Newsmetrontb.com_ LOMBOK BARAT Polsek Lingsar mengedepankan perlindungan anak, dalam penanganan persoalan warga yang melibatkan remaja di wilayah hukumnya. Penyelesaian ditempuh melalui mediasi tertutup dan pendekatan edukatif.
Langkah tersebut dipilih guna mencegah dampak psikologis terhadap anak, sekaligus menjaga situasi lingkungan tetap kondusif. Personel Polsek Lingsar Aipda I Ketut Kertayasa, Jumat (2/1/2026) pagi, mempertemukan para pihak bersama orang tua, perangkat desa, serta tokoh setempat di rumah kepala dusun.
Perkara berawal dari laporan keluarga korban, terkait aksi membuat perasaan tidak nyaman disertai masuk rumah tanpa izin. Insiden itu terjadi Rabu malam, 31 Desember 2025, sekitar pukul 21.30 Wita. Pemicunya persoalan asmara remaja yang berujung emosi.
Selama proses dialog, identitas anak tidak diungkap ke ruang publik. Musyawarah berlangsung dengan pendampingan keluarga serta aparat kewilayahan. Kesepakatan damai tercapai setelah kedua pihak saling menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf.
Kapolsek Lingsar Iptu Herwin Jonathan Nababan, S.Tr.K. menegaskan, pendekatan ramah anak menjadi prioritas setiap penanganan perkara serupa.
Setiap kasus yang melibatkan anak kami tangani secara hati-hati. Mediasi dan pembinaan kami kedepankan, agar anak tidak mengalami tekanan sosial maupun trauma, sekaligus mendapat pembelajaran hukum,” ujar Iptu Herwin.
Ia menambahkan, keterlibatan orang tua dan lingkungan sangat menentukan pembentukan karakter anak ke depan. Polsek Lingsar juga terus mendorong komunikasi keluarga sebagai benteng pencegahan konflik remaja.
Mediasi turut dihadiri perwakilan desa, kepala dusun setempat, orang tua kedua pihak, serta pihak terkait lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali. ( red )
@lombokepo
