Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB Upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat terus digencarkan Polda NTB melalui program Pemolisian Masyarakat (Polmas). Kali ini, Karoops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat, S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., turun langsung menyapa dan berdialog dengan warga di Lingkungan Banjar, Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Pertemuan ini diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Dalam suasana penuh keakraban, Kombes Pol. Erwin Rachmat mendengarkan langsung berbagai aspirasi, masukan, serta persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Warga juga diajak untuk tidak hanya menjadi penerima layanan keamanan, tetapi turut mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto mengatakan, kehadiran pejabat utama Polda NTB di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata Program Polmas yang mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi langsung.
Kunjungan Karoops Polda NTB kali ini dalam rangka melaksanakan tugas sebagai Polmas di tengah lingkungan masyarakat. Program Polmas merupakan salah satu terobosan Kapolda NTB dalam mewujudkan Harkamtibmas yang kondusif,” ujar AKP Muhammad Ryanto.
Menurutnya, Polmas tidak hanya menempatkan polisi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial. Pendekatan melalui komunikasi dan kolaborasi dinilai mampu memperkuat pencegahan sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan. Melalui Polmas, kami ingin membangun komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat sehingga berbagai persoalan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Kapolsek juga menekankan pentingnya peran tiga pilar, yakni pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, bersama para tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat lingkungan.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial sebelum berkembang menjadi konflik maupun gangguan Kamtibmas yang lebih besar.
Melalui kegiatan Polmas yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polda NTB berupaya membangun pola pemolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka dan partisipasi aktif warga, terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan diharapkan menjadi tanggung jawab bersama. ( red )
@lombokepo
