Dijanjikan Dapur SPPG Redy , Husna Mauladat Maryam mengalami kerugian 1.05 Miliar
Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR NTB Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilaporkan ke Satreskrim Polres Lombok Timur dan Laporan tersebut tertuang dalam tanda bukti pengaduan Nomor: Peng/B/02/II/2026/Reskrim, tertanggal 18 Februari 2026.
Dalam dokumen pengaduan pelapor Husna Mauladat Mariam (29 tahun), warga Kecamatan Selong, Lombok Timur dengan terlapor inisial S warga Ampenan Kota Mataram dan Peristiwa disebut terjadi sekira tanggal 8 September 2025 di wilayah Selong ( tahun lalu )
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur Iptu Arie Kusnandar, S.Tr.K., S.IK. M.M. saat dikonfirmasi membenarkan laporan pemgaduan tersebut dan telah diterima dan masih dalam proses ditangani penyidik," jelasnya ( 25/02/2026 )
Informasi terpercaya mengungkapkan, awalnya pelapor dijanjikan akan dibangunkan dapur MBG (SPPG) lengkap dengan peralatan dan titik suplay (penerima manfaat) oleh terlapor.
Kemudian pelapor menyerahkan uang sejumlah Rp.950 juta kepada terlapor hingga beberapa bulan kemudian terlapor bangunan dapur SPPG ,
Selanjutnya apa yang dijanjikan terlapor tidak kunjung diselesaikan sehingga pelapor kembali merogoh saku sebesar RP. 100 juta lagi sesuai permitaan terlapor untuk menyelesaikan SPPG tersebut.
Jeda waktu setelah bayar pelunasan dapur SPPG tak kunjung ready juga akhirnya pelapor berinisiatif melakukan finishing sendiri , Kemudian Setelah dapur SPPG siap beroperasi titik suplay yang dijanjikan oleh terlapor ternyata nihil als kosong.
Tim penyidik Unit I Satreskrim Polres Lombok Timur saat ini melakukan pendalaman awal guna mengurai kronologi serta mengumpulkan keterangan pihak terkait.
Seiring munculnya dugaan praktik mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN) masyarakat diminta lebih waspada. bagi masyarakat yang memiliki keluhan yang sama dan telah dirugikan oknum yang mengatasnamakan BGN, agar segera melapor polisi.
Polres Lombok Timur membuka ruang pengaduan bagi warga, guna memastikan setiap laporan mendapat atensi sesuai prosedur hukum. ( red )






















