newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Monday, September 7, 2026

Unit Patroli Subdit Gasum Samapta Polda NTB Berikan Pengamanan Ibadah Umat Katolik


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB.    
Kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan patroli  serta pengamanan tempat ibadah , 
Kali ini Unit Patroli Subdit Gasum Dit Samapta Polda NTB melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah umat Kristen di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, kegiatan ini dilakukan sebagai upayai menciptakan rasa aman dan nyaman, sehingga umat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tenang.

Sejak kegiatan ibadah berlangsung, personel melakukan pengamanan dan pemantauan di sekitar lingkungan gereja, memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, sekaligus memberikan pelayanan kepada umat yang datang untuk melaksanakan ibadah. Minggu, 6/9/2026

Usai kegiatan ibadah, personel tidak langsung meninggalkan lokasi, Personel melaksanakan dialogis dan berkomunikasi dengan masyarakat serta pihak gereja, sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat.

Dalam dialog tersebut, salah seorang suster menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran jajaran kepolisian yang telah memberikan pengamanan selama kegiatan ibadah berlangsung.

Salah seorang suster menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan pengamanan yang diberikan oleh jajaran kepolisian, sehingga umat dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah hadir memberikan pengamanan, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, ini merupakan Kerjasama yang baik untuk saling menghormati dan saling melengkapi.”

Saat umat mulai meninggalkan area gereja, personel kembali memberikan pelayanan dengan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

Sementara itu saat dikonfirmasi secara terpisah, Direktur Samapta Polda NTB Kombespol Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T. menyampaikan keterangannya melalui Kasubdit Gasum AKBP I Ketut Suastika, S.H., M.Kom, menegaskan bahwa kehadiran personel di tempat ibadah merupakan bagian dari tugas Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan kepada masyarakat.

Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif. Ini merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan Polri kepada seluruh masyarakat.” Ungkapnya.

kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif Polri untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pengamanan ini, Dit Samapta Polda NTB menunjukkan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, bukan hanya hadir saat dibutuhkan, namun hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman, beraktivitas dengan nyaman, dan menjalani kehidupan dalam suasana yang kondusif. ( red



URC PUMA Jatanras Polda NTB Perkuat Pengamanan di Sejumlah Titik Rawan


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM. NTB.   
     Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) terus diperkuat jajaran Polda NTB. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) PUMA Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTB mengintensifkan pengamanan melalui kegiatan Strong Point di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan Kamtibmas di wilayah Kota Mataram, Sabtu malam (05/09/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kanit PUMA Jatanras Polda NTB, AKP Agus Eka Artha, SH. Personel ditempatkan pada sejumlah lokasi strategis sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kejahatan, khususnya kejahatan jalanan yang dapat mengganggu rasa aman masyarakat.

Strong Point ini merupakan bagian dari Patroli Rinjani Presisi, salah satu program prioritas Kapolda NTB dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan yang secara konsisten dilakukan kepolisian untuk meminimalisir berbagai bentuk gangguan keamanan.

Strong Point ini dilakukan di sejumlah kawasan rawan, khususnya kejahatan jalanan, sehingga masyarakat yang melintas di kawasan tersebut merasa aman,” ujar Kholid.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pengamanan di antaranya sepanjang jalur Jalan Terusan Bung Hatta, Monjok, Jalan TGH Faesal, kawasan Jalan Pejanggik Mataram, hingga sejumlah kawasan perumahan.

Kehadiran personel di titik-titik tersebut diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang memanfaatkan kondisi sepi untuk menjalankan aksinya.

Menurut Kholid, kegiatan Strong Point juga menjadi bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan jajaran kepolisian sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Strong Point ini juga merupakan bagian dari KRYD, yakni kegiatan kepolisian dalam mencegah dan menjaga Kamtibmas. Kegiatan ini diharapkan dapat mencegah berbagai kejahatan jalanan, terutama 3C,” jelasnya.

Dengan pola pengamanan yang dilakukan secara intensif di lokasi-lokasi rawan, Polda NTB berharap aktivitas masyarakat pada malam hari dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel juga menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun rasa aman sekaligus menjaga situasi Kota Mataram tetap kondusif.  ( red



Sunday, September 6, 2026

Sat BRIMOB polda NTB Jalani Tugas Kemanusian Di Ende Pasca Gempa

 


Newsmetrontb.com_ ENDE KUPANG  NTT     Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satbrimob Polda NTB hadir untuk Masyrakat di wilayah Ende dan Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam rangka menunaikan misi kemanusiaan pascagempa bumi, Sabtu (5/9/2026).

Bukan sekadar menjalankan tugas penugasan BKO, hadirnya personel di lapangan merupakan bentuk kepedulian tulus untuk saling menguatkan di masa sulit. 

Selama di lokasi terdampak, para personel bahu membahu menyajikan santapan hangat dari kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) hingga mengolah air bersih siap minum menggunakan fasiltas Water Treatment untuk memenuhi kebutuhan harian warga dan petugas relawan.

Dansat Brimob Polda NTB Kombes Pol Nadi Chaidir, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan serta sinergi yang terjalin erat antara personel dan masyarakat setempat selama masa tanggap darurat.

Hadir untuk saling menguatkan, pergi membawa rindu sebagai keluarga. Satbrimob Polda NTB menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Ende dan Sikka yang telah menerima kehadiran kami apa adanya. Misi kemanusiaan ini adalah wujud nyata pengabdian Polri bagi masyarakat," ungkap Kombes Pol Nadi Chaidir, S.I.K., S.H., M.H.

Melalui bakti dan kebersamaan di tanah NTT, Satbrimob Polda NTB berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban serta mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat pascabencana. ( red ).



Penambang di Desa Lantung Sumbaw Meninggal Dunia Polda NTB Turunjan Tim Iveatigasi


Newsmetrontb.com_ SUMBAWA BARAT .  KSB
               Kepolisian melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait meninggalnya 3 orang warga yang diduga merupakan pekerja/penambang di wilayah Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Olah TKP dilakukan sebagai bagian dari langkah kepolisian untuk mengumpulkan informasi dan barang bukti serta memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi di sekitar lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian melakukan dokumentasi TKP, mengamankan barang atau benda yang berkaitan dengan kejadian, serta melakukan pemeriksaan terhadap lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

Kapolda NTB IJP Kalingga Rendra Raharja, S.E. M.H. melalui Dir Reskrimsus KBP Ade Zamrah, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi meninggalnya korban.

Polisi telah melaksanakan olah TKP dan melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Untuk penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam proses pendalaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya dugaan tindak pidana, kepolisian akan melakukan penanganan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.

Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui adanya fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” pungkasnya.

Beberapa waktu sebelumnya tim dari Polda telah melaksanakan pemasangan spanduk larangan menambang di lokasi penambangan tanpa izin antara lain di wilayah Prabu, Lombok tengah dan akan terus dilaksanakan di lokasi lain di seluruh propinsi NTB.

 Hal ini bertujuan untuk menertibkan penambangan ilegal yg masih ada di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat, serta mendorong pemerintah daerah agar sesegera mungkin menerbitkan izin pertambangan rakyat yg sdh diajukan oleh beberapa koperasi serta mendorong percepatan pengesahan IPERA sehingga beberapa koperasi yg sdh mengantongi IPR dapat beroperasi secara optimal.

Hal ini tentunya diharapkan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan para penambang untuk dapat bekerja dengan mengantongi legalitas dan perizinan dalam melaksanakan aktifitasnya. ( red



Friday, September 4, 2026

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram Amankan Dua Terduga Kejahatan Narkoba


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM  NTB     
         Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengamankan dua pria yang diduga terkait tindak pidana narkotika di wilayah Ampenan , keduanya 
  berinisial IS (26) dan W (36) Keduanya diamankan saat berada di salah satu gang di Lingkungan Pelembak, Kelurahan Dayen Peken, Kecamatan Ampenan pada hari kamis  ( 03/09/2026 ) 

Saat petugas datang, keduanya tengah duduk di dalam gang. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap keduanya serta lokasi di sekitar tempat mereka diamankan.

Tak berhenti di lokasi tersebut, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah salah satu terduga yang berada di lingkungan yang sama. Dari hasil penggeledahan di dua lokasi itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika.

Di antaranya ditemukan 1,72 gram diduga sabu yang tersimpan dalam beberapa klip bening, serta sejumlah barang bukti lainnya yang kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP Remanto, SH., mengatakan pengungkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas narkotika di wilayah tersebut.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Satresnarkoba hingga akhirnya dua pria tersebut berhasil diamankan.

Saat ini kedua terduga sedang menjalani pemeriksaan. Berdasarkan barang bukti yang kita amankan, keduanya diduga terlibat dalam peredaran maupun penggunaan narkotika. Kami akan dalami dan lakukan pengembangan untuk memastikan asal-usul sabu yang dikuasai para terduga,” ujar AKP Remanto.

Ia menegaskan, proses penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara lebih jelas peran masing-masing terduga serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan barang bukti tersebut.

