newsmetrontb

Nasional

Metro

Lotim

Ad Placement

Lobar

Loteng

Thursday, August 20, 2026

Polri Dorong Percepatan Swasembada Melalui Penanaman Bawang Putih


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR  NTB 
Polri terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui percepatan swasembada bawang putih. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman bawang putih serentak, panen raya, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Rangkaian kegiatan menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir.

Kapolri menegaskan, upaya percepatan swasembada pangan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mandiri di tengah ketidakpastian situasi global.

Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Dalam mendukung percepatan swasembada bawang putih, Polri bersinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan mitra strategis telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dari luasan tersebut, 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program tersebut turut memberdayakan 117 kelompok tani dengan melibatkan 2.257 petani.

Kapolri menyebut potensi lahan tersebut masih dapat diperluas sebagai bagian dari akselerasi peningkatan produksi bawang putih nasional.

Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” kata Kapolri.

Pada kegiatan hari ini, penanaman bawang putih dilaksanakan secara serentak di 14 Polda pada lahan seluas 279,5 hektare. Penanaman tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 2.795 ton bawang putih yang dapat dipanen pada kuartal IV 2026. Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

Khusus di Sembalun, dilaksanakan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi hasil mencapai 1.050 ton. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan mencapai 300 ton bawang putih. Keberadaan gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan pascapanen melalui penyediaan sarana penyimpanan yang memadai, sehingga kualitas hasil produksi dapat tetap terjaga sebelum diserap dan didistribusikan.

Kapolri juga menyoroti tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bawang putih. Menurutnya, kebutuhan nasional yang jauh lebih besar dibandingkan produksi dalam negeri menjadi tantangan yang harus dijawab melalui peningkatan produktivitas dan perluasan sentra produksi.

Saat ini bawang putih masih memiliki ketergantungan impor sangat tinggi, kurang lebih 90 sampai 95 persen. Sementara produksi kita saat ini masih di antara 34.000 sampai 40.000 ton, sementara kebutuhan nasional kita 600.000 ton per tahun. Artinya, ini adalah tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu, kita telah mencapai swasembada bawang putih,” ujar Kapolri.

Dukungan terhadap sektor produksi juga diperkuat melalui pemberian alat dan mesin pertanian. Polri akan memberikan 81 unit hand tractor dan 5 unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian turut memberikan 9 unit hand tractor, 1 unit traktor roda empat, serta 19 unit pompa air, sedangkan PT Pupuk Indonesia memberikan bantuan 17 ton pupuk.

Menurut Kapolri, dukungan sarana produksi tersebut diperlukan untuk memastikan peningkatan luas lahan dapat diikuti dengan produktivitas pertanian yang optimal.

Harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegasnya.

Selain memperluas lahan tanam, Polri bekerja sama dengan Kelompok Tani Pusuk Pujata untuk mengembangkan bibit bawang putih yang dapat dibudidayakan pada wilayah dengan ketinggian kurang dari 1.000 meter di atas permukaan laut. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang perluasan sentra produksi bawang putih ke wilayah dataran yang lebih rendah.

Kapolri mendorong agar riset dan pengembangan bibit unggulan terus dilakukan, termasuk pengujian budidaya bawang putih pada wilayah dengan ketinggian di bawah 1.000 meter di atas permukaan laut.

Kalau ini bisa berhasil, artinya di bawah ketinggian 900 meter pun kita bisa menanam. Artinya kalau itu bisa berjalan maka akselerasi swasembada pangan, khususnya bawang putih nasional, betul-betul bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Kapolri.

Melalui kolaborasi dari hulu hingga hilir tersebut, Polri berharap produksi bawang putih dalam negeri terus meningkat, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional.

Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri. ( red ).



Penasihat Hukum Mugni Ilma Tegaskan Semua Dakwaan JPU Gugur



Newsmetrontb.com _ SELONG LOMBOK TIMUR
  Tim Penasihat Hukum terdakwa Mugni Ilma menegaskan bahwa seluruh dakwaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (  JPU ) Manik Artha Adihitama SH. tidak terbukti dalam fakta persidangan yang digelar pada hari rebo. ( 19/08/2026 )  di Ruangan Cakra PN Selong  Lombok Timur.

Hal tersebut  terungkap berdasarkan  keterangan saksi korban berikut  jalannya pemeriksaan perkara hingga pandangan ahli pidana yang telah menlakukan uji materi pekara pidana tersebut

Kesempatan tersebut  saksi  Sopian Hakim  yang menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Lombok Timur sekaligus korban dalam perkara  ini. ( dugaan pemerasaan )  mengakui dimuka persidangan tidak pernah ada bentuk pemaksaan maupun kekerasan pengancaman  yang dilakukan oleh terdakwa sdr Mugni Ilma.

Sementara itu  Herman Soeranggana SH.MH selaku Penasihat hukum terdakwa menjelaskan bahwa  dakwaan Pertama terkait Pasal 482 KUHP  tentang pemerasan sama sekali tidak memenuhi unsur , karena Menurutnya  tidak pernah ada tindakan pencemaran tertulis yang dilakukan terdakwa demi memperoleh keuntungan pribadi maupun pihak korban. '" Jelasnya pada media kamis ( 20/08/2026 ) 

Lanjut olehnya menambahkan  bahwa  terhadap dakwaan yang  Kedua terkait Pasal 483 KUHP mengenai pengancaman juga dinilai tidak terbukti dan tidal memenuhi unsur , hal ini terbukti  dari keterangan saksi dan  korban  dipersidagan  

Dan pihak korban sendiri mengonfirmasi bahwa tidak pernah ada unsur pengancaman yang dilakukan oleh terdakwa sdt Mugni Ilma " Imbuh Herman Soeranggana SH.MH. 

Untuk diketahui bahwa Fakta di persidangan mengungkapkan bahwa kedudukan terdakwa dalam pembuatan berita tersebut adalah murni sebagai wartawan  dengan kepetingan informasi publik

Dan terdakwa tentunya  menjalankan profesinya berlandaskan Kode Etik Jurnalistik serta fungsi pers untuk kepentingan umum dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," ujar  Herman Soeranggana SH.MH. 

Lebih lanjut selaku penasehat Hukum Herman Soeranggana  SH.MH. menekankan bahwa substansi berita yang diunggah pada 10 Maret 2026 merupakan fakta yang benar, meskipun peristiwa tersebut  terjadi sekitar delapan tahun lalu. 

Karena isi pemberitaan yang dimuat  memang kebenaran faktual dan dilakukan dalam kapasitas produk jurnalistik demi kepentingan publik

Dan hal ini menunjukan  bahw unsur pencemaran nama baik sebagaimana tertuang dalam Dakwaan Ketiga (Pasal 433 KUHP) tidak terbukti secara hukum. " Jelasnya.

Gugurnya seluruh dakwaan JPU ini juga diperkuat oleh pendapat ahli pidana  yang menyatakan bahwa tuduhan pemerasan dan pengancaman terhadap terdakwa tidak terpenuhi. 

Pandangan ahli tersebut selaras dengan seluruh fakta materiil yang terungkap selama proses pembuktian.

Terakhir  Herman Soeranggana SH.MH. selaku penasehat Hukum  terdakwa  Mugni Ilma  memberikan apresiasi tinggi kepada Majelis Hakim yang memimpin jalannya persidangan secara independen, benar dan objektif. " Pungkasnya .  ( red

Polres Lombok Timur Gelar Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolsek Jajaran

 


Newsmetrontb.com_SELONG LOMBOK TIMUR  Polres Lombok Timur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres, Kabag SDM, Kasat Samapta, Kapolsek Sikur, Kapolsek Jerowaru, Kapolsek Sakra Barat, dan Kapolsek Montong Gading, Kamis (20/8/2026)

Upacara yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Lombok Timur tersebut dimulai pukul 08.09 Wita dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H. Kegiatan dihadiri para Kabag, Kasat dan Kasi, para Kapolsek jajaran bersama Ketua Ranting Bhayangkari, serta personel Polres Lombok Timur dan perwakilan Polsek jajaran.

Rangkaian upacara meliputi pembacaan keputusan Kapolda NTB, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

 Sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolda NTB Nomor: KEP/541/VII/2026 tanggal 31 Juli 2026 sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Lombok Timur menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang dilaksanakan secara terencana. Kepada pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Lombok Timur.

Jabatan bukan merupakan hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, pejabat yang baru harus segera memahami tugas pokok, karakteristik wilayah, dinamika kamtibmas, serta berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan kerjanya,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan kepada pejabat baru agar segera melakukan konsolidasi, membangun komunikasi yang efektif, serta meningkatkan pengawasan terhadap anggota.

 Khusus kepada Wakapolres dan Kabag SDM, diharapkan mampu memperkuat manajemen internal, meningkatkan disiplin dan profesionalisme personel, serta melaksanakan pembinaan sumber daya manusia secara objektif dan transparan.

Sementara kepada Kasat Samapta dan para Kapolsek, Kapolres meminta agar meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat dengan mengedepankan pemolisian yang responsif, prediktif dan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap gangguan keamanan dan pelanggaran hukum.

Para Kapolsek harus mampu menjadi pemimpin di wilayah masing-masing, memahami persoalan masyarakat hingga tingkat desa dan dusun, serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Kapolres mengingatkan seluruh pejabat agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata. Keberhasilan pelaksanaan tugas harus diukur dari kemampuan dalam menyelesaikan persoalan, mencegah gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan keadilan kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan prinsip profesional, proporsional, prosedural dan akuntabel, serta menghindari penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran disiplin maupun kode etik.

Tidak ada kelompok pejabat lama maupun pejabat baru. Yang ada adalah satu institusi, satu komando, dan satu tujuan, yaitu mewujudkan Polri yang Presisi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Ariakta.

Upacara sertijab selesai sekitar pukul 08.39 Wita dan dilanjutkan dengan acara pisah sambut yang berlangsung di Gedung Dharma Polres Lombok Timur.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lau Rusmaladi, menyampaikan bahwa sertijab merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya pergantian dan penyegaran jabatan ini, diharapkan seluruh pejabat yang baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, serta menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. 

Semangatnya adalah meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lombok Timur,” ujar Iptu Lau Rusmaladi. ( red

Wednesday, August 19, 2026

Ketua Komisi IV DPR RI Dukung Swasbada Pangan Polri


Newsmetrontb.com_ SEMBALUN LOMBOK TIMUR.  
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendorong penguatan produksi bawang putih dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara yang mampu memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penanaman bawang putih secara serentak di 14 Polda, panen raya, serta groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah daerah, kelompok tani dan pemangku kepentingan terkait.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam mendorong peningkatan produksi bawang putih nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki modal untuk kembali mencapai swasembada, mulai dari ketersediaan lahan, sumber daya petani, hingga pengalaman Indonesia yang pernah mencapai swasembada bawang putih.

Indonesia pernah swasembada bawang putih. Tentunya saat ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk bagaimana kita mengulang kejayaan yang pernah terjadi saat itu,” ujar Titiek.

Menurut Titiek, momentum penanaman bawang putih secara serentak harus menjadi awal gerakan yang konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai pencapaian swasembada membutuhkan sinergi seluruh pihak, dengan setiap kementerian/lembaga, pemerintah daerah, Polri, pelaku usaha, kelompok tani, dan pemangku kepentingan bergerak sesuai perannya.

Penanaman bawang putih serentak ini harus menjadi awal gerakan yang konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial, guna mendukung pencapaian swasembada bawang putih,” kata Titiek.

Dalam program tersebut, Polri bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan mitra strategis telah memperoleh potensi lahan terverifikasi seluas 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Sebanyak 927,6 hektare telah ditanami dengan proyeksi produksi mencapai 9.276 ton. Program tersebut melibatkan 117 kelompok tani dan 2.257 petani.

Sementara pada penanaman serentak 19 Agustus 2026, bawang putih ditanam di lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres pada 14 Polda. Penanaman tersebut melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani dengan potensi produksi sekitar 2.795 ton.

Polda NTB menjadi wilayah dengan lahan penanaman terluas, yakni 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton. Selanjutnya Polda Sumatera Selatan seluas 81 hektare dengan potensi 810 ton dan Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton.

Tiga Polda lainnya, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, akan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam di wilayah masing-masing.

Titiek menekankan bahwa peningkatan produksi harus diikuti dengan pembangunan ekosistem bawang putih yang kuat dari hulu hingga hilir. Dukungan tersebut mencakup ketersediaan benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, pembiayaan, teknologi, pendampingan, hingga kepastian pasar dan harga.

Dukungan sarana produksi harus benar-benar sampai kepada petani, meliputi benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, pembiayaan, teknologi, serta pendampingan dengan memperhatikan ketepatan jumlah, waktu, dan sasaran,” ujar Titiek.

Menurutnya, kepastian pasar menjadi faktor penting agar petani tetap memiliki insentif untuk mempertahankan budidaya bawang putih. Penyerapan hasil panen dan tata niaga perlu diperkuat sehingga peningkatan produksi benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Swasembada tidak hanya berorientasi pada perluasan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga harus membangun ekosistem bawang putih yang kuat serta memberikan manfaat dan keuntungan bagi petani,” katanya.

Di Sembalun, penguatan sektor hilir ditandai dengan panen raya bawang putih pada lahan seluas 105 hektare yang melibatkan sembilan kelompok tani dan 287 petani dengan potensi hasil mencapai 1.050 ton.

Selain itu, dilakukan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri seluas 250 meter persegi dengan kapasitas penyimpanan hingga 300 ton bawang putih. Gudang tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan pascapanen, menjaga kualitas hasil produksi, serta mendukung proses penyerapan dan distribusi.

Penguatan sektor produksi juga dilakukan melalui bantuan alat dan mesin pertanian. Polri memberikan 81 unit hand tractor dan lima unit pompa air tenaga surya. Kementerian Pertanian memberikan sembilan unit hand tractor, satu unit traktor roda empat dan 19 unit pompa air, sedangkan PT Pupuk Indonesia memberikan 17 ton pupuk.

Titiek juga mendorong pemerintah memiliki roadmap swasembada bawang putih yang jelas dan terukur, meliputi target luas tanam, produktivitas, produksi, dukungan anggaran, serta pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing pihak. Sentra produksi seperti Sembalun perlu terus diperkuat dan diikuti dengan pengembangan sentra baru di daerah lain.

Komisi IV DPR RI akan terus memberikan dukungan dan menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangannya untuk mendorong keberhasilan program swasembada bawang putih,” tegas Titiek.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan penguatan ketahanan pangan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mandiri di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Bawang putih menjadi salah satu komoditas yang masih menghadapi tantangan besar. Kebutuhan nasional mencapai sekitar 600.000 ton per tahun, sedangkan produksi dalam negeri masih berada di kisaran 34.000 hingga 40.000 ton. Ketergantungan terhadap impor pun masih berada di kisaran 90 hingga 95 persen.

Melalui penguatan produksi dari hulu hingga hilir, sinergi Polri, pemerintah, DPR RI, kelompok tani, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional. ( red



Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Polda


Newsmetrontb.com_ SEMBALUN LOMBOK TIMUR. 
 Polri menggelar penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda, panen raya, serta peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap percepatan swasembada bawang putih nasional. Penanaman serentak dilaksanakan pada lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 Polres dengan melibatkan 110 kelompok tani dan 2.174 petani. Dari luasan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 2.795 ton.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan penanaman serentak tersebut merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan. Oleh karena itu, ini menjadi perintah dari beliau yang harus kita tindak lanjuti sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Kapolri.

Polda NTB menjadi wilayah dengan lahan penanaman terluas, yakni 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton. Selanjutnya, Polda Sumatera Selatan menanam pada lahan seluas 81 hektare dengan potensi hasil 810 ton, disusul Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare dengan potensi produksi 445,8 ton.

Penanaman juga dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Utara, NTT, Jawa Timur, Sumatera Barat, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Kapolri mengatakan penanaman di 14 Polda tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat dan memperluas sentra produksi bawang putih di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk hari ini, kita akan melaksanakan penanaman bersama di luasan lahan 279,5 hektare yang tersebar di hampir seluruh wilayah. Ini sebagai pemanasan untuk Polda-Polda lain,” kata Kapolri.

Sementara itu, tiga Polda lainnya akan melaksanakan penanaman pada September dan Oktober 2026 dengan menyesuaikan masa tanam serta kondisi cuaca. Ketiganya adalah Polda Sulawesi Utara, Polda Sulawesi Barat, dan Polda Sulawesi Tengah.

Dalam program tersebut, Polri memperoleh target lahan seluas 4.840 hektare dari Kementerian Pertanian. Hingga saat ini, sebanyak 2.593,1 hektare atau sekitar 54 persen telah terverifikasi dan tersebar di 17 Polda serta 66 Polres. Dari jumlah itu, 927,6 hektare telah ditanami, sedangkan 1.665,6 hektare lainnya masih dalam tahap persiapan penanaman.

Kapolri mendorong agar potensi lahan yang telah terverifikasi tersebut dapat terus diperluas sehingga target swasembada bawang putih dapat semakin cepat diwujudkan.

Kita memiliki potensi luas lahan sebesar 2.593,1 hektare yang tersebar di 17 Polda. Dan ini kalau memang ada kebijakan lanjut untuk memperluas luasan ini, tentunya kita mengharapkan luasan ini bisa bertambah sehingga kemudian apa yang menjadi cita-cita dari Bapak Presiden betul-betul bisa kita eksekusi dengan baik,” ujar Kapolri.

Selain penanaman serentak, panen raya bawang putih dilaksanakan pada lahan seluas 105 hektare di Sembalun. Kegiatan tersebut melibatkan sembilan kelompok tani dengan 287 petani dan diproyeksikan menghasilkan 1.050 ton bawang putih.

Kapolri juga mendorong penguatan riset dan pengembangan bibit bawang putih agar budidaya dapat diperluas ke wilayah dengan ketinggian yang lebih rendah.

Penguatan sektor hulu turut dilakukan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut meliputi 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima pompa air tenaga surya, 19 pompa air beserta perlengkapannya, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku.

Kapolri berharap dukungan sarana produksi tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan petani.

Sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa optimal dan ini yang tentunya menjadi harapan kita semua, kita bisa melaksanakan swasembada, masyarakat kita, petani kita juga sejahtera dan Indonesia betul-betul memiliki kedaulatan di negeri sendiri,” tegas Kapolri.

Melalui program ini, Polri tidak hanya mendorong perluasan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat pendampingan kepada kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat terwujudnya kemandirian bawang putih nasional.

Terus semangat dan kita sama-sama tunjukkan bahwa Indonesia bisa swasembada, khususnya bawang putih,” tutup Kapolri.  ( red



Tuesday, August 18, 2026

Dikmas Lantas Polda NTB Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB  Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB terus memperkuat langkah preemtif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polda NTB.

Kali ini, melalui Subdit Kamsel, Ditlantas Polda NTB menggelar penyuluhan dan sosialisasi tertib berlalu lintas melalui program Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas di MTsN 3 Mataram, Selasa (18/08/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para siswa dan guru. Dalam penyuluhan, personel Ditlantas menyampaikan berbagai materi dasar mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas dengan harapan para pelajar memiliki pemahaman yang baik sebelum nantinya menjadi pengendara kendaraan bermotor.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan kegiatan Dikmas merupakan bentuk edukasi dini kepada generasi muda agar memahami aturan lalu lintas sejak bangku sekolah.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting ditanamkan sejak dini karena para pelajar merupakan bagian dari pengguna jalan, baik sebagai pejalan kaki, penumpang maupun calon pengendara di masa mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memperkenalkan berbagai rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) serta menjelaskan peran polisi lalu lintas dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan di jalan raya.

Tak hanya itu, materi juga mencakup safety riding, baik bagi pengendara maupun penumpang, penggunaan sepeda listrik secara aman, serta imbauan kepada para siswa agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.

Sosialisasi atau penyuluhan ini merupakan salah satu program Ditlantas Polda NTB dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang lalu lintas. Ini menjadi langkah preventif dan preemtif dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar Lantas,” ujar Kombes Kholid.

Melalui program Dikmas Lantas yang menyasar lingkungan pendidikan tersebut, Ditlantas Polda NTB berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menerapkan budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan edukasi sejak dini, kesadaran tertib berlalu lintas diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan, sehingga dapat membantu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah NTB.  ( red


Ketua DPRD NTB Dukung Polri Sukseskan Swasembada Pangan Nasional

 


Newsmetrontb.com_ LOMBOK TIMUR, NTB  Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H.

Dukungan tersebut disampaikan menyusul langkah Polri melalui Satgas Pangan yang menggelar berbagai kegiatan strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pelaksanaan panen raya dan penanaman bawang putih secara serentak di 17 provinsi. Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB, menjadi salah satu sentra utama pengembangan bawang putih dalam program tersebut.

Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda mengapresiasi langkah Polri yang dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Kita patut mengapresiasi langkah Polri dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui panen raya dan penanaman bawang putih di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur,” tutur Isvie.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para petani.

Karena itu, Isvie mengajak masyarakat NTB, khususnya warga Sembalun, untuk bersama-sama menyukseskan panen raya dan penanaman bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kita harapkan kepada seluruh warga NTB untuk sama-sama menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut,” ucapnya.

Selain mendukung program ketahanan pangan, Isvie juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama selama rangkaian kegiatan berlangsung di Kecamatan Sembalun.

Ia meminta masyarakat Sembalun dan seluruh pihak yang terlibat menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga seluruh agenda dapat berjalan lancar.

Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Sembalun, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas kamtibmas agar kegiatan panen raya dan penanaman bawang putih dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

Program pengembangan bawang putih di Sembalun diharapkan tidak hanya mendukung pencapaian target swasembada pangan nasional, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani di NTB.

Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dan para petani menjadi bagian penting dalam memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ( red

Monday, August 17, 2026

Polres Lombok Timur Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-81

 


Newsmetrontb.com_ SELONG LOMBOK TIMUR  Personel Kepolisian Resor Lombok Timur melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Apel Polres Lombok Timur, Senin (17/08/2026) pukul 08.00 Wita.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Lombok Timur, Kompol Sidik Pria Mursita S,H. dan diikuti oleh personel Polres Lombok Timur dengan berlangsung khidmat, tertib, dan lancar.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Rusmaladi, menerangkan bahwa pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Polres Lombok Timur berjalan dengan khidmat dan lancar.

Menurutnya, pelaksanaan upacara kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Di balik pelaksanaannya terdapat nilai-nilai penting yang perlu terus ditanamkan, salah satunya adalah mengenang jasa dan pengorbanan para pejuang serta pahlawan yang telah gugur dalam membela bangsa dan negara Indonesia.

Upacara ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi memiliki banyak makna. Salah satunya untuk mengenang pengorbanan para pejuang dan para pahlawan yang gugur dalam membela bangsa dan negara Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme,” terang Iptu Rusmaladi.

Ia menambahkan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kami berharap di usia negara kita yang ke-81 tahun ini, bangsa dan negara kita semakin maju, makmur, sejahtera, dan semakin kondusif,” pungkasnya.

Pelaksanaan upacara tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan jajaran Polres Lombok Timur terhadap jasa para pahlawan sekaligus wujud komitmen untuk terus menanamkan semangat nasionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. ( red

Usai Upacara HUT RI Ke-81, Kapolda NTB Lepas 8 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Mu


Newsmetrontb com_ KOTA MATARAM
  Usai upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026) pukul 11.13 Wita, Kapolda NTB melepas bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). S
ebanyak delapan truk bantuan diberangkatkan dari Tribun Lapangan Bhara Daksa Polda NTB.

Irwasda dan para pejabat utama (PJU) Polda NTB turut hadir dalam pelepasan tersebut. Bantuan disiapkan untuk menunjang kebutuhan dasar warga di tempat perlindungan sementara.

Bantuan yang dikirim cukup beragam, mulai air mineral, susu, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mie instan, roti atau biskuit, selimut, alas tidur, hingga terpal.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengatakan, pengiriman bantuan menjadi bentuk empati Polda NTB terhadap warga NTT yang tengah menghadapi musibah. Ia juga mengajak seluruh pihak mendoakan korban serta keluarga yang ditinggalkan.

Pada hari ini kita turut mendoakan saudara-saudara kita di NTT yang mengalami musibah gempa. Bagi keluarga korban dan almarhum, mudah-mudahan diberikan jalan terang ke surga Allah Subhânahu Wa Ta'ala. Bagi saudara kita yang terdampak, mudah-mudahan diberikan ketabahan dan keikhlasan," ujar Irjen Pol. Kalingga.

Delapan truk bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, selama berada di lokasi perlindungan sementara. Kapolda NTB menyadari bantuan tersebut tidak serta-merta menghapus duka dan kehilangan akibat bencana.

Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya menghapus duka dan rasa kehilangan yang dirasakan. Namun kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita, untuk memenuhi kebutuhan dasar," katanya.

Selain bantuan logistik, Polda NTB juga menyiapkan dukungan personel untuk membantu penanganan dampak psikologis korban. 10 personel psikologi disiapkan, untuk mendukung kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak.

Kami juga menyiapkan tenaga kesehatan dan psikologi, untuk membantu saudara-saudara kita melalui trauma healing. Kurang lebih sekitar 10 personel psikologi disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut," ungkapnya.

Dukungan lain yakni Korps Brimob Polda NTB. Personel SAR Brimob disiagakan dan siap digerakkan jika diperlukan, untuk membantu proses pencarian dan pertolongan di wilayah terdampak.

Untuk Brimob, kami stand by. Tim SAR senantiasa siap digerakkan untuk membantu rekan-rekan kita di Nusa Tenggara Timur jika sewaktu-waktu dibutuhkan," tegas Irjen Kalingga.

Perwira tinggi (Pati) Polri bintang dua itu mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT Kemerdekaan RI, sebagai pengingat pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap sesama, terutama saat saudara sebangsa sedang menghadapi bencana.

Di tengah semangat kemerdekaan, mari kita buktikan kekuatan Indonesia terletak pada persatuan, gotong royong, rasa kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama," tutup Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. ( red




Ini Kata Kombes Dewa Wijaya Saat Peringati HUT RI Ke_81


Newsmetrontb.com_ JAKARTA 
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat kebangsaan. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H.,mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.

Pesan itu disampaikan satria Korps Bhayangkara sapaan Kombes Dewa Wijaya, Senin (17/8/2026), usai menjadi salah satu tim terjun payung dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Jakarta.

 Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai lepas dari penjajahan, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama menjaga kedaulatan dan mendorong Indonesia terus maju melaju.

Semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ungkapnya.

Doktor hukum yang lulus dengan predikat cumlaude itu, menilai semangat gotong royong dan kebersamaan memiliki peran penting di tengah beragam tantangan yang dihadapi bangsa.

 Nilai tersebut perlu terus dirawat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia  HUT RI ke-81, Indonesia berdaulat, adil dan makmur,” kata Kombes Dewa Wijaya.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan juga tidak semestinya berhenti pada seremoni. Momentum HUT kemerdekaan perlu menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, untuk memperkuat komitmen menghadirkan keamanan, keadilan, kesejahteraan, serta kesempatan yang lebih baik bagi generasi bangsa.

Kombes Dewa Wijaya berharap semangat kemerdekaan ikut mendorong Indonesia semakin kokoh, mandiri, dan mampu menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat secara adil bagi seluruh rakyat.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Dum spiro, spero - dum vivimus, vivamus. Selagi masih bernapas marilah kita hidup dengan lebih bermakna,” pungkasnya. ( red )

Sunday, August 16, 2026

Sambut HUT RI ke-81, Brimob Polda NTB Berbagi Sembako ke Panti Asuhan


 Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 diwujudkan jajaran Kompi 1 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda NTB melalui aksi sosial. Personel Brimob menyambangi dua panti asuhan di Kota Mataram dan menyalurkan bantuan berupa paket sembako, Jumat (14/08/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada Panti Asuhan Patmos dan Panti Asuhan Dharma Laksana Mataram. Kehadiran personel Brimob disambut hangat oleh pengurus maupun anak-anak asuh di kedua panti asuhan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program sosial dan kemanusiaan Sat Brimob Polda NTB yang secara rutin dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Bagi personel Brimob, berbagi bukan sekadar menyerahkan bantuan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kedekatan dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan salah satu program Sat Brimob Polda NTB di bidang sosial dan kemanusiaan.

Kegiatan sosial ini merupakan program yang rutin dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan kali ini juga menjadi bentuk rasa syukur dalam menyambut Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026,” ujarnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial semacam ini, hubungan antara anggota kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin dekat dan harmonis.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penghuni panti asuhan sekaligus menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antara Brimob Polda NTB dengan masyarakat.

Semangat kemerdekaan pun tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata berbagi dan membantu sesama. Dengan semangat tersebut, Brimob Polda NTB ingin memastikan bahwa momentum HUT RI ke-81 turut dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.( red )



Tim URC Puma Jatanras Polda NTB Lalukan Patroli Tingkatakan Kamtias


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM
Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menekan angka kriminalitas, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB menggelar kegiatan Patroli Strong Point di wilayah hukum Kota Mataram dan sekitarnya pada Sabtu malam (15/8/2026).


Patroli yang dimulai sejak pukul 20.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kanit URC Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha S., S.H., berdasarkan direktif Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB. 

 Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda NTB dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

 Patroli ini menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari kejahatan 3C (Curas, Curat, Curanmor), aksi balap liar, potensi tawuran, hingga bentrok antarkelompok masyarakat, ucapnya. 

kombespol Arisandi menjelaskan, selesai mendapatkan arahan dari Karo Ops Polda NTB  terkait Cara Bertindak (CB) dan penentuan sasaran patroli. Kemudian Tim URC Puma bergerak menyusuri sejumlah titik krusial dan pusat keramaian di Kota Mataram.

mulai pukul 20.30 hingga pukul 00.00 WITA dini hari Tim URC Puma Menyusuri Jalan Langko menuju Bundaran Udayana, melakukan dialog interaktif dengan warga masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas.

Kemudian Menjangkau area depan Kantor Imigrasi Mataram di Jalan Udayana, memberikan edukasi serta imbauan kepada para pemuda yang nongkrong agar menjaga ketertiban dan tidak terlibat aksi balap liar. 

Menyisir Jalan Pejanggik dan memantau kawasan Taman Sangkareang guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan di pusat keramaian. Melakukan penyisiran di wilayah Cakranegara dan menyiagakan personel (standby) di Pos Polisi Cakranegara. 

Mengintensifkan pemantauan di sepanjang Jalan Lingkar Selatan yang rawan balap liar, serta mengecek keamanan kawasan pemukiman di Perumahan Lingkar Pratama seraya berdialog dengan petugas security setempat, jelas Kombespol Arisandi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., memberikan imbauan Kamtibmas kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk senantiasa mengawasi putra-putrinya agar tidak keluyuran hingga larut malam demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti aksi balap liar maupun tawuran. 

Mari kita bersama-sama menjaga NTB khususnya Kota Mataram agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jika melihat atau mengalami indikasi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kantor polisi terdekat," ujar Kabid Humas Polda NTB.

Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda NTB dapat terus terpelihara dengan baik. ( red




Patroli Rinjani Presisi Polda NTB Sasar Titik Rawan 3C dan Balap Liar


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM
Polda NTB menggelar Patroli Rinjani Presisi pada Sabtu malam (15/8/2026). Apel persiapan dipimpin Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat, S.I.K., M.H., pukul 20.00 Wita di Lapangan Hitam Polda NTB

Patroli Rinjani Presisi akan menyasar sejumlah titik yang masuk kategori rawan gangguan kamtibmas. Fokus pengamanan mencakup kejahatan 3C, tawuran, balap liar, bentrokan antardesa, kecelakaan lalu lintas, hingga kemacetan.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, Patroli Rinjani Presisi menjadi langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman, terutama pada malam akhir pekan saat aktivitas masyarakat meningkat.

Patroli Rinjani Presisi kami laksanakan untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Personel diarahkan ke titik-titik rawan, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujar Kombes Kholid.

Kegiatan tersebut turut diikuti Kabag Dalops Biroops Polda NTB, serta personel yang tercantum dalam surat perintah Patroli Rinjani Presisi 2026. Kehadiran personel di lapangan juga diarahkan untuk melakukan pemantauan, sekaligus merespons cepat jika muncul gangguan keamanan.

Kami mengajak masyarakat ikut menjaga situasi kamtibmas. Jika menemukan potensi gangguan, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditangani secara cepat," katanya.

Kombes Kholid menambahkan, patroli tidak hanya menyasar tindak kriminal, tetapi juga potensi gangguan yang dapat membahayakan keselamatan warga, seperti balap liar, tawuran, bentrokan antardesa, serta kepadatan lalu lintas.

Keamanan dan ketertiban membutuhkan kolaborasi. Polri terus hadir melalui patroli preventif, sementara masyarakat kami harapkan ikut menjaga lingkungan masing-masing," tuturnya.

Patroli Rinjani Presisi selanjutnya akan terus menyesuaikan pola kerawanan di lapangan. Hasil kegiatan juga menjadi bahan pemantauan dan evaluasi jajaran Polda NTB, dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. ( red




Tim SAR Brimob Polda NTB Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Gempa Plores


Newametrontb.com_ BIMA  NTB      Gempa 
bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya turut memberikan dampak hingga ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah rumah warga di Dusun Moto, Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan tersebut.

Merespons kondisi itu, Tim SAR Kompi 3 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda NTB bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Personel turun langsung ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Dengan mengandalkan kemampuan SAR yang dimiliki, personel membantu membersihkan puing-puing material bangunan serta mengangkat sejumlah barang milik warga yang masih dapat diselamatkan dari rumah yang terdampak.

Kehadiran personel Brimob di tengah warga menjadi bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari tugas kemanusiaan sekaligus wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ada beberapa rumah warga di Dusun Soro, Kabupaten Bima, yang mengalami dampak dari gempa di Flores. Sebagai wujud kepedulian, Tim SAR Brimob Polda NTB ikut membantu warga yang terdampak. Personel membantu membersihkan puing-puing akibat gempa,” ujarnya.

Selain membersihkan material bangunan, personel juga membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Kehadiran Tim SAR Brimob di lokasi menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga siap diterjunkan untuk memberikan pertolongan ketika masyarakat menghadapi bencana.

Melalui respons cepat dan aksi kemanusiaan tersebut, Polda NTB berharap masyarakat terdampak gempa dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitasnya dengan aman. Dukungan dan gotong royong antara petugas dan masyarakat pun menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak bencana. ( red )



Saturday, August 15, 2026

Polres Lombok Timur Salurkan Air Bersih untuk Warga Sekaroh


Newsmetrontb com_SELONG LOMBOK TIMUR 
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Lombok Timur menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian air bersih kepada masyarakat di Dusun Pengoros Barat, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (15/8/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Lombok Timur KOMPOL Sidik Pria Mursita, S.H., jajaran PJU Polres Lombok Timur, Kapolsek Jerowaru IPTU Abdul Hadi, S.H., serta sejumlah unsur terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Lombok Timur bersama Brimob dan Pemerintah Daerah menyalurkan air bersih menggunakan lima kendaraan, terdiri dari dua unit water cannon milik Polres Lombok Timur dan Yon B, satu unit mobil tangki Polres Lombok Timur, serta dua unit mobil tangki milik Pemerintah Daerah.

Kapolres Lombok Timur juga berdialog langsung dengan masyarakat dan pihak PDAM Lombok Timur terkait kebutuhan air bersih di Desa Sekaroh. Dalam dialog tersebut disampaikan bahwa masyarakat masih membutuhkan pasokan air bersih selama proses pemasangan jaringan pipa berlangsung.

Sebagai bentuk kepedulian dan tindak lanjut, Polres Lombok Timur berencana kembali menyalurkan air bersih pada pekan berikutnya, dengan mekanisme penyaluran akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Desa Sekaroh agar tepat sasaran dan dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain menyerahkan bantuan air bersih, Kapolres Lombok Timur bersama rombongan turut mendampingi personel dalam proses pembagian air kepada masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut berakhir dalam keadaan aman dan lancar. Pengamanan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Jerowaru yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Jerowaru IPTU Abdul Hadi, S.H.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar air bersih.

Polri akan terus hadir dan berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kepedulian dan semangat gotong royong demi terciptanya masyarakat yang aman dan sejahtera,” ujar Kasihumas. ( red

Friday, August 14, 2026

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Kapolda NTB Tanam 10 Ribu Pohon di Mandalika


Newsmetrontb.com_ MANDALIKA LOTENG 
Kapolda NTB memimpin penanaman 10 ribu pohon serentak di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini masuk dalam Gerakan Indonesia Asri bertajuk "Polda NTB Menanam untuk Negeri".

Penanaman pohon digelar serentak bersama 10 Polres/ta jajaran Polda NTB, mencakup wilayah Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, pegiat lingkungan, pemerhati pariwisata, dan masyarakat. 

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. mengatakan, gerakan penghijauan tidak berhenti pada seremoni penanaman. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan menjadi investasi lingkungan untuk generasi mendatang, sekaligus membantu menjaga ketersediaan air dan keseimbangan ekosistem.

Kegiatan penanaman pohon hari ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi wujud kepedulian dan komitmen nyata Polda NTB bersama 10 Polres/ta jajaran, dalam mendukung upaya pemerintah menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem," ujar Irjen Pol. Kalingga. 

Menurut Kapolda NTB, perubahan iklim dan potensi bencana seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor, hingga kekeringan membutuhkan langkah nyata bersama. Penanaman 10 ribu pohon diharapkan ikut memperkuat upaya menjaga lingkungan di NTB. 

Pohon yang kita tanam hari ini bukan sekadar penghijauan, tetapi investasi bagi masa depan untuk menghadirkan udara yang lebih bersih, menjaga ketersediaan air, memperkuat keseimbangan ekosistem, serta mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus," katanya. 

Perwira tinggi (Pati) Polri bintang dua itu juga mengajak seluruh pihak tidak berhenti setelah bibit tertanam. Perawatan menjadi kunci agar pohon mampu tumbuh dan memberi manfaat dalam jangka panjang. 

Menanam adalah langkah awal, merawat adalah kunci keberlanjutan. Saya mengajak seluruh jajaran dan masyarakat bersama-sama menjaga, merawat, dan memastikan bibit pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik, dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan," tegasnya. 

Gerakan tersebut sekaligus menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan NTB. Kapolda NTB berharap semangat menanam dan merawat pohon terus tumbuh di tengah masyarakat.

Polda NTB menanam untuk negeri. Menanam hari ini, melestarikan bumi untuk generasi," tutup Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja. ( red




Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim