newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Tuesday, February 24, 2026

Polmas_ Babinsa Jempong Baru Pantau Wilayah Panca Cuaca Exstrim


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM 
 Mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda Kota Mataram dalam beberapa hari terakhir, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jempong Baru bersama Babinsa bersinergi melakukan pemantauan menyeluruh di lingkungan Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Selasa (24/02/2026).

Langkah ini dilakukan menyusul hujan dengan intensitas cukup tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir, terutama di kawasan permukiman yang berada dekat dengan pesisir pantai. Patroli wilayah dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana.

Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk menjelaskan bahwa pemantauan difokuskan pada pengecekan permukiman warga, memonitor genangan air, serta mengawasi kondisi air laut yang berpotensi naik akibat cuaca ekstrem.

Ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan bersama mitra di wilayah hukum masing-masing sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan peristiwa kontinjensi, mengingat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan dan dekat pesisir. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi yang membahayakan.

Sinergitas antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan respons cepat apabila terjadi situasi darurat akibat cuaca ekstrem. ( red

Polsek Selaparang Patroli Subuh Cegah Perang Mercon & Balap Lari


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM NTB 
Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama bulan Ramadhan, Piket Samapta Polsek Selaparang melaksanakan patroli mobile usai Sholat Subuh, Selasa (24/02/2026).

Patroli tersebut menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi perang mercon, balap lari, serta aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketenangan warga. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pemantauan adalah kawasan Jalan Udayana, Karang Baru.

Kapolsek Selaparang Zulharman Lutfi menjelaskan bahwa patroli rutin ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas yang biasanya terjadi usai Sholat Subuh.

Patroli hari ini menyasar sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat perang mercon, salah satunya di Jalan Udayana. Petugas melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, dari hasil patroli yang dilakukan, situasi di sejumlah titik terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kelompok remaja yang hendak melakukan perang mercon maupun aktivitas mengganggu lainnya.

“Hari ini situasi kamtibmas di berbagai lokasi dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya remaja yang hendak melakukan perang mercon. Namun demikian, petugas kami akan terus melakukan pemantauan secara intensif di seluruh wilayah hukum,” tegasnya.

Dengan patroli rutin dan kehadiran personel di lapangan, Polsek Selaparang berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang, aman, dan nyaman tanpa gangguan aktivitas yang meresahkan. ( red

BKTM Polsek Mataram Edukasi Disiplin Kepada Siswa SDN


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM NTB
Komitmen membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda terus ditunjukkan jajaran Polsek Mataram. Melalui peran Bhabinkamtibmas, edukasi hukum dan nilai-nilai sosial diberikan langsung kepada pelajar sejak usia dini. Selasa (24/02/2026),

 Aiptu I Gede Gunartha selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan hadir di tengah siswa-siswi kelas V A SDN 38 Mataram untuk memberikan penyuluhan sekaligus sarana kontak berupa buku tulis. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas tersebut merupakan agenda rutin yang telah dijadwalkan pihak sekolah guna memperkuat pendidikan karakter siswa.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah bertujuan memberikan pemahaman hukum dan norma sosial yang sesuai dengan usia anak-anak.

Hari ini personel kami memberikan materi krusial kepada para siswa, di antaranya mengenai bahaya perundungan (bullying), pencegahan kenakalan anak, hingga pemahaman tentang perlindungan perempuan dan anak,” ungkap AKP Mulyadi.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi secara bijak di kalangan pelajar. Dalam penyuluhan tersebut, siswa diingatkan agar tidak berlebihan dalam menggunakan ponsel pintar, terutama untuk bermain gim daring.

Kami memberikan atensi pada dampak negatif penggunaan handphone, khususnya gim seperti Roblox dan Mobile Legends (ML) yang jika berlebihan dapat mengganggu waktu belajar dan perkembangan mental anak. Kami ingin siswa lebih fokus pada prestasi akademis,” tegasnya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab yang dipandu langsung oleh petugas. Pertanyaan-pertanyaan sederhana seputar pergaulan, etika di sekolah, hingga cara menghindari perundungan menjadi bagian dari diskusi hangat di dalam kelas.

Sebagai bentuk motivasi, Aiptu I Gede Gunartha juga membagikan buku tulis kepada seluruh siswa kelas V A. Pemberian tersebut menjadi simbol dukungan agar anak-anak semakin semangat belajar dan menjauhi perilaku negatif.