Untuk kepentingan proses hukum, kedua terduga dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Kedua terduga dan seluruh barang bukti kini diamankan di Satresnarkoba Polresta Mataram untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut. ( red

Jelang MotoGP Mandalika, Ditlantas Polda NTB Siapkan Rekayasa Lalin


Newsmetrontb.com_ KOTA  MATARAM NTB      
Ditlantas Polda NTB mulai mematangkan rekayasa lalu lintas, untuk menghadapi gelaran MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika. Survei dilakukan di sepanjang Jalan Bypass Mandalika hingga ke kawasan sirkuit di Kuta, Kamis (3/5/2026) sejak pukul 09.00 Wita.

Tim mengecek langsung jalur yang akan dilalui penonton, pembalap, kru, hingga official saat datang maupun meninggalkan kawasan sirkuit.

Dirlantas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso mengatakan, survei menjadi bagian dari persiapan pengaturan arus kendaraan selama event berlangsung.

Kami ingin memastikan skema manajemen dan rekayasa lalu lintas bisa berjalan efektif, terutama saat terjadi peningkatan volume kendaraan menuju maupun keluar dari kawasan Sirkuit Mandalika," kata Kombes Iman.

Survei turut melibatkan Kasat PJR Ditlantas Polda NTB AKBP Budhi Eko Prasetyo, Kabag Bin Ops Ditlantas Polda NTB, Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, personel Biroops Polda NTB, serta pihak ITDC.

Menurut Dirlantas Polda NTB, pemetaan jalur sejak awal penting untuk mengantisipasi kepadatan, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas selama MotoGP Mandalika 2026.

Koordinasi lintas instansi terus kami lakukan, agar setiap jalur bisa dipersiapkan sesuai kebutuhan di lapangan. Fokus kami menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," ujarnya.

Dijelaskan, hasil survei nantinya menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan skema pengaturan arus kendaraan. Polisi juga akan menyesuaikan rekayasa lalu lintas, dengan kondisi serta potensi kepadatan di lapangan.

Kami akan terus melakukan pengecekan dan penyempurnaan skema sampai pelaksanaan MotoGP nanti. Harapannya, penonton dan seluruh pihak yang terlibat bisa datang serta meninggalkan kawasan sirkuit dengan aman dan lancar," ugkap Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso.( red





Jelang MotoGP, TIM Puma Jatanras Polda NTB Sisir Bypass BIL hingga Sirkuit Mandalika


Newsmetrontb.com_MANDALIKA  LOTENG  NTB 
Menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2026, Kamis (3/9/2026), Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB mulai memperkuat pemantauan di KEK The Mandalika. Polisi menyusuri sejumlah jalur dan titik yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas.

Mobile Patrol KRYD tersebut digelar mulai pukul 13.30 Wita. Tim URC Puma Jatanras dipimpin Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha, S.H., menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. melalui keterangan pers mengatakan, patroli tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kondusif menjelang MotoGP Mandalika.

Tim URC Puma Jatanras melakukan mobile patrol sekaligus pemetaan titik rawan di kawasan KEK dan Sirkuit Mandalika, sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas menjelang MotoGP," ungkapnya.

Dikatakan, sekitar pukul 14.00 Wita, tim bergerak menyusuri Jl Langko menuju Bundaran Bandara Internasional Lombok (BIL). Polisi memantau sejumlah lokasi yang dinilai rawan kericuhan antarkampung.

Pemantauan dilakukan sejak jalur menuju kawasan Mandalika. Personel melihat langsung kondisi lapangan sekaligus memetakan lokasi yang perlu mendapat perhatian lebih," ujar Kombes Kholid.

Patroli kemudian berlanjut melalui jalur Bypass BIL-Mandalika hingga kawasan Kuta. Polisi memantau situasi sepanjang jalan, untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang event balap motor internasional tersebut.

Sekitar pukul 16.00 Wita, tim masuk ke area Sirkuit Mandalika. Situasi di sekitar sirkuit saat pemantauan terpantau aman dan kondusif.

Area Sirkuit Mandalika dan jalur yang dilalui personel terpantau aman dan kondusif. Meski begitu, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi," tuturnya.

Menjelang malam, tim melanjutkan patroli melalui Jl Sengkol-Kuta. Sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas dan kejahatan 3C ikut masuk dalam pemantauan.

Kombes Kholid menjelaskan, pemetaan tidak hanya menyasar lokasi yang dikenal rawan, tetapi juga tempat berkumpulnya kelompok masyarakat atau pemuda yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Personel melakukan pendekatan dan pemantauan secara langsung. Kami ingin potensi gangguan bisa dikenali lebih awal, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan dengan cepat," jelas Kombes Kholid.

Sekitar pukul 20.00 Wita, tim kembali ke Mako Polda NTB untuk konsolidasi. Personel tetap memantau perkembangan situasi kamtibmas melalui komunikasi radio.

Kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti dengan pemetaan wilayah rawan 3C serta monitoring secara berkala. Hasil pemantauan juga akan dilaporkan kepada Kapolda NTB, untuk menentukan langkah berikutnya.

Menjelang MotoGP, pengamanan tidak hanya dilakukan saat event berlangsung. Pemetaan dan monitoring sejak awal penting untuk menjaga kawasan Mandalika tetap aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat maupun para pengunjung," pungkas Kabid Humas Polda NTB  Kombes Kholid ( red )




Polisi Gerak Cepat Evakuasi Laka Lantas di jln Catur warga


 Newsmetrontb.com_ POLSEK MATARAM  NTB        Unit Lalu Lintas Polsek Mataram bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda PCX dan mobil Suzuki Carry Pickup di Jalan Catur Warga, Kota Mataram, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda PCX bernomor polisi DR 4445 VH yang dikendarai NH (21) melaju dari arah selatan, yakni Jalan Swara Mahardika, menuju ke utara.

Saat memasuki persimpangan Jalan Catur Warga, sepeda motor tersebut berbenturan dengan mobil Suzuki Carry Pickup warna putih bernomor polisi DR 8412 ST yang dikemudikan M (54), warga Dusun Jeringo Lauq, Lombok Barat. Mobil tersebut saat kejadian melaju dari arah timur menuju ke barat.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami sakit di bagian badan. Korban langsung dievakuasi oleh masyarakat setempat ke Rumah Sakit Siti Hajar Kota Mataram untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Mendapat informasi mengenai kecelakaan tersebut, personel Polsek Mataram segera mendatangi lokasi dan melakukan sejumlah langkah penanganan. Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memberikan pertolongan, sekaligus mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya kemacetan.

Penanganan cepat tersebut dilakukan untuk memastikan korban segera mendapatkan pertolongan medis sekaligus menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.

Sementara itu, hingga penanganan awal dilakukan, kedua pihak yang terlibat kecelakaan belum mencapai kesepakatan damai. Penanganan perkara selanjutnya kemudian diserahkan kepada Piket Laka Lantas Polresta Mataram untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Barang bukti berupa sepeda motor Honda PCX DR 4445 VH dan mobil Suzuki Carry Pickup DR 8412 ST juga telah diamankan guna kepentingan penanganan perkara.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi persimpangan jalan, guna meminimalisasi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. ( red

Sambut MotoGP 2026, Polwan Ditlantas Polda NTB Latiha Kendarai Moge


Newsmetrontb.com_ SIRKUIT  MANDALIKA 
Kemampuan personel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Karena itu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB terus meningkatkan keterampilan anggotanya, termasuk personel Polisi Wanita (Polwan), melalui pelatihan mengendarai sepeda motor besar (Moge).

Pelatihan tersebut digelar di kawasan Ex Bandara Selaparang, Rembiga, Mataram, Kamis (03/09/2026), dan diikuti seluruh personel Polwan Ditlantas Polda NTB guna kesiapsiagaan Pamwal saat event MotoGP awal Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan dan peningkatan kemampuan personel, khususnya dalam menguasai kendaraan roda dua berkapasitas besar yang memiliki karakteristik serta sistem pengoperasian berbeda dibandingkan sepeda motor pada umumnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel Polwan dalam mengoperasikan Moge serta kesiapsiagaan dalam rangka Pamwal jelang event MotoGP sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.

 “Ini adalah salah satu program pembinaan untuk meningkatkan kemampuan personel, khususnya personel Polwan dalam menggunakan Moge. Hal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, mengendarai sepeda motor besar membutuhkan keterampilan khusus. Bobot kendaraan, sistem pengendalian, hingga tata cara pengoperasiannya memiliki perbedaan dibandingkan sepeda motor biasa.

Karena itu, penguasaan teknik berkendara menjadi hal penting agar personel mampu mengoperasikan Moge dengan aman, terampil, dan sesuai prosedur saat digunakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Melalui pelatihan tersebut, Ditlantas Polda NTB berharap kemampuan personel Polwan semakin meningkat. Selain memperkuat keterampilan individu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kesiapan institusi dalam menghadapi kebutuhan tugas di lapangan yang semakin beragam. ( red



Kapolsek Bersama Jajaran Berikan Edukasi dan Binluhkum di SMPN 4 Gunungsari



Newsmetrontb.com_ KAPOLSEK GUNUNGSARI  NTB
Polisi masuk sekolah di SMPN 4 Gunungsari, Lombok Barat. Para siswa diajak menjauhi judi online (judol), narkoba, kenakalan remaja, bullying, hingga aksi balap liar dan pencegahan kebakaran.

Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H. bersama jajaran, Kamis (3/9/2026), memberikan bimbingan dan penyuluhan hukum (Binluhkum) di SMPN 4 Gunungsari.

“Kami mengajak adik-adik membentengi diri dari kenakalan remaja, judi online dan narkoba. Jangan sampai hal-hal tersebut merusak masa depan yang masih panjang,” kata Kapolsek Gunungsari.

Selain soal judol dan narkoba, Kapolsek Gunungdari mengajak siswa ikut mencegah kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Para pelajar diminta menjadi pelopor yang cepat memberikan informasi jika melihat potensi kebakaran.

“Adik-adik juga bisa ikut membantu mencegah kebakaran, dengan menyampaikan informasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Segera laporkan jika melihat adanya titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran,” ujarnya.

AKP Rosyadi juga memberikan motivasi kepada siswa agar disiplin belajar, rajin beribadah, serta menghormati nasihat orang tua dan guru. Menurutnya, pembentukan karakter perlu dimulai sejak bangku sekolah.

Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, rajin beribadah dan dengarkan nasihat orang tua serta guru. Kebiasaan baik sejak sekarang akan membantu adik-adik meraih cita-cita,” pesan AKP Rosyadi.

Sementara itu, Wakapolsek Gunungsari Iptu Ramli, S.H. memberikan edukasi soal keselamatan berlalu lintas. Siswa diingatkan tidak menggunakan knalpot brong dan menjauhi aksi balap liar.

“Kami mengimbau para siswa untuk tertib berlalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong dan tidak ikut balap liar. Keselamatan harus menjadi prioritas,” kata Iptu Ramli.

Iptu Ramli juga mengingatkan dampak bullying dan tawuran. Para siswa diajak membangun pergaulan sehat, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Jangan saling merundung, jangan melakukan kekerasan atau tawuran. Kalau ada masalah, selesaikan dengan komunikasi dan laporkan kepada guru maupun pihak yang dipercaya,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab soal rekrutmen Polri. Sejumlah siswa antusias menanyakan syarat dan persiapan untuk mengikuti seleksi anggota Polri.

“Kalau bercita-cita menjadi anggota Polri, persiapkan kesehatan, fisik dan akademik. Lengkapi administrasi dan jaga integritas serta perilaku sejak sekarang,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala SMPN 4 Gunungsari Sudirman, S.Pd. menyambut positif kegiatan tersebut. Para siswa juga diminta menyimak materi dari jajaran Polsek Gunungsari.

Kami berterima kasih atas kunjungan dan kepedulian Kapolsek Gunungsari beserta jajaran. Anak-anak kami harapkan bisa menyimak dan menerapkan arahan yang disampaikan,” kata Sudirman. ( red

Polisi Evakuasi Penemuan Mayat di Depan One Premium Car

 


Newsmetrontb.com_ POLSEK  SELAPARANG NTB   Piket fungsi Polsek Selaparang bergerak cepat mendatangi lokasi penemuan seorang pria yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area One Premium Car, Jalan Jenderal Soedirman, Lingkungan Rembige Timur, Kelurahan Rembige, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Kamis (03/09/2026).

Pria tersebut diketahui bernama Wahyudi Prabowo (35), warga Komplek Kehutanan, Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi, SH., menjelaskan, penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang juru parkir yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 07.20 Wita. Saat itu, juru parkir melihat korban dalam posisi tergeletak di depan ruang tunggu One Premium Car. Karena belum mengetahui kondisi korban, juru parkir kemudian memanggil petugas pengelola tempat tersebut.

Petugas pengelola selanjutnya berupaya memastikan kondisi korban dengan meminta bantuan petugas Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan di lokasi.

Setelah diperiksa di TKP, korban diketahui sudah tidak bernyawa. Saat itu petugas kita sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk selanjutnya menghubungi pihak keluarga,” jelas Iptu Zulharman.

Dari keterangan yang dihimpun, sebelum ditemukan tergeletak, korban sempat berkomunikasi dengan juru parkir beberapa saat sebelumnya. Setelah itu, juru parkir kembali melanjutkan pekerjaannya.

Namun sekitar pukul 07.20 Wita, korban kembali terlihat oleh juru parkir dalam posisi terlentang di depan ruang tunggu.

Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Selaparang langsung melakukan penanganan di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga korban.

Kapolsek mengatakan, pihak keluarga telah datang dan memberikan keterangan bahwa korban sebelumnya memang diketahui dalam kondisi kurang sehat. Setelah mengetahui kondisi korban, keluarga menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai takdir.

Kami langsung menghubungi pihak keluarga. Berdasarkan keterangannya, korban memang dalam keadaan kurang sehat. Keluarga korban menerima dengan ikhlas karena dianggap sebagai takdir. Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi. Dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutupnya.

Respons cepat personel Polsek Selaparang dalam menangani laporan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian, sekaligus memastikan proses penanganan di lokasi berjalan sesuai prosedur serta memberikan kepastian kepada pihak keluarga. ( red

Tim Inafis Temukan Lagi Tulang dan Baju APD warna Merah di Lokasi


Newsmetrontb.com_ POLSEK LINGSAR  LOBAR        
Polisi mengevakuasi 14 tulang yang diduga bagian kerangka manusia, dari kawasan Hutan Lindung Bukit Argapura, Dusun Batu Rimba, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Tim gabungan harus berjalan kaki sekitar 4 jam untuk mencapai lokasi , Evakuasi dilakukan Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. 

Tim gabungan terdiri dari 7 personel Polsek Lingsar, 3 personel Unit Identifikasi Polresta Mataram, 4 petugas Dinas Kehutanan Provinsi NTB, serta 3 warga lokal sebagai pemandu dan saksi.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti mengatakan, proses evakuasi berlangsung cukup berat lantaran medan menuju lokasi sulit dilalui.

Tim gabungan harus berjalan kaki sekitar empat jam untuk mencapai lokasi. Setelah tiba, petugas langsung melakukan olah TKP dan penyisiran di sekitar aliran kali," katanya.

Temuan tulang pertama kali diketahui tiga warga saat mencari mata air untuk keperluan religi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 12.30 Wita. Mereka menemukan sejumlah tulang yang diduga bagian tubuh manusia, termasuk tengkorak dan tulang kaki.

Ketiga warga langsung mengamankan tulang yang ditemukan dan melaporkannya kepada pemerintah desa untuk ditindaklanjuti," tutur AKP Wiwin.

Petugas kemudian melakukan penyisiran dari lokasi penemuan hingga ke arah bawah aliran kali. Beberapa bagian tulang kembali ditemukan, termasuk di bawah curuk atau air terjun.

"Petugas kembali menemukan beberapa potongan tulang saat melakukan penyisiran. Semua temuan diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelas AKP Wiwin.

Selain tulang, petugas menemukan pakaian APD lengkap pekerja proyek warna merah. Tim juga mengamankan dompet warna pink bertuliskan Semar Nusantara, yang berisi uang kertas dan logam dalam kondisi rusak, bungkus rokok GMJ, serta tiga korek api.

Barang-barang yang ditemukan bersama tulang sudah kami amankan. Selanjutnya tulang dan barang temuan dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Dikatakan, medan semakin sulit dilalui saat tim melanjutkan penyisiran. Personel bersama warga pemandu akhirnya memutuskan kembali, sambil membawa seluruh temuan menuju RS Bhayangkara.

Dari kondisi tulang yang ditemukan, polisi menduga korban telah meninggal cukup lama. Perkiraan awal lebih dari satu tahun, namun kepastian identitas dan penyebab kematian masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Kami masih melakukan penyelidikan. Identitas maupun penyebab kematian belum bisa dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan," tegas AKP Wiwin. ( red

Thursday, September 3, 2026

Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lombok Timur Tangkap Empat Pelaku Kejahatan Narkoba


Newsmetrontb.com_ SELONG  LOMBOK TIMUR  NTB
Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Timur mengamankan empat orang terduga pelaku tindak pidana narkotika dalam kegiatan penangkapan dan penggeledahan yang berlangsung di Dusun Kebun Baru, Kelurahan Sandubaya, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu (2/9/2026) malam.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas sekitar pukul 18.00 WITA terkait dugaan kepemilikan, penyimpanan dan peredaran narkotika jenis sabu.

Menindak Lanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Lombok Timur IPTU Fedy Miharja, S.H. memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan  penyelidikan dan penindakan , Sekitar pukul 22.00 WITA, petugas melakukan penggeledahan di rumah milik SSNR yang berada di Dusun Kebun Baru, Kelurahan Sandubaya.

Saat dilakukan  pengerbekan Tim Opsnal berhasil  mengamankan empat orang terduga pelaku  3 orang perempuan  dan I Orang  laki _ laki  meteka diantaranya yakni   _ berinisial  HP ( L )  SSNR ( p ) , SHJR ( P )  dan FDAF ( p ) 

Kemudian saat dilakukan pengeledahan  dikamar  sdr. HP dan sdri. SSNR, petugas menemukan satu klip kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,28 gram  dan  plastik klip kosong, tabung kaca, gunting, korek api gas, sekop, serta  HP 

Sementara itu dikamar  sdri. SHJR, petugas menemukan satu poket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,38 gram, telepon genggam dan uang tunai sedangkan  dikamar sdri.  FDAF, ditemukan satu poket  narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,34 gram, satu alat hisap, plastik klip kosong dan satu unit telepon gengam  jadi total   barang bukti diduga narkotika jenis sabu yang diamankan  sebanya  1,00 gram berat brutto

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, HP, SHJR dan FDAF diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Selong, sedangkan SSNR diduga sebagai pengguna.

Saat ini para terduga berikit barang buktinya telah diamanakan di satresknarkoba plolres Lombok Timur  guna menjalaninproses hukum lebih  lanjut dan oleh penyidik  akan di jerat  dengan ketentuan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan peraturan perundang-undangan terkait, dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Tetakhir Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Lalu Rusmaladi saat do confirmasi menambahakan bahwa Saat ini penyidik  sedang melakukan proses  pemeriksaan terhadap para terduga pelaku serta mendalami asal-usul barang  narkotika tersebut ,   Dan  Selanjutnya penyidik akan melakukan gelar perkara, pembuatan laporan polisi dan proses pemberkasan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku ," Pungkasnya .( red

Sepasang Kekasih Asal Bima Ditangkap Polisi Karena Edarkan Narkoba

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB         
Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram tepatanya pada  hari Rabu  (02/09/2026) malam hari bertempat  di Sebuah kamar kos di Lingkungan Banjar Intaran, Kelurahan Pagutan  mengamankan sepasang kekasih asal Kabupaten Bima yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika. Keduanya yakni DBR (23), warga Kecamatan Bolo, dan WS (19), warga Kecamatan Madapangga.

Saat  Tim opsnal  melakukan penggeledahan terhadap badan maupun seluruh bagian kamar , oleh Petugas ditemukan narkotika jenis sabu seberat 7,74 gram serta sita  barang bukti tambahan lainya yang erat kaitanya dengan alat konsumsi dan peredaran narkoba 

 Barang tersebut  diantara  yakni  alat hisap, klip plastik bening, timbangan elektrik, pipet plastik yang telah diruncingkan, sejumlah telepon seluler, serta uang tunai.

Kesempatan tersebut Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP Remanto, SH., membenarkan penangkapan terhadap kedua orang tersebut Lanjut oleh nya kasat  menjelaskan  bahwa kedua terduga  diketahui memiliki hubungan sebagai pasangan kekasih dan sama-sama berasal dari Kabupaten Bima, namun selama ini tinggal  satu kos di Kota Mataram. "  Ungkap Kasat Narkoba  AKP Remanto, Kamis (03/09/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga keduanya tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga memiliki keterlibatan dalam aktivitas peredaran narkotika. Meski demikian, penyidik masih mendalami peran masing-masing.

Keduanya diduga sebagai pengguna dan pengedar berdasarkan barang bukti yang kami temukan. Saat ini keduanya sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif untuk proses pengembangan,” jelasnya.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas narkotika di lokasi tersebut. Informasi itu tidak langsung ditindaklanjuti dengan penangkapan, melainkan terlebih dahulu melalui serangkaian penyelidikan untuk memastikan kebenarannya.

Informasi ini sebelumnya sudah cukup lama kami selidiki untuk memastikan kebenarannya. Setelah mengetahui secara jelas para terduga, barulah tim melakukan penggerebekan,” terang AKP Remanto.

Dari hasil pengembangan, penyidik juga akan menelusuri asal-usul sabu yang dikuasai kedua terduga. Polisi turut mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan narkotika yang berada di Kabupaten Bima.

Kami akan melakukan pengembangan untuk mengetahui asal-usul barang dan sejauh mana keterlibatan para terduga dengan jaringan narkoba yang diduga ada di Kabupaten Bima,” tambahnya.

Kini DBR dan WS telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap seluruh barang bukti dan keterangan kedua terduga guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Atas dugaan tindak pidana tersebut, keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. ( red

Tim Brantas BNNP NTB Tangkap Terduga Pelaku Perngedar Narkoba Asal Dasan Baru Aikmel


Newsmeteontb.com_ AIKMEL  LOMBOK  TIMIR 
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB mengamankan Seorang pria berinisial M alias  ON dirumahnya  di Dasan Bagek Barat Kampung Baru, Desa Aikmel  Lombok Timut , yang bersangkutan ditabgkap lantara diduga menjadi pegedar narkoba diwilayah  sekitar pada hari  Senin ( 24 08/2026 Sekitar pukul 18 ; 30  WITA,     Saat dilakukan  penangkapan  dan pegeledahan terhadap terduga  Tim Brantas BNNP menemukan sebanyak  sembilan paket sabu  sebanyak  4,7 gram berat brutto 

Kombes Pol Darsono Setyo Adjie dalam keterangan tertulisnya membenarkan pengungkapan  tersebut , lamjut Ia  menjelaskan bahwa  dari sembilan paket sabu  yang disita dari terduga M als ON  sudah dibagi menjadi 
 kemasan kecil  ( paket kecil )  dengan tujuan agar lebih mudah dipasarkan.' Jelasnya  ( 02/092026 )

Hasil pemeriksaan  mengungkap fakta bahwa  sdr. M mengaku telah melakukan aktivitas peredaran sabu sebanyak tiga hingga empat kali dalam kurun waktu sekitar satu hingga dua bulan terakhir.

BNN NTB juga menemukan indikasi bahwa sebagian sabu yang dikuasai M telah sempat diedarkan Salah satu transaksi bahkan dilakukan dengan cara pembeli menggadaikan telepon selulernya untuk memperoleh uang guna membeli paket sabu 

Temuan tersebut menjadi bagian dari pendalaman penyidik untuk mengungkap sejauh mana aktivitas peredaran yang dilakukan M di wilayah Aikmel.

Saat dilakukan pengembagan oleh Tim Brantas BNNP  terduga M Als ON  mengaku  Ia  memperoleh sabu dari seseorang berinisial A yang berada di sekitar wilayah Aikmel dengan cara membeli juga dari  A  yang saat ini masih dalam  pendalam. " ungkap Kombes Pol. Darsono

Atas  perbuatannya saat ini  terduga  M als ON berikut barang buktinya diamankan di BNNP NTB  oleh penyidik  dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal II ayat (11) Lampiran II jo Pasal 82 Lampiran III UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Pasal VII angka 50 UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana . ( red






Masuk Nominator Kompolnas Award 2026 , Polresta Mataram Jalani Visitasi Kompolnas


 Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB     Polresta Mataram mendapat kehormatan menjadi salah satu nominator Kompolnas Award 2026. Sebagai bagian dari proses penilaian, Tim Visitasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan kunjungan dan pengecekan langsung di Mapolresta Mataram, Rabu (02/09/2026).

Kedatangan Tim Visitasi Kompolnas disambut langsung Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Irwasda Polda NTB, jajaran Pemerintah Kota Mataram, Forkopimda Kota Mataram, unsur TNI, Pengadilan Negeri Mataram, Kejaksaan Negeri Mataram, BNN Kota Mataram, para kepala OPD Kota Mataram, tokoh agama, Pamswakarsa, serta berbagai stakeholder lainnya.

Tim Visitasi Kompolnas yang diketuai Mochammad Chairul Anam, S.H., melaksanakan serangkaian kegiatan pengecekan sekaligus pendalaman terhadap berbagai program dan inovasi yang telah dijalankan Polresta Mataram.

Ketua Tim Visitasi Kompolnas Award 2026, Mochammad Chairul Anam, menjelaskan bahwa visitasi merupakan bagian dari tahapan penilaian terhadap satuan kerja yang masuk sebagai nominator Kompolnas Award 2026.

Menurutnya, proses penjurian melibatkan berbagai unsur, mulai dari internal Kompolnas, kepolisian, akademisi, perwakilan lembaga hingga unsur media. Keterlibatan berbagai pihak tersebut bertujuan menjaga objektivitas proses penilaian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penjurian kepada para nominator Kompolnas Award 2026,” ujar Chairul Anam.

Ia menambahkan, penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi maupun jumlah inovasi yang telah dibuat. Tim juga melihat secara menyeluruh berbagai aspek sesuai kategori dan nominasi yang diikuti.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah dampak nyata dari program kepolisian terhadap masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah sejauh mana Polresta Mataram telah memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan demikian, visitasi menjadi kesempatan bagi tim penilai untuk melihat secara langsung bagaimana berbagai program yang telah dijalankan Polresta Mataram diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mataram memaparkan berbagai program dan inovasi yang telah dilaksanakan jajarannya. Ia menilai masuknya Polresta Mataram sebagai salah satu nominator merupakan sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh personel.

 “Masuknya Polresta Mataram menjadi salah satu nominator dalam Kompolnas Award 2026 ini tentu menjadi kebanggaan, motivasi dan semangat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Menurutnya, berbagai pencapaian yang diraih Polresta Mataram tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, instansi penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, sinergitas yang selama ini telah terbangun diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kami sangat berharap kerja sama yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga pelayanan publik yang dilakukan Polresta Mataram akan semakin maksimal,” ujarnya.

Kapolresta juga berharap proses visitasi tidak hanya menjadi bagian dari tahapan penilaian Kompolnas Award, tetapi sekaligus menjadi momentum evaluasi bagi institusinya.

Berbagai masukan dan catatan dari Tim Visitasi diharapkan dapat menjadi bahan pembenahan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepolisian ke depan.

“Semoga evaluasi ataupun masukan-masukan yang disampaikan Tim Visitasi Kompolnas ini dapat memberikan hal baru bagi perkembangan Polresta Mataram,” pungkasnya.

Kehadiran Tim Visitasi Kompolnas tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Polresta Mataram untuk menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ( red  ) 

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim