Ini Kata Kapolsek Lingsar Saat Gelar Festival Pusaka - newsmetrontb

Thursday, November 27, 2025

Ini Kata Kapolsek Lingsar Saat Gelar Festival Pusaka


Newsmeyrontb.com_ POLSEK LINGSAR 
Kantor Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat mendadak jadi “ruang pamer berjalan”. Di sana, Festival Museum se-Nusa Nusa Tenggara Barat digelar meriah, dengan menampilkan pusaka-pusaka era lampau yang masih dirawat apik oleh masyarakat setempat.

Bhabinkamtibmas Desa Gegelang, Bripka Muhammad Sapwan, datang bukan cuma duduk manis. Ia hadir bareng Kepala Desa Gegelang beserta jajaran kewilayahan dan disaksikan langsung Kepala Museum Negeri NTB bersama timnya. 

Pusaka-pusaka seperti keris, tombak, hingga benda adat kuno jadi objek lomba, sekaligus saksi jika tradisi di Gegelang masih kuat mengakar.

Di sela-sela kegiatan, Bripka Sapwan juga menyelipkan pesan khas polisi yang “merakyat” soal kewaspadaan 3C (curat, curas, curanmor), di wilayah hukum Polsek Lingsar.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, menyambut positif kegiatan tersebut.

Budaya dan sejarah itu jantung daerah. Tapi jangan lupa, keamanan itu nadinya. Polisi hadir untuk memastikan dua-duanya tetap hidup dan berdetak,” ujar Herwin sambil tersenyum.

Ia menegaskan, kehadiran anggotanya di tengah gelaran budaya, sebagai bentuk kolaborasi Polri dan masyarakat yang harmonis, tanpa mengurangi fokus utama pada keamanan dan ketertiban.

Festival pusaka boleh seru, foto-foto boleh banyak. Tetapi jangan lupa kunci motor, kunci rumah, dan jaga barang berharga. Kalau aman, semua bisa kita nikmati bareng,” ungkap Iptu Herwin dengan gaya santai khasnya.

Sehari sebelumnya, Kamis (24/11/2025), Bripka Sapwan juga “ngegas” dalam kegiatan penentuan titik pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Gegelang. Bersama Babinsa Sertu Muliyawan,

 Kades Gegelang, serta Ketua Kopdes, mereka mendampingi kunjungan Ketua Kopdes Merah Putih se-Lombok Barat, untuk menentukan lokasi strategis pembangunan koperasi desa.

Rapat dan diskusi lapangan berjalan cair namun fokus. Gagasan utamanya satu -Kopdes harus mudah diakses warga, aman dari banjir, dan jadi pusat ekonomi baru desa.

Koperasi desa itu bukan sekadar bangunan, tapi rumah gotong royong ekonomi. Kami dukung penuh dan akan pastikan prosesnya kondusif,” kata Herwin ketika dikonfirmasi.

Di hari yang sama, Bhabinkamtibmas Desa Saribaye, Bripka Dewa Katyayana, mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), terkait pembangunan fisik 2025, meliputi rabat jalan Dusun Sandongan Timur, jalan usaha tani, dan gedung serbaguna desa.

BPD dan Pemdes turun mengecek ke lapangan, memastikan anggaran berjalan sesuai peraturan bupati dan perundang-undangan. Polisi hadir sebagai bagian dari pengawasan publik, memberi rasa aman sekaligus kepercayaan pada transparansi pembangunan.

Ini contoh desa yang mau dikritik, mau diawasi, dan mau diperbaiki bersama. Polisi tinggal mengamankan, mendukung, dan memastikan tak ada yang keluar jalur,” tegas Herwin.

Seluruh kegiatan di Desa Gegelang maupun Saribaye berlangsung tertib, aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan. ( red

@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments