya.

Melalui sinergi antara Pengurus Daerah NTB dan Cabang Lombok Utara, gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengubah sampah organik menjadi solusi nyata bagi pelestarian alam bawah laut NTB. ( red ) 

Friday, February 27, 2026

WNA Kazakhstan Subjek Red Notice Interpol Diamankan Polres Lombok Utara

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTATARA NTB Internasional News– Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara mengamankan seorang warga negara Kazakhstan yang tercatat sebagai subjek Red Notice Interpol terkait dugaan tindak pidana pembunuhan di negara asalnya. 

Pria berinisial SS (29) diamankan pada Selasa (24/2) di sebuah penginapan di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Penindakan tersebut dilakukan setelah aparat menerima informasi resmi terkait keberadaan yang bersangkutan di wilayah hukum Polres Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K., menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai tindak lanjut atas Red Notice Interpol Nomor A-424/1-2026 serta dokumen putusan Pengadilan Kota Atyrau, Kazakhstan, tertanggal 8 Januari 2026.

Pengamanan ini merupakan respons atas informasi resmi dan koordinasi dengan Divhubinter Polri terkait keberadaan subjek Red Notice di wilayah kami. Seluruh proses dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Kapolres dalam keterangan (26/02/2026 ) 

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kerja sama penegakan hukum internasional serta memastikan wilayah Indonesia tidak menjadi tempat pelarian pelaku kejahatan lintas negara.

Kami memastikan setiap informasi yang masuk ditindaklanjuti secara profesional dan terukur. Ini bagian dari dukungan terhadap sistem penegakan hukum global,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, IPTU I Komang Wilandra, S.H., M.H., menjelaskan tim melakukan penyelidikan tertutup setelah menerima informasi valid mengenai keberadaan yang bersangkutan di kawasan wisata Senaru.

Menurutnya, saat hendak diamankan, yang bersangkutan sempat berupaya meninggalkan lokasi.

Namun berkat kesigapan tim, yang bersangkutan berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti dan tanpa menimbulkan gangguan terhadap masyarakat sekitar,” jelasnya.

Selain SS, petugas turut mengamankan seorang perempuan warga negara Kazakhstan berinisial MA (30) yang berada di lokasi yang sama. Status hukum yang bersangkutan masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.

Berdasarkan dokumen otoritas Kazakhstan sebagaimana tercantum dalam Red Notice, SS diduga terlibat dalam peristiwa yang terjadi pada 2–3 November 2025 di wilayah Atyrau. 

Informasi tersebut menyebutkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap dua orang korban. Seluruh substansi perkara merupakan kewenangan penegak hukum Kazakhstan.

Penyidik turut mengamankan sejumlah barang berupa paspor, telepon seluler, kartu identitas, kartu perbankan internasional, serta dokumen pribadi lainnya untuk kepentingan administrasi dan koordinasi lintas negara.

Wilandra menegaskan bahwa proses selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Divhubinter Polri, Kementerian Hukum dan HAM, serta instansi terkait guna menentukan mekanisme hukum yang akan ditempuh, termasuk kemungkinan proses ekstradisi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seluruh tahapan akan dilaksanakan sesuai hukum nasional dan mekanisme kerja sama internasional,” ujarnya.

Saat ini, yang bersangkutan diamankan di Mapolres Lombok Utara hingga menunggu proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum dan koordinasi antarnegara. ( red )



Wednesday, February 25, 2026

Kapolda NTB Kunker ke Polres Lombok Utara dan Salurkan Bansos


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA NTB 
Memasuki hari ketujuh bulan Ramadhan 1447 Hijriyah Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Polres Lombok Utara pada selasa ( 24/02 /2026 )

Agenda berikutnya, Kapolda NTB menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat, di sekitar wilayah hukum Polres Lombok Utara pada pukul 16.00 Wita. Warga tampak antusias menyambut kehadiran orang nomor satu di Polda NTB tersebut.

Bantuan ini kami harapkan bisa membantu masyarakat, dan mempererat kedekatan Polri dengan warga,” ungkap Irjen Pol. Edy Murbowo.

Sekitar pukul 16.20 Wita, Kapolda NTB melakukan pengecekan pembangunan Gedung Pamapta, serta sarana dan prasarana pendukung di Polres Lombok Utara. Peninjauan itu difokuskan pada kesiapan fasilitas, guna mendukung tugas personel di lapangan.

Kegiatan berlanjut dengan silaturahmi dan audiensi bersama Forkopimda Lombok Utara pada pukul 16.30 Wita. Pertemuan berlangsung hangat, membahas penguatan sinergi menjaga stabilitas keamanan daerah.

Menjelang pukul 17.00 Wita sore, Kapolda NTB memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Lombok Utara. 

Ia menekankan disiplin, soliditas, serta pelayanan humanis saat menjalankan tugas.Jaga profesionalisme, tingkatkan kekompakan, dan terus hadir memberi rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kapolda NTB.

Kunjungan tersebut memperlihatkan komitmen Polda NTB, dalam memperkuat pelayanan publik, pembangunan sarana pendukung, serta kolaborasi lintas sektor di kabupaten termuda tersebut. ( red




Sunday, February 22, 2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional Bhayangkari Lotara Panen Eco Enzym


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA
Bhayangkari Cabang Lombok Utara memanen sebanyak 750 liter eco enzym konsentrat  hasil pengolahan limbah organik yang diproduksi selama tiga bulan terakhir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengolahan Limbah Organik yang digagas Ketua Bhayangkari Pusat, Julianti Sigit Prabowo.

Panen eco enzym digelar di Gedung Aula Sarja Arya Racana Polres Lombok Utara, Sabtu (21/2/2026), dipimpin langsung Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta.

Ny. Heny menjelaskan, produksi eco enzym di Lombok Utara merupakan tindak lanjut dari gerakan serentak nasional yang pada 28 November 2025 berhasil meraih rekor MURI pembuatan eco enzym terbanyak, melibatkan 59.800 anggota Bhayangkari dari seluruh Indonesia.

“Di Lombok Utara, sebanyak 150 anggota Bhayangkari berhasil memproduksi 750 biang eco enzym. Setelah difermentasi selama tiga bulan, kini berkembang menjadi 750 liter eco enzym, yang setara dengan 750 ribu liter bahan pupuk alami setelah proses pengenceran,” ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan tersebut tidak hanya menyasar persoalan limbah rumah tangga, tetapi juga diarahkan untuk mendukung sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sebagian hasil eco enzym akan didistribusikan kepada kelompok tani di setiap desa melalui program Gowes Kamtibmas yang diinisiasi Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, S.I.K

Distribusi tersebut diharapkan mampu membantu petani meningkatkan kesuburan tanah, menekan biaya produksi, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Langkah ini sekaligus mendukung program ketahanan pangan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Eco enzym ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, pestisida alami, hingga pengurai limbah. Kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya kelompok tani,” katanya.

Ny. Heny menambahkan, Bhayangkari berkomitmen menjadikan pengolahan limbah organik sebagai gerakan berkelanjutan berbasis keluarga dan komunitas. Dengan pendekatan tersebut, program eco enzym diharapkan memberi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara simultan.

Gerakan eco enzym ini dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong praktik pertanian ramah lingkungan dan penguatan ketahanan pangan nasional berbasis kemandirian masyarakat. ( red )



Friday, February 20, 2026

Ny. Heny Agus Tekankan Kolaborasi Nyata Diplomasi Akademik Indonesia–Malaysia


 Newsmetrontb.com,_ LOMBOK UTARA  NTB Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menegaskan bahwa diplomasi akademik Indonesia di kawasan ASEAN tidak boleh berhenti pada seremoni dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tetapi harus berujung pada implementasi konkret yang terukur dan berdampak langsung bagi perguruan tinggi serta mahasiswa.

Penegasan itu disampaikan usai menghadiri kegiatan International Community Service atau Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang digelar Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Banten dalam rangkaian kunjungan kerja sama strategis ke Malaysia dan Singapura pada 9–12 Februari 2026.

Dengan kunjungan ini saya berharap kolaborasi benar-benar direalisasikan melalui karya nyata, di antaranya penelitian bersama baik di Indonesia maupun di Malaysia, kerja sama dalam pemasaran produk, perluasan pasar bagi mahasiswa yang tengah menempuh studi bisnis, serta program joint study bagi mahasiswa Indonesia dan Malaysia,” ujarnya, Kamis ( 19/2 ).

Istri Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. itu menambahkan, internasionalisasi tridarma perguruan tinggi harus menyentuh tiga aspek strategis sekaligus: penguatan riset, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, dan akses pasar regional.

Dalam agenda utama di Malaysia, rombongan menandatangani nota kesepahaman dengan Management & Science University (MSU). Kerja sama tersebut mencakup peluang penyelenggaraan program double degree, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga penguatan mobilitas akademik lintas negara sebagai bagian dari internasionalisasi tridarma perguruan tinggi.

Selain itu, konferensi internasional turut digelar di SEGi University dengan menghadirkan akademisi dari Malaysia, Indonesia, dan Nigeria. Dalam forum tersebut, Associate Professor Dr. Irene Tan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperluas kolaborasi riset dan publikasi internasional bersama perguruan tinggi Indonesia.

Heny menilai, kerja sama yang terbangun harus diarahkan pada penguatan daya saing riil perguruan tinggi nasional, bukan sekadar memperluas jaringan administratif.

Menurut dia, mahasiswa Indonesia harus diposisikan sebagai pelaku utama dalam arus globalisasi pendidikan dan industri, bukan sekadar menjadi konsumen. 

Kita harus mendorong kampus agar mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar ASEAN,” katanya.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan reputasi akademik Indonesia di tingkat internasional, yang selama ini masih menjadi tantangan dalam berbagai indikator pemeringkatan global.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kunjungan industri ke Karangkraf di Malaysia guna memperdalam pemahaman tentang manajemen publikasi, ekosistem media, serta strategi diseminasi hasil riset secara regional.

Kegiatan PKM Internasional itu diikuti 14 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari penguatan diplomasi akademik dan perluasan jejaring kolaborasi ASEAN.

Melalui kerja sama lintas negara tersebut, Heny berharap perguruan tinggi Indonesia mampu mempercepat transformasi menuju kampus berdaya saing global, adaptif terhadap perkembangan industri, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. ( red




Thursday, January 22, 2026

Mayat Perempuan Dipatai Nipah Bukan Korban Pembunuhan

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK UTARA  Kepolisian Resor Lombok Utara memastikan kematian seorang perempuan berinisial S.A.H. (35) yang ditemukan meninggal dunia di Pantai Nipah, Kabupaten Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. melalui Kasat Reskrim IPTU I Komang Wilandra, S.H., M.H. mengatakan, penyidik telah mengkaji rekam medis korban serta meminta keterangan dokter spesialis dan keluarga.

Berdasarkan rekam medis dan keterangan dokter spesialis  korban memiliki riwayat gangguan afektif bipolar tipe campuran.

 Dari keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat gangguan cemas menyeluruh mengalami keluhan sakit di bagian leher sejak sekitar 10 tahun lalu, serta pernah mengalami depresi ' jelas dalam keteeranga tertulinya ( 21/01/2026 )

Lanjutvoleh kasat reskrim menegaskan bahwa  pihak keluarga korban telah menyatakan menerima dan mengikhlaskan peristiwa tersebut serta tidak menuntut secara hukum, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Dengan mempertimbangkan seluruh fakta medis, keterangan keluarga, dan hasil penyelidikan di lapangan, kami memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut ” ujarnya.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah melakukan olah TKP dan  memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan dokumen medis korban.

 Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyerahkan surat pernyataan tidak keberatan kepada kepolisian.

 jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga  untuk dimakamkan di kampung halamannya di Sidoarjo, Jawa Timur. (  red )



Friday, January 16, 2026

Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan


Newsmetrontb.com_ LOKBOK UTARA    
Direktur Polisi Perairan dan Udara  Polda NTB Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K.,M.H. menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa mengedepankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah perairan maupun pesisir.(15/1/2026) 

Sebagai bentuk implementasi dari arahan tersebut, personel Ditpolairud Polda NTB melalui Kapal Polisi XXI-2015 bersama masyarakat setempat melaksanakan evakuasi terhadap seorang warga atas nama Buldani (35), asal Dusun Teluk Kombal, yang mengalami kecelakaan terpeleset di wilayah Gili Trawangan akibat kondisi jalan yang licin. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Mengetahui kejadian tersebut, personel Kapal Polisi XXI-2015 Ditpolairud Polda NTB dengan sigap memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menggunakan speed boat warga menuju Teluk Nare guna mendapatkan penanganan awal, dengan pendampingan personel kepolisian dan masyarakat.

Dirpolairud Polda NTB menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif, khususnya pada situasi darurat. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi yang baik antara personel Ditpolairud Polda NTB dan masyarakat setempat. ( red



Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim