HEADLINE NEWS

Komisi VIII DPR RI Bersama Kemenag RI Sosialisasikan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020

By On November 27, 2020


Mataram - 
Anggota Komisi VIII DPR RI Ir H Nanang Samodra KA. M. Sc hadir menjadi narasumber pada acara kegiatan diseminasi pembatalan pemberangkatan jamaah Haji tahun 1441 H/2020 M angkatan VI. Kegiatan ini merupakan Kemitraan Kementerian Agama RI dengan Komisi VIII DPR RI di Hotel Lombok Astoria Mataram Jum, at, 27 Nopember 2020. Hadir juga Sekretaris Jendral Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar Ali, M. Ag. Kakanwil Kemenag Prov. NTB DR. KH. Muhammad Said Abdab, M. Ag, Kabag TU H. Jaelani serta Kabid Penyelenggara Haji Dan Umrah Hj. Eka Muttatiah,.SH., MH. Yang menjadi peserta kegiatan kepala bidang di lingkungan Kemenag  Prov. NTB, kepala Kemenag se - NTB. Pejabat Eselon IV di lingkungan Kemenag Prov NTB, Tokch Agama dan Masyarakat termasuk Kepala Desa. 


Kegiatan dibuka langsung oleh Sekretaris Jendral Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar Ali, M. Ag. 

 

Dalam sambutannya,, Sekjen Kemenag RI menceritakan proses sehingga munculnya pembatalan Haji tahun 2020. Selain itu, Nizar Ali juga mengungkapkan skenario yang akan di lakukan pada pemberangkatan Haji tahun 2021.


" Kementerian Agama RI telah membuat 3 ( tiga) skenario. Skenario pertama Jamaah haji akan berangkat semua apabila covid - 19 telah hilang atau vaksinny sudah ditemukan. Skenario kedua pemberangkatan Haji dengan pembatasan baik itu 30 % atau 50%  tergantung pemerintah Arab Saudi dan skenario ketiga pemberangkatan Haji ditunda apabila korban covid 19 makin merajalela dan korban makin bertambah banyak." Ungkap Nizar Ali


Nanang Samodra selaku komisi VIII DPR RI diawal   penyampaian materi menyoroti terkait pelaksanaan ibadah umroh yang belum memiliki standar yang baku. Dan dirinya meminta kepada Kementerian Agama untuk segera  mempercepat proses sertifikasi bagi BPIHU.


 Selain itu juga, nanang samodra menyampaikan apa yang sering ditanyakan oleh masyarakat bahwa terkait biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH ) yang jumlahnya 70 juta lebih sedangkan yang dibayarkan oleh masyarakat atau jamaah atau disebut biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) yang jumlahnya sekitar 35 juta sekian secara nasional dan selisih sekitar 12 juta sekian di tanggung oleh BPKH. " Ungkap Nanang


Lebih lanjut, Nanang Samodra yang juga pernah menjabat sebagai Sekda Provinsi NTB ini didepan para peserta mengungkapkan bahwa pemerintah selama 3 ( tiga) tahun terakhir pemerintah bersama DPR  menyatakan biaya perjalanan ibadah haji rata secara nasional yaitu 35 juta. Kekuatiran yang mungkin terjadi menurut nanang, bahwa apabila biaya BPIH 35 juta tidak mengalami kenaikan maka BPKH akan mengalami kekurangan uang/dana karena akan habis untuk mensubsidi. 


Penundaan pemberangkatan Haji tahun 2020, juga akan mempengaruhi jumlah uang atau biaya manfaat  BPKIH tahun 2020 akibat penundaan. Nanang juga menyampaikan kepada peserta bahwa saat ini bahwa biaya yang disetorkan oleh jamaah hanya baru sebagian saja dari biaya perjalanan ibadah haji. Dirinya selalu dan terus berkomunikasi dengan Kementerian Agama untuk selalu berpihak kepada ummat.


Para peserta mengikuti jalannya kegiatan ini dengan serius dan penuh perhatian seperti yang diinginkan oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov NTB Dr. KH Muhammad Zaidi Abdab diawal acara. Karena para yang hadir dipercaya dan akan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kampus Zero Waste, Punya Bank Sampah Daring hingga Bayar SPP dengan Sampah

By On November 27, 2020


Mataram
- Sejak 2019, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB terus mendukung program unggulan NTB Zero Waste (Bebas Sampah) dengan berbagai inovasi dan terobosannya. Salah satu terobosan yang gemilang yaitu dengan adanya kebijakan kampus yang membolehkan mahasiswa membayar kuliah dengan sampah. Tidak hanya itu, kampus UNU NTB juga menyediakan bank sampah yang didukung dengan sistem online yaitu, aplikasi “mySmash” untuk mencatat transaksi sampah yang disetorkan pada bank sampah. Mahasiswa UNU juga dapat mengecek saldo sampah yang mereka miliki, lalu kemudian dikonversi menjadi uang.


"Melihat terobosan itu, UNU NTB layak menjadi kampus yang paling terdepan untuk mewujudkan NTB zero waste," hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom saat membuka pengenalan pengelolaan sampah berbasis universitas di Aula UNU NTB, Kamis (26/11).


Dijelaskan Madani sapaan akrabnya Kadis LHK itu, Program NTB bebas sampah atau zero waste merupakan program unggulan yang tertuang dalam Misi NTB Asri dan Lestari. Zero waste atau bebas sampah merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB dibawah kepemimpinan Dr. Zul-Ummi Rohmi terhadap revolusi di bidang lingkungan. Menurut Madanu, sampah akan tetap menjadi sumber penyakit jika dibiarkan begitu saja, namun sebaliknya, sampah akan menjadi berkah dan memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan jika dikelolah dengan baik. 


"Masalah sampah tidak pernah habis dibicarakan, kesadaran masyarakat pun untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih kurang. Oleh karena itu, diharapkan kepada mahasiswa UNU untuk lebih intens lagi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat," harap Madani yang  turut didampingi Firmansyah, Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan Dinas LHK NTB. 


Menurut data Dinas LHK Provinsi NTB, sebanyak 20 % sampah di NTB dapat ditangani. Sementara sebanyak 80 % belum dikelola dengan baik. Sampah-sampah ini tersebar di berbagai tempat seperti, sawah, kebun, lingkungan masyarakat bahkam sebagian besarnya bermuara ke laut. Akibatnya, eksosistem laut terancam rusak, ikan dan hewan laut mati akibat tercemar oleh sampah.


"UNU sudah mulai dengan hal-hal terkecil. Bahwa mengelolah sampah adalah berkah. Kunci pertama mengelolah sampah adalah memalukan pemilahan dari rumah," ucapnya hadapan puluhan mahasiswa kampus UNU. 


Pengenalan pengelolaan sampah ini, diharapkan mampu memancing peran aktif mahasiswa untuk lebih terlibat hingga mensosialisasi kepada masyarakat secara luas. UNU juga diharapkan menjadi kampus yang mampu mewujudkan NTB zero waste. Sehingga diharapkan menjadi kampus percontohan dalam mengelolah sampah bagi universitas dan perguruan tinggi lain di NTB.


Kegiatan pengenalan sampah kepada mahasiswa ini merupakan rangkaian kegiatan "Zero Waste Goes to Campus" yang sebelumnya sukses diselenggarakan di Kampus Universitas Cordova, Kabupaten Sumbawa Barat, 7 November lalu. 

Diduga Hp Untuk Main Game dirusak, Pemuda di   Kec. Wera Gantung Diri

By On November 27, 2020


Bima - 
Seorang remaja asal Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, MD (19) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian tersebut berlangsung di rumahnya, Kamis (26/1) sekitar pukul 09.30 Wita.


Kapolres Bima Kota melalui Kapolsek Wera, IPTU Husnain mengungkapkan Nasmirah selaku ibu kandung korban sedang berada di samping rumah dan tengah menjemur padi. Saat itu mendengar suara pukul dari atas rumah panggung tersebut.


“Awalnya ibu korban mengira anaknya tersebut sedang memperbaiki sesuatu dan tidak sama sekali menegurnya,” ujar Husnain.


Sesaat kemudian, ibu korban naik ke rumahnya dan histeris melihat anaknya sudah menggantung diri dengan seutas ikat pinggang dalam keadaan tidak bergerak sama sekali.


Mendengar teriakan orang tua korban, warga di sekitar berdatangan lalu melakukan pertolongan dengan memotong ikat pinggang yang terjerat di leher korban. Kemudian membawanya ke Puskesmas Wera dan langsung diberikan tindakan medis.


“Namun Korban dinyatakan telah meninggal dunia,” tuturnya.


Terkait kejadian gantung diri korban tersebut, berdasarkan informasi  sementara yakni diduga korban merasa tidak terima Hp miliknya (korban) yang selalu digunakannya untuk main Game dirusak oleh orang tuanya.


“Itu dugaan sementara kami berdasarkan informasi di lapangan, bahwa korban kesal hpnya dirusak,” ungkapnya.


Dengan kejadian tersebut pihak kepolisian mengamankan 1 buah ikat pinggang warna belang merah kuning hijau, palu yang terbuat dari kayu dan 1 unit HP merek Samsung warna hitam.


“Keluarga korban menolak divisum dan  otopsi. Sekaligus dibuatkan surat penolakan tersebut,” pungkasnya.

Kapolres Sumbawa Cek Kesiapan Surat Suara dan APD Covid-19 di KPU

By On November 27, 2020


Sumbawa Besar - 
Tinggal menghitung hari, seluruh persiapan pelaksanaan pemilihan pilkada 2020 terus dikebut pengerjaannya.


