Tingkatkan Kecintaan Terhadap Budaya, Gooyoobs Bersama IJE Adakan Diskusi Online - newsmetrontb

Friday, April 17, 2020

Tingkatkan Kecintaan Terhadap Budaya, Gooyoobs Bersama IJE Adakan Diskusi Online

Goyoobs Indonesia Saat Melakukan Video Meeting


Yogyakarta – Gooyoobs Indonesia bekerja sama dengan Indonesia Juara Emas D.I.Yogyakarta(IJE DIY) menggelar diskusi lewat online atau dalam jaringan (Daring) Zoom, Rabu, 15 April 2020 pukul 20.00 WIB. 
Diskusi ini dalam rangka terus memajukan dan meningkatkan kecintaan budaya Indonesia  dengan mengangkat tema “Peran Lagu Daerah dan Alat Musik Tradisional di Era Revolusi Industri 4.0”
Dengan menghadirkan 2 narasumber, Arif Mansyah (Founder Negariku, Indonesia Juara Emas DIY), Laufiensyah Lailatul qodar Akbar (Pegiat dan Guru Pengajar Alat Musik Tradisional) dan di moderatori oleh Rexy Adityo (Pengurus Gooyoobs Indonesia) di ikuti  oleh pendaftar sampai 187 dengan antusias yang luar biasa.
Arif Mansyah dan Laufiensyah Lailatul qodar Akbar mengapresiasi diskusi online atau daring yang diadakan Gooyoobs Indonesia untuk membumikan kecintaan budaya terhadap Indonesia melalui lagu daerah danb alat musik tradisional.
Arif Mansyah dalam pemaparan materinya, ia menyampaikan bahwa peran anak muda dan budaya sangat dinantikan kolaborasinya seperti Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM), menasional kan bahkan Internasionbal seperti lagu jawa oleh Didi Kempot God Father of Broken heart yang oleh kalangan anak muda sahabat ambyar di gandrungi contohnya medot janji, kartoyono, dan lainnya.,
“Anak muda dan kebudayaan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Dibutuhkan kolaborasi, kreativitas serta inovasi dalam bergerak dan berdampak untuk Indonesia” jelas Arif Mansyah
Laufiensyah Lailatul qodar Akbar dalam pemaparan materinya, ia menyampaikan bahwa pentingnya penanaman kecintaan budaya sejak dini seperti yang ia lakukan dengan melakukan pengenalan dan pembelajaran alat musik tradisional di Paud,bahkan mix alat musik tradisional dan modern perlu dilakukan untuk mudah diminati di kalangan anak muda. 
“Cintailah sedalam-dalamnya budaya Indonesia, baik itu bahasa daerah, musik tradisional, lagu daerah atau lainnya karena disitulah jati diri kita” jelas Laufiensyah Lailatul qodar Akbar

Sementara itu, Narasumber hingga peserta antusias hingga diskusi over time kisaran 1 jam 42 menit. “Harapannya acara seperti ini bisa sering diadakan, sehingga bisa berdampak lebih kepada orang lain.” – ungkap Pak Aciek salah satu peserta. Suasana hidrat pada akhir sesi dengan menyanyikan lagu kebangsaan bersama-sama “Indonesia Raya” dengan di iringi alat musik tradisional.


Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments