HEADLINE NEWS

Aisyah, Anak Yatim Piatu Pengidap Tumor Dijenguk Gubernur

By On October 25, 2020

 


Taliwang - Nasib malang menimpa Aisyah. Sejak dua tahun lalu, ia mengidap penyakit tumor. Bocah berusia 5 tahun tersebut sudah empat hari terbaring lemas di RSUD Asy-Syifa, Taliwang, KSB.

Aisyah seorang yatim piatu. Kedua orang tuanya telah wafat sejak ia berusia satu tahun. Sehari-hari, Aisyah tinggal dan dijaga oleh neneknya.

Uluran tangan, serta do’a dari masyarakat terus mengalir kepada Aisyah. Salah satunya dari Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah. Di tengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan, Gubernur datang mendo’akan serta memberikan bantuan kepada Aisyah.

“Kita do’akan adik kita Aisyah cepat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ungkap Gubernur saat menjenguk Aisyah pada Minggu, 25 Oktober 2020.

Secara khusus, Gubernur yang populer disapa Bang Zul tersebut meminta kepada seluruh pihak untuk membantu segala keperluan Aisyah. Dengan harapan, Aisyah bisa secepatnya sembuh dan bisa kembali belajar dan bermain layaknya anak-anak pada umumnya.

“Mari kita bantu bersama, InsyaAllah adik kita Aisyah cepat sembuh dan bisa bermain kembali,” harap bang Zul.

Sementara itu, Nenek Aisyah yang sejak lama merawatnya merasa bersyukur dengan kedatangan orang nomor satu di provinsi NTB tersebut. Menurutnya, kedatangan Gubernur menjadi bukti kehadiran pemerintah kepada masyarakat, terutama kepada cucunya yang sudah lama terserang penyakit.

“Ya bersyukur, kami diperhatikan,” ungkap Nenek Aisyah yang saat ini berusia 73 tahun.

Nenek Aisyah berharap, cucunya diberikan pelayanan yang terbaik serta mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang juga membantu cucunya tersebut. “Alhamdulilah banyak yang bantu, syukur sekali rasanya,” ungkapnya penuh haru. (Humas NTB/LNG04)

Korem 162/WB Gelar Gowes Silaturrahmi Dikolaborasi Dengan Baksos Dan Edukasi Protokol Kesehatan Covid-19

By On October 25, 2020

 



Mataram - Korem 162/WB menggelar olahraga gowes menyasar jalan sekitar kota Mataram dan Kabupaten lombok barat dengan titik star Makorem 162/WB dan finish di Pantai Gading Mataram yang dikolaborasi dengan kegiatan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan serta pembagian masker dan edukasi protokol kesehatan COVID-19 di tempat keramaian, Minggu (25/10/2020).


Kegiatan diawali dengan pemberian ucapan selamat oleh anggota WBCC dipimpin Danrem 162/WB, berikut Ketua dan Pengurus Persit Kantika Candra Kirana Koorcabrem 162, atas terpilihnya Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2020-2024, Semoga PB ISSI semakin maju dan sukses mengukir prestasi di level internasional.


Selama kegiatan Gowes berlangsung, setibanya di Cek Point I di Monumen TANK Lembar dilaksanakan pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan Kabupaten Lombok Barat, di Cek Point II Pasar Kuripan membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19, selanjutnya di titik Finish Pantai Gading Kecamatan Ampenan Kota Mataram melaksanakan pembagian paket sembako kepada perwakilan personel dan masyarakat yang sembuh dari COVID-19.


Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengatakan bahwa olahraga pagi ini selain untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi COVID-19, juga sebagai ajang silaturrahmi sekaligus menggelorakan semangat berolahraga kepada masyarakat NTB. 


“Olahraga bersepeda termasuk yang paling diminati saat ini baik perorangan atau kelompok, namun harus dipahami kita masih dalam situasi COVID-19, maka protokol kesehatan harus dipedomani agar tidak terpapar,” terang Danrem.


Selain itu, lanjut Danrem, kegiatan gowes tersebut dikolaborasikan dengan bakti sosial pemberian paket sembako kepada petugas kebersihan di desa Dodokan Kecamatan Gerung dan edukasi protokol kesehatan sambil membagikan masker di Pasar Kuripan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di era kehidupan dengan kebiasaan baru saat ini dengan memakai masker, menjaga jarak dan mecuci tangan.


“Hal ini sesuai dengan perintah Presiden RI tentang pendisiplinan protokol kesehatan, hasilnya multi efek, hobbinya dapat, sehatnya dapat, edukasi protokol kesehatan juga berjalan,” pungkasnya.


Salah satu perwakilan petugas kebersihan Abah Sekabor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danrem 162/WB yang telah memberikan bantuan paket sembako kepada dirinya dan rekan-rekannya.


“Kami sangat terbantu, ditengah COVID-19 kami mendapat bantuan paket sembako,” ucap Abah Sekabor dengan rasa gembira.


Lebih lanjut Brigjen TNI Rizal Ramdhani menerangkan, dipilihnya Pantai Gading sebagai titik finish pada kegiatan Gowes kali ini karena menurutnya tempat tersebut merupakan salah satu lokasi wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga.


Terkait hal itu, Brigjen TNI Rizal Ramdhani juga menghimbau para pengunjung di Pantai Gading agar selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sambil menghadirkan personel Korem 162/WB dan masyarakat yang pernah terpapar untuk menceritakan sedikit pengalamannya selama berjuang untuk sembuh dari sakit yang disebabkan oleh COVID-19.


“Saat ini kita bukan lagi mencegah tapi berperang melawan COVID-19 yang ada di tengah-tengah kita, produktifitas harus dapat berjalan maka mari bersama-sama kita memeranginya untuk membangkitkan kembali perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di NTB,” ajak alumni Akmil 1993 tersebut.


Sebelum mengakhiri kegiatan penyampaian testimoni dari personil jajaran Korem 162/WB dan masyarakat yang sembuh setelah positif COVID-19 sebagai pembelajaran bagi kita semua.


Pada kesempatan itu, Waka Ajenrem 162/WB Mayor Caj Sony Ernowo (50th) dan Sdr. Ariyadi Sugito (36th) warga Banjar Ampenan menyampaikan sempat terpapar COVID-19 yang tidak diketahui tertular dari siapa selanjutnya mengalami penurunan kondisi kesehatan cukup drastis, dan menjalani karantina/perawatan selama kurang lebih satu bulan di RSUD NTB.


“Kita tidak tahu COVID-19 datangnya dari mana dan tidak mengenal siapapun korbannya,” ungkap mereka.


Demikian juga dengan Sdr. Nyoman Sukantra (60th) warga Seruni Ampenan yang juga pernah terpapar dan dirawat di RS Siloam Mataram menyampaikan hal yang sama, bahwa COVID-19 adalah ada dan sangat berbahaya hingga dapat merenggut nyawa.


Dari pengalaman yang dialami, mereka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19. 


Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasrem 162/WB, Kolonel Arm I Made Kariawan, para Kasi Korem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Dandim 1615/Lotim, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 162/WB, Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcabrem 162, Wira Bhakti Cycling Club (WBCC) dan beberapa Komunitas sepeda se-Kota Mataram.(LNG04)

 Gubernur Sebar Pesan Keteduhan di Poto Tano

By On October 25, 2020

 


Sumbawa - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah hingga saat ini tetap aktif menyapa masyarakat. Itu semua dilakukan dalam rangka membangun kebersamaan, menciptakan keteduhan, serta menumbuhkan rasa saling percaya antara berbagai elemen masyarakat.

Karena menurut Gubernur, modal pembangunan bukan melulu soal dana, yang jauh lebih penting adalah modal sosial, yaitu bagaimana persatuan, rasa saling percaya, dan gotong royong semua elemen dikoordinasikan untuk mengakselerasi program pembangunan.

“Silaturrahim harus tetap kita jaga, semua pihak harus dirangkul, digalang persatuan, ciptakan keteduhan, dalam mewujudkan NTB Gemilang,” ungkap Gubernur saat melakukan silaturrahim bersama masyarakat Poto Tano pada Minggu, 25 Oktober 2020.

Bang Zul melanjutkan, pemimpin dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak ke arah yang sama, bersatu padu, bahu-membahu dalam mewujudkan visi daerah. Dengan begitu, segala program pemerintah serta aspirasi masyarakat mampu dijalankan dengan baik.

“Saat ini kita sedang menghadapi tantangan kebinekaan dan ancaman perpecahan. Memperkuat silaturrahim menjadi solusi untuk menjaga kekompakan, kedamaian dan keakraban di tengah kebinekaan,” tambah Bang Zul.

Salah seorang masyarakat Poto Tano, Badaruddin, mengaku senang dan bisa jumpa kembali dengan Gubernur NTB. Ia mengaku, tradisi silaturrahim yang dilakukan orang nomor satu di provinsi NTB tersebut membuatnya kagum serta menjadi ruang kesempatan untuk menyampaikan seluruh aspirasi.

“Tidak hanya silaturrahim, kita bisa berdialog sekaligus menyampaikan kondisi masyarakat,” ungkap pria berusia 42 tahun tersebut.

Kepada Gubernur, ia berharap silaturrahim yang telah dilakukan tersebut konsisten dilakukan di seluruh kalangan masyarakat. Badar meminta, dalam kondisi apapun, silaturrahim harus tetap dilakukan secara merata.

“Pak Gubernur mengajarkan kami tentang makna hidup, dari beliau saya belajar banyak, terutama dalam menjaga persaudaraan,” tambah pria tiga anak tersebut. (Humas NTB/LNG04)

Polres Sumbawa Polda NTB, Gelar Patroli KRYD, Amankan Ketapel, Sejumlah Anak Panah, serta Sajam

By On October 25, 2020

 



Sumbawa - KRYD atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan, memang rutin dilaksanakan setiap malam Minggu oleh Polres Sumbawa khususnya Satuan Sabhara, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres sumbawa.


Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK melalui Kasubag Humas Polres Sumbawa, Iptu Sumardi S.Sos dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (25/10/2020) menegaskan, bahwa kegiatan KRYD tersebut dipimpin Kasat Sabhara Iptu Mulyadi SH, bersama KBO Satuan Sabhara serta sejumlah anggota satuan sabhara. Tim Menyusuri sejumlah lokasi yang dianggap rawan, seperti komplek Perumahan Brang Biji, Pantai Saliperate, Jembatan Samota, Jalan Kerato, Terminal Sumer Payung, Taman Genang Genis, papar Sumardi.


kegiatan diawali apel dan App yang dipimpin oleh kasubag bin ops polres sumbawa. 

Selanjutnya Tim Sabhara melaksanakan patroli KRYD dengan menggunakan Roda dua dan patroli Roda empat patroli dan memonitor situasi ke perumahan padat penduduk di kelurahan brang biji dan menghimbau masyarakat yg berkumpul agar menaati protokol kesehatan.


Saat patroli ke Pantai saliperate, dan memberikan himbauan kepada anak-anak remaja yang berkerumun, kemudian menyisir lokasi, tiba - tiba sekelompok remaja melarikan diri dan meninggalkan sebuah 1 buah tas yang berisi ketapel dan anak panah.


"anggota melakukan pengejaran namun tidak membuahkan hasil, tas berisi ketapel dan anak panah diamankan ke polres sumbawa", ungkap Kasubag Humas.


patroli KRYD dilanjutkan ke ruas jalan samota guna memonitor situasi dan mencegah anak-anak muda yang minum minuman keras serta membawa tajam sekaligus antisipasi balapan liar . 


patroli KRYD juga menghimbau masyarakat yang berkumpul agar menaati protokol Covid-19 dan tidak membuat keributan serta mencegah kasus 3C di ruas jalan Kerato serta Terminal Regional Sumer Payung Sumbawa menghimbau kepada masyarakat maupun sopulir bus agar tetap mematuhi protokol Covid-19, papar Sumardi. 


masih menurut Sumardi, Patroli KRYD di Taman Genang Genis Kecamatan Unter Iwes menyisir lokasi bersama anggota Sub Sektor Kota dan menemukan satu buah tas yang berisi anak panah, namun pemilik dari tas tersebut sudah melarikan diri ketika petugas datang ke lokasi.


"anggota patroli melaksanakan penggeledahan di sekitaran taman dan menemukan salah seorang pemuda yang nongkrong membawa sajam. pemuda tersebut diamankan ke Mako Polres Sumbawa pada piket Reskrim guna pemeriksaan lebih lanjut", terang Kasubag Humas.(LNG04)

KAPOLDA NTB MENJADI PEMBICARA PADA PEMBUKAAN MOESLIM INFLUENSCER ACADEMY (MIA) YANG DIADAKAN OLEH KAMMI - MATARAM

By On October 25, 2020

 



Mataram - Kapolda NTB menjadi pembicara dalam acara Pembukaan Moeslim Influencer Academy (MIA) Dengan tema "Urgensi & Kontribusi Generasi Millenials Dalam Menjaga Ketertiban Medsos" yang diadakan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pengurus Daerah Mataram yang bertempat di Gedung Graha Bakti Praja Mataram. Sabtu (24/10/2020).


Selain Kapolda NTB juga hadir dalam Pembukaan kegiatan tersebut Direktur Center For Indonesia Reform, Presiden Al-Hikmah TV, Ketua KAMMI NTB, Ketua-ketua Cipayung Plus (HMI, GMKI, KMHDI, GMNI, PMKRI & LMND) dan Ketua PW KAMMI NTB.


Dalam penyampaiannya Kapolda NTB mengatakan Fenomena dunia yang berakhir dari otoriter, menjadi angin demokratisasi sampai ke Indonesia pada tahun 1998. Wajib kepada semua Kementerian Lembaga dan entitas apapun harus berorientasi kepada kepentingan publik. 


Media sangat luar biasa kekuatannya pada era saat ini sehingga Kita juga harus berorientasi kepada media yang sehat karena media sosial dapat mempengaruhi media mainstream. Yang mendikte isu hari ini ialah media sosial oleh sebab itu kita harus kelola media sosial dengan cara idelaisme untuk kepentingnan Bangsa dan Negara. 


Terkait media sosial yang aktif pada era saat ini, terdapat 4 Faktor Hoax yaitu Ekonomi, Ideologi, Provokasi, dan Lelucon. Adik-adik semua harus cerdas dan menjadi leading sector melakukan pengelolaan media sosial untuk mempererat kesatuan Republik Indonesia. 

Terkait hoax yang sering beredar luas di media sosial, terdapat beberapa cara untuk menangkal hoax tersebut yaitu dengan Cermati, Cek, Cari, dan Cepat.


Generasi millenial sebagai harapan Bangsa ialah sebagai Agen Of Change. Perubahan menjadi pusat kemajuan Bangsa, Serta kepribadian Bangsa juga harus dipertahankan dan Integritas hati sebagai anak Bangsa penting dijaga untuk memberikan perbaikan kepada seluruh masyarakat. Adik-adik yang hadir dalam acara ini menjadi agen pembangunan di segala bidang, kita berharap para pemuda menitik beratkan pada kesatuan dan persatuan Bangsa yang menjadi prioritas utma. Memiliki semangat juang tinggi sebagai pemuda yang berjuang demi Negara dan kepentingan publik dengan menjaga intensitas Bangsa. 


Kontribusi milenial dalam era ini ialah harus bijak dan selektif dalam menggunakan Media Sosial. Ikut serta sosialisasi dengan mengangkat isu positif, perbanyak interaksi dengan sesama, Selalu berfikir positif dan kontstruktif di media Sosial, serta Hindari tindakan yang dapat mengganggu publik karena "Jempolmu adalah Harimaumu"


Acara diakhiri dengan penukaran cinderamata antara Kapolda NTB dengan Pengurus KAMMI Daerah Mataram.(LNG04)

Forkopimda NTB Bersama Stakeholder Terkait, Gelar Rapat Koordinasi Guna Kembalikan Fungsi Dan Lindungi Kawasan Hutan

By On October 25, 2020

 





Mataram - Forkopimda NTB menggelar rapat koordinasi terkait dengan perkembangan, perlindungan dan pengamanan hutan serta kondisi hutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Pendopo Gubernur NTB Jalan Pejanggik Kota Mataram, Sabtu (24/10/2020) malam.


Pada kesempatan itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., menyampaikan, bahwa permasalahan pembalakan liar yang terjadi semakin masif sehingga dibutuhkan sinergitas semua stakeholder untuk menghilangkan pembalakan hutan di NTB karena sudah banyak hutan yang hilang dan sumber air menjadi berkurang.


"Kami juga melihat banyak dari masyarakat membuka lahan dengan membakar hutan dan ini sangat di sayangkan, ketika kami menggunakan heli melihat hutan yang banyak di bakar," ungkap Bang Zul.


Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB Ir. Madani Mukarom, BScF. M.Si., mengatakan bahwa kondisi hutan di NTB adalah 53% dari luas NTB karena sudah banyak kawasan hutan yang rusak akibat pembalakan dan kebakaran hutan yang mencapai 360.000 hektar sampai Oktober 2020. 


"Kerusakan hutan terdiri dari illegal logging, peladangan hutan, penggarapan hutan adat, pembuatan pemukiman dan lain-lain," paparnya.


Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan, perlu dilaksanakan apel gelar Muspida tentang saling menjaga hutan serta perlunya dilakukan pemetaan terhadap kawasan hutan yang digelar dengan peta topografi tentang kawasan yang boleh dan tidak boleh dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam jagung, serta penerapan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya.


"Kita proses oknum-oknum yang ikut serta dalam pembalakan liar dan kita juga harus mempedomani peta-peta yang boleh ditanam jagung dan mana yang tidak boleh di tanam jagung," pungkas Danrem.


Demikian juga dengan Wakapolda NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto dan peserta rapat lainnya menyampaikan, perlu segera mengambil langkah-langkah untuk mencegah kerusakan hutan yang berkelanjutan di NTB, serta membentuk Tim terpadu yang terkoordinasi melibatkan seluruh stakeholder agar dalam pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan baik dan lancar.


Dari pembahasan dalam rapat tersebut diperoleh beberapa kesimpulan penting yang disampaikan oleh Gubernur NTB. Pertama; melarang kayu keluar dari Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok untuk pengiriman kayu terutama illegal logging, kedua; menugaskan Dinas LHK untuk membuat peta wilayah mana yang boleh dan tidak boleh di tanami jagung untuk menghindari penjarahan hutan yang berkelanjutan, ketiga; Tim Gugus Tugas Kehutanan dan Illegal Logging diperkuat dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, organisasi pemuda dan lainnya, keempat; segera meminta masukan yang sistemik dan komprehensif dari para ahli dan aktivis lingkungan agar NTB dihijaukan kembali sehingga hutan kembali asri dan lestari.


Hadir juga mengikuti rapat tersebut Dir Intel Polda NTB Kombes Pol Drs. Rahayu Irianto, Danlanud ZAM Kolonel Pnb Andry Gandhi, Sekda NTB Drs. Lalu Gita Aryadi, M.Si., Kasiintel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara, S.IP., Kasi Gakkum Dinas LHK Hastan Wirya, SH.(LNG04)

Rayakan Hari Sumpah Pemuda, Gubernur NTB Resmikan Sembalun Seven Summits

By On October 25, 2020

 


Lombok Timur - Rayakan Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah provinsi NTB resmikan Sembalun Seven Summits guna gelorakan kembali semangat kaum muda dalam menaklukkan 7 bukit tertinggi di Sembalun. Tidak hanya itu, Sembalun Seven Summits sebagai salah satu upaya dalam membangkitkan perekonomian masyarakat Sembalun di tengah pandemi.

"Momentum Sembalun Seven Summit ini erat kaitannya dengan Pemuda dan sejarah peradaban manusia membuktikan bahwa, semua inisiasi sebuah movement tidak akan bergerak, kalau tidak dilakukan oleh pemuda dan saya kira momentum pemuda hari ini luar biasa," ujar Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada perayaan Hari Sumpah Pemuda, Minggu, 25 Oktober 2020 di Rest Area Sembalun, Lotim.

Sembalun Seven Summits yang diinisiasi oleh pemuda Sembalun ini mendapat apresiasi oleh Gubernur. Gubernur berpesan agar gerakan ini juga dapat diikuti dengan sepenuh hati, sehingga dalam diri akan tumbuh rasa ketentraman.

"Saya kira kalau kita naik, kita akan lihat bulan, kita lihat bintang, kita lihat matahari. Semakin tinggi kita naik, menjelajahi, maka semakin dalam kita akan menjelajahi jiwa dan perasaan kita sendiri karena itu, selamat pada pencanangan acara ini, mudah-mudahan bisa bersinergi," ungkap Gubernur.

Terakhir, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Gubernur meresmikan secara langsung Sembalun Seven Summits. "Mudah-mudahan mendatangkan keberkahan buat daerah kita, membantu ekonomi masyarakat dan membahagiakan kita semua, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim acara ini kita luncurkan, mudah-mudahan sukses di kemudian hari," tutup Gubernur.

Sementara itu, Plt. Kadispora NTB, Drs. H. Surya Bahari menjelaskan bahwa meski saat ini pandemi Covid-19 masih dirasakan akan tetapi sebagai seorang pemuda dalam meniti masa depan harus tetap optimis.

"Puncak acara Hari Sumpah Pemuda dilaksanakan di Sembalun yang dirangkai dengan kegiatan launcing Sembalun seven Summits. Konsep ini adalah konsep pertama di Indonesia yang bernuansa wisata petualangan, pendakian gunung berupa tantangan menaklukkan 7 gunung di kawasan Sembalun Lombok Timur," ujarnya.

Melalui peringatan sumpah pemuda ini, lanjutnya, menjadi titik balik untuk kembali mengejar peran pemuda untuk membangkitkan gairah dan semangat masyarakat untuk kembali beraktivitas, bekerja dan berwirausaha serta mengabdi meski di situasi pandemi seperti saat ini.

"NTB saat ini sangat membutuhkan karya-karya kreatif dan terbaik hasil olahan pikiran, rasa karsa pemuda-pemudanya, hasil karya-karya asli putra putri kita dalam berwirausaha, inilah yang nantinya akan memperkuat daya saing daerah kita di kancah nasional, maupun internasional," tuturnya.

Lebih jauh, pada bidang kepemudaan, misi NTB sejahtera dan mandiri, dituangkan dalam program upaya penumbuhan kewirausahaan dan kecukupan hidup pemuda, khususnya industri olahraga dan industri kreatif, untuk mendukung event MotoGP yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.

"Kami menjadi pencetak wirausaha muda yang terstruktur, sistematis dan masif, menuju iklim kewirausahaan yang kondusif, dapat kami wujudkan mulai detik ini. Mari mulai saat ini kita berkontribusi menghasilkan karya-karya terbaik hasil olah pikiran dan jiwa kita," ujarnya.

Terakhir, Ia berharap bahwa semangat para pemuda 92 tahun yang lalu, harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia untuk bangsa dan tanah air tercinta.

"Keberhasilan pemuda terdahulu menyatukan hati dan fikiran bangsa indonesia terus harus oleh para pemuda Indonesia dengan meyakinkan harapan akan masa depan kita yang lebih baik dan lebih gemilang," tutupnya.

Giat tersebut juga turut dihadiri oleh Bupati Lombok Timur, Wakil Bupati Lombok Timur, Forkopimda Prov. NTB, Sekda Prov. NTB, Asisten I Prov. NTB, Dispar Prov. NTB, Dinas LHK dan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. (Humas NTB/LNG04)

Mendagri Gelar Rakor Libur Nasional dan Cuti Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

By On October 25, 2020

 



Sumbawa Barat - Asisten I pada Setda KSB, Hirawansyah, S.H., M.H. Menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri pada Kamis, 22 Oktober 2020, pagi di Ruang Rapat Utama Graha Fitrah.


Rakor tersebut dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerumunan massa dan mencegah meluasnya wabah Covid-19 pada saat cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2020. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh 3 Menteri yang ditetapkan pada tanggal 20 Mei 2020, menyatakan bahwa hari libur Nasional bulan Oktober jatuh pada tanggal 29 Oktober 2020 yang merupakan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Cuti Bersama ditetapkan pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020. Tiga hari tersebut jatuh pada hari Rabu, Kamis, dan Jumat.


Mendagri, Tito Karnavian menyampaikan bahwa dalam menghadapi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, seluruh stakeholders mulai dari Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah perlu mengantisipasi mobilitas masyarakat yang tinggi. Kerawanan yang cukup tinggi juga harus diantisipasi. Melihat mungkin akan terjadinya perilaku masyarakat yang tidak sejalan dengan kebijakan pokok pemerintah saat ini yakni mengenai protokol kesehatan. Kerumunan massa yang berpotensi terjadinya penularan yakni pada transportasi umum, tempat-tempat rekreasi, bahkan pada saat perayaan Maulid Nabi. Kerumunan tersebut perlu diantisipasi agar tidak menjadi pusat-pusat penularan.


Menghadapi libur panjang Oktober 2020, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengangkat tagline “Liburan Aman dan Nyaman Tanpa Kerumunan”. Ada 8 arahan Badan Inteligen Negara dalam menghadapi libur panjang akhir Oktober ini, diantaranya yakni : 1) Perusahaan perlu mendata karyawan yang akan melakukan perjalanan ke zona merah;

2) Pemerintah Daerah, pengusaha, dan pengelola tempat wisata perlu mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan dan memastikan penerapannya; 3) Kemenparekraf harus memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan di tempat pariwisata; 4) Pelaku industri pariwisata hingga unit terkecil juga diminta berpartisipasi dalam kampanye wisata yang aman dan sehat; 5) Melibatkan sektor kesehatan dalam menghadapi libur panjang Oktober 2020; 6) Pemerintah Daerah melakukan pengawasan terhadap lokasi-lokasi pariwisata; 7) Pemberian sanksi yang tegas apabila melanggar protokol kesehatan; 8) Satuan tugas penanganan covid di seluruh Kabupaten, Kota, dan Provinsi perlu mengefektifkan upaya tracing setelah libur panjang. (LNG05/Prokopim/LNG04)

Lat Pra Ops Zebra Digelar, Kapolres KSB Polda NTB: Personel Kedepankan Tindakan Preventif dan Humanis

By On October 25, 2020

 



Sumbawa Barat – Kapolres Kabupaten Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK meminta agar Operasi Gatarin 2020 yang akan dilaksanakan dari tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2020 dilaksanakan dengan mengedepankan preventif dan persuasif serta mengedukasi masyarakat yang melanggar. 


Hal itu diungkapkan kapolres dalam acara Lat Pra Ops Operasi Zebra Gatarin 2020 untuk mendisiplinkan masyarakat patuh berlalulinta, yang dilaksanakan di aula Endra Dharmalaksana Polres setempat, Sabtu (24/10).


“Operasi Lat Pra Ops ini mengedepankan preventif dan persuasive. Operasi ini tolong dilakukan dengan humanis jangan ada yang arogan,” pinta Kapolres, Sabtu.


Proses penegakan hukum yang digunakan dalam Lat Pra Ops ini, tambahnya, kita gunakan ultimum dan remedium atau merupakan asas dalam hukum pidana yang dijadikan upaya terakhir dalam penegakan hukum.


Ia juga berharap, dalam masa pandemi covid-19 operasi ini harus patuh pada protokol kesehatan, sehingga Ops Gatarin dapat disinergikan juga dengan Ops Yustisi penegakan protokol kesehatan.


“Masih banyak masyarakat yang mengabaikan imbauan dan peraturan, seperti tidak memakai helm, tidak mau bayar pajak kendaraan dan tidak memiliki SIM,” katanya.


Ia berharap anggota tetap semangat dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat terbiasa dan lama-kelamaan terbiasa dengan imbauan serta dapat mengikutinya.


Dalam kesempatan itu juga, Kasat Lantas Polres KSb, AKP Ricky Yuhada SE SIK mengatakan, bahwa dalam ops gatarin yang akan dilaksanakan nantinya, pihaknya akan lebih banyak memberikan teguran dibanding jumlah tilang.


Bertepatan libur panjang, pihak nya akan melakukan Ops Gatarin di sejumlah akses pariwisata dan pelabuhan penyebrangan.(LNG04)

OPS Zebra Segera Digelar Polres KSB Optimalkan Razia di Objek Pariwisata dan Pelabuhan penyebrangan

By On October 25, 2020

  


Sumbawa Barat – Pengendara di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) baik roda dua maupun roda empat harus melengkapi surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM serta kelengkapan lainnya saat mengendara. 


Karena Satlantas Polres Sumbawa Barat akan melakukan razia atau Ops gatarin yang dirangkaikan dengan Ops Yustisi di Objek pariwisata. 


Hal itu diungkapkan oleh kapolres Sumbawa Barat, AKBP Herman Suriyono melalui Kasat lantas Polres KSB, AKP Ricky Yuhada SE SIK saat acara Lat Pra Ops Zebra gatarin 2020 di aula Endra Dharma Laksana Polres setempat, Sabtu (24/10).


Dalam kesempatan itu Kasat Lantas mengatakan, akan melakukan razia dan imbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan penyebaran covid-19.


“Kita akan mengantisipasi dan melakukan razia di objek pariwisata dan akses menuju pelabuhan penyebrangan,” katanya.


Ia juga mengatakan, bahwa razia pada massa pandemi covid-19 pasti berbeda dengan situasi dan kondisi normal, oleh karenanya ia berharap jumlah teguran harus lebih banyak dari pada jumlah penindakan atau tilang.


Selain akses menuju objek pariwisata dan pelabuhan, pihaknya akan melaksanakan Ops gatarin yang juga dirangkaikan degan Ops Yustisi dari tanggal 26 sampai dengan 8 November 2020 mendatang.


“Ops ini mirip lebih mirip dengan operasi simpatik, jumlah teguruan harus lebih banyak dari pada jumlah tilang,” katanya.


Adapun target operasi kali ini yaitu tidak memakai helm, kendaraan yang mengangkut orang banyak dan tidak memakai Seat belt serta tidak mematuhi protokol kesehatan.


Ia berharap dengan Ops gatarin dan Yustisi ini dapat mendisiplinkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan melengkapi surat-surat kendaraannya.


“Sayangi diri dan keluarga, gunakan helm, lengkapi kendaraan dan patuhi protokol kesehatan,” tutupnya.(LNG04)

Patroli Dialogis, Polisi Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada Damai Dan Sehat

By On October 25, 2020

 


 Sumbawa Besar, Sebagai upaya Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif selama proses pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 khususnya di kabupaten Sumbawa, personel Polsubsektor Labuhan Badas aktif melakukan patroli dialogis, Sabtu (24/10) siang.


Patroli dialogis tersebut dilakukan dengan mengunjungi tempat - tempat umum serta tempat keramaian yang berada di seputaran wilayah hukum Polsub Sektor Labuhan Badas.


Dalam patroli tersebut personel Polri menyampaikan himbauan terkait Pilkada dan mematuhi Protokol Kesehatan guna memwujudkan pilkada yang damai dan juga pilkada yang sehat bebas dari penyebaran covid-19.


Ditempat terpisah, Kapolsubsektor Labuhan Badas Ipda Abdul Muis menuturkan bahwa kegiatan patroli dialogis ini terus kami tingkatkan guna mencegah hal - hal yang dapat menganggu harkamtibmas di wilayah kabupaten sumbawa.


“Jelang Pilkada serentak tahun 2020, kami terus menggiatkan patroli sebagai upaya cipta kondisi (cipkon) aman, Hal ini guna mengantisipasi terjadinya aksi-aksi yang tidak diinginkan" ujarnya.


Sambungnya, “Kami juga selalu menyampaikan kepada warga Kecamatan Labuhan Badas agar tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi dengan hoax dan Isu sara menjelang Pilkada Sumbawa 2020,” terangnya.(LNG04)

 Tak Pakai Masker, Sejumlah Pelajar Di Sumbawa Diberi Hukuman Push Up

By On October 25, 2020




 Sumbawa Besar, Sejumlah pelajar mendapatkan hadiah push up dari Polisi karena kedapatan tidak menggunakan masker saat berada ditempat umum diwilayah Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa, Sabtu 24/10/2020.


Para pelajar dari salah satu sekolah menengah atas di Kecamatan Sumbawa tersebut berdalih bahwa tidak memakai masker karena lupa membawa.


Kasat Sabhara Polres Sumbawa Iptu Mulyadi SH., ketika dikonfirmasi ditempat terpisah mengatakan bahwa anggota unit Patroli Sabhara saat dilapangan masih menjumpai banyak juga masyarakat yang tidak memakai masker ketika melintas di jalan raya maupun ditempat umum, salah satunya yang sering membandel adalah para pelajar.


"Diberikan hukuman push up. Artinya, mereka kita kasih peringatan, biar dikemudian hari tidak lupa lagi memakai masker" Ujarnya.


Lanjut Kasat, Tidak hanya memberikan hukuman push up, para pelajar tersebut langsung dibubarkan untuk pulang kerumah masing- masing dan tidak berkumpul lagi.


Selain sejumlah pemuda tersebut, selama berpatroli petugas juga masih menemukan beberapa masyarakat yang beraktifitas diluar rumah tidak menggunakan masker. 


"Tidak kami berikan push up, tapi kami berikan himbauan dan pemahaman agar masyarakat lebih sadar terkait protokol kesehatan." Tutup Kasat.(LNG04)

Apotik Hidup, Cara Jilbab Hijau Motivasi Warga Mataram Manfaatkan Pekarangan

By On October 25, 2020



MATARAM - Green City dengan konsep back to nature banyak dikembangkan di sejumlah kota besar dan maju. Gaya hidup green life atau kembali ke konsumsi yang alami juga menjadi bagian tak terpisah dalam konsep perkotaan ramah lingkungan.


Toh, tanpa kesadaran bersama dan partisipasi masyarakat secara luas, konsep green city hanya akan menjadi konsep yang dibicarakan. Bakal sulit menjelma menjadi kenyataan yang bisa dirasakan, termasuk di Kota Mataram.


Untuk mendorong semangat bersama dan partisipasi masyarakat, pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2 , Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) menggagas Gerakan Apotik Hidup. 


Dimulai dengan menanam tumbuhan berkhasiat obat-obatan di pekarangan/ halaman rumah, aktivitas Apotik Hidup juga memberi income bagi menyokong ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga maupun masyarakat setempat. 


Calon Walikota Mataram yang familiar dengan sebutan Jilbab Hijau ini mengatakan, Apotik Hidup bisa menjadi wahana kegiatan produktif terutama bagi ibu-ibu di Kota Mataram untuk mengurangi pengeluaran domestik rumah tangga, khususnya terkait permasalahan kesehatan keluarga. 


"Selain memberi kesan *hijau dan asri*, apotik hidup di pekarangan rumah juga punya nilai ekonomis, dan bisa dimanfaatkan fungsi herbalnya untuk kesehatan. Aktivitas berkebun ini juga baik untuk olahraga ringan," kata Hj Putu Selly Andayani, Minggu (25/10).


Gerakan partisipasi Apotik Hidup pernah menjadi gerakan nasional melalui perkumpulan PKK di era 1980-1990an silam. Apotik hidup adalah kegiatan memanfaatkan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari maupun tindakan darurat untuk mengatasi sakit ringan. 


Umum diketahui, bahwa banyak obat-obatan tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Obat tradisional umumnya lebih aman karena bersifat alami dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obat kimia buatan pabrik. 


*Apotik Hidup dan Gaya Hidup Green Life*


Saat ini gaya hidup green life kembali menjadi trend kekinian. Banyak orang di perkotaan lebih senang mengkonsumsi obat-obat tradisional dan herbal. Karena diyakini tanaman obat herbal secara jangka panjang tidak memilki effect samping bagi kesehatan tubuh. Harganya pun seringkali lebih mahal ketimbang obat kimia atau non herbal. 


Selly mengatakan, gerakan partisipasi Apotik Hidup digagas SALAM untuk meningkatkan awarness masyarakat Mataram tentang pentingnya green city. Konsep ini sudah dilakukan SALAM di beberapa kelompok di sejumlah lingkungan di Kota Mataram.


"Kita ajak ibu-ibu rumah tangga untuk beraktivitas positif dengan apotik hijau ini. Ada kegiatan yang menyenangkan tentu membuat pikiran juga refresh, daripada menghabiskan waktu hanya untuk gadget dan medsos," tandas Selly yang halaman rumahnya ditanamin aneka jenis tanaman obat.


Menurut Jilbab Hijau, musim pancaroba pergantian kemarau ke penghujan saat ini banyak berpengaruh pada kesehatan dan imunitas tubuh masyarakat. Rentan masuk angin dan cepat lelah menjadi banyak keluhan, termasuk anak-anak yang rewel dan kurang enak badan. Jika saja ada apotik hidup di rumah sendiri, tentu masalah kesehatan ringan seperti itu dapat diatasi sendiri.


"Misalnya kita butuh wedang jahe untuk penghangat, tinggal ambil di pekarangan," katanya seraya mengatakan dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, manfaat empon-empon dan herbal dari tanaman apotik hidup juga bisa bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh," urainya.


Dari sisi ekonomis, rumah tangga dengan apotik hidup juga bisa menghasilkan. Karena hasil tanaman apotik hidup bisa juga dipasarkan di skala lingkungan sekitar.


Hj Selly mengungkapkan, sejumlah jenis tanaman herbal yang bisa ditanam untuk apotik hidup. Antara lain Lidah Buaya atau aloevera yang sudah lama dikenal sebagai tanaman penyubur rambut. Manfaat lainnya adalah dapat meredakan batuk.


Kemudian Lengkuas. Selain sebagai bumbu dapur, lengkuas dapat menyembuhkan panu pada kulit. Temulawak yang bermanfaat mengatasi penyakit kuning. Jinten, yang daunnya bisa digunakan penurun panas dan melancarkan ASI bagi ibu yang sedang menyusui.


"Jahe, dapat digunakan untuk menyembuhkan batuk dan rematik karena menghasilkan rasa hangat. Kumis kucing dapat digunakan untuk meredakan sakit pinggang. Demikian juga manfaat seledri yang tak kalah pentingnya buat kesehatan. Dan masih banyak lagi," ulas Jilbab Hijau 


Lebih jauh Mantan Kadis Perdagangan NTB ini menuturkan, pemanfaatkan lahan sempit untuk Apotik Hidup agar tumbuh tanaman-tanaman berkhasiat obat-obatan mudah dan praktis. Cukup ditata dengan tanaman menggunakan polybag dan pot tanah liat.


"Apalagi jika susunan dan penataan tanaman apotik hidup tersebut dikombinasikan ddengan tanaman hias akan menambah keindahan pekarangan," ujarnya 



*Peran Apotik Hidup dalam ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga*


Selly mengatakan, SALAM akan senantiasa memikirkan pembangunan Kota Mataram dari hal yang terkecil sekali pun. Termasuk soal memotivasi masyarakat untuk mulai memanfaatkan pekarangan untuk apotik hidup.


"Saya rasa gerakan apotik hidup ini masih konstektual dalam memotivasi masyarakat untuk kembali memanfaatkan herbal," imbuhnya. 


Selly menambahkan, kaum ibu di Kota Mataram jangan sia-siakan lahan atau pekarangan tidak terpakai. Harus dimanfaatkan agar produktif untuk menambah income. Tidak hanya dengan berbagai tanamanan hias atau berbagai jenis bunga dan pohon buah, tetapi juga dapat membuat taman menjadi apotek hidup yang akan berguna untuk ketahanan pangan maupun kesehatan seluruh keluarga.


"Bayangkan, bila di dalam pekarangan tersedia tanaman obat yang dapat digunakan apabila salah satu anggota keluarga sedang sakit. Tentu hal menyenangkan. Kita tinggal mengambilnya kapan saja, bahkan malam hari sekalipun. Tidak perlu mengeluarkan uang dan terjamin kesegarannya karena langsung dipetik dari tanamannya," tandasnya.


Tanaman obat tidak kalah cantiknya dengan tanaman hias. Dapat pula menanamnya diantara tanaman hias atau bunga-bunga yang ada. Selain itu tanaman obat umumnya lebih kuat menghadapi berbagai penyakit tanaman karena memiliki kandungan zat alami untuk mengatasinya, sehingga tidak perlu memberikan pestisida.


Yang terpenting, tambah Selly, dengan memanfaatkan pekarangan sebagai apotik hidup masyarakat bisa turut berpartisipasi untuk ikut menghijaukan Kota Mataram dari rumah sendiri.


"Goal besarnya tentu pola hidup sehat, gaya hidup green life yang akhirnya mendukung konsep green city di Kota Mataram yang berkah dan cemerlang ke depan," Tukas Selly Andayani.(LNG04)

Gubernur Dorong Anak Muda NTB Gali Potensi dan Kembangkan Diri

By On October 24, 2020

 



Mataram- Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah berkesempatan menjadi narasumber pada program "Sabtu Untuk Semua" yang digelar secara virtual oleh Yayasan Pemberdayaan Nathan Indonesia (YPNI) Sabtu, 24 Oktober 2020. Program tersebut mengangkat tema "Menyiapkan Masa Depan Anak Muda NTB".


Nathan Indonesia sendiri adalah tempat berkumpulnya anak-anak muda untuk diberikan pelatihan tentang kepemimpinan dan pengembangan diri.


Melihat hal ini, Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, meskipun seseorang memiliki talenta yang baik, tetapi jika tumbuh di lingkungan yang kurang baik, maka lambat laun talenta tersebut akan mati. Untuk itu, anak muda NTB diharapkan dapat dipupuk dan tumbuh di lingkungan yang baik agar mampu berkembang dan memiliki potensi yang luar biasa. 


"Kita carikan lingkungan yang baik supaya bisa tumbuh dan dipupuk sebagaimana manusia agar bisa memiliki kesempatan kuliah dan kerja di luar negeri," jelasnya.


Anak muda masa lalu dan masa yang akan datang lanjut Bang Zul, memiliki substansi yang sama, walaupun memiliki tantangan yang berbeda. Oleh karena itu apa yang telah dilakukan oleh YPNI ini memberikan inspirasi dengan pengalaman yang telah dijalani, serta pendidikan dan sudut pandang yang berbeda.


"Mudah-mudahan potensi yang luar biasa di NTB ini bisa dididik untuk kemudian kita alirkan pada aliran yang dapat berkontribusi untuk NTB, Indonesia bahkan dunia," tuturnya.


Lebih lanjut Bang Zul mengatakan orang yang memiliki kemampuan di NTB sangat banyak. Oleh karena itu, anak muda NTB diminta untuk tidak takut bersaing. Karena sudah saatnya NTB menularkan satu cara berpikir untuk saling menjunjung win win situation.


"Lebih banyak anak muda yang kita berikan semangat dan inspirasi untuk kemudian lebih banyak orang yang hebat di kemudian hari berasal dari NTB, sehingga dengan sendirinya menularkan efek positif untuk daerah," ujar Bang Zul. 


Oleh karena itu, Bang Zul sangat mendorong anak-anak NTB untuk kuliah di luar negeri agar menyadari betapa luasnya dunia, berapa jauhnya tertinggal, dan betapa banyaknya potensi yang kita miliki.


"Era semakin terbuka dan akses kemana pun terbuka. Dengan ini kepemimpinan harus dimaknai lebih luas, bukan hanya pemimpin yang terlibat dalam bidang politik tetapi juga pemimpin di dunia bisnis," tutupnya.(Humas NTB/LNG04)

Satlantas Polres Sumbawa Gelar Lomba Photo Contest Operasi Zebra 2020

By On October 24, 2020



 

Sumbawa Besar - satuan lalu lintas Polres sumbawa akan melaksanakan Operasi Zebra Rinjani mulai Senin 26 oktober hingga 14 hari kedepan.


operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka mengurangi jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

tujuan lainnya agar menurunnya lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sesuai dengan karakteristik di wilayah masing-masing. namun tetap mempedomani protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara preventif, dan persuasif, dan humanis.


“diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) lantas yang aman dan nyaman,” terang Kasat Lantas Polres Sumbawa Iptu Samsul Hilal, SH kepada wartawan, Sabtu (24/10/2020).


menurut Iptu Samsul Hilal, yang menjadi target operasi ada 8 prioritas pelanggaran, yakni pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm Standar nasional Indonesia (SNI) , pengemudi roda empat yang melebihi batas maksimal kecepatan dan mabuk pada saat mengemudikan kendaraan bermotor.

pengemudi roda empat yang tidak menggunakan safety belt (sabuk keselamatan), pengendara kendaraan roda dua yang melawan arus dan pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, menggunakan HP saat berkendara, serta sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi menggunakan knalpot bising, papar Samsul Hilal.


selama pelaksanaan Operasi Zebra Rinjani, Satlantas polres Sumbawa mengadakan Photo Contest dengan total hadiah Rp. 3,16 juta. 

untuk pemenang I Rp. 1 juta, pemenang II Rp. 750 ribu, pemenang III Rp. 500 ribu. pemenang harapan I Rp. 350 ribu, pemenang harapan II Rp. 300 ribu, dan pemenang harapan III Rp. 250 ribu. 

pengumuman pemenang tanggal 8 November 2020 melalui akun Instagram satlantas polres Sumbawa.


ditegaskan Samsul Hilal, ini merupakan inovasi dari Satlantas Polres Sumbawa dengan mengadakan lomba photo contest dalam rangka kegiatan operasi zebra.


"diharapkan bisa memicuh masyarakat Sumbawa untuk lebih tertib berlalu lintas dan selalu menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten Sumbawa", tutup Kasat Lantas.(LNG04)

Himbau Protokol Kesehatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menala Sasar UKM

By On October 24, 2020

 


Sumbawa Barat – Bhabinkamtibmas Keluarahan Menala Kabupaten Sumbawa Barat Brigadir I Wayan Arya Suradipa rutin memberikan informasi kepada masyarakat tentang Perda Provinsi NTB Nomor 7 tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular.


Dalam kesempatan itu, Brigadir I Wayan menyasar Usaha Kecil Menengah (UKM) atau pedagang kecil yang ada di Kelurahan tersebut.


“Kami sengaja memberikan edukasi kepada para pedagang karena lokasi dagang ini salah satu akses publik atau hilir mudik sejumlah pembeli,” katanya, Sabtu.


Ia berharap dengan edukasi ini akan memberikan sosialisasi agar masyarakat patuh dan taat kepada protokol kesehatan sehingga dapat menekan angka penyebaran covid-19 di Sumbawa Barat.


Sejumlah pedagang dihimbau untuk menggunakan masker dan menjaga jarak, serta harus menyediakan tempat cuci tangan di lokasi jualan.


Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SIK melalui PS Paur Humas Bripka Mayadi Iskandar di Taliwang, Sabtu, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Brigadir I Wayan. 


Menurutnya lokasi pasar atau toko serta akses publik yang ada di Sumbawa Barat harus menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi penyebaran covid-19.


Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat menjaga kondusifitas di lingkungan masing-masing, terlebih dalam menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada Desember mendatang.


“Kami berharap dukungan dari semua pihak untuk suksesnya Pilkada yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” katanya.(LNG04)

Contact Form

Name

Email *

Message *