Pemberian buku tulis ini adalah bentuk kepedulian kami agar anak-anak lebih rajin dan serius dalam belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Kami berharap tercipta lingkungan sekolah yang disiplin, patuh, dan bebas dari tindakan perundungan,” pungkas Kapolsek.

Melalui kegiatan ini, Polsek Mataram berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kuat dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan taat hukum di wilayah Kota Mataram. ( red

Sat Samapta Polresta Mataram Intensif Pantau Debit Sungai

 


Newametrontb.com_ KODYA MATARAM NTB Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Mataram dalam beberapa hari terakhir mendorong jajaran Polresta Mataram untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir. Melalui Satuan Samapta, patroli khusus digelar guna memantau debit air di sejumlah sungai yang melintas di wilayah kota, Selasa (24/02/2026).

Patroli ini difokuskan pada pengecekan kondisi air di beberapa titik sungai dan kali yang berpotensi meluap saat curah hujan tinggi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap kemungkinan banjir yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.

Kapolresta Mataram Hendro Purwoko melalui Kasat Samapta I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa menjelaskan bahwa patroli kali ini memang difokuskan pada pemantauan debit air.

Kita ingin memastikan keadaan air di beberapa sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir akibat luapan air dari sungai atau kali yang melintas di wilayah Kota Mataram,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus deteksi dini dalam penanganan potensi bencana alam. Dengan pemantauan rutin, diharapkan potensi luapan air dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan.

Polresta Mataram juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, agar tetap waspada terhadap perubahan debit air serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan ketinggian air yang berpotensi membahayakan. ( red )

Jelang Nyepi BKTM Polsek Mataram Bersama Warga Bersihkan Pura

 


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM NTB  Menjelang agenda besar keagamaan dan adat di wilayah Pagutan, jajaran Polsek Mataram menunjukkan sinergitasnya dengan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Timur, Aiptu I B MD Asmariawan M, turun langsung mengikuti kegiatan gotong royong bersama warga di Pura Desa Penataran Desa Pakraman Pagutan, Jalan RM Panji Anom, Selasa (24/02/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan halaman serta areal utama pura sebagai persiapan menyambut dua agenda penting, yakni Lokasabha Desa Pakraman Pagutan yang dijadwalkan berlangsung 1 Maret 2026 serta perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., mengapresiasi inisiatif personelnya yang aktif mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Hari ini, Bhabinkamtibmas Pagutan Timur bergabung dengan pengurus Desa Pakraman Pagutan untuk bergotong royong. Berdasarkan koordinasi dengan Ketua Pengurus Desa Pakraman, Ir. I Nengah Suasana, kegiatan ini fokus pada persiapan Lokasabha dan penyambutan Hari Raya Nyepi agar pelaksanaan ibadah nantinya dapat berjalan khidmat dan bersih,” ujar AKP Mulyadi.

Selain ikut mencangkul dan membersihkan area pura, Aiptu Asmariawan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan tokoh masyarakat dan warga. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak warga bersama-sama menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Kapolsek menambahkan, personel di lapangan turut mengingatkan warga agar waspada terhadap potensi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang melanda belakangan ini, warga juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.

Lebih lanjut, AKP Mulyadi menegaskan pentingnya koordinasi antara pengurus desa adat dengan aparat kepolisian dan TNI (Babinsa) selama rangkaian kegiatan Lokasabha dan perayaan Nyepi berlangsung.

Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat dan keagamaan di wilayah Kota Mataram berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti,” tutupnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga harmoni serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman. ( red

Polsek Mataram Pantau Debit Air Sungai Pasca Ujan Exstrim


Newsmeyrontb.com_ KODYA MATARAM NTB
  Menyikapi tingginya intensitas curah hujan yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir, jajaran Polsek Mataram kembali disiagakan untuk melakukan pemantauan intensif terhadap debit air di sejumlah aliran sungai yang melintasi kawasan permukiman warga, Selasa (24/02/2026).

Langkah antisipatif ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi luapan air yang dapat memicu banjir, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat di wilayah rawan terdampak.

Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas dan Piket Fungsi di bawah kendali langsung Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Romy Ramayadi.

“Benar, hari ini kami kembali menurunkan personel untuk mengecek langsung kondisi debit air di lapangan. Ada tiga titik utama yang menjadi fokus pantauan kami,” ujar AKP Mulyadi.

Adapun lokasi yang dipantau meliputi Kali Pesongoran di Lingkungan Pesongoran, Kelurahan Pagutan Barat; Kali Ancar di Lingkungan Majeluk, Kelurahan Pejanggik; serta pintu air Sungai Unus di Lingkungan Bukit Ngandang, Kelurahan Pagutan Timur.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan respons cepat kepolisian dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat mengancam keselamatan warga, terutama mereka yang tinggal di bantaran sungai.

Selain memantau ketinggian debit air, personel di lapangan juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama saat hujan turun dalam durasi panjang.

Kami mengingatkan warga untuk memastikan saluran drainase di sekitar rumah tidak tersumbat sampah. Jika melihat adanya kenaikan debit air yang signifikan, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di tiga lokasi tersebut, debit air masih berada dalam batas normal dan mengalir lancar meskipun terjadi peningkatan volume akibat air kiriman dari wilayah hulu. Situasi di Kota Mataram hingga saat ini terpantau aman dan terkendali.

Polsek Mataram menegaskan komitmennya untuk terus melakukan patroli dan pemantauan secara berkala selama cuaca ekstrem masih melanda, sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan serta kenyamanan masyarakat. ( red

Unit Polsatwa Polda NTB Kerahkan K9, Perketat Pengawasan Pelabuhan Lembar


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM    
Guna mengantisipasi masuknya bahan berbahaya melalui jalur laut, Unit Polsatwa Direktorat Samapta Polda NTB menggelar patroli bersama satwa K9 di kawasan Pelabuhan Lembar dan Perumahan Alana Resident Lembar, Lombok Barat, Senin (23/02/2026).

Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya bahan berbahaya, termasuk bahan peledak, yang berpotensi masuk ke wilayah NTB melalui salah satu pintu utama Pulau Lombok tersebut.

Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, menjelaskan bahwa pengerahan anjing pelacak (K9) merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu yang dilakukan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Patroli kali ini dilakukan dengan mengikutsertakan anjing pelacak guna memastikan tidak ada bahan-bahan berbahaya yang masuk melalui Pelabuhan Lembar. Ini merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsatwa menyisir area pelabuhan, termasuk kendaraan dan barang bawaan yang masuk maupun keluar kawasan pelabuhan. Selain itu, patroli juga diperluas ke kawasan permukiman sekitar sebagai bentuk penguatan pengamanan wilayah penyangga.

Pelabuhan Lembar sendiri merupakan salah satu akses vital transportasi laut yang menghubungkan Lombok dengan berbagai daerah di Indonesia. Tingginya mobilitas penumpang dan distribusi barang menjadikan kawasan ini sebagai titik strategis yang memerlukan pengawasan ekstra.

Melalui patroli rutin dengan dukungan K9, Polda NTB berharap potensi ancaman keamanan dapat dicegah sejak dini, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan di wilayah tersebut. ( red



Residivis Penjahat Narkoba Bersama Rekanya Diamankan polisi


Newsmetrontb.com_ KODYA  MATARAM 
Peredaran Narkotika diwilayah Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, kembali digagalkan aparat Kepolisian. Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram mengamankan dua pria terduga pelaku dalam operasi yang digelar Selasa dini hari (24/02/2026) sekitar pukul 00.30 WITA.

Kedua terduga masing-masing berinisial SAH (51) dan MRS (18). SAR diketahui merupakan residivis kasus Narkoba. Keduanya ditangkap di dua gang berbeda yang masih berada di wilayah Karang Bagu. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita Narkotika jenis sabu dengan total berat 8,54 gram yang siap edar.

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di sejumlah gang di wilayah tersebut.

Warga menginformasikan bahwa di gang-gang tersebut kerap terjadi transaksi Narkoba. Informasi itu kami tindak lanjuti dengan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan kedua terduga,” ujarnya.

SAH lebih dahulu diamankan di salah satu gang, dan saat digeledah ditemukan puluhan paket sabu siap edar. Sementara itu, MRS ditangkap di gang lainnya tak jauh dari lokasi pertama. Dari tangan MRS juga ditemukan sabu dalam beberapa paket kecil siap edar.

Keduanya diduga sedang menunggu pembeli. Hal itu terlihat dari jumlah paket sabu yang dibawa masing-masing saat diamankan,” tambahnya.

Saat ini, kedua terduga beserta barang bukti telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga akan mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik aktivitas peredaran tersebut.

Atas perbuatannya, kedua terduga dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Juncto UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. ( red )

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polresta Mataram dalam merespons cepat laporan masyarakat serta memberantas peredaran gelap Narkoba hingga ke lingkungan permukiman. ( red

Tim Opsnal Polsek Terara Razia Miras Cipkon Kamtibmas Bulan Ramadhan


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR NTB 
Personel Polsek Terara menggelar operasi razia minuman keras beralkohol (miras) pada hari Senin (23/2/2026) siang hingga malam hari, sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H. 

Kegiatan yang dilakukan di beberapa titik di wilayah hukumnya dan berhasil mengamankan tiga pelaku serta total 35 botol tuak tradisional ukuran 1,5 liter.

 Razia yang dimulai pukul 17.00 Wita ini dilakukan secara terencana dengan mengarah ke lokasi-lokasi yang menjadi perhatian.

 Pada tahap pertama, tim pengamanan mengunjungi rumah warga bernama Saharudin alias Sahar (45 tahun), seorang petani yang bertempat tinggal di Dasan Bagek, Desa Rarang Selatan. Saat pengeledahan dilakukan, petugas menemukan pelaku sedang menjual dan menyimpan tuak tradisional sebanyak 11 botol.

 Tak berhenti sampai di situ  selanjutnya pada pukul 19.30 Wita petugas melanjutkan operasi ke rumah Anggawan Hadi (27 tahun) di Dusun Suradadi Utara, Desa Suradadi Timur. Di lokasi tersebut, sebanyak 10 botol tuak ditemukan dan pelaku tertangkap tangan dalam kondisi sedang menguasai serta menjual minuman keras tersebut.

 Hanya lima menit kemudian, pukul 19.35 Wita, lokasi yang sama di Dusun Suradadi Utara menjadi sasaran selanjutnya dengan mengunjungi rumah Sahirun (55 tahun). Tim berhasil menemukan sebanyak 14 botol tuak tradisional yang disimpan dan dijual oleh pelaku.

 Seluruh barang bukti dan pelaku telah dibawa ke Mapolsek Terara pada pukul 20.00 Wita untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Kapolsek Terara IPTU M. Rofi'i Suriadi, S.H., dalam keterangan resmi.

 Kegiatan razia miras ini merupakan bentuk komitmen aparatur kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat serta menghormati suasana kemuliaan Bulan Suci Ramadhan di wilayah Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.

 kapolsek Terara IPTU M. Rofi'i Suriadi, S.H., juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi kamtibmas dengan menghindari segala bentuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum dan nilai-nilai agama." Pungkasmya. ( red

Terduga Pelaku Penjahat Narkoba Dinaikan Statusnya Usai Gelar Pekara


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM
Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB resmi meningkatkan status penanganan kasus narkotika dengan terduga berinisial MT ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil dalam gelar perkara yang digelar pada Senin (23/02/2026).

Gelar perkara dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda NTB dan dihadiri Kabagwasidik, Kabagbinops, para Kasubdit, serta penyidik Subdit II Ditresnarkoba selaku tim yang menangani kasus tersebut. Hasil forum internal itu menyimpulkan bahwa perkara telah memenuhi unsur pidana untuk ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid dalam keterangan resminya menjelaskan, kasus ini merupakan hasil pengungkapan Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB pada Kamis, 19 Februari 2026.

Penangkapan dilakukan di depan salah satu gerai Alfamart di Jalan Pejanggik, Kelurahan Cakranegara Barat, Kota Mataram. Saat diamankan, petugas menemukan narkotika jenis sabu seberat 79,321 gram yang disimpan di dalam saku jaket terduga.

Terduga ditangkap di pinggir jalan depan Alfamart di Jalan Pejanggik Mataram. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu hampir 80 gram. Kini status perkara telah naik ke tingkat penyidikan,” jelasnya.

Selain sabu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam serta sepeda motor yang digunakan terduga saat berada di lokasi kejadian.

Menurut Kombes Pol. Mohammad Kholid, berdasarkan hasil gelar perkara, tindakan terduga telah memenuhi unsur pelanggaran Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dengan peningkatan status ke tahap penyidikan, penyidik kini akan melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas dalam kasus tersebut.

Pengungkapan ini kembali menegaskan komitmen Polda NTB dalam menindak tegas peredaran gelap narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat. ( red



Biddokkes Polda NTB Bagi Takjil untuk Ojol dan Pengendara


Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana depan Mako Biddokkes Polda NTB tampak lebih ramai dari biasanya. Personel Biddokkes turun langsung membagikan takjil, kepada pengemudi ojek online serta pengendara yang melintas. ( 22/02/2026 ) 

Kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 Wita. Paket takjil dibagikan satu per satu, kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur tersebut. Senyum dan sapaan hangat mewarnai aksi sosial itu.

Pengendara yang menerima takjil tampak antusias. Sejumlah ojol bahkan menyempatkan diri mengucapkan terima kasih, sebelum kembali melanjutkan perjalanan mencari penumpang.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M., menyebut kegiatan berbagi tersebut jadi bentuk kepedulian di bulan Ramadhan.

Momentum Ramadhan kami isi dengan aksi sederhana namun penuh makna. Berbagi takjil ini wujud kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat, khususnya rekan-rekan ojol dan pengguna jalan,” ujar Kombes Kholid.

Ia berharap kegiatan seperti itu mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kehadiran anggota di tengah masyarakat bukan hanya saat penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial, yang membawa manfaat langsung. ," Pungkasnya .( red








Sat Samapta Polresta Mataram Intensifkan Patroli Bersepeda


Newsmetrontb.com_ POLRESTA  MATARAM
Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan, Polresta Mataram melalui Satuan Samapta kembali menggelar patroli bersepeda di kawasan padat aktivitas warga, Senin (23/02/2026).

Patroli kali ini menyusuri sepanjang Jl. Yos Sudarso hingga Pasar ACC Ampenan, lokasi yang menjadi pusat aktivitas UMKM penjual aneka takjil dan makanan berbuka puasa. Kehadiran personel di tengah keramaian tersebut bertujuan memantau situasi sekaligus menyapa masyarakat secara humanis.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK.,MH., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa SH., menegaskan bahwa langkah preemtif dan preventif akan terus ditingkatkan selama Ramadan.

Upaya preemtif dan preventif akan terus kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama bulan puasa. Patroli ini menjadi salah satu cara efektif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Selain memantau aktivitas masyarakat, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak warga untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Dengan komunikasi langsung seperti ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

Polresta Mataram berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli di seluruh wilayah hukum sebagai langkah antisipasi berbagai gangguan keamanan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dengan intensitas patroli yang terus ditingkatkan, masyarakat Kota Mataram diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dan aktivitas sehari-hari dengan aman, tertib, dan nyaman. ( red

Ini Penekanan Kapolresta Mataram Selama Bulan Ramadan


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM 
Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko SIK.,MH., menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab personel dalam pelaksanaan tugas, khususnya sela


ma bulan suci Ramadan, saat aktivitas masyarakat cenderung meningkat dibanding bulan-bulan lainnya.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Lapangan Polresta Mataram, Senin (23/02/2026). 

Apel tersebut dihadiri Wakapolresta Mataram, para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polri.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Hendro Purwoko menekankan bahwa tugas utama Polri dalam menciptakan dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) harus dijalankan dengan penuh kedisiplinan, terlebih pada momentum Ramadan.

Seluruh personel Polresta Mataram dan Polsek jajaran harus disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. Kita harus memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama Ramadan berjalan aman dan lancar,” tegasnya.

Kapolresta juga meminta para perwira untuk menjadi teladan dalam pola kerja dan etika bertugas, sehingga mampu memotivasi serta mengarahkan anggota di lapangan dengan baik.

Menurutnya, selama bulan puasa terdapat sejumlah aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan kerap menjadi tradisi tahunan, seperti perang petasan (mercon), balap liar, bermain bola di badan jalan, adu panco, hingga aktivitas lain yang berisiko menimbulkan gangguan keamanan.

Oleh karena itu, Polresta Mataram dituntut meningkatkan upaya preemtif dan preventif melalui patroli rutin maupun Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), terutama pada jam-jam rawan.

Kita harus melakukan upaya pencegahan terhadap aktivitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Dengan peningkatan patroli dan pengawasan, Kapolresta berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Mataram tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, dan khusyuk. ( red

Polsek Narmada Bersama Forkopimcam Rakor Pengamanan Ramadhan dan Nyepi


Newsmetrontb.com_ POLSEK NARMADA 
Polsek Narmada menggelar rapat koordinasi pengamanan Ramadhan, Idul Fitri, serta Hari Raya Nyepi, Senin (23/2/2026) pukul 10.00 Wita, di Aula Polsek Narmada.

Rakor dihadiri Wakapolsek Narmada AKP Arif Suryadi, Camat Narmada Anwar Jayadi, Sekcam, para kepala desa se-Kecamatan Narmada, serta jajaran Unit Reskrim, Binmas, dan Lantas.

Wakapolsek Narmada membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Momentum Nyepi yang berdekatan dengan Ramadhan dan Idul Fitri, ikut jadi perhatian demi menjaga harmonisasi antarumat beragama.

Sejumlah potensi kerawanan mengemuka. Balap liar terpantau di jalur depan Ponpes Al-Kamal Golong hingga Suranadi 2 jelang berbuka. Petasan usai subuh terdengar di sejumlah perbatasan dusun dan desa. Adu panco serta balap lari selepas tarawih juga ikut dibahas. Kemacetan akibat penjualan takjil di Pasar Narmada, Pasar Keru, serta Simpang Tiga Narmada tak luput dari sorotan.

Pengamanan Ramadhan, Idul Fitri, dan Nyepi perlu dukungan semua pihak. Kami sudah laksanakan patroli rawan pagi dan sore, pengamanan tarawih, serta patroli subuh. Titik balap liar, petasan, dan adu panco akan kami tindak tegas sesuai aturan. Kami juga akan berkoordinasi dengan linmas dan tokoh masyarakat, agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegas AKP Arif Suryadi.

Camat Narmada turut menyampaikan apresiasi atas langkah kepolisian menjaga stabilitas wilayah. Ia juga menyoroti laporan judi karambol di Sesaot Timur, serta maraknya petasan setelah shalat subuh.

Kami mengapresiasi langkah Polsek Narmada dalam menjaga kamtibmas. Namun ada beberapa persoalan yang perlu atensi serius, seperti judi karambol dan maraknya petasan setelah subuh. 

Sinergi pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat sangat penting agar perayaan Ramadhan, Idul Fitri, serta Nyepi berjalan tertib dan penuh toleransi,” ujar Anwar Jayadi.

Dalam sesi diskusi, Kades Golong menyebut balap liar mulai bergeser dari wilayahnya. Kades Sedau mengungkap kasus pencurian sapi sejak Desember 2025. Kades Dasan Tereng berharap peran Bhabinkamtibmas lebih fokus di desa. Sementara Kades Badrain mengingatkan tradisi petasan saat 1 Syawal, agar tidak memicu salah persepsi.

Di akhir rakor, seluruh peserta sepakat memperkuat imbauan ke masyarakat, melibatkan warga dalam penjagaan lingkungan, serta  kegiatan ogoh-ogoh tanpa petasan dan minuman keras.

Rakor ditutup pukul 12.00 Wita. Situasi kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan komitmen bersama menjaga Narmada tetap aman selama momentum hari besar keagamaan. ( red

Monday, February 23, 2026

Polda NTB Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadhan 1447 H


Newsmetrontb.com_  KOTA MATARAM  NTB
Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polda NTB menggelar Apel Siaga Kamtibmas di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB , Apel tersebut dihadiri Kapolda NTB Edy Murbowo, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, serta Danrem 162/Wira Bhakti. 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur NTB dan diikuti seluruh anggota Forkopimda Provinsi NTB dan Kota Mataram, serta segenap Pejabat Utama Polda NTB.

Apel siaga ini menjadi simbol kesiapan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) selama bulan Ramadhan, yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya pada waktu sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah malam.

Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid menjelaskan bahwa apel tersebut merupakan bentuk nyata sinergitas lintas sektor dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Apel ini adalah wujud sinergitas antara Polri, TNI dan Pemerintah Provinsi NTB dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan Ramadhan,” ujarnya usai kegiatan.

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur Forkopimda dan instansi terkait menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Melalui apel siaga ini, diharapkan komitmen bersama untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif selama Ramadhan dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk di seluruh wilayah NTB.

Sementara itu dalam amanatnya, Gubernur NTB M. Iqbal menekankan, pentingnya keamanan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan, dan perlu meningkatkan kewaspadaan terjadinya gangguan keamanan di titik rawan di berbagai titik keramaian masyarakat. 

Alhamdulillah satu hal yang patut kita syukuri bahwa hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Nusa Tenggara Barat secara umum terpantau kondusif. Namun memang masih terdapat isu penting yang menjadi fokus utama kita, khusunya memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M," ujarnya

Dijelaskan, bahwa Bulan Ramadhan adalah bulan ibadah, bulan kedamaian dan bulan penguatan nilai-nilai kebersamaan, pemerintah provinsi NTB ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat NTB dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

Untuk itu ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama saat ini, pertama terkait keamanan di titik-titik rawan, seperti pusat keramaian pasar, terminal, tempat ibadah dan lokasi kegiatan masyarakat malam hari. ( red )



Ini Bantah Sony Terkait Isu Mitra MBG Untung 1,8 Miliar

 


Newsmetrontb.com_ JAKARTA     
                Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, angkat suara terkait kabar di media sosial soal keuntungan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut, hitung-hitungan yang beredar tak sesuai kondisi bisnis di lapangan.

Mitra mendapatkan 'untung bersih' Rp 1,8 miliar per tahun, adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi," tegas Sony, Minggu (22/2/2026), di Jakarta.

Sony meluruskan, angka Rp 1,8 miliar sering disalahartikan sebagai laba bersih. Padahal angka tersebut berkaitan dengan tahapan pengembalian modal mitra.

Rp 1,8 m itu bukan margin atau keuntungan, Rp 1,8 m itu tahap pertama dan kedua proses pengembalian investasi mitra karena di situ ada lahan, bangunan, peralatan yang peralatan bukan seperti di rumah," ucapnya.

Menurut dia, dapur SPPG dalam program MBG wajib memenuhi standar teknis tinggi. Peralatan tak bisa disamakan dengan dapur rumahan. Semua harus sesuai spesifikasi ketat, demi menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Kompor harus high pressure, bukan gas yang disambung selang, bukan air yang dibuang ke parit, tapi harus ada IPAL, penyaring lemak, dan lain-lain. Jadi insentif itulah yang diberikan pemerintah sebagai penghormatan pemerintah," jelasnya.

Untuk dapat memperoleh insentif tersebut, lanjut Sony, mitra wajib membangun SPPG sesuai Petunjuj Teknis (Juknis) 401.1 Tahun 2026. Standar teknis dalam aturan itu cukup detail dan ketat. Estimasi modal awal dari dana pribadi berkisar Rp 2,5 miliar hingga Rp 6 miliar, menyesuaikan harga lahan dan lokasi. Dana tersebut masuk kategori belanja modal atau capital expenditure (CapEx).

Tak hanya soal angka keuntungan, isu afiliasi politik juga ikut mencuat. Sony menegaskan, proses verifikasi mitra tak menyinggung latar belakang partai maupun kelompok usaha tertentu.

Ia menjelaskan verifikasi dilakukan tim berjumlah 120 orang. Pimpinan BGN tak terlibat langsung dalam proses tersebut.

Yang diverifikasi nama yayasannya, pimpinannya siapa, NPWP ada atau tidak, NIB ada atau tidak. Kami tak melihat latar belakang partainya apa, ini usahanya apa, jadi hanya itu kemudian dicek lokasinya. Lokasi betul atau tidak, dekat kandang ternak atau tidak, daerah bahaya atau tidak," bebernya.

Jadi tak ada relasi di sini, kelompok pengusaha besar, partai politik. Yang 120 orang ini nggak tahu, dan mereka yang verifikasi bukan kami, bukan pimpinan yang verifikasi tapi verifikator," lanjut Sony.

Selain tim verifikator, survei lapangan juga melibatkan sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang tersebar di berbagai daerah. Tim ini fokus meninjau spesifikasi dan kondisi fisik dapur MBG.

Tidak kemudian ditanya ini punya partai apa, punya siapa, pengusaha siapa, nggak. Kami nggak melihat itu .( red ) 

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim