Bhabinkamtibmas Desa Giri Madia AIPDA I Gede Panca Adiyana menyambangi warga Dusun Awang Madia. Dialog santai digelar sambil mengingatkan warga menjaga toleransi selama Ramadan dan waspada aksi 3C pada malam hari.
Hari yang sama, BRIPKA Muhammad Sapwan turun ke Desa Gegelang. Ia berdialog dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga yang tengah membangun rumah dan membuka bengkel. Imbauan kamtibmas disampaikan, termasuk kewaspadaan terhadap TPPO dan maraknya pencurian.
Malamnya, pengamanan tarawih digelar di sejumlah masjid seperti Masjid Nurhasanah Bug-Bug dan Masjid Ryadussolihin Dasan Geria. Petugas juga mengingatkan remaja agar tidak menyalakan petasan dan tidak keluar hingga larut malam.
AIPDA I Ketut Kertayasa mengecek debit air Kali Jangkuk di Karang Bayan Timur. Langkah ini dilakukan guna antisipasi banjir di tengah cuaca ekstrem. Ia juga menerima aduan warga terkait anak muda yang bermain mercon dekat warung penjual bensin di tepi jalan raya.
Mediasi sengketa tanah digelar di Kantor Desa Gegelang. Dua pihak keluarga belum mencapai kesepakatan dan sepakat melanjutkan dialog pekan depan. Di Karang Bayan, mediasi kasus unggahan Instagram berujung damai. Pihak penulis konten meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
BRIPKA Dewa Katyayana di Desa Saribaye membagikan senter kepada warga saat sambang. Sementara di Gontoran, AIPDA I Gede Arya Suantara menyerahkan 10 Alquran dan 20 Iqro di Masjid Al Abror untuk mendukung kegiatan ibadah remaja.
Kamis hingga Minggu, patroli malam makin diintensifkan. Petugas memantau anak-anak yang adu panco, balap lari, hingga bermain petasan. Warga diminta ikut mengawasi putra-putrinya agar tidak terlibat aktivitas berisiko.
Mediasi rumah tangga di Gegelang Daye menghasilkan keputusan berpisah secara baik-baik. Mantan suami menyanggupi biaya pengobatan mantan istri. Proses berlangsung kondusif dengan pendampingan aparat dan kepala dusun.
Patroli subuh digelar di Jalan Raya Karang Bayan bersama Babinsa, kepala dusun, Linmas, serta BPD guna mencegah perang mercon yang mengganggu pengguna jalan.
Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, S.Tr.K., dikonfirmasi terpisah, menyampaikan komitmen jajarannya selama Ramadan.
“Kami mengedepankan sambang, edukasi, dan mediasi agar setiap persoalan bisa diselesaikan dengan dialog. Kehadiran anggota di lapangan untuk memberi rasa aman sekaligus mencegah gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Ia juga mengajak orang tua aktif mengawasi anak-anak, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat petasan, balap liar, atau aktivitas lain yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Sepekan kegiatan berjalan lancar. Situasi wilayah hukum Polsek Lingsar terpantau aman dan kondusif. ( red )
@lombokepo
