Newsmetrontb.com_ LOMBOK TENGAH Penanganan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap belasan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Desa Bungkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, terus bergulir.
Polresta Lombok Tengah memastikan perkara yang menyeret TGH Muhammad Imanuddin Sumar alias Abah AIS tersebut telah naik ke tahap penyidikan Sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Kasi Humas Polresta Lombok Tengah Iptu Lalu Brata.
Lanjut olehnya bahwa Saat ini penyidik masih mendalami keterangan sejumlah saksi termasuk pihak yang diduga menjadi korban sampai saat ini baru 12 orang yang telah menjalani pemeriksaan termasuk terlapor dan istrinya Abah juga .
Dan terkait informasi jumlah korban yang disebut mencapai 30 orang pihak kepolisian belum memberikan kepastian karena penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi.
Apakah Korban sebayak 30 orang atau bertambah , Kita tunggu saja hasil pendalaman saat ini karena pihak kami dalam hal ini penyidik baru memeriksa saksi-saksi,” ujarnya. " Kasi Humas L.Brata
Selain pemeriksaan saksi, polisi juga berencana melibatkan psikolog dalam proses penanganan perkara karena pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pendalaman terhadap kondisi serta keterangan yang berkaitan dengan dugaan kekerasan seksual tersebut.
Polisi memastikan proses penyidikan masih berjalan. Keterangan dari para saksi, termasuk korban, akan menjadi bagian dari pendalaman sebelum penyidik menentukan langkah hukum selanjutnya.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah adanya laporan dugaan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Ponpes Abul Barokat Wannafahat. TGH Muhammad Imanuddin Sumar alias Abah AIS disebut dalam perkara tersebut sebagai terlapor.
Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang terlibat dalam perkara tersebut. ( red )
@lombokepo
