newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Thursday, July 2, 2026

Bacakan Amanat Presiden Prabowo, Kapolda NTB Tekankan 5 Agenda Prioritas Polri


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB 
 Polda NTB menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (01/07/2026), sebagai momentum refleksi perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

Upacara berlangsung khidmat dengan Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE.,MH., bertindak selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Ketua DPRD Provinsi NTB, Kepala BNN Provinsi NTB, Kabinda NTB, jajaran Forkopimda Provinsi NTB, para Pejabat Utama Polda NTB, Ketua Dharma Wanita Pemerintah Provinsi NTB, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ketua KPU dan Bawaslu NTB, serta para purnawirawan Polri.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, yang menegaskan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Pranowo Subianto yang menekankan lima agenda prioritas sebagai arah penguatan institusi Polri di masa mendatang.

 Pertama_ adalah memperkuat reformasi kelembagaan Polri agar semakin profesional, transparan, akuntabel, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Kedua_ meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan fungsi penegakan hukum secara adil dan humanis.

Ketiga_ memperkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi kompleksitas ancaman di era digital. Polri dituntut mampu membangun SDM unggul yang siap menghadapi tantangan multidimensional, mulai dari kejahatan siber hingga dinamika sosial yang terus berkembang.

Keempat_  meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang semakin dinamis, termasuk dampak perubahan geopolitik global yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi dari institusi kepolisian.

Kelima _  memperkuat legitimasi institusi Polri melalui peningkatan kepercayaan publik. Dalam negara demokrasi, keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari capaian operasional, tetapi juga dari tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Usai pelaksanaan upacara, Kapolda NTB menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi Polri saat ini semakin kompleks dan beragam, seiring perkembangan teknologi yang di satu sisi membawa kemajuan, namun di sisi lain membuka peluang munculnya berbagai bentuk kejahatan baru.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu tantangan terbesar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Polri, khususnya Polda NTB, tentu harus mempersiapkan langkah-langkah guna mengantisipasi hal tersebut. Sesuai arahan Bapak Presiden, Polri di era sekarang harus mampu menghadapi berbagai tantangan, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam memperkuat dan mewujudkan institusi Polri yang Presisi,” ujar Kapolda.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Polri harus terus bertransformasi, memperkuat profesionalisme, serta menjaga kepercayaan masyarakat demi menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, modern, dan humanis.

Dengan semangat “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat NTB. ( red



Karate Dojo Ditpolairud Polda NTB Meriahkan Perayaan HUT Polri Ke-80



Newsmetrontb.com_ KOTA  MATARAM NTB 
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Polri Ke-80, Karate Dojo Ditpolairud Polda NTB turut ambil bagian dengan menampilkan atraksi dan peragaan karate yang memukau. Sebanyak 135 anak-anak pesisir yang tergabung dalam Komunitas Karate Dojo Ditpolairud Polda NTB tampil penuh semangat di hadapan para tamu undangan dan masyarakat.(1/7/2026) 

Penampilan para karateka cilik tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. bersama para pejabat utama Polda NTB dan tamu undangan yang hadir dalam perayaan HUT Polri Ke-80.

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keikutsertaan para atlet cilik tersebut merupakan wujud pembinaan generasi muda, khususnya anak-anak pesisir, agar memiliki karakter yang disiplin, percaya diri, dan berprestasi.

Sebanyak 135 anak-anak pesisir yang menjadi bagian dari Komunitas Karate Dojo Ditpolairud Polda NTB hadir memberikan peragaan karate untuk memeriahkan perayaan HUT Polri Ke-80. Mereka sangat antusias dan merasa bangga dapat tampil di hadapan Bapak Kapolda NTB dan seluruh tamu undangan pada momen bersejarah ini," ujar Kombes Pol Boyke F.S. Samola.

Ia menambahkan bahwa pembinaan melalui olahraga karate merupakan salah satu bentuk kepedulian Ditpolairud Polda NTB dalam membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, serta terhindar dari pengaruh negatif.

Penampilan para karateka cilik tersebut mendapat apresiasi dari para peserta dan tamu undangan. Atraksi yang ditampilkan menunjukkan semangat, kedisiplinan, serta hasil latihan yang telah dilakukan secara rutin di bawah pembinaan Karate Dojo Ditpolairud Polda NTB.

Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda NTB berharap semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat, khususnya anak-anak pesisir, semakin erat sejalan dengan tema HUT Polri Ke-80, "Polri untuk Masyarakat. ( red



Wakapolda NTB Buka Seminar Deradikalisasi, Perkuat Ketahanan Ideologi


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB 
Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., secara resmi membuka Seminar Deradikalisasi bagi Pegawai Negeri Polri di lingkungan Satker Polda NTB dan Polres jajaran, Selasa (30/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Dharma Polda NTB tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda NTB serta seluruh personel Polri dan ASN Polri dari satuan kerja Polda NTB maupun Polres/ta jajaran.

Seminar ini menjadi salah satu upaya strategis Polda NTB dalam memperkuat pemahaman kebangsaan, meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikal, sekaligus membangun ketahanan ideologi di lingkungan aparatur sipil negara Polri.

Dalam sambutannya, Wakapolda NTB menegaskan bahwa radikalisme dan intoleransi merupakan ancaman nyata yang dapat menggerus nilai-nilai kebangsaan yang selama ini menjadi fondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, upaya pencegahan dan deradikalisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan edukatif, dialogis, serta penguatan wawasan kebangsaan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur negara.

“Seminar ini merupakan bentuk komitmen Polda NTB dalam meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, dan ketahanan ideologi seluruh personel agar mampu menjadi teladan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta menjaga dan memelihara kerukunan di lingkungan kerja maupun masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Ia menambahkan, pelaksanaan seminar tersebut sejalan dengan program deradikalisasi yang selama ini dijalankan Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror Polri.

Menurutnya, sinergi seluruh elemen bangsa menjadi faktor penting dalam mencegah berkembangnya paham-paham radikal yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

Seminar yang kita laksanakan ini sejalan dengan program deradikalisasi Polri bersama BNPT dan Densus 88 AT. Sinergitas seluruh elemen bangsa menjadi kunci dalam mencegah berkembangnya paham radikal,” tambahnya.

Wakapolda berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polda NTB, sekaligus memperkuat peran ASN Polri sebagai agen pemersatu bangsa yang mampu menjaga stabilitas keamanan, toleransi, dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Melalui seminar ini, Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki ketahanan ideologi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern. ( red



Polisi Selidiki Kasus Kematiam ABK Tergantung di Atas KMP Athayana

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  Seorang anak buah kapal (ABK) KMP Athayana, Selasa (30/6/2026) pagi, ditemukan meninggal dunia di atas kapal saat berlabuh lepas jangkar di Perairan Gilimas, Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Polisi masih mendalami penyebab pasti peristiwa tersebut.

Korban diketahui bernama Aziz Handrawan (23), warga Dusun Selampang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui siaran pers menjelaskan, informasi pertama diterima personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar sekitar pukul 08.00 Wita.

"Anggota menerima laporan terkait penemuan seorang ABK KMP Athayana, dalam kondisi meninggal dunia di atas kapal saat berada di Perairan Gilimas. Saat ini seluruh rangkaian peristiwa masih dalam proses penyelidikan," ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Dijelaskan, informasi awal bermula sekitar pukul 07.45 Wita ketika Kepala Cabang Jemla Lembar, Mashuri, menerima telepon dari Kapten KMP Athayana, Mulyono. Kapten kapal melaporkan salah seorang ABK ditemukan tergantung di atas kapal.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar bersama Tim Identifikasi (Inafis) Unit Pidum Satreskrim Polres Lombok Barat serta petugas BKK Lembar, bergerak menuju lokasi menggunakan kapal milik Basarnas.

Setibanya di kapal, petugas langsung mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, dokumentasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengumpulkan bahan penyelidikan.

Langkah pertama difokuskan pada pengamanan TKP dan pemeriksaan awal. Keterangan para saksi juga sedang dikumpulkan agar penyelidikan berjalan secara menyeluruh," kata Kombes Kholid.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dievakuasi menuju Pelabuhan Lembar. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB untuk menjalani pemeriksaan visum.

Kombes Kholid mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban, dan menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan medis.

Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan proses penanganan perkara ini kepada penyidik, hingga seluruh fakta dapat terungkap secara objektif," pungkasnya. (  red




Wednesday, July 1, 2026

Ini Amanat Kapolres Lotim Saat Jadi Insfektur Upacara Peringati Hari Jadi POLRI


Newsmetrontb.com_ SELONG LOMBOK TIMUR
Polres Lombok Timur laksanakan gelar upacara perigati hari jadi POLRI yang le_ 80 bertepatan dengan tanggal 01 Juli tahun 2026 , Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana menjadi langsung  menjadi inspektur  upacara pada  perayaan terswbut 

Hadir dalam acara tersebut selai Anggota personil dan polsek jajaran  hadir juga  Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, bersama jajaran Forkopimda.

Dalam amanat Presiden RI Prabowo Subianto yang dibacakan Kapolres menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dalam menjaga stabilitas keamanan negeri. 

Presiden menegaskan bahwa Polri dalam seluruh perjalanan pengabdiannya bermuara pada satu tujuan luhur, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Amanat tersebut juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Polri ke depan.

“Bangsa Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional tidak dapat lepas dari pengaruh geopolitik global, dinamika global, dan revitalisasi kekuatan besar seperti perang cyber, kejahatan transnasional, dan ketidakpastian ekonomi sebagai dampak adanya perang dari tetangga kita. 

Polri dituntut untuk siap dan mampu mengatasi perkembangan situasi kejahatan,” ujar Kapolres membacakan amanat Presiden.

Ditekankan pula peran penting Polri dalam mengawal agenda strategis nasional, diantaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dukungan swasembada pangan melalui optimalisasi penanaman jagung.

 Dengan penanam jangug ini memiliki  areal seluas 651.176 hektar yang berhasil mendorong produksi nasional sebesar 1,36 juta ton 

Kemudian dibidang  penegakan hukum terhadap kejahatan yang merusak moral bangsa dan memicu kebocoran keuangan negara.

Menghadapi tantangan yang semakin kompleks, Presiden meminta Polri memperkuat reformasi kelembagaan menuju institusi yang profesional, transparan, akuntabel, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Peningkatan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan penegakan hokum juga diintruksikan presiden disamping memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi era digital dengan penguasaan teknologi. 

Selain itu Polri juga diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang dinamis dan memperkuat legitimasi institusi melalui pengakuan dan kepercayaan publik.

“Dengan disahkannya Undang-Undang Polri yang baru, ini bukan hanya kado, tetapi juga menjadi tantangan bagi Polri untuk mampu menjawab ekspektasi publik yang lebih baik,” tegas Presiden dalam amanatnya. 

Presiden pun berpesan, agar menjadikan setiap tugas sebagai ibadah dan tugas pelayanan sebagai kehormatan. 

Kesempatan tersebut Bupati menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara KE_ 80 dengan harapan Semoga Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Lombok Timur, senantiasa menjadi institusi yang modern, selalu hadir, dan terpercaya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya. ( 01/07/2026 ) 

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan waktu yang telah dicurahkan oleh seluruh personel Polres Lombok Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum. 

Lanjut dalam penjelasan  Bupati Lombok Timur peran aktif kepolisian telah memberikan kontribusi besar sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman.

Berharap semoga  pengabdian kita semua mendapat ridho dari Allah SWT dan membawa keberkahan bagi masyarakat Lombok Timur,” imbuh Bupati Lombok Timur.

Terahir Kapolres  AKBP I Komang Sarjana, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati serta masyarakat  selama bertugas  di wilayah hukum polres Lombok Timur.

Disela _ sela acara tersebut   Kapiolres  Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana   berpamitan karena setelah  ini Ia  pindah dari Lombk Timur  dan  akan melanjutkan tugas  kembali  di Polda  dengan jabatan yang baru. ( red

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Gelar Doa Bersama Lintas Agama


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM. 
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Polda NTB menggelar doa bersama lintas agama di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Selasa (30/06/2026). 

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, SE.,MH., Wakapolda NTB, para Pejabat Utama Polda NTB, serta perwakilan tokoh agama dari berbagai keyakinan, mulai dari Islam, Hindu, Kristen Protestan, Katolik, hingga Buddha.

Suasana kebersamaan dan toleransi begitu terasa saat para tokoh agama secara bergantian memanjatkan doa sesuai ajaran masing-masing. Seluruh peserta yang hadir mengikuti rangkaian doa dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan, keselamatan, dan kekuatan bagi institusi Polri agar terus mampu mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, mengatakan bahwa doa bersama lintas agama merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual agar Polri di usia yang ke-80 senantiasa diberikan kemampuan dan kesempatan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Hari ini kita berikhtiar dan berdoa bersama lintas agama untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Polri tetap diberikan kekuatan, kemampuan serta kesempatan untuk berbuat kebaikan untuk masyarakat,” ungkap Kapolda kepada awak media usai kegiatan.

Menurutnya, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri selama delapan dekade, tetapi juga menjadi momentum introspeksi untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolda menegaskan bahwa Polda NTB berkomitmen untuk terus menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat NTB.

Ia juga menilai keberagaman budaya dan agama yang dimiliki Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat, merupakan kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Doa bersama para tokoh dari lintas agama ini tentu memiliki makna yang mendalam. Karena keberagaman budaya dan agama yang kita miliki akan menjadi modal utama menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia tercinta ini,” ujarnya.

Melalui doa bersama lintas agama tersebut, Polda NTB berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan persatuan dapat terus terpelihara, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 untuk menghadirkan Polri yang semakin Presisi, humanis, dan dekat dengan masyarakat di Bumi Gora. ( red



Tuesday, June 30, 2026

Coffee Morning , Perkuat Komitmen Untuk Pembangunan Lombok Timur


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR 
 Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Timur menggelar kegiatan COMPASS (Coffee Morning Pembinaan Statistik Sektoral) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) II, Selasa (30/6/ 2026 ) 

Kegiatan ini menjadi forum penguatan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data sektoral sebagai landasan perencanaan pembangunan daerah.

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Lombok Timur, H. Fauzan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

Ia berharap COMPASS menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola data di Kabupaten Lombok Timur.

