newsmetrontb: Kota mataram
Showing posts with label Kota mataram. Show all posts
Showing posts with label Kota mataram. Show all posts

Thursday, October 29, 2026

Polda NTB Bersama BNNK dan Pemkot Berikan Eduksi Bahaya Narkoba Bagi Warga Krg.Bagu

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB.
   Upaya memberantas peredaran narkotika tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum. Pasca Operasi Sarang Kampung Narkoba di Karang Bagu, Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Polda NTB bersama Pemerintah Kota Mataram dan BNNK Mataram menggelar kegiatan *Quick Wins* (QW) Pembinaan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Karang Bagu tersebut dipimpin langsung Direktur Binmas Polda NTB Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., MS.I. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Mataram, BNNK Mataram, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam pembinaan tersebut, unsur kepolisian, pemerintah, dan BNNK Mataram memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika, terutama bagi generasi muda. Masyarakat diingatkan bahwa dampak narkoba tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga dapat merusak kesehatan, memengaruhi perilaku, dan mengancam masa depan.

Direktur Binmas Polda NTB mengajak masyarakat untuk membangun kehidupan yang bersih dari narkoba serta mengisi waktu dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral kepolisian terhadap masyarakat Karang Bagu setelah pelaksanaan operasi pemberantasan narkoba.

Sebagai bentuk tanggung jawab moril kepada masyarakat di lingkungan tersebut pascaoperasi terhadap narkoba, kami melaksanakan pembinaan agar masyarakat semakin memahami bahaya narkotika dan bersama-sama mencegah peredarannya,” ujarnya.

Menurut Kholid, upaya pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain penegakan hukum terhadap pihak yang diduga terlibat, pembinaan dan pendampingan juga diperlukan untuk membangun kesadaran masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan sekitar.

Polda NTB berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi kepada warga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Masyarakat juga didorong untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan dan berani menyampaikan informasi kepada pihak berwenang.

Kita berikan motivasi dan semangat agar masyarakat lainnya tidak ikut-ikutan melakukan seperti yang dilakukan para pelaku. Semoga upaya ini menjadikan masyarakat di lingkungan tersebut semakin hati-hati dan waspada terhadap peredaran barang haram itu. Kita mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi lingkungan agar bebas dari narkoba,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, BNNK, tokoh masyarakat, dan warga, pembinaan pascaoperasi ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama serta menekan potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kawasan Karang Bagu. ( red ) 



Saturday, October 17, 2026

Wakapolda NTB Gelar Jumat Keliling di Ponpes Abu Hurairah



Newsmetrontb.com_ KODYA MATARAM NTB 
Mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat terus menjadi komitmen Polda NTB Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Jumat Keliling yang dilaksanakan Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., di Masjid Pondok Pesantren Abu Hurairah, Jumat (16/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda NTB melaksanakan salat Jumat bersama masyarakat sekaligus memanfaatkan momentum kebersamaan untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia juga mengajak para tokoh agama dan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan serta kenyamanan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, terciptanya situasi yang kondusif membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., mengatakan kegiatan Jumat Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri diharapkan dapat hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta memperkuat sinergi dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

“Kita berharap melalui Jumat Keliling dapat bertemu masyarakat secara rutin hingga terbangun komunikasi yang lancar antara Polri dengan masyarakat. Upaya kita ini sejalan dengan slogan Polri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” ujarnya.

Polda NTB berharap kegiatan Jumat Keliling dapat terus menjadi ruang silaturahmi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terjalin baik serta partisipasi aktif warga, upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah NTB diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan. ( red ) 



Wednesday, October 14, 2026

Polisi Amankan 6 Terduga Pelaku Kejahatan Narkotika , 2 Diantaranya Wanita



Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM  NTB  Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram mengamankan enam orang dalam operasi berantai pemberantasan narkotika pada Rabu (14/10/2026) dini hari mulai pukul 00.20 WITA. Keenam terduga terdiri dari empat pria dan dua perempuan.

​Dalam operasi gabungan di beberapa titik wilayah Mataram dan sekitarnya tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa:

  • ​4,46 gram diduga sabu
  • ​0,27 gram diduga ekstasi
  • ​Alat komunikasi, alat konsumsi (bong), serta peralatan pendukung peredaran narkotika.

​Kronologi Pengungkapan Berantai

​Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K. menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan.

  1. ​Saptamarga (Cakranegara): Petugas mengamankan dua pria dewasa di pinggir jalan dan menemukan barang bukti awal.
  2. ​Kamar Hotel (Jl. Sriwijaya): Dari pengembangan awal, petugas menggeledah kamar hotel tempat menginap salah satu terduga dan menemukan bukti tambahan.
  3. ​Tempat Hiburan Malam (Senggigi): Tim bergerak ke area parkir tempat hiburan malam dan mengamankan seorang pria.
  4. ​KOS Cilinaya (Cakranegara): Petugas mengamankan dua orang perempuan beserta barang bukti terkait.
  5. ​KOS Saptamarga: Penindakan berakhir di sebuah kamar kos dengan mengamankan satu pria dewasa lainnya.
  6. Keenam terduga pelaku saat berada di kantor Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram

    ​Penanganan Hukum & Rehabilitasi

    ​AKP Abisatya menegaskan bahwa penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga serta menelusuri asal-usul barang bukti dan potensi keterkaitannya dengan jaringan yang lebih luas.

    • ​Terduga Pengedar: Akan diproses hukum secara tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    • ​Terduga Pemakai Murni: Penanganannya akan dikoordinasikan dengan BNN Kota Mataram guna menjalani proses rehabilitasi.

    ​Langkah ini sejalan dengan komitmen Polresta Mataram:

    ​"Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat."

    ​Polresta Mataram imbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi terkait indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya. ( red ) 

    ​

Saturday, October 10, 2026

Direktorat Narkoba Polda NTB Bersama Tim Gabungan Gerbek Kampung Narkoba


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB
  Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama Polresta Mataram, BNNP NTB, dan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Mataram menggelar operasi gabungan untuk memberantas peredaran gelap narkotika di Kota Mataram, Jumat (9/10/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menggerebek sebuah rumah di kawasan Karang Bagu, Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara. Hasilnya, tiga pria berinisial S (50), RA (25), dan SJ (30) diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas terkait narkotika.

Dari hasil penggeledahan badan dan lokasi sekitar rumah, petugas menemukan 10 poket yang diduga berisi sabu dengan berat total 51,58 gram. Barang tersebut disimpan di dalam sebuah toples yang ditanam di bawah kandang ayam.

Selain narkotika yang diduga sabu, petugas turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba. Barang bukti tersebut meliputi timbangan elektrik, satu bendel plastik klip, pipet modifikasi, alat isap, korek api gas, telepon genggam, serta uang tunai puluhan juta rupiah yang diduga berasal dari hasil penjualan narkotika.

Direktur Resnarkoba Polda NTB, Kombes Pol. Roman Smaradhana Elhaj, S.I.K., dalam konferensi pers di kantor Direktorat Resnarkoba Polda NTB, Jumat sore, menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden kepada Kapolri yang kemudian diteruskan kepada jajaran Polda NTB terkait pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika.

Menurut Roman, salah satu pria yang diamankan, yakni S, telah masuk dalam daftar target operasi Ditresnarkoba Polda NTB. S juga disebut merupakan residivis dalam kasus narkotika.

“Dalam penggerebekan tersebut, kami mengamankan tiga pria. Satu di antaranya, yakni S, diduga merupakan bandar narkoba dan telah menjadi Target Operasi (TO) Ditresnarkoba Polda NTB. S diketahui sebagai residivis kasus narkoba,” tegasnya.

Meski demikian, proses hukum terhadap para terduga akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh petugas.

Direktorat Resnarkoba Polda NTB akan menangani proses hukum terhadap S sesuai hasil penyelidikan dan bukti yang ditemukan.

Sementara itu, dua pria lainnya, yang dalam keterangan disebut berinisial RA dan SJ, akan diserahkan kepada BNNP NTB untuk menjalani proses asesmen dan rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pendekatan penanganan narkotika yang membedakan penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam peredaran dengan penanganan terhadap penyalahguna yang membutuhkan rehabilitasi.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda NTB bersama instansi terkait untuk menekan peredaran narkotika di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Selain melakukan penindakan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran, aparat juga mendorong penanganan penyalahguna melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.

Polda NTB menegaskan komitmennya melalui tagline, “Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat.”

Melalui operasi gabungan ini, diharapkan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya pemberantasan peredaran narkotika dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkoba. ( red ) 



Bidhumas Polda. NTB Perkuat Layanan Informasi Publik Melalui FGD PINTAR

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB 
Bidhumas Polda NTB melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah stakeholder internal dan eksternal sebagai langkah strategis dalam penyusunan Pedoman Standarisasi Pelayanan Informasi Publik melalui inovasi PINTAR (Pelayanan Informasi – Normatif, Terukur, Akuntabel, Responsif).

Kegiatan ini melibatkan Komisi Informasi Provinsi NTB, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB, akademisi Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), serta unsur internal Polda NTB, meliputi Irwasda, Bidkum, dan para pejabat PID Satker Polda NTB.

Melalui kolaborasi tersebut, berbagai masukan dan perspektif dihimpun untuk menyempurnakan pedoman pelayanan informasi publik yang sesuai regulasi, mudah dipahami, efektif, dan dapat diterapkan secara konsisten oleh petugas di lapangan.

Kasubbid PID Bidhumas Polda NTB, Pembina Ni Komang Three Ayu Juniartini, S.Ag., M.I.Kom., menyampaikan bahwa FGD ini menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan pemahaman dan pola kerja dalam pelayanan informasi publik.

FGD ini merupakan bagian dari tahapan implementasi Proyek Perubahan PINTAR yang bertujuan memperkuat standardisasi pelayanan informasi publik di lingkungan Polda NTB dan Polres/ta jajaran.

Melalui sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, PINTAR diharapkan mampu menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin profesional, transparan, akuntabel, serta memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat. ( red ) 



Thursday, October 8, 2026

Korem 162/Wira Bhakti Gelar Apel Kesiapan Pengamanan MotoGP 2026


 Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB   Korem 162/Wira Bhakti menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan dan evakuasi Event MotoGP Tahun 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan personel, materiel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi seluruh kemungkinan yang dapat terjadi selama penyelenggaraan event internasional tersebut, Kamis (08/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan berupa Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan dan Evakuasi Event MotoGP Tahun 2026, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola kawasan dan unsur terkait lainnya. Apel ini bertujuan menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi serta memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Apel tersebut dihadiri Pejabat Utama Korem 162/Wira Bhakti, para Dandim se-Pulau Lombok, Dan/Ka/Balak Aju Kodam IX/Udayana, Kasubdit Gasum Polda NTB, Kalak BPBD NTB, perwakilan ITDC, serta diikuti seluruh personel Satgas Evakuasi Bencana Alam dalam rangka persiapan MotoGP 2026.

Dalam arahannya, Kasrem 162/Wira Bhakti menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi pelaksanaan MotoGP 2026, baik dari aspek pengamanan maupun penanganan keadaan darurat.

Apel dilaksanakan karena MotoGP merupakan event olahraga internasional yang melibatkan pembalap, official, tamu undangan, wisatawan dan masyarakat dalam jumlah besar sehingga memiliki dinamika serta potensi kerawanan yang perlu diantisipasi sejak dini.

Selain ancaman terhadap keamanan, seluruh unsur juga harus siap menghadapi berbagai kondisi kontinjensi seperti gempa bumi, tsunami, kebakaran, kecelakaan, kondisi medis darurat, kepanikan massa maupun keadaan lain yang dapat mengancam keselamatan.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka kesiapan pengamanan dan evakuasi Event MotoGP Tahun 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat, dengan kesiapan unsur yang mencakup wilayah penugasan dan lokasi yang berkaitan dengan pelaksanaan event.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka persiapan menghadapi penyelenggaraan MotoGP Tahun 2026 di wilayah NTB.

Kesiapan dilaksanakan melalui apel gelar pasukan, pengecekan personel, materiel serta sarana dan prasarana, pemahaman sektor tanggung jawab, kesiapan jalur komunikasi dan evakuasi, titik kumpul serta kendaraan dan peralatan pendukung.

Kasrem 162/Wira Bhakti juga menekankan pentingnya command and control, sehingga setiap kejadian dapat segera dilaporkan melalui jalur komando dan ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan terkoordinasi.

Dalam kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan tindakan menjadi sangat menentukan. Karena itu, jalur evakuasi harus benar-benar terbuka, titik kumpul harus diketahui, kendaraan dan peralatan evakuasi harus siap digunakan,” tegas Kasrem.

Beliau juga meminta seluruh unsur mengedepankan sinergi dan menghindari ego sektoral.

“Kekuatan kita terletak pada koordinasi, komunikasi dan kemampuan bergerak sebagai satu kesatuan,” ujarnya.

Melalui kesiapan tersebut, Korem 162/Wira Bhakti bersama seluruh unsur terkait berkomitmen mendukung terselenggaranya MotoGP 2026 di NTB secara aman, tertib, lancar dan sukses, sekaligus memastikan kesiapsiagaan menghadapi setiap potensi keadaan darurat demi keselamatan masyarakat, wisatawan dan seluruh pihak yang terlibat. ( red ) 



Wednesday, October 7, 2026

Polisi Amankan Sebanyak 21 Orang Terduga Pelaku Bersama BB Shabu 4,06 gr


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM NTB    
Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram melakukan pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika secara berantai di wilayah Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Selasa menjelang subuh (06/10/2026).

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 21 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Mereka diamankan dari enam lokasi berbeda yang berada di wilayah Kecamatan Narmada.

Pengungkapan bermula dari sebuah rumah kos di Desa Presak. Di lokasi pertama ini, petugas mengamankan empat orang, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian melakukan pengembangan menuju sebuah rumah di desa yang sama. Di lokasi kedua tersebut, polisi kembali mengamankan empat orang laki-laki.

Pengembangan berlanjut ke lokasi ketiga, yakni sebuah rumah di wilayah Lembuak. Di tempat ini, petugas mengamankan seorang laki-laki.

Dari hasil interogasi awal, penyidik kembali bergerak menuju lokasi keempat berupa sebuah rumah kos di Desa Lembuak. Di lokasi tersebut, jumlah orang yang diamankan cukup banyak, yakni 11 orang yang terdiri dari tiga perempuan dan delapan laki-laki.

Petugas kemudian melanjutkan pengembangan ke sebuah rumah di kawasan Taman Suranadi. Di lokasi kelima, polisi mengamankan seorang laki-laki.

Sementara pada lokasi keenam, petugas mendatangi sebuah rumah di Desa Lembuak. Meski tidak menemukan orang yang menjadi sasaran pengungkapan, polisi tetap melakukan penggeledahan di lokasi tersebut untuk mencari barang bukti maupun petunjuk lain yang berkaitan dengan perkara.

Dari rangkaian penggeledahan di enam lokasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Salah satu barang bukti yang diamankan berupa 4,06 gram diduga narkotika jenis sabu.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan adanya pengungkapan tersebut saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, operasi bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Narmada.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti tim Opsnal Satresnarkoba dengan melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penindakan di sejumlah lokasi.

“Dalam pengungkapan tersebut petugas mengamankan 21 orang untuk diperiksa. Mereka diamankan di lokasi yang berbeda-beda. Ada enam lokasi yang didatangi. Dari berbagai alat bukti hasil penggeledahan, diduga kuat berkaitan dengan orang-orang yang diamankan,” jelas AKP Abisatya.

Saat ini, ke-21 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk menentukan peran dan status hukum masing-masing. Penyidik juga masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan di enam lokasi tersebut.

Polisi tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul barang yang diduga narkotika maupun pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya Polresta Mataram dalam menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Tim Opsnal Satresnarkoba terus melakukan penyelidikan berdasarkan informasi masyarakat sebagai bagian dari langkah penindakan sekaligus pencegahan terhadap peredaran narkotika.

Proses pemeriksaan terhadap seluruh orang yang diamankan masih berlangsung. Polisi akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan, dan alat bukti yang diperoleh sesuai ketentuan perundang-undangan. ( red ) 

Monday, October 5, 2026

Kapolda NTB Tegaskan Pengamanan MotoGP 2026 Melalui Ops Mandalika Rinjani


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB
   Kapolda NTB Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mandalika Rinjani 2026, 2.678 Personel Disiagakan Amankan MotoGPersiapan pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 memasuki tahap akhir. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Senin (5/10/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta soliditas seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan event balap motor internasional yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026.

Hadir dalam apel tersebut Wakapolda NTB beserta jajaran PJU Polda NTB, Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Dansat Brimob, para Kapolres/ta se-Pulau Lombok, Kabinda NTB, Basarnas NTB, sejumlah kepala dinas Pemprov NTB, Direktur Utama ITDC, MGPA, serta para mitra Kamtibmas dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam keterangannya seusai memimpin apel, Kapolda NTB menjelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan penting untuk mengecek kesiapan seluruh unsur yang akan terlibat dalam operasi.

Apel gelar pasukan ini penting untuk menentukan kesiapan seluruh personel dari stakeholder yang terlibat, termasuk kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung penyelenggaraan operasi,” ujar Kapolda NTB.

Ia menjelaskan, pengamanan MotoGP tahun ini dikemas dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, sebuah operasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai unsur dalam rangka memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan MotoGP berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Operasi yang kita selenggarakan kali ini diberi nama Ops Mandalika Rinjani 2026, yang merupakan operasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan penyelenggaraan internasional Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung tanggal 9 hingga 11 Oktober mendatang,” ungkapnya.

Libatkan 2.678 Personel Gabungan

Pengamanan MotoGP 2026 melibatkan 2.678 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait hingga elemen masyarakat.

Operasi Mandalika Rinjani 2026 sendiri berlangsung selama 12 hari, mulai 5 hingga 16 Oktober 2026, mencakup tahapan sebelum pelaksanaan MotoGP, saat event berlangsung, hingga pengamanan pasca kegiatan.

Menurut Kapolda, keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek pengamanan dapat berjalan secara terpadu.

Sinergi antarinstansi juga diperlukan mengingat MotoGP bukan hanya menghadirkan aktivitas balapan, tetapi juga pergerakan wisatawan, penonton, pembalap, kru, serta berbagai kegiatan pendukung di sejumlah wilayah NTB.

Kapolda NTB meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas ini dengan baik sesuai tupoksi, didasari rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab, sehingga operasi ini benar-benar mendatangkan hasil sesuai harapan, yaitu suksesnya penyelenggaraan MotoGP 2026 dengan Aman dan lancar,” tegasnya.

Bukan Sekadar Event, tetapi Membawa Nama NTB dan Indonesia

Kapolda menilai penyelenggaraan MotoGP menjadi kesempatan bagi seluruh stakeholder di NTB untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menjadi tuan rumah event bertaraf internasional.

Karena itu, keberhasilan pengamanan dan penyelenggaraan MotoGP tidak hanya berdampak terhadap nama baik NTB, tetapi juga membawa citra Indonesia di mata dunia.

Ini saatnya sinergitas seluruh stakeholder yang ada di NTB untuk membuktikan diri bahwa kita memiliki kemampuan sebagai tuan rumah event bertaraf internasional. Kesuksesan yang kita harapkan nantinya bukan hanya kebanggaan bagi daerah dan masyarakat NTB, tetapi juga citra positif negara di mata internasional,” pungkas Kapolda NTB. ( red ) 



Saturday, October 3, 2026

Ditlantas Polda NTB Siapkan Ratusan Personel dan Puluhan Kendaraan Untuk Pengamanan MotoGP



Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM  NTB 
Direktorat Lalu Lintas Polda NTB memastikan kesiapan pengamanan arus lalu lintas menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Berbagai persiapan dimatangkan, mulai dari personel, kendaraan operasional, hingga skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso, S.I.K.,M.Si. mengatakan seluruh persiapan dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat, penonton, maupun pengguna jalan umum selama event internasional tersebut tetap aman dan lancar.

Hal itu disampaikannya saat melakukan pengecekan armada operasional pengamanan MotoGP di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Jumat (02/10/2026).

Alhamdulillah, persiapan Ditlantas Polda NTB dalam pengamanan lalu lintas selama penyelenggaraan MotoGP telah maksimal. Berbagai persiapan telah kami lakukan,” ungkapnya.

Untuk mendukung pengamanan, Ditlantas Polda NTB menyiapkan 350 personel lalu lintas, ditambah 30 personel BKO dari Kakorlantas.

Sementara dari sisi sarana dan prasarana, sebanyak 50 unit kendaraan roda empat telah dipersiapkan. Armada tersebut terdiri dari 25 unit yang disiapkan Polda NTB, 10 unit BKO dari Polres jajaran, serta 15 unit bantuan dari Kakorlantas Mabes Polri.

Selain menyiapkan kekuatan personel dan armada, Ditlantas Polda NTB juga telah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder, khususnya Dinas Perhubungan, untuk mendukung pengaturan arus, kanalisasi, maupun penerapan rekayasa lalu lintas apabila kondisi di lapangan membutuhkan.

Kami sudah mempersiapkan beberapa alternatif tentang pengaturan arus ataupun rekayasa lalu lintas jika memang situasi saat itu sangat diperlukan. Semuanya telah kami siapkan dan dalam pelaksanaannya kami berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Kombes Iman menegaskan, kelancaran arus lalu lintas selama MotoGP tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas. Kepatuhan masyarakat terhadap aturan dan arahan petugas juga menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan event tersebut.

Ia mengimbau masyarakat maupun penonton untuk mengikuti seluruh petunjuk yang telah disiapkan, termasuk terkait pembagian jalur kendaraan di kawasan KEK Mandalika.

Kita berharap masyarakat patuh dengan apa yang telah kita terapkan demi kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan KEK Mandalika. Di sana sudah ada jalur-jalur bagi pengendara dan penonton sesuai warna gelang, maupun jalur bagi pengendara umum lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama antara petugas dan masyarakat akan sangat menentukan kelancaran pergerakan kendaraan selama MotoGP berlangsung.

Karena itu, Ditlantas Polda NTB kembali meminta seluruh pengguna jalan untuk tidak menerobos jalur yang telah ditentukan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kami mohon kerja sama seluruh masyarakat agar mematuhi seluruh arahan dari petugas kami di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas,” pungkasnya. ( red ) 




Friday, October 2, 2026

Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram Tangkap 5 Terduga Pelaku Kejahatan Narkoba

 


Newsmetrontb.com_ POLRESTA  MATARAM  NTB
Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram kembali mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, pengungkapan dilakukan di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kamis malam (01/10/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang yang masing-masing berinisial ALF (18), YHS (25), BR (29), MHH (18), dan AI (17). Kelimanya diketahui merupakan warga Kecamatan Ampenan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Di antaranya 2,27 gram diduga sabu yang dikemas dalam beberapa klip bening, alat-alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika, klip bening, serta sejumlah uang tunai.

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan adanya pengungkapan tersebut saat dikonfirmasi, Dan mengatakan bahwa Tim  Opsnal kami telah  mengamankan lima orang  terduga pelaku  tindak pidana narkoba dan yang mengejutkan  karena di antaranya masih berusia belasan tahun,” ungkapnya  Jumat ( 02/10/2026 )

Ia menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas narkotika di wilayah Bintaro. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti personel Satresnarkoba dengan serangkaian penyelidikan hingga petugas memperoleh informasi yang cukup untuk melakukan penindakan.

Kelima orang tersebut kemudian diamankan di salah satu rumah di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Saat petugas melakukan penindakan, seluruhnya berada di lokasi.

“Kelima terduga diamankan di salah satu rumah di wilayah Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Saat petugas melakukan penggerebekan, kelima terduga sedang berada di TKP,” jelasnya.

Pengungkapan kemudian dikembangkan. Petugas melakukan penggeledahan di rumah milik dua terduga, yakni BR dan YHS, untuk menelusuri lebih jauh asal-usul barang yang diduga narkotika tersebut.

Dari keterangan yang diperoleh dalam proses pemeriksaan awal, YHS mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang perempuan berinisial NR.

Petugas kemudian bergerak menuju rumah NR di wilayah Tempit, Ampenan. Namun, saat tiba di lokasi, NR tidak berada di tempat sehingga petugas belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Kelima terduga saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kita akan lakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing,” tegas AKP Abisatya.

Penyidik juga masih mengembangkan perkara tersebut untuk menelusuri asal-usul barang bukti serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan dugaan peredaran narkotika tersebut.

Untuk kepentingan proses hukum, para terduga diproses berdasarkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Khusus terhadap terduga yang masih berusia di bawah 18 tahun, proses hukum akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi anak.

Hingga kini, proses pemeriksaan dan pengembangan masih berlangsung untuk memastikan peran masing-masing serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. ( red ) 

Tuesday, September 29, 2026

Ditpolairud Polda NTB Perketat Pengamanan di Pelabuhan Jelang motoGP 2026


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pengamanan dan pemantauan di seluruh pintu masuk pelabuhan di Pulau Lombok pada pada operasi Cipkon MotoGP Mandalika, Senin (28/9/2026). 

Langkah antisipatif ini digelar dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan “Cipta Mandalika Rinjani 2026” guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap kondusif menjelang gelaran internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026.

Kegiatan pengamanan yang dipimpin langsung oleh Subsatgas Polairud ini menyasar area masyarakat pesisir, perkantoran pelabuhan, hingga zona inti pelabuhan di sembilan titik strategis. 

Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan meliputi Pelabuhan Senggigi, Pelabuhan Ampenan, Pelabuhan Awang, Kawasan Kuta Mandalika, Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Khayangan, Pelabuhan Tanjung Luar, serta Pelabuhan Bangsal.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke F S Samola, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa langkah pendeteksian dini di lini perairan dan pelabuhan ini merupakan kunci vital untuk menjaga stabilitas keamanan Wilayah Lombok jelang ajang balap dunia tersebut.

“Pengamanan dan pemantauan ketat di seluruh jalur keluar-masuk pelabuhan se-Pulau Lombok ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun para wisatawan dan kru yang mulai berdatangan. Kami melakukan deteksi dini potensi gangguan kamtibmas agar perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kombes Pol Boyke.

Melalui pengerjaan personel gabungan dan patroli rutin sejak pukul 09.00 WITA hingga selesai, kegiatan ini berhasil menciptakan situasi kamtibmas yang aman, terendali, dan kondusif di seluruh kawasan pintu masuk perairan Lombok.

Ditpolairud Polda NTB mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut untuk terus bersinergi menjaga ketertiban umum demi suksesnya penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Kabupaten Lombok Tengah.  ( red ) 



Friday, September 25, 2026

Kapolda NTB Pimpin Acara Sertijab Kabiddokkes


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM NTB 
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H. memimpin serah terima jabatan Kabiddokkes Polda NTB, Jumat (25/9/2026), di Rupatama Polda NTB. Jabatan tersebut kini diemban Kombes Pol. dr. Iskandar, Sp.B., MARS., QHIA., menggantikan Kombes Pol. Dr. dr. I Komang Tresna, Sp.Og. (K), MARS., M.H.Kes., Sp.OV., (K) Obsos.

Sertijab dilanjutkan acara kenal pamit di Gedung Sasana Dharma Polda NTB. Dalam kesempatan tersebut Kapolda NTB mengatakan, pergantian jabatan menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.

"Alih tugas dan pergantian jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, merupakan hal yang lumrah dan wajar. Ini adalah bagian dari dinamika organisasi, penyegaran, serta pembinaan karier personel guna meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dan institusi Polri," ujar Irjen Kalingga.

Irjen Kalingga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama, atas dedikasi selama memimpin Bid Dokkes Polda NTB, termasuk peningkatan layanan kesehatan serta dukungan kedokteran kepolisian dalam berbagai agenda.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian luar biasa yang telah diberikan selama memimpin Biddokkes Polda NTB," katanya.

Kepada pejabat baru, jenderal bintang dua itu meminta pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, dapat membawa Bid Dokkes Polda NTB terus berkembang. Layanan kesehatan bagi personel Polri maupun masyarakat juga diminta terus diperkuat.

"Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Bumi Gora, Polda Nusa Tenggara Barat. Kami yakin dan percaya, dengan pengalaman, rekam jejak, serta kapabilitas yang Bapak miliki, Biddokkes Polda NTB akan semakin maju, profesional, dan mampu memberikan kontribusi terbaik," tegasnya.

Irjen Kalingga juga menegaskan kesiapan jajaran Polda NTB mendukung program kerja serta terobosan baru di lingkungan Bid Dokkes.

"Kami seluruh jajaran Polda NTB siap mendukung dan bekerja sama, demi mewujudkan program kerja dan terobosan-terobosan baru di lingkungan Biddokkes Polda NTB," ujarnya.

Menutup acara kenal pamit, Kapolda NTB kembali menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama serta doa untuk kelancaran tugas di tempat baru.

"Terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya, dan selamat bertugas kepada pejabat baru. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya. ( red ) 




Pariwisata

Politik

Hukrim