newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Tuesday, September 15, 2026

Polres Bersama Polsek Terara Bersinergi Salurkan Air Bersih Untuk di Lando Jenggik

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR NTB 
Polres Lombok Timur kerjasama dengan  Polsek Terara  menunjukkan kepedulian terhadap warga  masyarakat yang  sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau  ,
Dan Sebanyak 15.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di wilayah  Gubuk Barang Panas  Dusun Lando Deye  Desa Lando  Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur pada  hari Selasa (15/9/2026)

 Kegiatan penyaluran  air bersih tersebut di pimpin langsun olek Wakapolres Lombok Timur Kompol Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H., dengan didampingi  oleh Kabag Logistik Polres Lombok Timur Kompol Sukirman, S.H. Dan  Kapolsek Terara Iptu M. Ropi'i Suriadi, S.H. selaku tuan rumah dalam  kegiatan  tersebut

Bantuan  air bersih  tersebut diperuntukkan untuk  300 kepala keluarga  yang berada diwilayah  Gubuk Barang Panas Jenggik Desa Lando  yang sedang  mengalamin  kesulitan air bersih

Sementara itu  Pj. Kepala Desa Lando  dan  masyarakat  menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polres Lombok Timur dan polsek  Terara. atas kepedulian dan bantuan air bersih yang telah diberikan.

Dan untuk memonitoring  masalah  kekurangan air bersih diwilayah tersebut  pihak polsek Terara melalui  Bhabinkamtibmas Desa Lando Aipda L. Wilham Saufi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Desa  apabila masyarakat membutuhkan bantuan dropping air bersih.

Pada  kesempatan tersebut Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan pokok selama musim kemarau kami bersama polsek  Terara  akan terus berupaya  membantu masyarakat yang membutuhkan  ( red )

Kapolda NTB Terima Audiensi Dirut PT TCN Gili Trawangan


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM NTB 
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, Senin (14/9/2026), menerima silaturahmi dan audiensi Direktur Utama PT TCN Gili Trawangan di ruang kerjanya sekira pukul 15.00 WITA.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara Polda NTB dan pihak PT TCN terkait situasi serta berbagai hal yang berkaitan dengan Gili Trawangan.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di kawasan wisata Gili Trawangan.

Silaturahmi dan komunikasi seperti ini penting untuk membangun sinergi serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan," kata Irjen Kalingga.

Dirut PT TCN Gili Trawangan juga menyampaikan sejumlah hal dalam audiensi tersebut. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka dengan mengedepankan komunikasi serta koordinasi.

Kami menyampaikan beberapa hal terkait Gili Trawangan, sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan Polda NTB," ujar Dirut PT TCN.

Audiensi tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara aparat kepolisian dan pihak pengelola maupun pelaku usaha di kawasan Gili Trawangan, terutama dalam mendukung keamanan serta kenyamanan destinasi wisata. ( red




Kombes Agus Herli Pimpin Misi Evakuasi Korban KM Virgo di Kalimatan


 

Newsmetronntb.com_ KALIMANTAN SELATAN  Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri kembali menunjukkan peran pentingnya dalam operasi kemanusiaan. Menggunakan helikopter Dauphin AS365N3 registrasi P-3103, tim Polisi Udara diterjunkan untuk membantu mengevakuasi jenazah korban kecelakaan laut KM Virgo di perairan Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).

Operasi udara tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), khususnya pada medan laut yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta kemampuan khusus dalam proses evakuasi.

Dalam misi tersebut, Komandan Helikopter (Helly) SAR dari Polisi Udara, Kombes Pol Agus Herli Sudiawan, memimpin penerbangan menggunakan helikopter Polri Dauphin AS365N3 registrasi P-3103.

Helikopter bergerak dari Bandara Sjamsudin Noor, Banjarmasin, menuju area kecelakaan laut KM Virgo di perairan Kalimantan Selatan. Penerbangan tersebut juga membawa satu personel rescuer Basarnas untuk mendukung pelaksanaan evakuasi langsung dari lokasi.

Tepat pukul 14.54 WITA, helikopter Polri lepas landas menuju area operasi. Misi ini bukan sekadar penerbangan biasa. Kru harus bekerja dalam kondisi operasi SAR di atas laut, yang membutuhkan koordinasi antarpersonel serta penerapan prosedur keselamatan secara ketat.

Setibanya di area pencarian, kru helikopter Polri bersama rescuer Basarnas melakukan proses evakuasi jenazah korban dari laut.

Evakuasi dilakukan menggunakan peralatan hoist yang terpasang pada helikopter. Peralatan tersebut memungkinkan rescuer melakukan proses pengangkatan korban dari area yang sulit atau tidak memungkinkan helikopter melakukan pendaratan.

Dengan koordinasi antara pilot, kru helikopter dan rescuer Basarnas, proses evakuasi dilaksanakan secara hati-hati dan terukur. Keselamatan seluruh personel menjadi prioritas selama operasi berlangsung.

Keberadaan helikopter dalam operasi SAR kecelakaan laut memiliki arti penting, terutama ketika lokasi korban berada di perairan dan membutuhkan waktu cepat untuk dijangkau. Dukungan udara memungkinkan tim SAR memperluas jangkauan sekaligus mempercepat proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi menggunakan hoist, jenazah korban dibawa masuk ke dalam helikopter Polri.

Helikopter kemudian meninggalkan area operasi dan menerbangkan jenazah menuju Banjarmasin. Setibanya di daratan, jenazah diserahkan kepada petugas terkait untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

Misi tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri dan Basarnas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Di tengah operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan laut KM Virgo, setiap unsur memiliki peran masing-masing. Dukungan armada udara Polri menjadi salah satu instrumen penting untuk menjangkau lokasi operasi serta membantu proses evakuasi korban dari laut menuju daratan.

Operasi kemanusiaan semacam ini juga menuntut kemampuan khusus dari personel yang terlibat. Penggunaan hoist dari helikopter di atas perairan membutuhkan keterampilan, komunikasi, ketepatan manuver dan koordinasi yang baik antara awak udara dengan rescuer yang berada di bawah helikopter.

Kesalahan kecil dalam operasi udara dapat memiliki konsekuensi besar. Karena itu, setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan prosedur operasi dan keselamatan penerbangan.

Bagi keluarga korban, proses evakuasi juga memiliki makna kemanusiaan yang mendalam. Di balik operasi teknis di tengah laut, terdapat keluarga yang menunggu kepastian mengenai anggota keluarganya.

Karena itu, upaya menemukan dan mengevakuasi korban tidak semata-mata menjadi bagian dari tugas institusi, tetapi juga merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dan penghormatan terakhir terhadap korban.

Keterlibatan Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri dalam operasi tersebut menunjukkan bahwa kekuatan udara kepolisian tidak hanya digunakan untuk mendukung tugas penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam penanggulangan bencana, operasi SAR, serta berbagai misi kemanusiaan.

Helikopter Dauphin AS365N3 P-3103 yang digunakan dalam misi tersebut menjadi bagian penting dalam mobilitas cepat tim SAR. Kemampuannya membawa personel dan penggunaan perangkat hoist memungkinkan proses evakuasi dilakukan pada lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur konvensional.

Di bawah kendali Kombes Pol Agus Herli Sudiawan sebagai Komandan Helly SAR, kru Polisi Udara bersama rescuer Basarnas menjalankan misi dengan satu tujuan utama: membawa korban kembali ke daratan agar dapat segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di tengah luasnya perairan Kalimantan Selatan, suara baling-baling helikopter Polri menjadi bagian dari kerja besar operasi kemanusiaan tersebut.

Tidak hanya membawa personel dan peralatan, penerbangan itu membawa tanggung jawab untuk membantu sesama dalam situasi darurat.

Misi evakuasi korban KM Virgo ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dan unsur SAR dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk ketika musibah terjadi jauh di tengah perairan.

Sinergi antarlembaga, kesiapan personel serta dukungan sarana udara menjadi faktor penting agar operasi pencarian dan evakuasi dapat berlangsung secara cepat, aman dan efektif.

Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasi SAR dan berbagai misi kemanusiaan yang membutuhkan kemampuan udara kepolisian.

Dari udara, darat hingga perairan, tugas kemanusiaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian kepada masyarakat. ( red )



Adakah Kaitan Kasus Mungi Ilma Dengan Kunjungan Kapolres di Kejri Lotim


Newsmetrontb.com_ LONBOK TIMUR NTB   
Kapolres Lombok Timur bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Lombok Timur mengunjungi Pengadilan Negeri (PN) Selong dalam agenda yang disebut sebagai silaturahmi dan penguatan sinergitas antarinstansi.

Kunjungan tersebut menjadi perhatian karena berlangsung sehari setelah sidang perkara wartawan Mughni Ilma di PN Selong, yang digelar pada Senin, 7 September 2026.

Dalam dokumentasi kegiatan yang dipublikasikan melalui kanal resmi, terlihat Kasat Reskrim Lombok Timur berada berdampingan dengan hakim ketua yang menangani perkara Mughni Ilma.

Posisi keduanya dalam dokumentasi tersebut belum dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya pembicaraan mengenai perkara Mughni ataupun bentuk intervensi terhadap proses persidangan.

Namun, kedekatan waktu antara persidangan dan kunjungan tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab oleh pihak-pihak terkait.

Disebut Silaturahmi dan Sinergitas

Dalam keterangan kegiatan, kunjungan Kapolres bersama jajaran PJU disebut sebagai upaya mempererat komunikasi dan sinergitas antara kepolisian dan pengadilan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan disebut ditujukan untuk mendukung kerja sama dalam pelaksanaan tugas serta penegakan hukum di wilayah Lombok Timur.

Belum diketahui secara terbuka apakah pertemuan tersebut hanya membahas agenda kelembagaan secara umum atau terdapat pembahasan mengenai perkara tertentu yang sedang berjalan di PN Selong.

Pertanyaan di Balik Pertemuan

Perkara Mughni Ilma sendiri masih berada dalam proses persidangan ketika kunjungan tersebut berlangsung.

Karena itu, beberapa hal menjadi penting untuk diklarifikasi.

Apakah hakim ketua perkara Mughni memang hadir sebagai bagian dari agenda kunjungan tersebut?

Apakah Kasat Reskrim sempat melakukan pembicaraan dengan hakim ketua?

Apa saja pokok pembicaraan antara jajaran Polres Lombok Timur dan PN Selong?

Apakah perkara Mughni Ilma dibicarakan dalam pertemuan tersebut?

Jika dibicarakan, dalam kapasitas dan konteks apa perkara yang sedang disidangkan itu menjadi bahan pembicaraan?

Pihak PN Selong juga perlu menjelaskan apakah pertemuan tersebut merupakan agenda rutin antara lembaga peradilan dan kepolisian atau terdapat agenda khusus yang melatarbelakanginya.

Demikian pula pihak Polres Lombok Timur perlu memberikan penjelasan mengenai tujuan kunjungan dan materi pembicaraan dalam pertemuan tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting bukan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran atau intervensi, melainkan untuk memastikan bahwa proses peradilan perkara Mughni Ilma tetap berlangsung secara independen dan transparan.

Hingga kini, dokumentasi pertemuan hanya menunjukkan adanya pertemuan kelembagaan. Tidak terdapat bukti dalam dokumentasi tersebut yang dengan sendirinya menunjukkan bahwa perkara Mughni Ilma dibahas ataupun bahwa terdapat intervensi terhadap majelis hakim.

Konfirmasi dari PN Selong, Polres Lombok Timur, serta pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan diperlukan untuk menjelaskan konteks sebenarnya. ( red

PH Mughni Tantang JPU Hadirkan Ahli Pidana dan Digital Forensik


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB   
 Tim penasihat hukum Mughni Ilma menantang Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan ahli pidana dan ahli digital forensik secara langsung di ruang sidang. Tantangan ini muncul setelah agenda pemeriksaan ahli dalam perkara wartawan tersebut kembali kosong. Ahli yang dijadwalkan tidak hadir, sama seperti persidangan sebelumnya.

PH mengaku keberatan dengan cara tersebut. Menurut mereka, hanya membacakan keterangan yang sudah ada di BAP tidak cukup.

Kami keberatan kalau ahli tidak hadir dan hanya dibacakan keterangannya saja. Itu kan sudah kami baca bulan-bulan lalu,” kata PH terdakwa.

Mereka menilai kehadiran ahli di muka majelis hakim penting agar keterangannya bisa diuji secara terbuka, baik oleh hakim maupun penasihat hukum. Apalagi perkara ini menyangkut dugaan pemerasan, pengancaman, dan pencemaran nama baik.

Yang kami harapkan sederhana, kalau memang keterangannya diperlukan untuk membuktikan dakwaan, hadirkan ahlinya di persidangan agar bisa diuji secara terbuka,” tegas PH.

Satu poin yang paling disorot adalah bukti digital. Jika jaksa mengandalkan percakapan, rekaman, tangkapan layar, atau komunikasi elektronik lain, PH menilai keaslian dan cara perolehannya perlu dijelaskan oleh orang yang kompeten di bidang digital forensik. Siapa yang mengirim pesan, kapan dibuat, apakah datanya masih utuh, hingga bagaimana barang bukti tersebut dianalisis, dinilai perlu diuji di persidangan.

Selain meminta kehadiran ahli, PH juga mengajukan permintaan tambahan saksi. PH meminta dihadirkannya Z, warga negara asing asal Malaysia, yang dianggap sebagai saksi kunci. Menurut pihak terdakwa, Z-lah yang meminta Mughni untuk memberitakan perkara tersebut.

Persidangan masih berlangsung di Pengadilan Negeri Selong. Perkara ini cukup menyita perhatian karena terdakwanya seorang wartawan dan dakwaannya berkaitan dengan aktivitas komunikasi serta pemberitaan. Namun semua tuduhan tetap harus dibuktikan di muka hukum. Mughni berhak membela diri dan mendapatkan proses yang adil sampai putusan berkekuatan hukum tetap. ( red

Ini Pesan Kapolresta Mataram Saat Pimpin Sertijab PJU dan Kapolsek


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM
Penyegaran organisasi kembali dilakukan Polresta Mataram. Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) dan tiga Kapolsek jajaran di Lapangan Apel Mapolresta Mataram, Selasa (15/09/2026).


Sertijab tersebut dihadiri Wakapolresta Mataram, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, ASN Polri Polresta Mataram, serta Ketua Cabang Bhayangkari Mataram Kota beserta pengurus.

Empat pejabat yang mendapat amanah jabatan baru masing-masing AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., SIK., sebagai PS. Kasat Resnarkoba Polresta Mataram menggantikan AKP Remanto, SH.

Kemudian AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., SIK., dipercaya sebagai PS. Kapolsek Sandubaya menggantikan AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K.

Sementara AKP I Putu Wirawan, S.Adm., menjabat sebagai PS. Kapolsek Narmada menggantikan AKP I Kadek Ariawan, SH. Sedangkan Iptu Ida Ayu Ratih Tirta Dewi, SH., dipercaya sebagai PS. Kapolsek Lingsar menggantikan Iptu Wiwin Widarti, SH.

Rangkaian Sertijab ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara pisah sambut yang berlangsung di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mataram menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta gagasan yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Polresta Mataram.

Atas nama pimpinan, kami sampaikan terima kasih atas pengabdian pejabat lama untuk membangun Polresta Mataram. Semoga ini akan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ucap Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Kepada para pejabat baru, Kapolresta menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Polresta Mataram. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera melakukan adaptasi agar pelaksanaan tugas dan roda organisasi dapat berjalan optimal.

Kami yakin kemampuan dan pengalaman yang dimiliki pejabat baru sudah tidak diragukan. Oleh karena itu, segera lakukan adaptasi agar roda organisasi tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kapolresta juga mengingatkan bahwa karakteristik Kota Mataram sebagai ibu kota Provinsi NTB membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat sangat tinggi. Kondisi tersebut secara langsung berdampak terhadap tingginya dinamika tugas kepolisian di wilayah hukum Polresta Mataram.

Menurutnya, jabatan yang diemban para pejabat baru bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga merupakan amanah untuk menghadirkan kinerja yang semakin baik di tengah tingginya tuntutan pelayanan masyarakat.

Kami ingatkan kembali bahwa tugas yang harus kita kerjakan di Polresta Mataram ini sangat padat. Oleh karena itu, kemampuan dan pengalaman yang ada segera dilaksanakan di Polresta Mataram,” tegasnya.

Kombes Pol. Hendro Purwoko berharap kehadiran para pejabat baru dapat membawa semangat, inovasi, serta warna baru dalam pelaksanaan tugas, 

sehingga Polresta Mataram semakin solid dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat  dengan harapan Semoga  pejabat baru ini dapat memberikan warna baru sehingga Polresta berikut polsek jajaran  bisa  semakin berkembang. ( red )

Monday, September 14, 2026

Polda NTB Hadiri Tasyakuran Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB
Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan perhatian dan dukungannya terhadap keberadaan organisasi keagamaan di daerah dengan menghadiri Tasyakuran Nasional Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Almagfurulahu Maulana Syaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Majid, pendiri NWDI, NBDI dan NW.

Mewakili Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., Direktur Binmas Polda NTB Kombespol Sudartomo S.I.K.,Msi hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Aula YPH PPD NWDI Pancor, Lombok Timur, Minggu (13/09/2026).

Tasyakuran nasional tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Daerah NTB, pejabat Polri dan TNI, para kepala daerah kabupaten/kota se-NTB, serta seluruh ketua dan pengurus NWDI dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kehadiran Polda NTB dalam momentum tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari undangan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kiprah NWDI sebagai salah satu organisasi keagamaan yang telah memiliki perjalanan panjang dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan kehadiran jajaran Polda NTB merupakan wujud perhatian, penghargaan sekaligus dukungan Polri terhadap organisasi keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat NTB.

Tentu Polda hadir di tengah kegiatan masyarakat sebagai bentuk perhatian, penghargaan dan dukungan Polri, khususnya Polda NTB, terhadap keberadaan NWDI yang diketahui sebagai salah satu organisasi keagamaan tingkat nasional,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan Hultah NWDI ke-91 sekaligus Haul ke-29 Maulana Syaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Majid menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai perjuangan dan kontribusi para pendiri organisasi dalam membangun kehidupan masyarakat melalui pendidikan dan keagamaan.

Kombes Pol. Mohammad Kholid juga menyampaikan ucapan selamat atas Hultah NWDI ke-91. Ia berharap kiprah NWDI ke depan semakin memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Atas nama keluarga besar Polda NTB mengucapkan selamat Hultah NWDI ke-91. Ini perjalanan yang sangat panjang dan telah banyak berperan dalam meningkatkan pembangunan bangsa dan masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Polda NTB berharap sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, terus terjalin dalam menjaga kondusivitas daerah. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, harmonis dan berorientasi pada kebaikan bersama. ( red )




Saturday, September 12, 2026

Meresahakan Masyrakat Tim URC Jatanras Polresta Tangkap Pelaku Bawa Sajam

 




Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Beredarnya video viral yang memperlihatkan sekelompok pengendara motor diduga membawa dan memainkan senjata tajam  di ruang publik membuat masyarakat resah. Menyikapi kondisi tersebut , Polresta Mataram bergerak cepat dengan menggelar Operasi Cipta Kondisi untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dalam operasi yang dilaksanakan tersenut sebanyak belasan Remaja  yang diduga merupakan anggota salah satu klub atau komunitas motor diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kota Mataram.

Operasi melibatkan Tim  URC  Sat Reskrim Polresta Mataram serta tim Opsnal dari seluruh Unit Reskrim jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta Mataram di backup oleh Tim URC PUMA Jatanras Direktorat Reskrium Polda NTB. 

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., melalui Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., SIK., M.Si., mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya video di media sosial yang memperlihatkan aktivitas kelompok motor yang dinilai dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Melihat situasi tersebut, Polresta Mataram gerak cepat mengambil tindakan tegas dengan melaksanakan operasi sebagai langkah cipta kondisi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Mataram,” ujar Dharma.

Dalam pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi, petugas berhasil mengamankan belasan pemuda dan remaja yang diduga sebagai anggota klub motor tersebut. Mereka kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan keterlibatan masing-masing dalam aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Untuk sementara kami mengamankan belasan pemuda dan remaja anggota klub motor untuk diperiksa secara intensif. Tindakan tegas ini diambil karena masyarakat merasa resah dengan ulah klub motor seperti yang viral di media sosial tersebut,” tegasnya.

Dharma menambahkan, proses pemeriksaan masih berlangsung. Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk mengidentifikasi serta mencari anggota lain yang diduga terlibat dalam kelompok motor tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang terhadap aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih jika ditemukan adanya kepemilikan senjata api maupun penggunaan senjata tajam di kawasan publik.

“Untuk sementara kami baru mengamankan belasan orang dan untuk status hukum masih dalam proses pemeriksaan. Jika ada yang terbukti melakukan berbagai aktivitas yang meresahkan, termasuk kepemilikan senpi ataupun membawa sajam di kawasan publik, maka tentu akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Operasi Cipta Kondisi tersebut sekaligus menjadi langkah preventif Polresta Mataram dalam merespons keresahan masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat berkembang menjadi tindak kriminalitas di wilayah Kota Mataram. ( red )

Friday, September 11, 2026

Polda NTB Imbau Pengelola Tempat Hiburan Malam Patuhi Aturan Jam Operasional


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB 
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memberikan dukungan penuh (backup) kepada Polresta Mataram dalam penanganan kasus penganiayaan terhadap masyarakat di Cafe Headbrew Mataram Mall beberapa hari lalu. Berkat kerja cepat tim gabungan di lapangan, kasus tersebut berhasil diungkap dan para terduga pelaku penganiayaan telah berhasil diamankan.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat mem-backup Polresta Mataram untuk memastikan seluruh pelaku ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Pengungkapan dan penangkapan para pelaku merupakan bentuk komitmen Polda NTB dalam menindak aksi kriminalitas serta menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat.

Selain itu, Kombes Pol. Arisandi juga meminta Pemerintah Kota Mataram untuk menertibkan kembali jam operasional Cafe agar tidak beroperasi hingga dini hari dan membatasinya maksimal sampai pukul 24.00 WITA. 

Menurutnya, minimnya pengawasan terhadap menjamurnya cafe yang buka hingga dini hari berpotensi memicu timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pungkasnya, Jumat (11/9/26). 

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengelola kafe dan tempat hiburan malam di wilayah NTB, khususnya di Kota Mataram, agar mematuhi aturan jam operasional yang telah ditentukan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda NTB, serta menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali, tutupnya. ( red



Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lombok Timur Amankan Pelaku Kejahatan Narkoba

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB   
  Satresnarkoba  Polres Lombok Timur berhasil  Amankan yerduga pelaku kejahatan  markotika  berinisial '  RW  asal  Pringgabaya  Kabupaten Lombok Timur.

yang bersangkutan  diamankan polisi di rumahnya yang berada di Dusun Saleh Sungkar, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, pada Kamis (9/11/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kasat Resnarkoba Polres Lombok Timur IPTU  Fedy Miharja, S.H. saat dikonfirmasi media membenarkan adanya penangkapan tersebut. 

Lanjut dalam penjelasannya mengatakan bahwa  pengungkapan kasus  tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas transaksi dan penyimpanan narkotika di lokasi tersebut.

‎Menindak lanjuti informasi tersebut kemudian Kasat IPTU Fedy Miharja .SH . perintakan  Tim Opsnal yang dipimpin Kanit II Satresnarkoba IPDA  Bramasto Herlambang  melakukan  pengecekan dan penyelidikan di TKP sesuai  Informasi  yang disampikan tersebut ,  " Jelasnya. ( 11/9/2026 ) 

 Se tibanya di lokasi  TKP Tim opsnal melakukan  serangakin penyelidikan dan berhasil  melakukan pengamanan terhadap terduga pelaku  " RW ' kemudian dilanjutkan  dengan melakukan pengeledahan  terhadap  melakukan penggeledahan terhadap terduga  berikut runahnya.

Saat dilakukan pengeledahan Tim  Opsnal berhasil   menemukan sejumlah barang  bukti berupa  satu plastik klip kecil dan tiga poket berisi serbuk kristal  berisi  sabu dengan berat bruto keseluruhan 1,68 gram.

‎Selain itu, petugas turut menyita satu bungkus plastik klip kosong, satu set alat hisap atau bong beserta satu tutup alat hisap dan dua tabung kaca (pirek), satu buah korek api, uang tunai Rp100.000, serta satu unit telepon seluler.

‎Atas perbuatanya Saat ini terduga pelaku  RW berikut  barang bukti diamankan Mako  Polres Lombok Timur guna prosea hukum lebih lanjut ,oleh penyidik akan sangkakan dengan Pasal  undang _undang Narkotika yang betlaku  dengan anceman pidana penjara.

Terakhir Kasat Resnarkoba  IPTU. Fedy Miharja .SH. mengimbau  masyarakat agar bersinergi  dan berperan aktif untuk membetikan informasi   jika  mengetahui adanya peredaran gelap Narkotika agar segera melaporkan  kepada pihak berwajib  agar segera ditindak lanjuti, untuk Identitas Pelapor dijamin  kerahasian dan keamananaya." Pungkasnya  (  red

Dit Resnarkoba Polda NTB Tangkap 2 Jaringan Pengedar Narkoba Karang Bagu



Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB    

Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB kembali membongkar jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya transaksi barang haram di wilayah Karang Bagu, Kota Mataram, hingga berlanjut ke wilayah Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.

Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, mengungkapkan bahwa salah satu target operasi berinisial NWK berupaya berpindah tempat ke wilayah Batulayar setelah menyadari pergerakannya dipantau petugas di Karang Bagu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada pukul 23.00 WITA kami berkoordinasi dan meminta back up dari Tim Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB. Tim gabungan langsung bergerak melakukan penangkapan dan penggeledahan di Perumahan Sandik Baru, Desa Sandik, Kecamatan Batulayar," ujar Kombes Pol. Roman.

Dari hasil penggeledahan di rumah NWK yang disaksikan langsung oleh kepala lingkungan dan warga setempat, petugas mengamankan 10 orang. Selain itu, polisi turut menyita barang bukti berupa satu klip plastik berisi sabu seberat 0,224 gram bersih, 4 butir ekstasi seberat 1,579 gram bersih, bong atau alat hisap, puluhan unit telepon genggam, serta uang tunai jutaan rupiah. 

Dari 10 orang yang diamankan hasil penyidikan menetapkan 2 orang yang memenuhi kecukupan bukti sebagai tersangka yaitu NWK dan KH.

Tidak berhenti di situ, penindakan kedua kembali dilakukan di Lingkungan Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Dalam operasi lanjutan tersebut, petugas mengamankan 12 orang terduga pelaku beserta barang bukti sabu seberat 5,62 gram dan uang tunai senilai puluhan juta rupiah.

"Dari 12 orang yang diamankan di Karang Bagu, hasil penyidikan menetapkan 3 orang yang memenuhi kecukupan bukti sebagai tersangka, yaitu RZ, N, dan I. Pengembangan dari keterangan sdri. I dan N mengarah pada satu nama berinisial B, yang kemudian berhasil kita kejar dan tangkap di Bali. Sdri. I ini berperan sebagai bandar di jaringan Karang Bagu," tegas Kombes Pol. Roman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal II Ayat (11) Lampiran II Jo. Pasal 82 ayat (3) Lampiran III UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 Ayat (1) Huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal VII angka 50 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus memburu dan menindak tegas seluruh pelaku, pengedar, hingga bandar narkotika tanpa memberikan ruang sedikit pun di wilayah Nusa Tenggara Barat. ( red



Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Ditlantas Polda NTB Nilai Polisi Cilik dan RSPA


N
ewsmetronntb.com_ LOMBOK  TIMUR  NTB        Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB melaksanakan penilaian perlombaan Polisi Cilik (Pocil) dan penilaian Road Safety Partnership Action (RSPA) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, Pada tanggal Kamis,  (10/09/2026)

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA tersebut dipusatkan di Polres Lombok Timur dengan sasaran Polisi Cilik Polres Lombok Timur dan Polisi Cilik Polres Lombok Tengah.  Rangkain pelaksanaan kegiatan yang berlangsung mulai dari penilain perlombaan Polisi Cilik sekaligus Penilaian RSPA dalam rangka menyambut Hari ulang tahun Lalu Lintas ke-71.

Penilaian dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Lalu Lintas ke-71 sekaligus mendorong pembinaan disiplin, kedisiplinan berlalu lintas, serta kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Muhammad Kholid, S.I., M.M menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menanamkan budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda. Menurutnya Polisi cilik dapat memberikan contoh baik dalam lingkungan sekolah atau Masyarakat untuk menerapkan disiplin dan tertib berlalu lintas, 

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Penilaian tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan Polisi Cilik serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas di wilayah NTB. (! red



Dit Samapta Polda NTB Respon Cepat Padamkan Kebakaran Lahan


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM  NTB 
Kobaran api terjadi di kawasan Jempong Baru dan mengancam area di sekitar lokasi, termasuk permukiman warga.

Merespons kejadian tersebut, Dit Samapta Polda NTB dibawah pimpinan Direktur samapta Kombespol Joko Adi Nugroho S.I.K., M.T. bergerak cepat dengan menurunkan kendaraan dinas Water Cannon dan kendaraan Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) untuk membantu proses pemadaman.

Tak hanya dari kepolisian, kendaraan dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) juga dikerahkan ke lokasi. Petugas bersama-sama melakukan penyemprotan untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah api meluas ke rumah-rumah warga.

Upaya pemadaman difokuskan untuk mengantisipasi kobaran api merambat ke kawasan permukiman, terutama Perumahan Green Lingkar yang berada di sekitar area terdampak.

Sinergi dan respons cepat petugas di lapangan terus dilakukan hingga kobaran api berhasil dikendalikan, sehingga risiko api meluas dan membahayakan masyarakat dapat diminimalisir.

Gerak cepat, sinergi, dan kesiapsiagaan menjadi langkah utama dalam melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran. ( Red



Kapolda NTB Turun Langsung Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Gili Trawangan



Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB
Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda NTB, turun langsung ke Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara, untuk memimpin pendistribusian air bersih bagi masyarakat, Kamis (10/09/2026).

Sebanyak 15 ribu liter air bersih disalurkan kepada warga yang dalam beberapa hari terakhir mengalami kesulitan mendapatkan air akibat dampak kekeringan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian koordinasi yang sebelumnya dilakukan Polda NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan sejumlah stakeholder terkait. Koordinasi itu membahas langkah penanganan kondisi kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat di Gili Trawangan tetap terpenuhi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan, sebelumnya Polda NTB telah menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan stakeholder terkait untuk membahas dampak kekeringan di Desa Gili Indah, khususnya kondisi masyarakat Gili Trawangan yang kesulitan memperoleh air bersih.

Tidak berhenti pada koordinasi dengan pemerintah daerah, Polda NTB kemudian melanjutkan langkah tersebut dengan berkoordinasi bersama perusahaan yang menangani pasokan air bersih bagi masyarakat Gili Trawangan.

Dari hasil koordinasi tersebut, PT TCN menyatakan kesediaannya untuk kembali mengoperasikan pasokan air bersih bagi masyarakat. Langkah itu dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Pemerintah Provinsi NTB, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK).

Hari ini Kapolda turun langsung melakukan pendistribusian air bersih bagi warga di Gili Trawangan.

 Hal ini sebagai tindak lanjut dari hasil koordinasi yang dilakukan Polda NTB sebelumnya, sambil menunggu kesiapan perusahaan yang mengelola pasokan air bersih di wilayah tersebut beroperasi kembali,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Menurutnya, pendistribusian air bersih tersebut bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Beberapa hari terakhir masyarakat di beberapa wilayah Gili Trawangan sulit mendapatkan air bersih. Untuk menjaga agar kamtibmas tidak terganggu, Polda NTB melakukan pendistribusian 15 ribu liter air bersih. 

Selain pendistribusian air bersih, berbagai koordinasi juga terus dilakukan Polda NTB sebagai langkah penanganan kekeringan di wilayah tersebut,” jelasnya.

Kehadiran langsung Kapolda NTB di tengah masyarakat menjadi pesan bahwa persoalan kebutuhan dasar warga mendapat perhatian serius. Di tengah kondisi sulit akibat kekeringan, Polri tidak hanya hadir melalui aspek keamanan, tetapi juga memberikan bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kombes Pol. Kholid berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban masyarakat Gili Trawangan yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.

Kehadiran Polri di masa sulit seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ini juga membuktikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, ( red



Tim URC Satreskrim Polres Lombok Timur Berhasil Lumpuhkan Buronan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH  NTB. 
  
Tim URC Satreskrim Polres Lombok Timur pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 14.30 WITA berhasi meringkus seorang buronan berinisial " H  (  pria 41 tahun ) Ia merupakan terduga  Pelaku curanmor  , Penagkapan terhadapnya berlokasi disalah satu vila di Desa Mawun, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan atas kasus dugaan curas yang terjadi di Jalan Raya Swawi, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur pada beberapa bulan yang lalu , yakni tepatnya  pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 21.30 WITA  dengan korbanya  sdr.  Edi Erwin ( pria 20 thn ) seorang mahasiswa asal Dusun Paremas, Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru.

Saat kejadian, korban bersama seorang saksi tengah berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dengan nomor polisi DR 4050 ZH.

Ketika melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dihadang oleh dua orang yang diduga sebagai pelaku. Salah seorang di antaranya diduga membawa senjata tajam jenis parang, sedangkan pelaku lainnya membawa potongan

Dalam situasi tersebut, korban dan saksi menghentikan laju kendaraan. Salah seorang pelaku kemudian diduga memegang sepeda motor sambil mengancam korban.

Merasa keselamatannya terancam, korban bersama saksi memilih menyelamatkan diri dengan meninggalkan sepeda motor berikut kunci kontaknya. Kedua pelaku kemudian membawa kabur kendaraan tersebut ,  Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Jerowaru 

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP Arie Kusnandar AR. S.Tr.K  S.I.K M.M menjelaskan setelah menerima laporan selanjutnya Ia perintahakan  Tim URC  melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.   

Hasil penyelidikan tTim Opsnal berhasil  mengendus keberadaan terduga pelaku yang sedang bekerja di sebuah vila di wilayah Desa Mawun, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. jelas Kasat Reskrim  Polres Lotim  ( 10/9/2026 ) 

Lanjut dalam penjelasanya  ,  Tim URC kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penangkapan  Namun. proses pengamanan terhadap "  H. ( 41 thn )  tidak berlangsung mudah. Saat hendak diamankan terduga  melakukan perlawanan terhadap sehinga  Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur berhasil lumpuhkan  pelaku 

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam dengan nomor polisi DR 4050 ZH yang diduga merupakan kendaraan milik korban.

Saat ini terduga pelaku bersama barang bukti kini telah diamankan di Polres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut terhadapnya akan dijerat dengan pasal Pasal 479 KUHP  dengan ancaman pidana penjara. ( red

Subdit Gasum DIT. Samapta Polda NTB Salurkan Air Bersih Untuk Masyrakat

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK BARAT  NTB
Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat ,Melalui Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB, personel menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami keterbatasan air bersih di RT 06, Dusun Kerandangan, Desa Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Selasa 8/9/2026

Dengan mengerahkan kendaraan dinas Karhutla atau Kebakaran Hutan dan Lahan, air bersih didistribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, sekitar 35 kepala keluarga menerima bantuan air bersih, serta mengisi tandon air yang ada di musola yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih semakin terbatas.

Di sela kegiatan penyaluran bantuan, Direktur Samapta Polda NTB Kombespol Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T., yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak kekeringan.

Menurutnya,“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan serta membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan”.

Kehadiran personel Dit Samapta Polda NTB di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dan komunikasi serta kepedulian dengan warga terutama di wilayah yang mengalami kekeringan”. Ungkapnya.

Dit Samapta Polda NTB juga memiliki Kendaraan Dinas Karhutla, yang bisa juga digunakan untuk membantu dan membagikan air bersih bagi warga yang dimana air bersihnya kita ambil dari mata air”tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dusun Kerandangan Safii, S.E., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polda NTB, atas bantuan air bersih yang telah diberikan kepada warga.

“kami mengucapkan terimakasih kepada kepolisian Polda NTB  yang sudah membantu dan membagikan air bersih kepada masyarakat kami di RT 06, Dusun Kerandangan, Desa Senggigi,  karena warga kami sangat membutuhkan dan sangat bermanfaat bagi kami” ungkapnya

Melalui kegiatan tersebut, Polda NTB kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan dan membantu masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah lingkungan masyarakat. ( red



Pariwisata

Politik

Hukrim