Untuk memastikan semua berjalan dengan lancar, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK bersama Forkopimda serta Satgas Covid BUMN Kabupaten Sumbawa melakukan kunjungan ke Gudang KPU Sumbawa di Jalan Setia Budi No. 12a Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa dalam rangka mengecek persiapan logistik pilkada., Jumat (27/11/20) pagi.


Dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Iptu Sumardi S.Sos mengatakan bahwa kunjungan Kapolres Sumbawa beserta rombongan tersebut dalam rangka silaturahmi serta memastikan kesiapan logistik seperti surat suara serta alat pelindung diri yang akan digunakan saat hari H pemilihan nanti.


"Tadi Kapolres bersama rombongan datang berkunjung untuk mengecek kesiapan pilkada" ucapnya.


Kapolres menekankan kepada KPU agar nantinya petugas TPS dilapangan memperhatikan masyarakat yang tidak menggunakan APD covid-19 seperti masker pada saat pencoblosan, agar tidak diperbolehkan masuk kedalam lingkungan TPS.


Dalam kesempatan yang sama Kapolres Sumbawa juga mengungkapkan bahwa untuk kesiapan anggota dilapangan yang akan melaksanakan pengamanan, pihaknya akan membagikan APD covid-19 antara lain seperti masker, sarung tangan dan face shield. 


"Anggota kami sudah siap melaksanakan tugas pengamanan Pilkada 2020 Kabupaten Sumbawa, tentunya dengan memperhatikan Protokol covid-19."ungkapnya.


Sambung Iptu Sumardi, Selain itu Satgas Covid BUMN Kabupaten Sumbawa juga siap membantu menyediakan masker untuk mengantisipasi jika masker yang disediakan oleh KPU Sumbawa terjadi kekurangan.


Sementara itu, Ketua KPU Sumbawa M. Wildan, M.Pd menerangkan bahwa persiapan kertas suara telah selesai dilakukan pelipatan dan pernyotiran, namun untuk APD belum semuanya tiba.


"Untuk di TPS, petugas akan dilengkapi dengan APD lengkap, dan kami juga akan menyiapkan masker bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker." Ujar Ketua KPU. (*)

Kuasai Narkotika, Pasutri di Dompu diringkus Polisi

By On November 26, 2020


Dompu
- Satuan Reserse Narkotika Polres Dompu berhasil meringkus pasangan suami isteri (Pasutri) MD (43, suami) dan SF (38, isteri), Rabu (25/11/20) sekira pukul 19.50 wita, di rumah terduga Lingkungan Bada, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu.


Pasutri tersebut diringkus lantaran diduga memiliki, menyimpan dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman, jenis sabu-sabu.


Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di rumah terduga sering digunakan sebagai tempat transaksi narkotika, atas informasi itu, Kasat Narkoba Iptu Tamrin S.Sos memerintahkan anggotanya untuk mengembangkan penyelidikan.


Hasil penyelidikan, ditemukan fakta yang memperkuat informasi tersebut, sehingga Kasat Resnarkoba memimpin anggotanya untuk melakukan penggeledahan di rumah terduga.


Sesampainya di rumah terduga,  anggota bertemu dengan pasutri dan menunjukkan Surat Perintah Tugas kemudian memanggil masyarakat yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyaksikan jalannya penggeledahan.


Namun pada saat itu SF yang sedang memegang sebuah dompet sempat berontak dan membuang dompet tersebut di Pot bunga samping pintu masuk rumah dengan cepat untuk mengelabui anggota.


Namun aksi SF itu terpantau (dilihat) oleh anggota, Kemudian dompet tersebut ditunjukkan kepada SF dan MD serta saksi (warga setempat) yang berada di TKP, setelah dompet tersebut dibuka, anggota menemukan 16 gulung plastik transparan yang berisi kristal bening yang diduga jenis sabu sabu dengan berat bruto 13,53 gram.


Sejumlah barang bukti lain diduga berkaitan dengan narkotika yang ditemukan di atas meja ruang tamu yaitu 5 buah korek api gas, 2 buah tabung kaca, 5 buah pipet, satu buah kartu dan buku rekening Bank BNI, 1 buah gunting,1 buah pisau kater serta uang tunai Rp.30.000 (tiga puluh ribu rupiah) dan 3 unit HP . Barang bukti lain ditemukan di atas lemari di dalam kamar tidur yaitu satu buah buku rekening BRI dan 1 unit HP


Selanjutnya keduanya terduga dan barang bukti digelandang ke Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. Keduanya dipersangkakan pasal 114 (2) dan atau 112 (2) dan atau 127 (1) (a) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara. (*)

Dukung Pariwisata Di KSB, Dinas Perdagangan NTB Bangun Lapak

By On November 26, 2020


Sumbawa Barat
- Untuk meningkatkan geliat ekonomi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB membangun Lapak bagi Desa/Kelurahan melalui Dinas Perdagangan NTB di Kabupaten Sumbawa Barat.


Lapak Desa/Kelurahan tersebut, Diperuntukkan untuk mendukung pariwisata, Maka dari itu lapak ini dibangun di kawasan wisata Pantai Balad dan kawasan wisata alam Mantar.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB melalui Kabid Perdagangannya Rahadian mengatakan bahwa, Progres pembangunan lapak yang ada di pantai balad, Dari 5 unit lapak telah selesai 2 unit, Sedangkan sisanya 3 unit dalam tahap pekerjaan finishing.


"Sementara untuk lapak kawasan wisata alam Mantar telah rampung pembangunannya 100 persen," jelasnya kepada media ini, Rabu, (25/11).


Lebih lanjut, Ia menjelaskan, Pemeriksaan pekerjaan lapangan terhadap lapak dipimpin langsung oleh pejabat pembuat komitmen (PPK), Asyik Hidayat bersama dengan konsultan pengawas, PPHP, kontraktor juga turut disaksikan oleh dirinya serta Kasi Perdagangan dalam negeri. 


Dia juga menuturkan, Bagi lapak yang telah selesai pembangunannya, PPK mempersilahkan Desa/Kelurahan untuk segera memanfaatkan lapak tersebut.


Pembangunan lapak sepenuhnya dibiayai oleh Pemprov NTB melalui Dinas Perdagangan NTB sebagai bagian dari program stimulus ekonomi. (LNG05) 

Debat Publik Tahap Kedua Digelar, Kapolres Sumbawa Terjunkan Ratusan Personel Lakukan Pengamanan

By On November 26, 2020


Sumbawa
- KPU Kabupaten Sumbawa resmi menggelar Debat Publik Tahap Kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa malam tadi  (25/11/20) yang dimulai pukul 19.30 wita tepatnya di Ballroom Hotel Sernu Sumbawa.


Debat Publik kedua yang  mengusung tema 'Membangun Daya Saing Daerah Melalui Mutu Pelayanan Publik, Pengelolaan Energi-Pangan Infrastruktur dan Investasi' ini berlangsung hingga 4 jam.


Lancarnya acara tentunya tidak lepas dari peran penting pihak keamanan, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.IK yang memimpin langsung pengamanan debat yang di temui usai acara menuturkan bahwa ia menerjunkan ratusan personel untuk memastikan debat publik dapat berjalan lancar. "Untuk yang berada di lokasi ada 150 personel, selain itu kami juga menempatkan beberapa personel di jalan menuju hotel sernu  guna melaksanakan pengaturan. Alhamdulillah seluruh rangkain acara debat malam ini berakhir dengan situasi yang aman dan kondusif." 


Tidak hanya berjaga kapolres juga menyatakan bahwa pihaknya memantau penerapn protokol kesehatan di lapangan. "Kami tidak bosan bosannya mengingatkan para penyelenggara tentang protokol kesehatan. Seluruh peserta yang hadir tentunya harus mematuhi protokol." singkat kapolres.


Debat Publik tersebut di akhiri dengan penandatanganan komitmen Bersama. 


"Mewujudkan Pilkada yang Damai dan Sehat adalah tujuan kita semua. Maka kita semua harus mempunyai satu komitmen." tutup kapolres. (*)

Ringkus 4 Pelaku Curat Dalam Sebulan Terakhir, Waka Polres Sumbawa Ungkap Modus Operandi Pelaku

By On November 26, 2020


Sumbawa - 
Kepolisian Resor Sumbawa menggelar press release keberhasilan Sat Reskrim dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dalam satu bulan terakhir bertempat di Mapolres Sumbawa, Kamis, (26/11/20) pagi.


Kegiatan press release ungkap kasus curat tersebut dipimpin langsung Wakapolres Sumbawa Kompol Agung Asmara S.IK., M.IK., didampingi langsung oleh KBO Sat Reskrim Ipda Hari Rustaman.


Dalam press release tersebut, Wakapolres mengungkapkan bahwa selama sebulan terakhir ini polres sumbawa telah berhasil mengungkap 3 kasus pencurian dengan pemberatan.


"ketiga kasus tersebut berhasil kami ungkap dalam bulan yang sama" ucap Waka.


Dari 3 kasus yang berhasil diungkap, sebanyak 4 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan turut dihadirkan dalam acara press release tersebut.


Dihadapan para wartawan, wakapolres juga menunjukan beberapa bukti hasil kejahatan para tersangka, seperti puluhan botol oli kendaran, ban motor, busi motor, mesin gerinda dan juga beberapa unit handphone.


"Modus operandi para pelaku sama yaitu masuk melalui jendela, ada yang mencongkel paksa menggunkan besi ada juga yang berhasil masuk karena jendela dalam keadaan tidak terkunci"


Sambungnya, para tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP dan satu orang dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 sampai 9 tahun penjara. (*)

Diduga Hirup Gas Beracun Dalam Sumur, 4 Warga Meninggal Dunia

By On November 26, 2020


Lombok Tengah - 
 Empat warga Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah meninggal dunia setelah tenggelam di dalam Sumur Tua di Desa Selebung, Kamis (26/11). Nyawa korban bernama Dahar Alias Amaq Hamidah (55), Mustiadi (45), Hasrul Sani (35) dan M Yunus (25) yang merupakan warga Desa Selebung tidak bisa diselamatkan setelah terjatuh saat membersihkan sumur. 


Kapolsek Batukliang, Iptu Gede Gisiyasa mengatakan peristiwa naas yang menimpa korban itu terjadi pukul 10.00 wita saat korban yang bernama Amaq Hamidah hendak membersihkan sumur dengan menggunakan alat berupa tangga sepanjang 6 meter untuk turun ke sumur sambil membawa jaring dan ember. 


"Saat korban menuruni tangga masuk ke dalam sumur, sebelum sampai ke dasar sumur korban tiba-tiba jatuh dari tangga dan tenggelam di dalam sumur," ujarnya. 


Kemudian saksi atas nama Amaq Muhardi yang bertugas memegang tali teriak meminta pertolongan. Sehingga mendengar teriakan saksi, korban atas nama M Yunus datang memberikan pertolongan dan masuk ke dalam sumur dengan niat membantu korban Amaq Hamidah. 


"Namun, bernasib sama dan terjatuh ke dalam sumur secara tiba-tiba sebelum sampai di dalam sumur," jelasnya. 


Atas kejadian itu saksi semakin panik dan terika meminta tolong dan warga setempat berhamburan datang untuk memberikan pertolongan. Kemudian korban Hasrul Sani dan Mustiadi turun ke dalam sumur untuk membantu korban dan mengalami hal yang sama terjatuh ke dalam sumur. 


"Kuat dugaan ke empat korban mengalami lemas saat memghirup gas yang ada di dalam sumur tua tersebut," jelasnya. 


Atas kejadian itu pihaknya yang mendapatkan informasi langsung turun ke TKP dan menghubungi Tim Basarnas untuk sama-sama melakukan evakuasi terhadap para korban. 


"Semua korban telah dibawa ke rumah duka dan akan dimakamkan besok hari Jumat," pungkasnya.

Danrem 162/WB Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Masyarakat Karang Taliwang

By On November 26, 2020


Mataram
- Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. S.H. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos. M.T., dan Kasi Intel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara melaksanakan kunjungan dan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama Lingkungan Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram di Masjid Qubatul Islam Karang Taliwang, Rabu (25/11).


Kegiatan silaturahmi yang dirangkai dengan sholat zhuhur berjamaah tersebut juga dihadiri ratusan warga setempat.


Pada kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Hadi salah seorang tokoh agama Karang Taliwang berharap agar kondusifitas di Karang Taliwang tetap terjaga dengan baik.


Menurutnya, pihaknya bersama TNI siap bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ataupun lingkungan.


"Kami cinta damai dan juga cinta kepada bangsa dan negara dan indonesia, semoga Allah SWT memberikan ridho-Nya dan memberikan hidayah kepada kita semua untuk terus menjaga NKRI ini," tegasnya.


Sedangkan Danrem 162/WB menyampaikan bahwa TNI adalah anak kandung rakyat karena TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan kembali lagi menjadi rakyat, untuk itu TNI akan mengabdi sepenuhnya kepada rakyat.


"Semaksimal mungkin kami akan menjaga dan tidak menyakiti hati rakyat sesuai dengan Delapan Wajib TNI,"  tandasnya.


Terkait permasalahan baliho Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Riziq Shihab (HRS), lanjutnya, Alhamdulillah ada keputusan yang baik berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan kita bersama.


"Ini menunjukan bahwa sesulit apapun persoalan apabila diselesaikan secara bijak dan musyawarah sesuai ajaran Rasulullah, insyaa Allah pasti ada solusi yang tepat dan bermanfaat untuk kemaslahatan bersama," ujar Ahmad Rizal.


Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem itu juga meminta kepada seluruh komponen masyarakat yang memiliki nilai dan semangat juang membela bangsa dan negara dengan kekuatan iman untuk bergabung menjadi TNI dengan mendaftarkan diri melalui Secata, Secaba, Sekolah Perwira maupun Akademi Militer.


Acara silaturrahmi diakhiri dengan makan siang bersama dan pemberian cinderamata dari Danrem 162/WB yang diterima oleh Kepala Lingkungan Karang Taliwang Bapak Hasiin.

HGN 2020,  Yayasan Nurul Yaqin Bangun BLK

By On November 26, 2020


Lombok Utara - 
Yayasan Ponpes Nurul Yaqin Dusun Pandanan Desa Malaka Kec. Pemenang segera miliki Balai Latihan Kerja ( BLK). Peletakan baru pertama pembangunan BLK ini dilaksanakan pada hari rabu, 25 Nopember 2020 dan bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Hadir dari Kemenag KLU L Rahmat Marzoan, M. Pd serta dari yayasan ust.Thoha dari kadis Disnaker KLU, Camat Pemenang serta tokoh agama Tgh M Sidiq. 


Ketua yayasan Ust. Thoha dalam ceramahnya mengungkapkan pembangunan BLK. 


" Pembangunan BLK ini untuk pembangunan SDM yang siap kerja khususnya desa Malaka dan masyarakat KLU umumnya. BLK ini bisa dipakai dan digunakan oleh pemda dan untuk kegiatan - kegiatan pelatihan untuk kemajuan terkait ketrampilan siap kerja generasi kabupaten Lombok Utara " Ungkap Ust Thoha


Kepala Kemenag KLU yang diwakili Pengawas madrasah Lalu Rahmat Marzoan, M. Pd. dalam sambutannya mengungkapkan tentang pembangunan BLK. 

 

" Pendidikan substansinya adalah bagaimana menjawab peradaban dimasa yang akan datang, sehingga lulusan ponpes/madrasah. Ungkap L. Rahmat Marzoan


Lebih jauh L. Rahmat Marzoan mengungkapkan bahwa diharapkan memiliki life skill atau keahlian hidup. Hari ini adalah wujud nyata kepedulian pengurus yayasan dalam melakukan terobosan dibidang kewirausahaan, sehingga mendapatkan bantuan berupa BLK Komunitas. 


Menurut Lalu Rahmat Marzoan, BLK ini diharapkan benar - benar bermanfaat bukan hanya kalangan santri tetapi bermanfaat juga untuk masyarakat desa malaka khususnya dan Lombok Utara umumnya. 


" Harapan kedepan bukan hanya BLK kehlin dibidang Las yang dibuka tetapi juga keahlian lainnya seperti Mesin jahit, sablon dan percetakan lainnya sehingga ada value added atau nilai tambah bagi setiap lulusan madrasah atau ponpes." Ungkap Lalu Rahmat Marzoan


Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh TGH Sidik.

Mantapkan Persiapan pengamanan, Polres Dompu adakan simulasi pemungutan suara

By On November 25, 2020


Dompu
  -  Untuk memantapkan pengamanan puncak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 09 Desember 2020, Kepolisian Resor Dompu mengadakan simulasi pemungutan suara di tingkat TPS dalam pilkada serentak tahu 2020, selasa (24/11/20) sekira pukul14.00 wita di depan kantor KPU Dompu.


Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH SIK selaku pimpinan apel menyampaikan bahwa Pelaksanaan pemungutan suara nanti tetap mengedepankan kepatuhan terhadap standar protokol kesehatan Covid19.


Pemilih yang datang dicek suhu tubuhnya, kemudian mencuci tangan, memakai masker, dan menempati tempat duduk yang sudah diatur jaraknya, setiap pemilih akan diberikan satu sarung tangan sekali pakai.


"pelaksanaan pemungutan suara nanti, Prokes Covid19 tetap menjadi atensi utama," Kata Kapolres.


Hal lain yang menjadi atensi Kapolres, personil pam TPS agar memahami tugasnya di TPS, berkoordinasi dengan siapa, berbuat apa dan bertanggung jawab pada siapa. Personil agar lakukan deteksi dini lokasi TPS dan menjamin keamanan setiap pergeseran peti suara dan logistik ke PPK.


"Kehadiran polisi di TPS harus menjamin keamanan, baik pelaksanaan pemungutan suara sampai pergeseran kotak suara dan logistik pemilu ke PPK," Ungkapnya.


Simulasi pemungutan suara dihadiri Ketua KPU Drs. Arifuddin beserta komisioner dan Stafnya, Ketua Bawaslu yang diwakili Komisioner Bawaslu Wahyudin, Dandim 1614 Dompu di wakili oleh Danramil Kota

Waka Polres KOMPOL I Nyoman Adi Kurniawan SH,  Kabag Ops Polres Dompu AKP Komang Astrawan, Kabag Sumda KOMPOL Ibrahim dan sejumlah PJU Polres Dompu lainnya.

Sambut Hari Kesehatan Nasional ke 56, Delapan Polsek di Dompu Serentak Bagikan Gasker Gratis

By On November 25, 2020


Dompu
-  Dalam rangka menyambut hari kesehatan Nasional ke 56, delapan Polsek jajaran Polres Dompu membagikan masker secara serentak, rabu (25/11/20) sekira pukul 08.30 wita. Dipimpin Kapolsek di wilayah hukum masing-masing.


Pembagian masker gratis diprioritaskan kepada pengguna jalan (pengendara) dan kepada penerima masker anggota memberikan imbauan tentang kepatuhan terhadap peraturan protokol kesehatan covid19, selain itu anggota juga memberikan imbauan Kamtibmas serta mematuhi peraturan lalulintas.


Sesuai keterangan masing masing kapolsek, pembagian masker dilakukan dengan personelnya beserta instansi terkait, dengan rincian, Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris 2333 masker, Kapolsek Pajo Ipda Abdul Malik SH 2000 masker, Kapolsek Kempo AKP I made Sartika membagikan 2220 masker, Kapolsek Huu Ipda Kurniawan 2325 masker, Kapolsek Dompu Kadek Swadaya Atmaja S.Sos 2350 masker, Kapolsek Manggelewa Iptu Rodolfo M Aroujo 2300 masker, Kapolsek Kilo Ipda Yuliansyah 2000 masker dan Kapolsek Pekat Ipda Muh. Sofian Hidayat S.Sos 2330 masker.


Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap standar kesehatan covid19, karena pandemi Covid19 masih menjadi penanganan bersama.


"Semoga kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi Prokes Covid19," ujar Ipda Abdul Malik SH.


Pembagian masker ini juga melibatkan unsur muspika dan puskesmas setempat, kegiatan berjalan aman dan tertib.

Diperikasa 4 Jam Wawali Dicecar 30 Pertanyaan Oleh Penyidik

By On November 25, 2020


Bima - 
Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menghadiri panggilan penyidik Polres Bima Kota, Senin (23/11) terkait dugaan kasus pengelolaan lingkungan hidup tanpa izin di Lingkungan Bonto Kelurahan Kolo. Kehadiran Feri diantar ratusan warga yang memberikan dukungan moril untuknya.


Orang nomor 2 di Kota Bima itu didampingi tim kuasa hukumnya dan menjalani pemeriksaan mulai pukul 13.00 Wita di ruangan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres setempat dan berakhir sekitar pukul 17.00 Wita


Tadi ada sekitar 30 pertanyaan, Pak Feri kita menjalani pemeriksaan sekitar 4 jam,” ujar Kasat Reskrim Polres Bima Kota, IPTU Hilmi M Prayugo.


Hilmi mengaku, saat proses pemeriksaan pihaknya juga menyita sejumlah dokumen, seperti draf sementara UKL-UPL, surat permohonan pertimbangan teknis ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), jawaban dari KSOP dan proposal Jeti tersebut. 


Jadi sesuai aturan pembangunan Jeti tersebut harus ada izin. Namun obyek dimaksud dalam keadaan sedang dibangun baru diajukan izin,” katanya.


Disinggung tentang sebelum ditetapkan tersangka, Feri tidak pernah terima SPDP, Hilmi membantahnya. Karena menurut dia, SPDP itu sudah diberikan dan diterima oleh ajudannya.


Ada bukti foto dan ekspedisi yang membuktikan bahwa mekanisme itu sudah kita dilaksanakan,” tegasnya.


Terkait proses hukum hingga penetapan tersangka dugaan kasus ini, termasuk sejumlah pasal yang menjadi sorotan dari Tim Kuasa Hukum, Hilmi meyakini pihaknya merasa yakin tidak menyalahi aturan dan ketentuan. 


Ditanya pemanggilan sejumlah saksi, ia menjawab Akan melihat perkembangannya.


Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan menghadiri panggilan penyidik Polres Bima Kota, Senin (23/11) terkait dugaan kasus pengelolaan lingkungan hidup tanpa izin di Lingkungan Bonto Kelurahan Kolo. Kehadiran Feri diantar ratusan warga yang memberikan dukungan moril untuknya.


Orang nomor 2 di Kota Bima itu didampingi tim kuasa hukumnya dan menjalani pemeriksaan mulai pukul 13.00 Wita di ruangan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres setempat dan berakhir sekitar pukul 17.00 Wita


Tadi ada sekitar 30 pertanyaan, Pak Feri kita menjalani pemeriksaan sekitar 4 jam,” ujar Kasat Reskrim Polres Bima Kota, IPTU Hilmi M Prayugo.


Hilmi mengaku, saat proses pemeriksaan pihaknya juga menyita sejumlah dokumen, seperti draf sementara UKL-UPL, surat permohonan pertimbangan teknis ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), jawaban dari KSOP dan proposal Jeti tersebut. 


Jadi sesuai aturan pembangunan Jeti tersebut harus ada izin. Namun obyek dimaksud dalam keadaan sedang dibangun baru diajukan izin,” katanya.


Disinggung tentang sebelum ditetapkan tersangka, Feri tidak pernah terima SPDP, Hilmi membantahnya. Karena menurut dia, SPDP itu sudah diberikan dan diterima oleh ajudannya.


Ada bukti foto dan ekspedisi yang membuktikan bahwa mekanisme itu sudah kita dilaksanakan,” tegasnya.


Terkait proses hukum hingga penetapan tersangka dugaan kasus ini, termasuk sejumlah pasal yang menjadi sorotan dari Tim Kuasa Hukum, Hilmi meyakini pihaknya merasa yakin tidak menyalahi aturan dan ketentuan. 


Ditanya pemanggilan sejumlah saksi, ia menjawab Akan melihat perkembangannya.

Vicon Pilkada Serentak, Danrem 162/WB : TNI Siap Bantu Polri Amankan Pilkada Serentak di NTB

By On November 25, 2020


Mataram
- Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri video conference (Vicon) dengan Menko Polhukam RI Prof. Mahfud MD terkait pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 yang diikuti Forkopimda baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota se Indonesia, Senin (23/11/2020).


Vicon yang dilaksanakan di ruang rapat utama Kantor Gubernur NTB tersebut juga diikuti Waka Polda NTB, Brigjen Pol Azby Mahyusa, Kejati NTB, Binda NTB, Ketua KPU NTB, Bawaslu NTB, Plt. Bakesbangpodagri dan Kasat Pol PP NTB.


Masing-masing narasumber baik Ketua KPU RI, Ketua Bawaslu RI, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BNPB RI, Mendagri RI dan Waka BIN memaparkan kondisi terkini secara global tentang Pilkada serentak tahun 2020.


Usai mengikuti Vicon, Danrem 162/WB menyampaikan TNI dalam hal ini sesuai dengan instruksi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., bahwa TNI di daerah wajib memberikan bantuan kepada Pemerintah Daerah, Kepolisian dan penyelenggara Pilkada serentak di NTB baik KPUD dan Bawaslu NTB dalam pelaksanaan tahapan Pilkada sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020 dan menekankan protokol kesehatan Covid-19.


Seperti kita ketahui, kata Ahmad Rizal, di NTB sendiri ada 7 Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah antara lain Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima.


"Sesuai ketentuan, kami akan menyiapkan personel 2/3 dari kekuatan untuk membackup Polda NTB dan jajaran selama pelaksanaan Pilkada di NTB," terangnya.


"Semoga pelaksanaan Pilkada serentak ini berjalan aman dan lancar seperti Pileg maupun Pilpres tahun lalu," harapnya.


Selain itu, Alumnus Akmil 1993 tersebut juga mengingatkan seluruh personel TNI khususnya Korem dan jajaran untuk tidak berpolitik praktis, namun bersikap netral dalam Pilkada. Hal itu menurutnya, merupakan perintah dari Komando Atas untuk menjaga netralitas TNI dalam setiap pemilihan baik Pileg, Pilpres maupun Pilkada.


"Ingat jaga netralitas TNI dengan tidak memihak kepada salah satu Paslon maupun Parpol pendukung dalam bentuk apapun karena sanksinya sangat tegas hingga kurungan penjara," pungkas Danrem dengan semangat.

Polsek Ampenan Rutin Periksa Keamanan Rutan

By On November 25, 2020


Mataram
- Menjaga keamanan dan kondusifitas Kamtibmas rutin dilaksanakan oleh Polsek Ampenan di ruang tahanan (Rutan) setempat. Khususnya untuk para tahanan yang berada di rutan. Oleh karenanya, pemeriksaan di dalam rutan rutin dilaksanakan. Seperti pengecekan dan kontrol tahanan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Ampenan, Ipda Rusdi Hamdi,   Selasa Pagi (24/11/2020). Bersama dengan Kepala SPK Polsek dan Piket Fungsi Ampenan, pengecekan dan kontrol tahanan mulai dilaksanakan. Selain melakukan Pengecekan kondisi ruang tahanan, juga dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan milik tahanan. Satu persatu tahanan dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas. Tujuannya untuk mengantisipasi masuknya barang terlarang di dalam ruang tahanan. " Ini kegiatan rutin kita memeriksa rutan dan tahanan yang ada. Pemeriksaan untuk memastikan keamanan rutan tetap steril dari barang yang tidak diperbolehkan," ungkap Kapolsek Ampenan AKP Raditya Suharta.



Selain itu pengecekan secara detail terhadap kondisi ruang tahanan ditingkatkan demi mencegah terjadinya para tahanan yang mencoba atau mencari celah agar mereka bisa kabur. " Disitulah pentingnya fungsi kontrol dengan kita rutin melaksanakan pemeriksaan. Tidak hanya untuk rutan saja tapi juga tahanannya," tuturnya. 


Dari hasil pemeriksaan yang dilaksanakan. Tidak satupun barang ilegal atau barang yang dilarang ditemukan petugas. Rutan Polsek Ampenan dipastikan steril dari barang yang tidak diperbolehkan. " Karena pengunjung juga kan tetap kita periksa saat berkunjung terhadap barang bawaannya. Sekecil apapun celahnya itu ingin kita hindari," paparnya. Secara keseluruhan, giat pemeriksaan rutan dan tahanan Polsek Ampenan berjalan aman dan lancar.

Contact Form

Name

Email *

Message *