Silaturrahmi Kebangsaan Suarakan Nasionalisme Bersama Ka Binda NTB - newsmetrontb

Saturday, August 22, 2020

Silaturrahmi Kebangsaan Suarakan Nasionalisme Bersama Ka Binda NTB

 


Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy bersama Ka Binda NTB, Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si. Laksanakan kegiatan Silaturrahmi Kebangsaan Menyuarakan Nasionalisme yang dihadiri oleh para tuan guru se pulau Lombok, Sabtu (22/08).


Dalam sambutannya Bupati Lombok Timur menyampaikan terimakasih atas kehadrian pada tuan guru muda se pulau Lombok. 


"... ini merupakan suatu kehormatan bagi kami selaku kepala Daerah, semoga silaturahmi ini semakin berlanjut" ungkapnya. 


Salah satu perwakilan dari tuan Guru muda, Dr. Yusron Azahidi menyampaikan pandanganmya terhadap tema yang diusung. Menurut beliau, Kebangsaan merupakan relasi antara negara dengan penduduk, pemerintah dengan masyarakat. 


"Kita semua cinta kepada tanah air, agama dan negara tidak boleh dipisahkan apabila ada suatu permasalahan harus didiskusian untuk menemukan solusi terbaik, jangan kita bercerai berai, tidak boleh mengaku paling pancasilais dan tidak mengaku paling agamis" katanya. 


Dr. Yusron mengajak untuk selalu menjaga persatuan, perdamain, mari kita mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan yang memberikan keuntungan kepada diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara.



Kabinda NTB menjelaskan bahwa Negara dan agama tidak dapat dipisahkan.


" dari bumi NW kita mulai bicara Nasionalisme yang sama-sama kita lihat Nasionalis mulai menipis, dan itulah maksud dari pertemuan ini bagaiman kita meningkatkan rasa nasionalisme tersebut" Ujarnya.


Menurut Kabinda, Negara kita sudah diambang perpecahan


"dari segi idelogi politik kita sudah terbelah, ada yang bernama kelompok Trans Nasionalis dimana kelompok ini tidak menghendaki naisonalisme namun menginginkan sistem keraajan global yang dipimpin oleh 1 orang. " sambungnya. 



Oleh sebab itu, jelas Kabinda, peran Ulama sangatlah penting untuk menangkal itu semua. Bagaimana kita harus berdiri satu barisan agar tidak terkecoh dan terpecah oleh orang-orang yang mengambil keuntungan dari hal tersebut.(LNG04) 

@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments