newsmetrontb: Kota mataram
Showing posts with label Kota mataram. Show all posts
Showing posts with label Kota mataram. Show all posts

Thursday, September 17, 2026

Jelang Peresmian Kantor PTUN NTB BKTM Monjok Perkuat Koordinasi


Newsmetrontb.com_ POLSEK  SELAPARANG. 
Menjelang peresmian kantor baru Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Provinsi NTB, sinergitas antara aparat keamanan dan pemerintah wilayah terus diperkuat. Bhabinkamtibmas Kelurahan Monjok bersama Lurah Monjok dan Camat Selaparang melakukan koordinasi dengan pihak PTUN Provinsi NTB, Kamis (17/09/2026).

Koordinasi tersebut berlangsung di kantor baru PTUN Provinsi NTB yang berlokasi di Jalan Mahoni, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pertemuan membahas berbagai hal terkait rencana peresmian hingga kesiapan lingkungan sekitar kantor ketika nantinya mulai beroperasi.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan setiap kegiatan di wilayah binaannya dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Tidak hanya saat peresmian, komunikasi dengan pihak PTUN juga diharapkan terus terbangun setelah kantor tersebut mulai menjalankan aktivitas pelayanan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di berbagai bidang, khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja dan pelayanan publik yang aman serta kondusif.

Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi, SH., mengatakan koordinasi sejak awal merupakan langkah penting untuk memastikan suatu kegiatan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Koordinasi itu penting, selain untuk kelancaran juga dalam rangka membangun komunikasi yang berkelanjutan agar ke depannya situasi di PTUN Provinsi NTB ini tetap terpelihara dengan baik,” ucap Iptu Zulharman.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin antara Bhabinkamtibmas, pemerintah wilayah, dan pihak PTUN akan memudahkan penyampaian informasi serta penanganan berbagai persoalan yang mungkin muncul di lingkungan sekitar.

Dengan koordinasi yang dilakukan sejak tahap persiapan, Polsek Selaparang berharap proses peresmian hingga operasional kantor baru PTUN Provinsi NTB nantinya dapat berjalan aman dan lancar. Sinergi lintas unsur pun diharapkan terus terjaga demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kelurahan Monjok. ( red

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Kejahatan Curat


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM
     Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah Angkringan Kopi di Jalan Ahmad Yani, Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, akhirnya berhasil diungkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Mataram.

Dua pria berinisial AI dan HI, yang keduanya merupakan warga Kecamatan Sandubaya, berhasil diamankan polisi di rumah masing-masing pada Kamis menjelang Subuh (17/09/2026).

Keduanya ditangkap tanpa perlawanan bersama sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., M.Si., menjelaskan, kasus tersebut terjadi pada 8 September 2026 sekitar pukul 02.30 Wita.

Berdasarkan laporan korban, pelaku menyatroni Angkringan Kopi saat situasi sepi. Mereka diduga masuk ke dalam bangunan melalui jendela lantai dua yang belum terpasang.

Modus yang digunakan cukup nekat. Para terduga terlebih dahulu memanjat tembok untuk mencapai lantai dua. Setelah berhasil masuk melalui jendela yang belum terpasang, mereka kemudian turun menuju lantai satu.

Di lantai satu, para terduga diduga mengambil sejumlah barang berharga. Mereka bahkan membobol bagian kasir sebelum meninggalkan lokasi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp20 juta.

Atas laporan polisi tersebut, tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengantongi ciri-ciri terduga berdasarkan rekaman CCTV. Para terduga terlihat jelas dalam rekaman CCTV milik Angkringan Kopi tersebut,” ungkap AKP I Made Dharma.

Berbekal rekaman CCTV dan hasil penyelidikan, petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi kedua terduga. Tim URC kemudian bergerak menuju lokasi keberadaan mereka hingga berhasil melakukan penangkapan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga menemukan fakta bahwa salah seorang terduga berinisial AI merupakan residivis kasus pencurian.

“Salah satu terduga merupakan residivis kasus yang sama,” jelas Kasat Reskrim.

Selain mengamankan kedua terduga, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit televisi 32 inci, mesin kopi, tablet Galaxy, mesin grinder, serta rekaman CCTV.

Saat ini kedua terduga telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut guna memastikan seluruh rangkaian aksi pencurian dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Atas perbuatannya, kedua terduga dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. ( red

Wednesday, September 16, 2026

Hari Pertama Bertugas, Kapolsek Sandubaya Cek Kondisi Mako


 Newsmetrontb.com_ POLSEK SANDUBAYA     Baru sehari resmi menjabat sebagai Kapolsek Sandubaya, AKP Novit Haru Prasetyo, S.Tr.K., S.I.K., langsung tancap gas menjalankan tugas. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tersebut mengawali hari pertamanya dengan mengecek seluruh bagian dan fungsi yang ada di Mako Polsek Sandubaya, Rabu (16/09/2026).

Pengecekan menyeluruh itu menjadi bagian dari orientasi sekaligus upaya membangun komunikasi dan koordinasi internal sejak awal dirinya memimpin Polsek Sandubaya.

Dalam wawancara singkat dengan media ini, AKP Novit Haru Prasetyo mengatakan, dirinya siap mengabdikan diri dan menjalankan amanah sebagai Kapolsek Sandubaya.

Kami ingin kehadiran saya di Polsek Sandubaya ini dapat memberikan semangat dan warna baru bagi seluruh anggota serta keluarga besar Polsek Sandubaya. Harapannya, kami dapat mempertahankan maupun meningkatkan kinerja Polresta Mataram secara umum,” ujarnya.

Menurutnya, tugas yang diemban di Polsek Sandubaya memiliki tantangan tersendiri. Pasalnya, wilayah hukum Polsek Sandubaya mencakup dua kecamatan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, yakni Kecamatan Sandubaya dan Kecamatan Cakranegara.

Kedua wilayah tersebut berada di kawasan pusat kota sekaligus menjadi salah satu pusat aktivitas bisnis dan perekonomian di Kota Mataram. Kondisi itu membuat dinamika masyarakat dan mobilitas warga berlangsung cukup tinggi setiap harinya.

Kami tahu bahwa Cakranegara dan Sandubaya ini adalah dua kecamatan yang tergolong padat pergerakan masyarakat, mengingat keduanya merupakan pusat bisnis dan ekonomi yang ada di wilayah ibu kota Provinsi NTB. Oleh karenanya, tentu tugas kami ke depan sangatlah padat,” ungkapnya.

Karena itu, AKP Novit menegaskan pentingnya kesiapan internal jajaran Polsek Sandubaya dalam menghadapi berbagai dinamika tugas ke depan.

Pengecekan seluruh fungsi di Mako Polsek pada hari pertama bertugas, lanjutnya, sekaligus menjadi bagian dari adaptasi cepat sebagai pimpinan baru. Dengan mengenal langsung kondisi masing-masing fungsi, diharapkan koordinasi dan komunikasi antaranggota dapat berjalan lebih efektif dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kami langsung bekerja dan mengawalinya dengan pengecekan seluruh Mako. Ini bagian dari orientasi dan adaptasi sebagai pimpinan baru seperti yang ditekankan Kapolresta Mataram saat Sertijab,” pungkasnya.

Dengan dimulainya tugas tersebut, AKP Novit Haru Prasetyo diharapkan mampu segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah hukum Polsek Sandubaya serta melanjutkan berbagai upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan dengan mobilitas tinggi tersebut. ( red

Polda NTB Siapakan Personil dan Pos Pengamanan Jelang MotoGP

 


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB
Jelang perhelatan internasional MotoGP Mandalika 2026, berbagai persiapan terus dimatangkan Pemerintah Provinsi NTB bersama seluruh stakeholder terkait. Salah satu fokus utama adalah memastikan aspek keamanan dan kelancaran arus masyarakat selama event berlangsung.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Progres Persiapan Pelaksanaan Event Internasional MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (14/09/2026).

Rakor tersebut dihadiri Gubernur NTB, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., Danrem 162/WB serta sejumlah stakeholder terkait. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing penanggung jawab tugas dan fungsi memaparkan perkembangan kesiapan yang telah dilakukan hingga saat ini.

Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho dalam kesempatan tersebut menyampaikan kesiapan Polda NTB dalam mendukung pelaksanaan MotoGP Mandalika, khususnya melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026 yang menjadi sandi operasi pengamanan event tersebut.

Kami dari Polda NTB tentu mendukung penuh pelaksanaan MotoGP ini. Mana yang akan menjadi tugas kita seperti pengamanan telah kita persiapkan dengan baik,” tegas Wakapolda NTB usai kegiatan.

Dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, Polda NTB telah menyiapkan ribuan personel gabungan yang melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah maupun kelompok masyarakat. Pengamanan juga diperkuat di sejumlah pintu masuk Pulau Lombok yang menjadi jalur kedatangan masyarakat dan wisatawan menuju lokasi event, dengan melibatkan Polres jajaran.

Tak hanya mengerahkan personel, Polda NTB juga menyiapkan puluhan pos pengamanan di sejumlah titik strategis. Pos tersebut nantinya berfungsi membantu pengaturan lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat yang akan menuju kawasan Mandalika.

Dalam Operasi Mandalika Rinjani tersebut kita telah mempersiapkan puluhan pos pengamanan yang akan membantu mengatur dan memberikan informasi kepada masyarakat yang akan menuju Mandalika,” jelasnya.

Pengamanan di sekitar kawasan Sirkuit Mandalika juga menjadi perhatian utama. Polda NTB telah melakukan survei berulang kali, termasuk menyusuri jalur dari Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) hingga kawasan sirkuit, untuk memetakan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan maupun gangguan kelancaran arus.

Kita sudah melakukan survei berkali-kali di sekitar area sirkuit bahkan dari Bandara BIZAM untuk menentukan titik mana saja yang berpotensi ada kemacetan. Termasuk kegiatan simulasi agar apa kendala saat pelaksanaan nantinya dapat berjalan dengan baik,” ungkap Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Menurutnya, kesiapan pengamanan tidak hanya berbicara mengenai jumlah personel, tetapi juga bagaimana seluruh unsur dapat bergerak cepat dan terkoordinasi ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Karena itu, Wakapolda NTB menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarstakeholder yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci agar setiap potensi kendala selama pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 dapat segera diantisipasi dan ditangani.

Kerja sama semua stakeholder terkait tentu sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, bangun komunikasi dan koordinasi agar apa kendala ke depannya dapat segera diatasi,” tutupnya.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Polda NTB bersama seluruh stakeholder berkomitmen mendukung suksesnya MotoGP Mandalika 2026, baik dari sisi penyelenggaraan maupun keamanan, sehingga seluruh rangkaian event internasional tersebut dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. ( red



Tuesday, September 15, 2026

Kapolda NTB Terima Audiensi Dirut PT TCN Gili Trawangan


Newsmetrontb.com_KOTA MATARAM NTB 
Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, Senin (14/9/2026), menerima silaturahmi dan audiensi Direktur Utama PT TCN Gili Trawangan di ruang kerjanya sekira pukul 15.00 WITA.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara Polda NTB dan pihak PT TCN terkait situasi serta berbagai hal yang berkaitan dengan Gili Trawangan.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di kawasan wisata Gili Trawangan.

Silaturahmi dan komunikasi seperti ini penting untuk membangun sinergi serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan," kata Irjen Kalingga.

Dirut PT TCN Gili Trawangan juga menyampaikan sejumlah hal dalam audiensi tersebut. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka dengan mengedepankan komunikasi serta koordinasi.

Kami menyampaikan beberapa hal terkait Gili Trawangan, sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan Polda NTB," ujar Dirut PT TCN.

Audiensi tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara aparat kepolisian dan pihak pengelola maupun pelaku usaha di kawasan Gili Trawangan, terutama dalam mendukung keamanan serta kenyamanan destinasi wisata. ( red




Saturday, September 12, 2026

Meresahakan Masyrakat Tim URC Jatanras Polresta Tangkap Pelaku Bawa Sajam

 




Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM 
Beredarnya video viral yang memperlihatkan sekelompok pengendara motor diduga membawa dan memainkan senjata tajam  di ruang publik membuat masyarakat resah. Menyikapi kondisi tersebut , Polresta Mataram bergerak cepat dengan menggelar Operasi Cipta Kondisi untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Dalam operasi yang dilaksanakan tersenut sebanyak belasan Remaja  yang diduga merupakan anggota salah satu klub atau komunitas motor diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kota Mataram.

Operasi melibatkan Tim  URC  Sat Reskrim Polresta Mataram serta tim Opsnal dari seluruh Unit Reskrim jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta Mataram di backup oleh Tim URC PUMA Jatanras Direktorat Reskrium Polda NTB. 

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., melalui Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., SIK., M.Si., mengatakan langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya video di media sosial yang memperlihatkan aktivitas kelompok motor yang dinilai dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Melihat situasi tersebut, Polresta Mataram gerak cepat mengambil tindakan tegas dengan melaksanakan operasi sebagai langkah cipta kondisi Kamtibmas di wilayah hukum Polresta Mataram,” ujar Dharma.

Dalam pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi, petugas berhasil mengamankan belasan pemuda dan remaja yang diduga sebagai anggota klub motor tersebut. Mereka kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan keterlibatan masing-masing dalam aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Untuk sementara kami mengamankan belasan pemuda dan remaja anggota klub motor untuk diperiksa secara intensif. Tindakan tegas ini diambil karena masyarakat merasa resah dengan ulah klub motor seperti yang viral di media sosial tersebut,” tegasnya.

Dharma menambahkan, proses pemeriksaan masih berlangsung. Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk mengidentifikasi serta mencari anggota lain yang diduga terlibat dalam kelompok motor tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang terhadap aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih jika ditemukan adanya kepemilikan senjata api maupun penggunaan senjata tajam di kawasan publik.

“Untuk sementara kami baru mengamankan belasan orang dan untuk status hukum masih dalam proses pemeriksaan. Jika ada yang terbukti melakukan berbagai aktivitas yang meresahkan, termasuk kepemilikan senpi ataupun membawa sajam di kawasan publik, maka tentu akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Operasi Cipta Kondisi tersebut sekaligus menjadi langkah preventif Polresta Mataram dalam merespons keresahan masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat berkembang menjadi tindak kriminalitas di wilayah Kota Mataram. ( red )

Friday, September 11, 2026

Polda NTB Imbau Pengelola Tempat Hiburan Malam Patuhi Aturan Jam Operasional


Newsmetrontb.com_ KOTA MATARAM NTB 
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) memberikan dukungan penuh (backup) kepada Polresta Mataram dalam penanganan kasus penganiayaan terhadap masyarakat di Cafe Headbrew Mataram Mall beberapa hari lalu. Berkat kerja cepat tim gabungan di lapangan, kasus tersebut berhasil diungkap dan para terduga pelaku penganiayaan telah berhasil diamankan.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol. Arisandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat mem-backup Polresta Mataram untuk memastikan seluruh pelaku ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Pengungkapan dan penangkapan para pelaku merupakan bentuk komitmen Polda NTB dalam menindak aksi kriminalitas serta menjaga rasa aman dan nyaman masyarakat.

Selain itu, Kombes Pol. Arisandi juga meminta Pemerintah Kota Mataram untuk menertibkan kembali jam operasional Cafe agar tidak beroperasi hingga dini hari dan membatasinya maksimal sampai pukul 24.00 WITA. 

Menurutnya, minimnya pengawasan terhadap menjamurnya cafe yang buka hingga dini hari berpotensi memicu timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pungkasnya, Jumat (11/9/26). 

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengelola kafe dan tempat hiburan malam di wilayah NTB, khususnya di Kota Mataram, agar mematuhi aturan jam operasional yang telah ditentukan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda NTB, serta menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali, tutupnya. ( red



Tuesday, September 8, 2026

HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mataram Dorong Polwan Terus Berinovasi

 


Newsmetrontb.com_ POLRESTA  MATARAM  NTB 
Memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026, Polresta Mataram menggelar acara syukuran yang berlangsung di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram, Selasa (08/09/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH., Wakapolresta Mataram, Ketua Bhayangkari Cabang Mataram Kota sekaligus Pembina Polwan Polresta Mataram Ny. Dyah Hendro Purwoko, para Pejabat Utama Polresta Mataram, seluruh personel Polwan, Pengurus Bhayangkari Cabang Mataram Kota, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mataram menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Polwan Polresta Mataram yang memperingati Hari Jadi ke-78.

“Selamat kepada Polisi Wanita Polresta Mataram atas Hari Jadi Polwan ke-78. Ini merupakan perjalanan yang cukup panjang dan matang. Jadikan momentum ini untuk melakukan refleksi terhadap apa yang sudah kita perbuat dan kontribusikan sebagai Polwan,” ujar Kombes Pol. Hendro Purwoko.

Menurutnya, perjalanan panjang Polwan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian. Polwan diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara rutin, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kapolresta menekankan pentingnya keberadaan Polwan sebagai bagian integral dari institusi Polri yang mampu memberikan kontribusi positif, baik dalam pelaksanaan tugas kepolisian maupun kehidupan sosial masyarakat.

Keberadaan Polwan harus bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, dan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina Polwan Polresta Mataram Ny. Dyah Hendro Purwoko menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap seluruh Polwan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa tugas sebagai Polwan memiliki tanggung jawab yang besar. Selain menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum, Polwan juga memiliki tanggung jawab terhadap keluarga.

“Polwan tidak hanya ikut bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap kesejahteraan dan kehidupan keluarga,” ungkapnya.

Menurutnya, keseimbangan antara tugas kedinasan dan keluarga membutuhkan komitmen, keteguhan hati, serta dukungan yang kuat. Karena itu, seluruh Polwan diharapkan menjalankan setiap amanah dengan sungguh-sungguh, disertai doa dan ikhtiar.

“Tanggung jawab Polwan sangat berat. Oleh karena itu, tanamkan jiwa pengabdian dengan sungguh-sungguh serta terus berdoa dan berikhtiar demi kelancaran setiap tugas yang dilaksanakan,” tutup Ny. Dyah. ( red

Polisi Berusha Selamatkan Bayi Malang Lahir Diluar Nikah ke RSUD Mataram

 


Newsmetrontb.com_ POLSEK MATARAM NTB 
    Seorang bayi perempuan yang lahir prematur dan mengalami demam tinggi mendapat perhatian serius aparat Polsek Mataram. Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., bersama Piket Fungsi bergerak cepat mendatangi RSUD Kota Mataram, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.45 WITA, setelah menerima informasi mengenai kondisi bayi tersebut.

Setibanya di rumah sakit, Kapolsek langsung berkoordinasi dengan pihak manajemen RSUD Kota Mataram serta tenaga medis yang menangani bayi tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi bayi mendapat penanganan medis secara optimal sekaligus menindaklanjuti informasi yang diterima kepolisian.

Berdasarkan pemeriksaan medis awal menggunakan Ballard Score, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diketahui lahir secara prematur dengan perkiraan usia kandungan 33–34 minggu. Bayi memiliki berat badan sekitar 1.300 gram, tampak kuning, dengan tingkat saturasi oksigen (SpO2) 95 persen.

Saat ini, bayi tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Mataram di bawah pengawasan tim medis.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi berinisial ZI, bayi tersebut merupakan anak kandung pasangan DN dan IT yang berasal dari Pulau Sumbawa. Keduanya diketahui masih berstatus berpacaran dan belum melangsungkan pernikahan secara sah, baik menurut agama maupun negara.

Setelah melahirkan, IT kemudian menyerahkan bayi tersebut kepada DN untuk dirawat. Selanjutnya, DN menitipkan perawatan bayi kepada WYR (30), seorang ASN yang berdomisili di Pagesangan Indah, Kota Mataram.

Namun, kondisi bayi yang semakin mengkhawatirkan membuat WYR bersama DN membawanya ke RSUD Kota Mataram.

“Pada Senin malam tanggal 7 September 2026 sekitar pukul 18.30 WITA, Ibu Wiwi bersama Saudara DN terpaksa melarikan bayi tersebut ke RSUD Kota Mataram. Hal itu dikarenakan kondisi bayi yang mengalami demam tinggi dan berat badannya terus menurun secara drastis,” jelas AKP Amrozi Hamidi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari mendatangi dan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi yang berkaitan dengan kejadian, mengumpulkan keterangan dari para saksi, hingga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit terkait kondisi bayi.

Kapolsek menegaskan, selain mendalami informasi dan fakta yang ada, pihaknya juga memastikan kepentingan utama saat ini adalah keselamatan dan kesehatan bayi.

Kami telah melakukan sejumlah langkah hukum, di antaranya mendatangi dan mengolah TKP awal, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta terus memastikan agar bayi tersebut mendapatkan penanganan medis yang maksimal guna memastikan keselamatan dan kesehatan bayi terjamin,” tutupnya.

Polsek Mataram memastikan penanganan terhadap peristiwa tersebut akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memastikan bayi mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan. ( red

Polsek Ampenan Respon Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Bagek Kembar



Newsmetrontb.com_ POLSEK AMPENAN NTB       
Gerak cepat ditunjukkan personel Polsek Ampenan saat menerima laporan masyarakat terkait kebakaran lahan milik warga di Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Selasa (08/09/2026).

Laporan tersebut diterima piket fungsi Polsek Ampenan setelah warga melihat kobaran api membakar lahan yang dipenuhi semak-semak dan daun kering. Mendapat informasi itu, sejumlah personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses pemadaman bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Mataram dan masyarakat sekitar.

“Begitu kami menerima informasi tersebut, sejumlah personel langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan demi keamanan dan keselamatan masyarakat sekitar,” ungkap Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., saat dikonfirmasi.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan area sekitar kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masyarakat mendekati titik api sekaligus memastikan proses pemadaman dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Personel Polsek Ampenan juga turut membantu petugas Damkar dan warga dalam upaya memadamkan api agar tidak meluas ke area lainnya.

Kapolsek mengatakan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Namun, berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, sebelum kebakaran terjadi terdapat beberapa orang yang diduga sedang mencari lebah dengan membawa bobok api atau alat menyerupai obor.

“Belum diketahui secara jelas penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara berdasarkan keterangan warga sekitar, ada beberapa orang yang sedang mencari lebah dengan membawa bobok api, semacam obor,” jelasnya.

Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Area yang terbakar merupakan lahan kosong yang ditumbuhi semak-semak serta dipenuhi daun kering sehingga api relatif mudah menyebar.

Respons cepat tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polsek Ampenan dalam menangani setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat, termasuk kebakaran lahan di wilayah hukumnya.

Kapolsek Ampenan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap aktivitas yang dapat menimbulkan api. Mengingat saat ini musim kemarau dan suhu panas cukup tinggi, beberapa bahan mudah terbakar dalam keadaan kering sehingga dapat memicu nyala api dengan cepat,” tutupnya.

Polsek Ampenan juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. ( red

Ini Himbauan Kapolresta Mataram Terhadap Personil Saat Apel


Newsmetrontb.com_ POLRESTA MATARAM NTB
Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya peningkatan kinerja personel sekaligus penguatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Mataram.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolresta saat memimpin apel pagi di Lapangan Mapolresta Mataram, Senin (07/09/2026). Apel diikuti Wakapolresta Mataram, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, hingga ASN Polresta Mataram.

Dalam arahannya, Kapolresta meminta seluruh personel untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menurutnya, penguatan Polmas menjadi salah satu langkah penting untuk membangun komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Personel diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga aktif membangun hubungan dan menggali berbagai informasi yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat selain menjalin silaturahmi juga menggali informasi yang berkembang serta momentum untuk menyampaikan berbagai imbauan Kamtibmas,” ucapnya.

Kapolresta juga mendorong personel untuk meningkatkan kehadiran di tengah masyarakat, termasuk masyarakat adat. Kehadiran tersebut dinilai dapat menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Dengan komunikasi yang terjalin secara rutin, personel diharapkan mampu mengetahui lebih dini berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun penanganan secara tepat.

Selain tugas pelayanan dan pemeliharaan Kamtibmas, Kapolresta memberikan penekanan khusus terkait integritas personel. Ia secara tegas mengingatkan seluruh anggota Polresta Mataram untuk menjauhi judi online (judol) dan narkoba.

Kapolresta menegaskan, keterlibatan personel dalam kedua hal tersebut tidak hanya dapat mencoreng nama baik institusi Polri, tetapi juga berpotensi merusak kehidupan keluarga.

Ingat! Hindari judol, narkoba, karena hal itu tidak hanya merusak institusi tetapi juga merusak keluarga,” tegasnya.

Kapolresta berharap seluruh personel dapat menjaga diri, keluarga, serta kehormatan institusi dengan menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Ia juga menekankan agar setiap anggota mampu menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat.

Arahan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polresta Mataram untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan penguatan disiplin serta integritas internal sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polri yang semakin dipercaya masyarakat. ( red

Polisi Lakukan Evakuasi Penemuan Mayat Bayi Dijempong


 Newsmetrontb.com_ POLSEK AMPENAN  NTB     Warga Lingkungan Jempong Timur, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia di pinggir kali, Minggu (06/09/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Ampenan bersama Unit PPA Satreskrim Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bayi tersebut ditemukan dalam bungkusan kantong plastik dengan kondisi tali pusat masih terurai. Saat ditemukan, bayi dipastikan sudah tidak bernyawa.

Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., melalui Kanit Reskrim Polsek Ampenan Ipda Komang Gede Puja Artana, S.H., menjelaskan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh dua anak-anak yang berada di sekitar lokasi.

Kedua anak tersebut kemudian memberitahukan penemuan itu kepada seorang ibu warga setempat yang saat itu hendak mengantar anaknya untuk cukur rambut. Mendengar informasi tersebut, sang ibu bersama kedua anak tersebut kemudian menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya.

“Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh anak-anak kecil yang kemudian diinformasikan kepada salah seorang ibu warga sekitar. Dari sanalah informasi tersebut diketahui oleh petugas kita,” jelasnya, Senin (07/09/2026). 

Sesampainya di lokasi, ibu tersebut melihat sebuah benda yang dibungkus menggunakan kantong plastik. Setelah diperiksa, ternyata bungkusan tersebut berisi bayi perempuan yang sudah tidak bernyawa.

Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak lingkungan dan kepolisian. Bayi tersebut selanjutnya dibawa ke Puskesmas Karang Pule untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut sudah tidak bernyawa. Diperkirakan saat ditemukan, bayi tersebut memang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut memiliki berat sekitar 2,9 kilogram dengan panjang 50 sentimeter. Setelah pemeriksaan di Puskesmas, petugas kemudian mengevakuasi bayi tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.

Berdasarkan penyelidikan sementara, bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dugaan sementara berkaitan dengan kehamilan yang kemungkinan tidak dikehendaki,” jelas Ipda Komang.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan bukti-bukti di sekitar lokasi guna mengungkap siapa pihak yang tega membuang bayi tersebut.

Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,” tegasnya.

Polsek Ampenan bersama Satreskrim Polresta Mataram memastikan penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan proses penyelidikan berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan di lapangan. ( red

Pariwisata

Politik

Hukrim