‎Menurutnya, di era digital saat ini informasi dan data sektoral merupakan aset yang sangat strategis. Karena itu, setiap OPD tidak hanya diharapkan mampu menghasilkan data, tetapi juga metadata yang dapat memberikan penjelasan mengenai sumber, definisi, metode, dan karakteristik data sehingga lebih mudah dipahami serta dimanfaatkan.

Para pengelola data di OPD merupakan pihak yang berperan penting dalam menghasilkan data pembangunan yang akurat dan tepat sasaran. Kita ingin seluruh perangkat daerah menggunakan data yang sama sehingga tidak terjadi perbedaan data yang dapat menyulitkan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah," ujarnya.

H. Fauzan juga menyampaikan bahwa pengelolaan data sektoral di Kabupaten Lombok Timur telah menunjukkan perkembangan yang baik. Data sektoral daerah saat ini telah tersedia dan dapat diakses melalui portal data, meskipun pembaruan data akan terus dilakukan agar informasi yang tersedia selalu relevan dan mutakhir.

Ia berharap sinergi seluruh pihak dapat terus terjaga sehingga data sektoral menjadi basis data yang akurat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lombok Timur.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur, Sri Endah Wardanti, menegaskan bahwa setiap OPD memiliki banyak data, namun tanpa kelengkapan dan kualitas yang baik, data tersebut berpotensi menghasilkan kebijakan yang kurang tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa konsep Satu Data Indonesia merupakan komitmen bersama agar seluruh OPD menggunakan data yang sama, konsisten, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Endah memperkenalkan aplikasi COMPASS sebagai instrumen yang mendukung pengelolaan statistik sektoral. Melalui aplikasi tersebut, OPD dapat melakukan entri, validasi, dan pengelolaan data secara mandiri sehingga kualitas data menjadi lebih terkontrol.

Menurutnya, kualitas data harus terus ditingkatkan karena data yang berkualitas akan menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih akurat. Oleh sebab itu, peran OPD sebagai produsen data menjadi sangat penting dalam mewujudkan komitmen Satu Data Indonesia di Kabupaten Lombok Timur.

Melalui kegiatan Coffee Morning Pembinaan Statistik Sektoral ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama BPS berharap terbangun pemahaman dan komitmen yang semakin kuat dari seluruh OPD untuk menghasilkan data yang berkualitas, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran. ( red

Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Polairud Polda NTB Gelar Bakti Sosial


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polri ke-80, Ditpolairud Polda NTB melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa bersihkqn  tempat ibadah dan penyerahan bantuan alat kebersihan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama.(30/6/2026) 

Kegiatan dilaksanakan secara serentak di tiga tempat ibadah di Kota Mataram, yaitu Masjid Baitul Iman Pondok Perasi Ampenan, Gereja Santo Antonius Ampenan, dan Pura Segara Ampenan, Kota Mataram. 

Personel Ditpolairud Polda NTB bergotong royong membersihkan halaman, ruang ibadah, serta fasilitas pendukung lainnya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

Selain melaksanakan aksi bersih-bersih, Ditpolairud Polda NTB juga menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan kepada masing-masing pengurus tempat ibadah sebagai bentuk dukungan agar kebersihan lingkungan tempat ibadah dapat terus terjaga.

Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Polri ke-80 dengan mengusung semangat "Polri untuk Masyarakat."

Kegiatan bersih-bersih tempat ibadah dan penyerahan bantuan alat kebersihan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami berharap tempat-tempat ibadah tetap bersih, nyaman, dan menjadi simbol kerukunan serta kebersamaan antarumat beragama. 

Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat," ujar Kombes Pol. Boyke F.S. Samola.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Ditpolairud Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, sejalan dengan semangat HUT Polri ke-80 "Polri untuk Masyarakat", serta mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat. ( red



Monday, June 29, 2026

Kontingen Karate Polda NTB Raih Lima Medali Kapolri Cup 2026


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Karate Polda NTB dalam ajang Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 yang digelar di Jakarta dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dari total 12 atlet, pelatih, dan ofisial yang diberangkatkan, Polda NTB sukses membawa pulang lima medali.

Raihan tersebut terdiri dari satu medali perak dan empat medali perunggu yang diperoleh pada sejumlah nomor pertandingan bergengsi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet yang telah mengharumkan nama Polda NTB di tingkat nasional.

Alhamdulillah, kontingen Karate Polda NTB berhasil membawa pulang lima medali pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80,” ujarnya, Senin (29/06/2026).

Adapun para atlet yang berhasil meraih prestasi tersebut yakni:

Bripda Sonya Aulia Ningrum, meraih Juara II Kelas Kata Perorangan dan berhak atas medali perak.

Bripda Mohammad Saefulloh Lelanang Jagat, meraih Juara III Kelas Kata Perorangan dengan medali perunggu.

Ipda Ngakan Putu Suwarjana Putra, sukses meraih Juara III Kelas Kumite Perorangan +85 kilogram.

Aipda Boby Oscar Ndolu, meraih Juara III Kelas Kumite Perorangan -70 kilogram.

Bripda M. Rizal Rahman, berhasil memperoleh Juara III Kelas Kumite Perorangan -55 kilogram.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa personel Polda NTB tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi di bidang olahraga, khususnya karate.

Kabid Humas berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan kemampuan, baik dalam bidang tugas maupun olahraga.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan latihan yang konsisten. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi personel lainnya untuk terus berprestasi serta mengharumkan nama Polda NTB di berbagai ajang nasional,” pungkasnya.

Keikutsertaan dalam Kapolri Cup 2026 juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun personel yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. ( red




Polda NTB Tetapkan Pengelola LPK Ilegal Jadi Tersangka Penyalur PMI


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB 
Direktorat PPA dan PPO Polda NTB kembali mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok penyaluran pekerja migran ke Jepang. Seorang pengelola lembaga pelatihan kerja (LPK) di Kota Mataram, kini menyandang status tersangka usai diduga merekrut calon pekerja migran secara ilegal.

Direktur PPA dan PPO Polda NTB Kombes Pol. Ni Made Pujewati, S.I.K., M.M., Senin (29/6/2026), saat konferensi pers mengungkapkan, pihaknya telah menjalankan serangkaian penyelidikan melalui pemeriksaan saksi, observasi lokasi perekrutan, pelatihan, penampungan, serta penyitaan sejumlah dokumen pendukung.

Pada 29 Juni 2026 kami meningkatkan status yang bersangkutan dari saksi menjadi tersangka, setelah alat bukti kami nilai telah cukup," ujar Kombes Pujewati.

Dielaskan, penyidik menemukan tersangka merekrut sedikitnya enam korban. Setiap calon pekerja diminta membayar biaya pendaftaran mulai Rp12,5 juta hingga Rp22,5 juta. Dari praktik tersebut, pelaku diduga meraup keuntungan sekitar Rp95 juta.

Korban dijanjikan bekerja pada sektor pertanian di Jepang. Untuk meyakinkan para korban, pelaku memberikan pelatihan bahasa, membagikan seragam, kartu identitas pelatihan, lalu memindahkan tempat penampungan dari satu lokasi ke lokasi lain saat keberangkatan tak kunjung terlaksana," katanya.

Kombes Pujewati menegaskan, perkara tersebut bakal diproseskan hingga tuntas. Pelaku juga tercatat pernah menjalani proses hukum dalam perkara serupa, dan saat ini menjalani penahanan di Lapas Perempuan Mataram.

Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang merasa menjadi korban. Enam korban telah kami periksa, namun mereka menyampaikan saat berada di penampungan jumlahnya lebih dari 40 orang. Kami membuka hotline pengaduan agar seluruh korban segera melapor," tegasnya.

Menurut Kombes Pujewati, praktik perekrutan ilegal tersebut berlangsung sejak 2025. Berkas perkara pertama mencatat tujuh korban, sedangkan perkara terbaru memuat enam korban dengan pola serupa.

Modusnya tetap sama, mulai perekrutan, pelatihan bahasa, janji penempatan kerja, lalu korban dipindahkan dari satu tempat penampungan ke tempat lainnya. Seluruh korban laki-laki karena dijanjikan bekerja pada sektor pertanian di Jepang," jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta pasal terkait TPPO, dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun disertai pidana denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polda NTB mengimbau masyarakat agar lebih teliti sebelum mendaftar kerja ke luar negeri. Pastikan perusahaan penempatan memiliki izin resmi, jangan mudah tergiur janji pemberangkatan cepat, serta segera melapor ke kepolisian jika menemukan dugaan perekrutan pekerja migran secara ilegal. ( red




Operasi Jaran Rinjani 2026 Polda NTB Ringkus Ratusan Pelaku & Barang Bukti


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB membeberkan hasil pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama periode 21 Mei hingga 27 Juni 2026. Sejumlah kendaraan hasil curian juga kembali ke tangan pemilik usai proses pengungkapan.

Direktur Reskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan, pengungkapan tersebut lahir lewat rangkaian penyelidikan intensif, termasuk pelaksanaan Operasi Jaran Rinjani 2026.

Dari pelaksanaan kegiatan kepolisian dan Operasi Jaran Rinjani 2026 sejak 21 Mei, sampai hari ini tercatat 163 laporan polisi berhasil diungkap dengan jumlah tersangka mencapai 212 orang. Rinciannya, 97 kasus curat, 16 kasus curas, serta 45 kasus curanmor," ujarnya.

Kombes Arisandi memaparkan, tim penyidik juga berhasil mengusut sejumlah perkara menonjol, mulai aksi pencurian sepeda motor di Lombok Tengah dan Lombok Barat, pencurian telepon genggam di Kota Mataram, hingga aksi penjambretan jalanan. Para pelaku memiliki peran berbeda, mulai eksekutor lapangan sampai penadah barang hasil kejahatan.

Sebagian pelaku beraksi saat malam hari ketika situasi sepi. Mereka merusak pintu, gembok, jendela, memakai kunci palsu, hingga memanfaatkan kelalaian pemilik kendaraan. Untuk kasus curas, sasaran dipilih di lokasi minim penerangan agar pelaku mudah melarikan diri," katanya.

Saat konferensi pers di Tribun Bhara Daksa, penyidik juga menyerahkan sejumlah sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor kepada pemilik sah. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda NTB, menghadirkan kepastian hukum sekaligus mengembalikan hak masyarakat.

Kombes Arisandi menegaskan, proses penyidikan terhadap seluruh tersangka terus berjalan sesuai ketentuan hukum. Para pelaku dijerat pasal pencurian, curas, curanmor, hingga penadahan sesuai peran masing-masing.

Kami akan terus bertindak tegas terhadap setiap pelaku kejahatan jalanan. Tidak ada ruang bagi pelaku kriminal mengganggu rasa aman masyarakat. Upaya pencegahan dan penindakan terus kami optimalkan, agar angka kriminalitas dapat ditekan," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB melalui Paur Pers  Subbid Penmas IPDA  Mohammad Hatta menuturkan, konferensi pers tersebut menjadi wujud keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait penanganan kasus 3C di wilayah NTB.

Pengungkapan ini menjadi bentuk transparansi kepolisian, sekaligus komitmen menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat," ucap Ipda Hatta.

Hatta juga mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, mengamankan rumah ketika ditinggal, menghindari lokasi rawan saat malam hari, serta segera melapor jika menemukan dugaan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.

Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jangan memberi kesempatan kepada pelaku kejahatan. Jangan jadi korban, apalagi menjadi pelaku tindak pidana. ( red




Wakapolda NTB CFD Dirangkai Dengan Bagi Bansos


 Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB  Semangat kebersamaan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 terasa hangat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, Kota Mataram, Minggu (28/6/2026). Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., bersama Pejabat Utama Polda NTB dan Bhayangkari Daerah NTB hadir berbaur dengan masyarakat sekaligus mengikuti pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 secara virtual.

Kegiatan yang dipusatkan di Teras Udayana tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026. Melalui momentum tersebut, jajaran Polda NTB mempererat kedekatan dengan masyarakat melalui interaksi langsung dan aksi sosial.

Di sela kegiatan, Wakapolda NTB tampak menyapa warga, berdialog secara humanis, serta mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat yang hadir memanfaatkan suasana CFD. Sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial, Polda NTB juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan CFD bersama masyarakat merupakan salah satu agenda yang digelar untuk menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan CFD tersebut, Wakapolda NTB tidak hanya berkesempatan menyapa dan berdialog secara humanis dengan masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri dengan warga, tetapi juga membagikan paket bantuan sosial sebagai wujud syukur serta kepedulian Polda NTB kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.

Menurutnya CFD tidak hanya momen dimana masyarakat berkumpul dan bertemu, tetapi bagi Polri momen dimana meningkat silaturahmi dengan masyarakat sehingga akan terbangun komunikasi yang lancar. Dengan demikian upaya secara bersama dalam rangka Harkamtibmas dapat dilakukan. 

Harkamtibmas kondusif serta keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian tdak akan terwujud bilamana tidak didukung oleh masyarakat. Oleh karena inirlalui kegiatan CFD diharapkan masyarakat terus mendukung dan berkolaborasi dengan Polda NTB demi terwujudnya Harkamtibmas yang kondusif, “ucapnya.

Selain kegiatan sosial, Wakapolda NTB bersama rombongan Pejabat Utama Polda NTB juga mengikuti Opening Ceremony Pekan Olahraga Polri 2026 melalui sambungan virtual dari Teras Udayana.

Menurut Kabid Humas, keikutsertaan Polda NTB dalam pembukaan Pekan Olahraga Polri menjadi penanda dimulainya berbagai cabang pertandingan tingkat nasional yang digelar Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Polda NTB juga turut mengirimkan atlet dan peserta untuk ambil bagian dalam Pekan Olahraga Polri 2026. Ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat sportivitas, soliditas, dan kebersamaan di lingkungan Polri," tambahnya.

Melalui kegiatan yang sarat nuansa kebersamaan tersebut, Polda NTB berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusional, tetapi juga momentum memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan keamanan dan ketertiban yang semakin kondusif. ( red



Sunday, June 28, 2026

Ketua Umum GP-GIBRAN: Pemerintah Harus Lebih Peka terhadap Aspirasi Rakyat demi Menjaga Kepercayaan Publik

Ketua Umum Garda Pemuda GIBRAN (GP-GIBRAN), Feri Sibarani, SH, MH,

Jakarta – Ketua Umum Garda Pemuda GIBRAN (GP-GIBRAN), Feri Sibarani, SH, MH, menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan situasi bangsa Indonesia yang saat ini menghadapi berbagai tantangan di bidang ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, setiap kebijakan strategis pemerintah harus terus dievaluasi agar tetap sejalan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Feri Sibarani mengatakan bahwa sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen mengawal pembangunan nasional, GP-GIBRAN memandang kritik dan aspirasi masyarakat sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada pelaksanaan program-program prioritas, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat.

"Kami melihat bahwa dalam beberapa waktu terakhir terdapat sejumlah kebijakan strategis pemerintah yang mendapat respons beragam dari masyarakat. Hal ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah perlu mendengar suara rakyat secara lebih utuh, karena keberhasilan suatu kebijakan tidak hanya diukur dari target yang dicapai, tetapi juga dari tingkat penerimaan dan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Feri Sibarani.

Ia menegaskan bahwa GP-GIBRAN tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pembangunan nasional. Namun, menurutnya, dukungan tersebut juga harus diwujudkan melalui sikap kritis yang konstruktif demi memastikan setiap kebijakan semakin berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut Feri, tantangan ekonomi yang dirasakan sebagian masyarakat, mulai dari daya beli, lapangan pekerjaan, hingga biaya hidup, memerlukan kebijakan yang adaptif, tepat sasaran, dan disusun dengan mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan.

"Presiden Prabowo Subianto memiliki mandat besar dari rakyat Indonesia. Kami berharap beliau dengan penuh kebijaksanaan terus mempertimbangkan setiap aspirasi masyarakat sebelum menetapkan kebijakan strategis. Pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang mau mendengar, menerima masukan, dan melakukan penyempurnaan terhadap kebijakan demi kepentingan rakyat."

Lebih lanjut, GP-GIBRAN menilai bahwa komunikasi publik pemerintah juga perlu diperkuat agar masyarakat memahami tujuan dan manfaat dari setiap kebijakan yang diambil. Transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan terhadap kritik akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Feri menegaskan bahwa GP-GIBRAN akan terus menjalankan perannya sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dengan menghimpun berbagai aspirasi dari seluruh daerah di Indonesia.

"Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penyambung suara masyarakat. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk melemahkan pemerintah, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral agar pembangunan nasional berjalan semakin baik dan benar-benar berpihak kepada rakyat."

Di akhir pernyataannya, Feri Sibarani berharap Presiden Prabowo Subianto dapat terus menjaga komitmen terhadap pemerintahan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

"Harapan kami sederhana, seluruh kebijakan pemerintah benar-benar pro-rakyat, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik. Dengan kepemimpinan yang bijaksana, terbuka terhadap aspirasi, dan konsisten mengutamakan kepentingan rakyat, kami optimistis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat sehingga memiliki peluang untuk memperoleh dukungan yang kuat hingga dua periode, sesuai mekanisme demokrasi dan konstitusi yang berlaku."


Saturday, June 27, 2026

Polsek Mataram Lakukan Patroli Wisata Antisipasi Lonjakan Pengunjung

 


Newsmetrontb.com_ POLSEK  MATARAM  Mengantisipasi meningkatnya jumlah pengunjung saat libur akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Kuningan, Polsek Mataram memperketat pengamanan dan pengawasan di sejumlah destinasi wisata, salah satunya Kura-Kura Waterpark di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, Selasa (16/06/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan melalui patroli dialogis dengan menyasar area kolam renang, fasilitas umum, hingga titik-titik yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengunjung.

Personel Polsek Mataram juga berdialog langsung dengan karyawan dan pengawas kolam renang guna memastikan standar pengawasan terhadap pengunjung, khususnya anak-anak, berjalan optimal.

Kapolsek Mataram, AKP Amrozi Hamidi, S.H., mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan momen libur Hari Raya Kuningan bersama keluarga.

Kami menginstruksikan anggota di lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengelola agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas anak-anak di area kolam. Jangan sampai ada pengunjung usia dini yang masuk ke kolam dewasa tanpa pengawasan,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Menurutnya, pengawasan yang maksimal sangat penting dilakukan mengingat potensi kecelakaan air dapat terjadi akibat kelalaian sekecil apa pun.

Keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan masyarakat yang sedang menikmati liburan dapat merasa aman, nyaman, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk risiko tenggelam atau kecelakaan di area wisata air,” tambahnya.

Kapolsek juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak selama berada di kawasan wisata, serta perlunya sinergi antara pengelola, petugas keamanan, dan pengunjung dalam menjaga keselamatan bersama.

Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di Kura-Kura Waterpark terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pihak pengelola pun menyambut positif kehadiran aparat kepolisian dan berkomitmen meningkatkan pengawasan demi memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung.

Melalui patroli dialogis ini, Polsek Mataram berharap seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama libur Hari Raya Kuningan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. ( red

Kapolda NTB Pimpin Pemusnahan 2,4 Kg Sabu dan Ribuan Botol Miras



Nesmetrontb.com_KOTA MATARAM
Komitmen Polda NTB dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan melalui pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus selama periode April hingga Juni 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (26/6/2026).

Pemusnahan barang bukti itu turut disaksikan jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Korem 162/Wira Bhakti, Kejaksaan Tinggi NTB, BPOM, BNN, MUI NTB, Bea Cukai Mataram, pejabat utama Polda NTB, para Kasat Resnarkoba Polres/Polresta jajaran, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus narkotika oleh Polda NTB dan Polres/Polresta se-NTB selama tiga bulan terakhir, terdiri dari 2,4 kilogram sabu, 1,2 kilogram ganja, 364,5 butir ekstasi, serta 1.622 botol minuman beralkohol ilegal berbagai merek.

Proses pemusnahan narkotika dilakukan dengan cara dibakar menggunakan alat pembakaran khusus, sedangkan ribuan botol minuman keras dimusnahkan dengan ditumpahkan ke dalam wadah sebelum dibuang ke tempat pembuangan yang telah disiapkan.

Pemusnahan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kapolda NTB bersama para perwakilan instansi terkait sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penanganan barang bukti tindak pidana narkotika.

Hari ini kita memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus Polda NTB dan jajaran Polres selama tiga bulan terakhir. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polda NTB dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah NTB," ujar Kapolda usai kegiatan.

Irjen Pol. Kalingga menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti narkotika dilaksanakan secara rutin sebagai tindak lanjut ketentuan yang telah diatur dalam perundang-undangan.

Pemusnahan ini selain merupakan perintah undang-undang, juga bertujuan mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Kapolda NTB juga kembali menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran gelap narkotika dengan memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, lembaga terkait, tokoh agama, dunia pendidikan, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Nusa Tenggara Barat.

Kami akan terus membangun kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder guna memperkuat langkah-langkah pencegahan maupun penindakan terhadap peredaran gelap narkotika. Ini adalah tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi bangsa, (
red )




Kadiskominfo Serahkan Piagam Kepada Juri Jurnalistik dan Fotografi Porwada 2026


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Kadiskominfo dan arsip NTB, DR H Ahsanul Khaliq memberikan piagam penghargaan kepada dewan juri Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi Pekan Olahraga Wartawan Daerah NTB, Jumat sore di Sport Centre Unram Mataram. AKA panggilan akrab Ahsanul Kholiq mengharapkan para juara bisa meraih medali di Porwanas Lampung tahun depan, Jumat 26 Juni 2026

Koordinator lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada, Rudi Hidayat, juri tersebut kompeten di bidangnya. Sedangkan peserta untuk karya jurnalistik sebanyak 17 wartawan dan fotografi sebanyak 5 wartawan. 

Untuk Karya Jurnalistik dinilai oleh Nurdin Rangga Barani mantan wartawan MBM SINAR, kemudian Akdiansyah S.H.I, yang kini anggota legislatif DPRD NTB, Bambang Mei Finarwanto Direktur M16. Seperti diketahui ketiga orang punya kapabilitas yang mumpuni untuk menjadi juri. 

Sedangkan untuk fotografi, dinilai oleh Ferry Gunawan fotografer pro, H Boy Mashudi wartawan senior dan Ketua JMSI NTB. Di samping itu Ust. Suaeb Qury yang juga komisioner KIP NTB dikenal juga penulis banyak buku dan Ketua Infokomdigi MUI NTB.

Lima mata lomba untuk karya jurnalistik yakni TV Porwada, Features Porwada, Features Wisata Loang Balok, Features Olahraga dan Medsos Porwada.

Sedangkan untuk lombafotografi juga lima mata lomba yakni Pembukaan Porwada, Wisata Loang Baloq, Pemprov NTB, Grand Final Porwada dan Ekonomi NTB. 

Aspek yang dinilai untuk jurnalistik minimal 300 kata dan maksimal 1000 kata, pertama tentang kesesuaian tema dan judul serta isi tulisan. Kedua, Keaslian ide, ketiga, kedalaman liputan, keempat bahasa EYD, gaya penulisan dan struktur kalimat serta kualitas penulisan. 

Sedangkan penilaian fotografi menurut Ferry Gunawan, kesesuaian tema, ketajaman, pemilihan angle dan komposisi menarik. Suaeb Qury mengharapkan lomba fotografi untuk wartawan agar sering dilombakan. ‘’Semoga bisa juara Porwanas nanti tahun 2027,’’ harapnya. 

Karya Jurnalistik, Bambang Mei melihat potensi wartawan NTB luar biasa. ‘’Kita apresiasi tulisan dan karyanya sangat berbobot,  ( red )

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim