HEADLINE NEWS

Team Sus Ditresnarkoba Polda NTB kembali Ringkus Pengedar Ganja




Lombok Barat - Pada hari jumat, tanggal 03 Juli 2020 sekitar pukul 21.39 wita Anggota Opsnal Team Sus Dit Resnarkoba Polda NTB berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku tindak pidana narkoba jenis ganja berinisial RK, Umur 47 Tahun, Jenis Kelamin Laki-laki, diduga melakukan tindak pidana Narkotika berupa Daun Ganja diwilayah belencong Desa Midang Kec. Gunung sari Kab.Lombok Barat.

Tersangka ditangkap Team sus Dit Resnarkoba Polda NTB bersama barang bukti 1 buah Tas pinggang warna hitam merk ELEVEN yang terdapat di dalamnya 1 bungkus yg di duga Daun Ganja, 1 buah kertas Papir merk Masbrand, 1 buah Tas plasit warna putih yang terdapat 9 poket Daun Ganja, 1 bauh Plastik warna hitam yg berisikan Daun Ganja masih berbentuk kotak paketan, 1 buah buku tabungan Bank BCA, 1 buah tas plastik yg berisikan klip, 1 buah Hp warna hitam merk OPPO A5, uang Rp 3.455.000 (Tiga juta empat ratus lima puluh lima ribu rupiah) dengan Total BB bruto 1 kilogram ganja.

Kronologis pada hari jumat tanggal 03 Juli 2020 sekitar jam 21.39 Wita. Anggota Opsnal Team Sus Dit Resnarkoba Polda NTB mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa diwilayah Belencong Desa Midang Kec.Gunung Sari Kab.Lombok Barat
sering dijadikan tempat transaksi jual beli Narkotika jenis Daun Ganja yang dilakukan oleh BK Berdasarkan informasi tersebut kemudian anggota Opsnal Team Sus Dit Resnarkoba Polda NTB yang dipimpin Ps Kanit 1 Subdit 3 Dit Resnarkoba Polda NTB AKP I Made Yogi Purusa Utama SE. SIK mendatangi TKP untuk melakukan penangkapan terhadap RK yg sedang berada di dalam rumahnya dan langsung di sergap Team Sus Ditresnarkoba Polda NTB, setelah diamankan kemudian dilakaukan pengeledahan badan dan pengeledahan rumah saudara RK yang disaksikan oleh Kasus dan warga dan di temukan barang bukti yang di duga daun ganja.

Kemudian tersangka dan barang bukti daun ganja di amankan di Ditresnarkoba Polda NTB untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Terhadap tersangka penyidik menjeratnya dengan pasal 114 dan pasal 111 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).(LNG04)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *