newsmetrontb: Headline
Showing posts with label Headline. Show all posts
Showing posts with label Headline. Show all posts

Sunday, June 28, 2026

Ketua Umum GP-GIBRAN: Pemerintah Harus Lebih Peka terhadap Aspirasi Rakyat demi Menjaga Kepercayaan Publik

Ketua Umum Garda Pemuda GIBRAN (GP-GIBRAN), Feri Sibarani, SH, MH,

Jakarta – Ketua Umum Garda Pemuda GIBRAN (GP-GIBRAN), Feri Sibarani, SH, MH, menyampaikan pandangannya mengenai perkembangan situasi bangsa Indonesia yang saat ini menghadapi berbagai tantangan di bidang ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, setiap kebijakan strategis pemerintah harus terus dievaluasi agar tetap sejalan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Feri Sibarani mengatakan bahwa sebagai organisasi kepemudaan yang berkomitmen mengawal pembangunan nasional, GP-GIBRAN memandang kritik dan aspirasi masyarakat sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada pelaksanaan program-program prioritas, tetapi juga membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat.

"Kami melihat bahwa dalam beberapa waktu terakhir terdapat sejumlah kebijakan strategis pemerintah yang mendapat respons beragam dari masyarakat. Hal ini harus menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah perlu mendengar suara rakyat secara lebih utuh, karena keberhasilan suatu kebijakan tidak hanya diukur dari target yang dicapai, tetapi juga dari tingkat penerimaan dan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Feri Sibarani.

Ia menegaskan bahwa GP-GIBRAN tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pembangunan nasional. Namun, menurutnya, dukungan tersebut juga harus diwujudkan melalui sikap kritis yang konstruktif demi memastikan setiap kebijakan semakin berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut Feri, tantangan ekonomi yang dirasakan sebagian masyarakat, mulai dari daya beli, lapangan pekerjaan, hingga biaya hidup, memerlukan kebijakan yang adaptif, tepat sasaran, dan disusun dengan mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan.

"Presiden Prabowo Subianto memiliki mandat besar dari rakyat Indonesia. Kami berharap beliau dengan penuh kebijaksanaan terus mempertimbangkan setiap aspirasi masyarakat sebelum menetapkan kebijakan strategis. Pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang mau mendengar, menerima masukan, dan melakukan penyempurnaan terhadap kebijakan demi kepentingan rakyat."

Lebih lanjut, GP-GIBRAN menilai bahwa komunikasi publik pemerintah juga perlu diperkuat agar masyarakat memahami tujuan dan manfaat dari setiap kebijakan yang diambil. Transparansi, akuntabilitas, serta keterbukaan terhadap kritik akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Feri menegaskan bahwa GP-GIBRAN akan terus menjalankan perannya sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dengan menghimpun berbagai aspirasi dari seluruh daerah di Indonesia.

"Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penyambung suara masyarakat. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk melemahkan pemerintah, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral agar pembangunan nasional berjalan semakin baik dan benar-benar berpihak kepada rakyat."

Di akhir pernyataannya, Feri Sibarani berharap Presiden Prabowo Subianto dapat terus menjaga komitmen terhadap pemerintahan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

"Harapan kami sederhana, seluruh kebijakan pemerintah benar-benar pro-rakyat, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik. Dengan kepemimpinan yang bijaksana, terbuka terhadap aspirasi, dan konsisten mengutamakan kepentingan rakyat, kami optimistis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat menjaga legitimasi dan kepercayaan masyarakat sehingga memiliki peluang untuk memperoleh dukungan yang kuat hingga dua periode, sesuai mekanisme demokrasi dan konstitusi yang berlaku."


Friday, July 11, 2025

Tim Satria Muda U14 Keluar Menjadi Juara 1 Dalam Super Soccers Academy


Selong - Tim Satria Muda U14 keluar menjadi Juara 1 dalam Super Soccers Academy yang di adakan di Stadion Jenggolo Sidoarjo sejak tanggal 4 s/d 6 Juli 2025.


Kemenangan dengan scor 2 - 0 setelah mengalahkan Surabaya Football Club menjadi kebanggaan bagi Tim Satria Muda Soccer Academy.


Dalam tim ini ada 3 Putra kebangga Kelurahan Tanjung yaitu Akhmad Sakha Wirata, Maftuh Ihsani, M. Fatir Kasifurahman yang ikut bertarung dalam Tim Satria Muda Soccer Academy ini.


Bukan Hanya itu, Tim U10 Satria Muda Soccer Academy ini juga membawa pulang Piala Juara 2 setelah di kalahkan oleh Juanda FC Surabaya.


Di U10 ada juga putra  kebanggaan Tanjung Denis Riski Maulana bersama 2 teman nya Muhammad El Nino  Ramadha dan Ahmad Alfata Gibril Karomi yang menjadi Punggawa dalam U10 Tim Satria Muda Soccer Academy


Ini Semua tidak terlepas dari didikan para Coach Hebat Satria Muda. Di bawah pimpinan Coach Gempa Satria Yudha Tim Satria Muda alhamdulillah bisa mebawa 2 Piala.

Wednesday, February 5, 2025

Lahan Pemda Lotim Di Sulap Jadi Cafe Tuak, Pol PP Maen Mata!


Selong - Keberadaan sejumlah cafe tuak di pesisir pantai Labuhan Haji disinyalir  berkedok  lesehan menjamur di lahan milik Pemda Lombok Timur.  Kondisi ini sangat meresahkan masyarakat dan para pedagang lapak sekitar wilayah setempat.


Menurut sumber setempat  bahwa  Cafe cafe tersebut mulai beroperasi dari siang  hari sampai  dengan tengah malam terlebih malam minggu.


Diketahui cafe tersebut menjual  miras tradisional  jenis tuak dan brem,  sementara jenis minol toko diantaranya berupa bear bintang , anggur merah dan arak.


Meski keberadaan  cafe - cafe tersebut sudah beroperasi  sekian lama  namun Pemda setempat   (red. Pemda Lombok Timur)  tidak pernah ada upaya untuk  melakukan  penertiban apa lagi  ada tindakan tegas terhadap para pelaku usaha yang menyalah gunakan pengunaan  lahan tersebut.


Meski keberadaan cafe - cafe ini persis berada di pinggir jalan, namun selalu lolos dari pemeriksaan aparat penegak hukum yang mempunyai kewenangan menegakkan perda dan melindungi aset milik pemerintahan daerah khususnya Pemda Lombok Timur. 


Bahkan salah satu cafe tersebut secara terang terangan menyiapkan wanita penghibur di bawah umur.


Kasat Pol PP  Kabupaten Lombok Timur  Selamet  saat di konfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindak lanjuti informasi tersebut dengan melakukan penertiban  terhadap  keberadaan cafe - cafe yang dimaksud baik yang ada di wilayah pesisir labuahaji maupun di luarnya seperti  yang di  Ekas buana." Tegasnya ( 06/01/2025 )


Selamet  menambahkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas informasi yang di sampaikan terkait keberadaan cafe berkedok lesehat  tersebut yang ada diwilayah pesisir pantai Labuahaji.


Ia pun menambahkan, bahwa selama ini pihaknya tidak tau karena tidak pernah ada informasi ataupun laporan yang di sampaikan oleh masyrakat." Tambahnya.


Terakhir Ia menegaskan mengenai keberadaan cafe tersebut akan di tindak lanjuti penertibannya terlebih lokasi yang di gunakan adalah aset  milik pemda Lombok Timur ,  bila perlu hari ini pihaknya akan langsung  melakukan patroli dan oprsi keberadaan cafe tersebut. 


" Hari ini saya bersama anggota personil akan terjun langsung  ke lokasi untuk melakukan oprasi dan penertiban. " Pungkas  Selamet.


Sampai berita ini di terbitkan, Kasat Pol PP yang sudah berkomitmen untuk turun memimpin pasukan untuk menertibkan cafe cafe tuak yang menempati lahan Pemda Lombok Timur hanya isapan jempol,  sejumlah cafe tuak ini pun tetap beroperasi seperti biasa. 


Kuat dugaan, cafe cafe tuak yang menempati lahan Pemda Lombok Timur  ini di beking oleh oknum anggota Pol PP. 


Dugaan ini di perkuat dengan informasi yang masuk ke petinggi Pol PP bisa bocor ke oknum anggota, dan oknum Pol tersebut pun membocorkan identitas pengirim informasi ke pemilik cafe tuak yang menempati lahan Pemda Lombok Timur. 

Friday, August 16, 2024

Dansatgas TMMD Ke-121 Terjun Langsung ke Lokasi, Beri Semangat Prajurit Agar Sasaran Selesai Tepat Waktu


Lombok Timur – Dansatgas TMMD ke-121, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro yang juga merupakan Dandim 1615/Lotim, didampingi oleh Danramil 1615-09/Sikur Kapten Inf Ahmad selaku DanSST TMMD, serta Sekretaris Desa Loyok, terjun langsung ke lokasi sasaran utama TMMD, yakni pembangunan talud irigasi di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur pada Selasa (13/08/2024).


Kehadiran Dansatgas TMMD di lokasi ini bertujuan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan talud irigasi sekaligus memberikan semangat kepada personel Kodim 1615/Lotim serta masyarakat yang turut serta dalam pengerjaan proyek ini.


Dalam kunjungannya, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro terlihat berinteraksi langsung dengan para prajurit yang sedang melakukan pekerjaan finishing. Ia memberikan dorongan moral agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Harapan Kepala Desa Kesik Pada Program TMMD Kodim 1615/Lotim Selanjutnya


Lombok Timur, NTB - Kepala Desa Kesik mengungkapkan kebanggaan atas kehadiran Program TNI melalui TMMD di desanya, terutama karena kebutuhan air bersih sebelumnya sangat terbatas. 


Dijelaskan Kepala Desa Kesik Muhammad Kadri, program inti TMMD untuk pelebaran dan Talut irigasi di desa Kesik sangat diperlukan, Mengingat Desa Kesik yang luas wilayahnya mencapai 650 hektar dengan perincian luas permukiman seluas 85 hektar. Sementara kurang lebih 15 hektar merupakan lahan perkebunan aktif. Sisanya , semuanya adalah lahan pertanian produktif yang masih membutuhkan air.


"Kendala kita disini adalah dalam melakukan pengairan yang mana pada dasarnya volume air dari hulu debitnya sangat besar namun menyempitnya aliran air membuat debit yang sampai sangat kecil. Jika dulu saat aliran air belum menyempit akibat banyak akar pepohonan dan faktor lainnya, dalam sekali masuk air akan bisa mengairi sekitar 65 hektar, namun saat ini hanya bisa mengairi 2 sampai 3 hektar saja", urainya Minggu, (11/08).


Muhammad Kadri juga menyebut hadirnya Program TMMD dengan sasaran tambahan pembuatan sumur Bor yang pengerjaannya sudah rampung 100 persen  disyukuri sekitar 60 Kepala Keluarga.


"Alhamdulillah pengerjaannya sudah selesai dan akan segera dinikmati manfaatnya oleh warga kami", ucapnya.


Dengan banyaknya lahan pertanian yang memerlukan irigasi lanjut Kadri, program inti TMMD tentang pentalutan dan pelebaran saluran irigasi persawahan tersier memang sangat dibutuhkan. 


Ia  berharap desanya bisa terpilih sebagai lokasi program TMMD Kodim 1615 Lombok Timur tahun depan, agar lebih banyak lagi sawah warga yang terairi. Mengingat sebagian besar warga di Desa Kesik menggantungkan hidupnya pada hasil perekonomian.


"Penduduk kami hampir 90 persen mata pencahariannya bergantung pada pertanian dan Desa Kesik merupakan salah satu desa dengan hamparan persawahan yang terbilang cukup luas di Kabupaten Lombok Timur", pungkasnya.

Tuesday, August 13, 2024

Kegiatan TMMD di Lombok Timur Mendapat Respon Positif dari Masyarakat


Lombok Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan oleh KODIM 1615/Lotim di Kabupaten Lombok Timur mendapatkan apresiasi positif dari berbagai kalangan masyarakat dan pejabat desa. Kegiatan TMMD ini melibatkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Sikur di Desa Loyok dan Kecamatan Masbagik di Desa Kesik, yang sudah dimulai dengan serangkaian kegiatan pra-TMMD.


Program TMMD, yang bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur pedesaan, diakui oleh masyarakat sebagai inisiatif yang sangat bermanfaat. Beberapa tokoh masyarakat dan pejabat desa penerima manfaat memberikan tanggapan positif terkait pelaksanaan program ini.


"Pejabat Kepala Desa  mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program TMMD yang dilaksanakan di desanya, terutama dalam pembangunan saluran irigasi untuk lahan pertanian. 


"Sebagai warga Desa Loyok, kami sangat mengapresiasi pelaksanaan program TMMD KODIM 1615/Lotim, khususnya dalam kegiatan pembuatan saluran irigasi persawahan di desa kami. Program ini memberikan manfaat yang besar bagi kami, baik dari segi pertanian maupun kesejahteraan masyarakat," ujar Samuil Khaer.


Muhammad Mursyidin Khaer, S.Pd, Kepala Wilayah Loyok, juga menyatakan bahwa pembangunan saluran irigasi ini sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian.


"Saluran irigasi yang baru dibangun sangat membantu dalam penyediaan air yang cukup untuk lahan pertanian kami. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas pertanian dan kualitas hasil panen," jelasnya.


Masud, Pekasih Anak Subak Bangka 2 Desa Loyok, menambahkan bahwa saluran irigasi yang dibangun oleh TMMD mengurangi risiko kekeringan yang sering kali mengancam tanaman.


"Dengan adanya saluran irigasi yang baik, kami tidak lagi khawatir terhadap risiko kekeringan yang dapat merusak tanaman. Ini memberikan rasa aman dan stabilitas bagi para petani," kata Masud.


Sementara itu, Kamhar S.Pd, Ketua BPD Desa Loyok, mengapresiasi kerjasama antara TNI dan masyarakat desa dalam pelaksanaan program TMMD ini.


"Kami merasa bangga dan berterima kasih atas kerjasama antara TNI dan masyarakat desa. Program TMMD ini menunjukkan betapa pentingnya gotong royong dan kerja sama antara warga dan pemerintah dalam membangun desa," ungkapnya.


Jamaludin S.H, Ketua Gapoktan,juga menyatakan bahwa hasil pertanian yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal desa.


"Dengan hasil pertanian yang lebih baik, diharapkan pendapatan para petani meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal desa kami," kata Jamaludin.


Masyarakat Desa Loyok berharap bahwa program-program seperti TMMD ini dapat terus dilaksanakan dan diperluas ke desa-desa lain, sehingga semakin banyak yang dapat merasakan manfaatnya. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada KODIM 1615/Lotim dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program ini, serta berharap agar kerjasama dan kepedulian ini dapat terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Monday, August 12, 2024

Kemajuan Pembangunan Talud Irigasi di Desa Loyok dalam Program TMMD ke-121 Kodim 1615/Lombok Timur


Lombok Timur, NTB - Dalam rangka Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 Kodim 1615/Lombok Timur pembangunan talud irigasi di Desa Loyok mencapai kemajuan signifikan hingga Saat ini, dari target 50 meter talud irigasi yang direncanakan, hanya tersisa 10 meter yang belum digali. Senin (12/08/2024).


Pekerjaan talud irigasi ini merupakan bagian dari upaya TMMD ke-121 yang bertujuan untuk meningkatkan fasilitas infrastruktur di desa-desa terpencil, Program ini melibatkan keterlibatan aktif dari personel TNI serta masyarakat setempat. 


Dengan adanya talud irigasi yang sedang dibangun, diharapkan bisa membantu mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air untuk pertanian dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.


"Kami sangat bersyukur atas dukungan dan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat Desa Loyok, Hanya tersisa 10 meter lagi dari total 50 meter target, dan kami yakin pekerjaan ini akan selesai tepat waktu," ungkap Kapten Inf Agil Koordinator TMMD ke-121 Kodim 1615/Lombok Timur.


Masyarakat Desa Loyok juga menyambut baik kemajuan ini dan berharap bahwa setelah proyek selesai, hasilnya dapat mendukung pertanian mereka serta mendorong peningkatan ekonomi lokal. 


Para petani desa merasa optimis bahwa talud irigasi ini akan membantu dalam pengaturan air, sehingga produksi pertanian bisa meningkat.


Program TMMD ke-121 tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat. Pembangunan talud irigasi ini adalah salah satu contoh nyata dari sinergi tersebut.


Diharapkan dengan selesainya sisa pekerjaan ini, Desa Loyok akan segera merasakan manfaat dari adanya infrastruktur irigasi yang lebih baik. Tim pelaksana TMMD akan terus bekerja keras hingga proyek ini sepenuhnya rampung.

Anggota Kodim 1615/Lombok Timur Bersemangat Bantu Pembangunan Talud Irigasi


Lombok Timur, NTB -  | Anggota Kodim 1615/Lombok Timur dengan penuh semangat turut serta dalam upaya membantu masyarakat dengan memasukkan material untuk pembangunan talud irigasi di Desa Kesik. Senin (12/08/2024).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kodim 1615/Lombok Timur dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur vital di wilayah tersebut.


Sejak pagi hari, anggota TNI bersama warga setempat bekerja bahu-membahu untuk mengangkut dan menata material yang dibutuhkan untuk pembangunan talud irigasi. Talud ini nantinya akan berfungsi untuk memperkuat aliran air irigasi sehingga dapat mengoptimalkan distribusi air ke lahan pertanian warga.


Komandan Kodim 1615/Lombok Timur Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat yang ditunjukkan oleh para anggotanya. "Partisipasi aktif dari anggota Kodim dalam pembangunan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami selalu siap membantu dan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendukung pembangunan dan menjaga ketahanan wilayah," ujarnya.


Masyarakat setempat juga sangat mengapresiasi kehadiran dan bantuan dari anggota Kodim 1615/Lombok Timur. "Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Pembangunan talud ini sangat penting bagi kelangsungan pertanian kami," ungkap salah satu warga.


Diharapkan, dengan adanya pembangunan talud irigasi ini, hasil pertanian masyarakat dapat meningkat dan kesejahteraan warga Desa Kesik semakin baik. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga dan membangun Desa.

Sunday, July 21, 2024

Meriahkan HUT RI Ke-79, Ribuan Warga Labuan Haji Ikuti Jalan Sehat


Selong - Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 45, ke-79, ribuan masyarakat dari berbagai desa di Labuhan Haji ikuti jalan sehat dan donor darah, yang diselenggarakan oleh Kecamatan Labuhan Haji, Minggu (21/7/2024).


Kegiatan tersebut, star dari lapangan umum Tanjung, finish di Kantor Camat Labuhan Haji. Setiap peserta di berikan  kupon untuk nantinya saat finis dilakukan undian.


Ribuan masyarakat yang mengikuti kegiatan jalan sehat  tumpah ruah di jalan Tanjung menuju kantor Camat Labuhan Haji.


Camat Labuhan Haji, Baiq Lian  Krisna Yutarti, dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat Labuban Haji yang mengikuti jalan sehat.  Karena kegiatan ini, sebutnya, adalah pembuka dari seluruh rangkaian kegiatan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke 79 tahun.


"Kegiatan-kegiatan agustusan kita selenggarakan di kecamatan dimulai dari sekarang ini tanggal 21 Juli sampai dengan 15 Agustus 2024 puncaknya pada tanggal 17 yaitu upacara di Dermaga Labuhan Haji setelah itu ada resepsi hari Ultah Kemerdekaan", Ucapnya Minggu (21/7/2024).

Tuesday, July 16, 2024

Cafe Mogen, Harapan Baru Bangkitkan Perekonomian Suryawangi


Selong - Pantai Suryawangi yang terletak  di Kelurahan Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur yang dulunya sepi dan rawan tindak kriminal kini mulai bangkit.


Munculnya cafe mogen di daerah ini mampu menghidupkan ekonomi di malam hari, bukan hanya itu, tindak kriminal di daerahnya ini pun jarang terdengar.


Bahkan kabar yang beredar, penerangan jalan di Suryawangi adalah hasil negosiasi antara pengelola Cafe Mogen dan Dinas Perhubungan.


" Iya benar, saya yang melakukan negosiasi dengan Dinas Perhubungan, saat itu Kadis Perhubungan meminta jaminan untuk menjaga lampu yang di pasang jangan sampai hilang ", jawab Amri, pengelola Cafe Mogen.


Kehadiran Cafe Mogen di tempat ini membuka peluang bagi lapak lapak yang ada di sekitarannya,bahkan pengelola tempatnya menawarkan kepada lapak lapak yang berjualan di sekitaran Suryawangi yang jarang buka untuk menitipkan barang jualan mereka di tempat ini.


" Di awal sudah kita tawarkan ke beberapa lapak sekitar yang jarang buka untuk menitipkan barangnya di cafe ini,  nanti kami yang jualkan mereka dengan harga jual mereka, ketimbang mereka bawa bolak balik tiap hari, kan kasian mereka", jelas pria jebolan Rumah SandiUno Indonesia, salah satu organisasi kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi kreatif.


Eks Petinggi Serikat Pers RI Wilayah NTB ini pun membuka peluang warga setempat untuk memasukan barang jualan seperti cemilan ke tempat tersebut.


" Dan kalau ada warga lain yang tidak memiliki lapak tapi mau memasukkan barang jualan, kita pasti terima dengan senang hati, karena usaha kami juga harus memberikan manfaat bagi warga sekitar", jelasnya.


Dari hasil pantauan awak media, dari sekian cafe yang ada di daerah Labuhan Haji, cuma Cafe Mogen yang bisa memberikan peluang usaha bagi warga sekitar.


Thursday, July 11, 2024

Satpol PP Lombok Timur & Bea Cukai Mataram Intensifkan Operasi Penegakan Hukum Cukai Tembakau


Selong - Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Kabupaten Lombok Timur hari ke-2 menggelar Operasi Penegakan Hukum Cukai Tembakau, pada Selasa,(10/7/2024)


Operasi ini dilaksanakan atas dasar Undang-undang nomor 39 tahun 2007 Tentang Cukai. Surat keputusan bupati Lombok Timur nomor 100.3.3.2/45/POLPP/2024 Tentang pembentukan tim operasi penegakan hukum cukai tembakau kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2024.


Kabid Penegakan Peraturan Perundang - Undangan Lalu Abdullah Purwadi , S.STP.MM memimpin langsung kegiatan operasi dimaksud.


Kegiatan diawali dengan apel persiapan di Kantor Satpol PP Kab.Lombok Timur dilanjutkan ke titik sasaran di beberapa tempat antara lain, Kecamatan sikur dan Kecamatan Terara.


Hasil operasi penegakan hukum cukai tembakau di dua kecamatan total keseluruhan SKM ( Sigaret Kretek Mesin)= 4.640 batang Dan SKT( Sigaret Kretek Tangan) = 240 batang


Selanjutnya tindak lanjut dari temuan tersebut petugas memberi pemahaman dan edukasi kepada masyarakat yang menjual tembakau iris kemasan dan rokok polos/batangan agar lebih teliti dan tidak menjual rokok ilegal. Penyidik Bea Cukai memberi surat Penyitaan Barang Bukti khusus tembakau Iris (TIS), Sigaret Keretek Tangan ( SKT) dan Sigaret Keretek Mesin ( SKM) yang tidak dilekati pita cukai tembakau selanjutnya kasus baru pertama kali untuk disita belum diperoses hukum karena masih dalam himbauan sekaligus sosialisasi langsung sebagai pembinaan. 


Kemudian terhadap barang kena cukai (BKC) ilegal sesuai Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai diberi pembinaan dan penyitaan oleh Penyidik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Mataram bersama Tim Operasi Penegakan Hukum  Cukai Tembakau Kab. Lombok Timur. 


Kasat Pol PP Kab.Lombok Timur Drs Slamet Alimin, M.Si bersama pejabat lingkup Satpol PP Lotim, Bea Cukai Mataram hadir dalam kegiatan dimaksud Dan menghimbau kepada para pengusaha tembakau untuk dapat mematuhi dan mentaati peraturan perundang undangan yang ada sehingga kegiatan usaha dapat berjalan aman dan lancar. (DT).

Tuesday, October 31, 2023

Oknum Pekasih Di Sembalun Bumbung Di Duga Diskriminatif!


Lombok Timur - Oknum Pekasih inisial Amaq EU di duga diskriminatif terhadap pendatang di Sembalun Bumbung.


Hal ini terlihat saat seorang pendatang di Sembalun Bumbung inisial AE meminta ijin untuk mengairi tanaman kubis/kol yang baru di tanam. Bukannya mendapat jawaban, malah oknum Pekasih Amaq EU langsung emosi dan meminta supaya yang bersangkutan untuk tidak mengambil air yang mengalir dari Hutan Lindung Sembalun.


"Tidak boleh, saya tidak kasi ijin. Awas saja kamu kalau berani mengambil air ini lagi sekali!", bentaknya.


Sebelum menanam tanaman kubis, AE pun sebelumnya meminta ijin pada pekasih inisial Amaq SS, namun saat mulai mengairi tanaman tiba tiba pekasih Amaq EU datang dan melarang. Menurut Amaq EU, pekasih Amaq SS adalah anak buahnya dan harus meminta ijin sama yang bersangkutan. Setelah negosiasi mengenai, ahirnya AE di kasi ijin mengairi tanamannya.


Namun, saat AE mengairi tanamannya seorang warga lain menyerobot air sehingga tanaman kubisnya tidak habis di airi. Oleh sebab itu, yang bersangkutan pun minta ijin lagi pada pekasih Amaq SS dan di berikan ijin. Namun lagi lagi pekasih Amaq EU datang dan membentak AE.


" Kita menghampiri yang bersangkutan  sambil meminta ijin untuk mengairi tanaman kubis yang baru di tanam. Tapi bukannya mendapat respon yang baek, malah yang bersangkutan menjawab dengan emosi sambil berkata tidak boleh. Dan dia juga sempat bilang kalau sampai mengambil air sekali lagi awas aja", jelas AE.


AE sendiri baru pertama kali bercocok tanam di daerah Sembalun, iapun mengaku kalau dirinya kesulitan mendapatkan air, baek untuk kebutuhan air bersih maupun untuk irigasi. 


"Sudah sering kali kita minta, padahal cuma sedikit buat mengisi tandon air buat kebutuhan dapur juga tidak boleh, padahal prosedur desa kita sudah ikuti, kalau memang harus bayar iya pasti kita akan bayar sesuai aturannya", pungkasnya.


Ketua P3A Sembalun Bumbung, Mahli, yang di konfirmasi awak media menyayangkan sikap oknum Amaq EU, ia pun berjanji akan segera memanggil yang bersangkutan untuk di mintai keterangan.


"Kalau masalah mengairi tanaman itu silahkan aja, semua orang punya hak yang sama. Saya akan segera memanggil yang bersangkutan untuk di mintai keterangan terkait sikap tidak terpujinya' jelasnya lewat telphone.


Selang beberapa hari, AE kembali meminta ijin kepada pekasih SS untuk mengairi kebunnya dan pekasih SS pun mengiyakan.


Namun lagi lagi pekasih EU datang dan meminta AE untuk minta ijin mengairi kebunnya di P3A.


"Kamu minta ijinnya sama P3A, nanti dia yang atur air", cetusnya.


AE pun memutuskan untuk mengairi kubis yang sudah kadung dia tanam dengan memompa air dari embungan milik Haji Wita. Namun biaya yang di keluarkan pun cukup besar, karena untuk sampai ke tanamannya, dia harus menggunakan dua (dua) mesin air listrik.


"Yach mau gemana lagi, ketimbang tanamannya mati, terpaksa harus keluar biaya yang lumayan, kita pakai 2 mesin air listrik, dan harus mengisi 2 (dua) KWH sekaligus baru airnya sampai ke tanaman", pungkasnya.


Friday, October 13, 2023

Mitigasi Potensi Resiko SP2DK & Pemeriksaan Pajak

 


📍 Hotel Lombok Plaza

🗓 Senin, 06 November 2023

🕘 08.30 - 17.00 Wita

Narasumber : Sempurna Bahri

Moderator : Ida Bagus Suadmaya


POKOK PEMBAHASAN:

1. Mengenal Tax Diagnostic Review

2. Memahami penyebab  timbulnya sanksi administrasi SKP dan STP

3. Pola pemeriksaan djp berdasarkan KKP dan LHP

4. Equalisasi antar aspek perpajakan dan penyebab selisih 

5. Proses review Pph Badan,PPN , PPh 21, Pph 22, Pph 23, Pph 15, Pph 4(3) dan aspek pajak lain

6. Penyusunan kesimpulan/laporan

7. Mengenal Core Tax Administration System (PSIAP)

8. Tax Update


REGISTRASI:

bit.ly/seminarIBS


ADMIN:

081805594825 (Ening)

HARGA TIKET:

Alumni Brevet IBS : Rp. 300.000

Early Bird               : Rp. 350.000 (s/d 21 Okt)

Couple                   : Rp. 350.000

Normal                  : Rp. 400.000

Pembayaran Dapat Dilakukan Melalui:

BCA 772 550 3415

a.n. PT. Ide Bersama Sukses

‼dapatkan tax update dari narasumber yang kompeten & doorprize dari sponsor‼

#seminarpajak #8thibsconsulting #pajak #mataram #taxupdate #sp2dk #pemeriksaanpajak #ibsconsulting

Monday, October 9, 2023

Keributan Di Balenta Coffe, Begini Kronologi Dan Fakta Sebenarnya!

Royal Sembahulun, Caleg Partai Perindo Dapil 5

Lombok Timur - Figur muda asal Sembalun, Royal Sembahulun (RS) di timpa isu tidak sedap. Pasalnya dalam pemberitaan disalah satu media online  di sebutkan bahwa ia beserta simpatisannya biang kerok keributan di Balenta Coffe. Keributan ini terjadi di Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, Rabu, 4 Oktober 2023 malam.

Kejadian ini berawal ketika Royal datang ke Balenta Coffe untuk meminta klarifikasi terkait postingan di sosial Marda FB oleh salah satu team Balenta Coffe yang di anggap provokasi. 

Namun saat klarifikasi berlangsung, beberapa rekan Royal datang ke lokasi dan ikut nimbrung. Tiba-tiba simpatisan yang lain datang lagi dan sempat cek-cok dengan RA pemilik Balenta Cofe. 

Melihat situasi yang tidak kondusif, Royal pun menyudahi diskusi dan mengajak rekan rekannya untuk balik, namun istri RA meminta RS jangan pulang dulu dengan alasan masalah belum selesai dan meminta yang bersangkutan untuk menyelesaikannya.

" Karena situasinya memanas, saya tetap memilih mengajak rekan rekan yang datang ke lokasi untuk balik, saat bergegas berangkat meninggalkan kedai Balenta disitulah terjadi cekcok antara simpatisan RS berinisial C dengan istri RA sehingga secara spontan terjadi upaya pemukulan kepada RA namun tidak mengenai target kareja dapat di cegah oleh saudara Daniel dan Talmizi. 

Justru saudara Talmizi yang melakukan upaya perlindungan pada saudar RA terkena pukulan oleh simpatisan RS yang lain karena di anggap dari pihak RA dan terkena hantaman kursi yang di lakukan oleh RA.

"Saya sama sekali tidak mengeluarkan acaman seperti yang di beritakan oleh salah satu media online. Sementara saya juga tidak melihat simpatisan saya yang datang membawa sajam seperti yang di ungkap RA disalah satu media online. Saya tidak pernah memukul malah melerai perkelahian, karena saya datang dan ngobrol baik baik dengan RA. Malah saya yang meminta RA untuk masuk. Ada rekaman CCTV jadi buktinya", pungkasnya.

Dalam rekaman CCTV yang di kirim Royal Sembahulun ke Redaksi Lintas Media Grup pun terlihat Royal tampak melerai perkelahian dan menghampiri RA yang mau keluar dari dalam cafe sambil membawa sesuatu yang di duga senjata tajam.

Tuesday, April 18, 2023

Thursday, October 27, 2022

HBK: Proyek Dam Mujur Yang Terhenti 40 Tahun Untuk Sejahterakan Petani Di Lombok

Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini, H. Bambang Kristiono, SE

Mataram – Pembangunan Dam Mujur di Kabupaten Lombok Tengah kini sedang bersiap memasuki tahapan Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman Kembali Warga Terdampak atau Land Acquistion and Resetlement Action Plan (LARAP). Namun, di tengah proses yang sangat penting tersebut, justru ada pihak-pihak yang berusaha memancing di air keruh dengan menyebarkan kabar bahwa pembagunan Dam Mujur ini adalah intrik politik belaka.


Sebagai pihak yang berada di garis depan dalam memperjuangkan pembangunan Dam Mujur, anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) angkat bicara terkait ulah pihak-pihak yang tak bertanggung jawab tersebut. Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menegaskan, bahwa pembangunan Dam Mujur sangat jauh dari intrik politisasi.


“Tidak ada politisasi dalam pembangunan kembali Dam Mujur ini. Pertarungan politik itu adalah hajatan lima tahunan. Sebelum dan sesudah gelaran hajatan Pemilu tsb, adalah waktu bagi anggota DPR RI untuk bekerja keras buat rakyat, memperjuangkan aspirasi rakyat,” tandas HBK, Rabu (26/10/2022).


Adanya potongan Video yang menuding pembangunan Dam Mujur ini sebagai intrik politik yang beredar di tengah-tengah masyarakat melalui aplikasi perpesanan. Dalam video tersebut, secara terang-terangan, Partai Gerindra di mana HBK berkhidmat, dituding hanya menunggangi, memanfaatkan pembangunan Dam Mujur ini hanya untuk kepentingan politik sesaat.


HBK menegaskan, jika pun dirinya kini berada di garis yang paling depan untuk memperjuangkan pembangunan Dam Mujur yang telah tertunda lebih dari 40 tahun ini, sepenuhnya hal itu dilakukannya sebagai wujud ikhtiar dirinya dalam memenuhi salah satu janji kampanyenya pada Pemilu 2019 lalu, dimana HBK ingin mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para petani di P. Lombok.


Karena itu, HBK memastikan bahwa pembangunan Dam Mujur ini murni untuk kepentingan para petani di Pulau Seribu Masjid.


Dengan daya tampung air hingga 23,03 juta meter kubik dan panjang tubuh bendungan hingga 2,8 kilometer, Dam Mujur setelah beroperasi, dipercaya akan mampu mengairi sedikitnya 6.181 hektare lahan pertanian. Jika kini lahan-lahan pertanian tersebut hanya satu kali panen dalam setahun, nantinya dengan keberadaan Dam Mujur, para petani pemilik lahan bisa panen tiga kali setahun.


Selain itu, kata HBK, keberadaan Dam Mujur juga akan memberikan jaminan dan kepastian tersedianya air baku buat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ,di wilayah selatan Kab. Lombok Tengah yang dikenal sebagai daerah kering. Kawasan yang di dalamnya terdapat sirkuit MotoGP ini adalah destinasi pariwisata super prioritas nasional, yang harus dijaga keberlangsungannya.


“KEK Mandalika harus sukses, karena dampak positifnya bagi peningkatan perekonomian dan pariwisata P. Lombok. KEK Mandalika jangan sampai ada masalah di kemudian hari karena keterbatasan air baku mengingat keberadaannya di daerah kering,” tandas HBK.


Di lain sisi, keberadaan Dam Mujur juga bisa menjadi sumber energi baru dan terbarukan yang akan menjamin pasokan energi bagi KEK Mandalika dan kawasan-kawasan lainnya di Gumi Tatas Tuhu Trasna.


Dan yang tidak kalah penting, kata HBK, keberadaan Dam Mujur juga kelak akan mampu memberikan dan meningkatkan kekayaan (welth) para pemilik lahan di sekitaran bendungan tersebut. Setelah bendungan selesai dibangun, maka harga tanah di sekitaran bendungan akan melonjak tinggi, sehingga, kekayaan para pemilik lahanpun dengan sendirinya akan meningkat drastis pula.


“Tolong sekarang dicek harga tanah di sekitaran Bendungan Meninting, harganya sudah mirip-mirip dengan harga tanah yang ada di Kota Mataram”, kata HBK meyakinkan.


Oleh karena itu, HBK menegaskan, proyek pembangunan Dam Mujur ini diperjuangkan oleh Ia dan teman-temannya, semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup para petani di P. Lombok. Bukan untuk kepentingan Partai Gerindra, apalagi kepentingan diri pribadinya.


“Kalau hanya untuk kembali berangkat ke Senayan, in syaa Allah tanpa Dam Mujur sekalipun masih ada ikhtiar-ikhtiar lain yang bisa kita lakukan.

Kebetulan saja, yang mendengarkan aspirasi masyarakat dan yang memperjuangkannya di Pemerintah Pusat ini adalah anggota DPR RI dari Partai Gerindra,” imbuh HBK.


Beredarnya kemunculan video yang menyudutkan dirinya dan Partai Gerindra tersebut, HBK memastikan bahwa hal itu tidak akan pernah menyurutkan tekad dan langkah dirinya bersama Partai Gerindra untuk memperjuangkan pembangunan Dam Mujur ini.


Dengan tegas tokoh kharismatik Bumi Gora ini menyampaikan, bahwa dirinya merasa bangga, dan memberi apresiasi atas perjuangan dan kerja keras Pemkab Lombok Tengah yang dipimpin kadernya, telah berhasil meyakinkan tokoh-tokoh maupun masyarakat terdampak tentang kelanjutan proyek Dam Mujur ini.


“Saya meyakini, Dam Mujur ini akan banyak membawa faedah dan manfaat bagi para petani di P. Lombok. Saya berjanji akan fokus, dan bekerja untuk mengantarkan terwujudnya pembanguan Dam Mujur ini sebagaimana yang telah dicita-citakan dan diharap-harapkan realisasinya oleh para petani di P. Lombok selama ini,” tandas HBK.


Setelah sempat tertunda, kegiatan LARAP Dam Mujur akan mulai dilakukan pada bulan Oktober ini. Sebelumnya, Pemkab Loteng dengan masyarakat terdampak telah mencapai kata mufakat untuk kelanjutan proses LARAP. Nantinya, setelah proses LARAP yang dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I dan Pemkab Loteng tsb tuntas dilaksanakan, maka akan dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan. Dengan begitu, Pemerintah Pusat akan siap mengangarkan konstruksi pembangunan Dam Mujur melalui APBN di Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR)


Sunday, October 9, 2022

Nelayan Meninting Mengeluh Beli BBM Harus Ada Rekomendasi DKP Provinsi NTB


Lombok Barat - Nelayan di Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, mengeluh sulitnya mendapatkan BBM subsidi untuk digunakan di mesin perahu mereka saat melaut.


Keluhan puluhan nelayan itu disampaikan Ketua Karang Taruna Desa Meninting, Akhmadi, SH dalam forum diskusi yang digelar belum lama ini.


Dalam diskusi tersebut, perwakilan kelompok nelayan, petani, kepala dusun, karang taruna dan Kelompok Masyarakat Peduli Sungai Meninting, berupa mencari solusi terkait sulitnya nelayan mendapatkan BBM subsidi.


Akhmadi mengatakan nelayan Meninting mengalami kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite, sebab nelayan menggunakan mesin ketinting. Untuk membeli Pertalite, mereka harus mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTB.


"Keluhan nelayan yang pertama soal regulasi dan dan pengunaan surat rekomendasi yang menjadi syarat registrasi agar masyarakat bisa melakukan pembelian BBM subsidi menggunakan jerigen," katanya di Meninting, Minggu, 9 Oktober 2022.


Rekomendasi dari DKP Provinsi NTB hanya berlaku satu bulan, sehingga nelayan harus mendapatkan rekomendasi baru di bulan berikutnya.


"Ini kan mempersulit nelayan untuk mencari nafkah melaut. Seharusnya masa aktif tiga bulan, jadi tidak singkat," sesalnya.


Masalah lainnya tidak hanya rekomendasi DKP. Namun rekomendasi tersebut harus terregistrasi pada aplikasi MyPertamina. Ini dinilai menyulitkan nelayan yang belum paham aplikasi tersebut.


"Nelayan kita di sini pegang handphone saja jarang, terus diharuskan untuk paham cara kerja aplikasi," ujarnya.


Akhmadi mengatakan nelayan telah beberapa kali bertemu dirinya dan mengeluhkan soal itu. Dia berharap masalah tersebut dapat diselesaikan bersama dengan solusi yang meringankan nelayan dalam mencari Pertalite.


Sebelumnya pada 27 September 2022 lalu telah dilakukan hearing oleh Aliansi Pemuda dan Masyarakat Batulayar (APMB) di Kantor Camat Batulayar, membahas soal regulasi pembelian BBM oleh nelayan.


Hearing tersebut dihadiri langsung Manager SPBU Meninting H. Sahabudin. Dia mengatakan nantinya SPBU Meninting akan menerapkan jam operasional khusus bagi nelayan yang ingin membeli BBM, sehingga tidak bercampur dengan masyarakat lain yang membeli BBM.


Selain itu SPBU juga akan memasang spanduk sosialisasi jam operasional nelayan untuk membeli BBM.


"SPBU secara nasional telah menerapkan sistem digitalisasi yang terkoneksi dengan internet, sehingga keluarnya BBM otomatis terpantau di pusat," katanya.


Dia juga mengatakan nelayan cukup membawa surat rekomendasi dan akan diverifikasi oleh SPBU, sehingga nelayan dapat membeli BBM sesuai kuota.


Pernyataan pihak SPBU tersebut mendapat tanggapan Akhmadi. Dia mengatakan sejak hearing pada September lalu hingga sekarang, SPBU Meninting tidak pernah memasang spanduk informasi waktu pembelian BBM untuk nelayan. 


"Spanduk sosialisasi sesuai yang dijanjikan belum ada. Nelayan masih bercampur membeli BBM dengan masyarakat umum," ujarnya.


Dia juga menyayangkan SPBU Meninting melayani pembelian BBM dari nelayan di Mataram. Itu menyebabkan antrean panjang. Dia meminta agar nelayan Mataram membeli BBM pada SPBU yang disediakan di Mataram, sehingga tidak memicu antrean panjang di SPBU Meninting. 


Akhmadi menekankan agar setiap permasalahan yang muncul diharapkan dapat selalu melakukan diskusi bersama mencari solusi tanpa harus melakukan aksi yang dapat merusak nama baik masyarakat Meninting.


"Kita kedepankan diskusi tanpa aksi, dengan selalu menjalin komunikasi bersama pihak aparat keamanan," ujarnya.

Wednesday, September 21, 2022

Developer Neraya Property Klaim Sudah Membangun Sesuai Aturan, Pasca Disorot Publik

Perumahan Araya Village Labulia

Lombok Tengah - Terkait dengan adanya dugaan Developer Neraya Property yang diduga membangun perumahan Araya Village Labulia tidak sesuai RTRW dan diduga melanggar garis sempadan sungai mendapat sorotan dan tanggapan beragam dari berbagai pihak dan sudah di atensi oleh OPD terkait.

Menanggapi hal itu, pihak developer Naraya Property mengeklarifikasi dengan memberikan hak jawabnya atas dugaan pelanggaran RTRW di perumahan Araya Village Labulia, akhirnya pihak Developer Naraya Property buka suara dihadapan awak media, pada selasa (20/09/22).

Menurut pengakuan Erwin Satriawan dari pihak Developer mereka mengklaim telah membangun sesuai aturan berlaku mengacu pada sertifikat tanah yang diterbitkan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Lombok Tengah. Terutama soal mengatur jarak hunian dengan batas sepadan sungai.

Batas tanah ini, dalihnya, posisi awal dulu di tahun lama malah cukup jauh sampai dibawah sungai sesuai gambar disertifikat, luas posisi semula sekitar 934 meter persegi yang menjadi hak Developer tapi seiring waktu tergerus abrasi.

Luas 935 meter persegi itulah, cetusnya, yang disumbangkan untuk kepentingan masyarakat atau pelebaran sungai yang sebelumnya dianggap sempit.

”Kemudian kita talud permanen pakai alat berat, supaya tidak longsor atau abrasi lagi, untuk menjaga ketahanan talud, akan dibuat saluran irigasi diatasnya selebar 30 cm,” akunya.

Sementara ditanya batas patok kapling merah dengan bibir sempadan sungai jawabnya berjarak 7 meter (Mengacu sertifikat tahun lama). Namun jika menimbang kondisi terkini, maka yang jadi rujukan seharusnya bukan batas tanah awal disertifikat tahun lama. Melainkan jarak batas tanggul dengan patok kapling merah yang menurut investigasi media temukan hanya berjarak 3 meter saja.

Soal Fasum (Fasilitas Umum), ungkapnya, mungkin hanya disediakan sebatas jalan, saluran irigasi, penerang jalan, dan Mushola. kalau bak sampah tidak ada, mungkin nanti diangkut petugas kebersihan, lalu kuburannya sudah dikoordinasikan dengan pihak Desa menggunakan kuburan umum. (Timkjlt)

Siapa Penerima BLT BBM, Ini Penjelasan Kadis Sosial Loteng

Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Haji Lalu Wiraningsun
Lombok Tengah - Belum lama ini, pemerintah pusat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui PT Pos.


Kepala Dinas Sosial Lombok Tengah, Haji Lalu Wiraningsun menjeleskan, bahwa BLT BBM ini, sudah menjadi salah satu program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.


"By name, by addressnya sudah ada dan penerimanya sudah ditentukan oleh Kementerian Sosial," katanya, Selasa, saat ditemui di ruang kerjanya, di Praya, 20 September 2022.


Ia menambahkan, kami di Dinas Sosial kabupaten, khusus di minta oleh PT Pos untuk mendukung sekaligus membantu di dalam penyalurannya kepada warga masyarakat yang mendapatkan bantuan BLT BBM ini di kabupaten Lombok Tengah.


"Itu pun jadwalnya dibuatkan di masing-masing desa oleh PT Pos cabang di masing-masing kecamatan dan itu diberikan dan dibuatkan jadwal oleh PT Pos yang ada di Mataram," terangnya.


"Jadi tugas kami di kabupaten, iya hanya memantau dan mendukung kelancaran di dalam pembagian BLT BMM tersebut," sambungnya.


Diakuinya, sebenarnya pengajuannya ini, bisa dikatakan dadakan karena kenaikan harga BBM ini.


"Jadi, penyaluran dan yang menerima pun juga sudah ditentukan oleh pusat. Siapa yang dapat, tentu sesuai dengan kouta yang sudah di tentukan oleh pemerintah pusat di masing-masing provinsi, kabupaten, kota dan kriterianya pun ditentukan oleh Kementerian Sosial," paparnya.


Disebutkannya, kalau dari data, yang kami lihat itu, yang dibagikan itu, rupanya yang memperoleh BPNT.


"Tapi tidak seluruh penerima BPNT yang ada di kabupaten Lombok Tengah yang dapat dan ada yang tidak dapat juga, jadi, kalau ada persepsi masyarakat bahwa dia-dia saja yang dapat, sekali lagi, itu disesuaikan dengan kouta yang ada dari pusat," tuturnya


Jadi proses penyalurannya, kata dia, bersamaan dengan BPNT. "Kalau yang BBM ini, 300.000, sedangkan yang BPNT ini, 200.000. Jadi yang di terima dia, 500.000, per KPM," cetusnya.


Lanjutnya, karena ini, adalah kebijakan pusat jadi kita ikuti adapun yang belum mendapatkan, saya kira, silahkan untuk mendaftarkan diri di desa. 


"Tapi kalau program bantuan sosial ini, tidak dapat sama sekali dari semua program bantuan sosial yang ada, bisa mengupdate diri dulu di Opdes Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) itu supaya yang diberikan itu tepat sasarannya," imbuhnya.


Tentu, ujarnya, kita juga akan memilah lagi, sebab ini, bantuan sosial program pemerintah ini, tidak hanya itu.


"Ada namanya, BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), ini juga akan segera, ini kita akan daftar nanti petani tembakau dan itu 5.000 sekian baik dari kalangan buruh tani maupun petani," ungkapnya.


Terkait proses pengalihan bantuan kepada yang lebih berhak untuk mendapatkannya karena merasa diri tidak layak untuk mendapatkan bantuan tersebut, kata dia, itu prosesnya dia harus membuat pernyataan tidak layak mendapatkan bantuan kemudian diusulkan lagi ke pusat dengan mengupdate datanya itu dan tidak serta merta kita alihkan. Jadi, nanti bisa salah.


"Kalau sudah merasa mapan, buat saja pernyataan tersebut dan nanti Musdus, Musdes desa yang mengupdate kembali melalui Opdesnya yang ada di masing-masing desa dan yang berhak menerimanya itu, tergantung dari data yang ada di DTKS nya," pungkasnya.

Ad Placement

Pariwisata

Politik

Hukrim