Razia, Satpol PP Jaring Pelajar Keluyuran Pada Saat Jam Belajar - newsmetrontb

Wednesday, September 18, 2019

Razia, Satpol PP Jaring Pelajar Keluyuran Pada Saat Jam Belajar

Satpol PP Jaring Pelajar Keluyuran Pada Saat Jam Belajar
Lombok Utara - Satuan Satpol PP Kabupaten Lombok Utara pada hari rabu, 18 september 2019 melakukan penyisiran di beberapa tempat yang dianggap rawan. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pengembangan Kapasitas Dan Pembinaan PPNS Satpol PP dan DAMKAR KLU M.Sugiono AA,S.Adm dan bersama beberapa anggotanya. Yang menjadi target kegiatan razia ini adalah para pelajar yang nongkrong, keluyuran dan bolos pada saat jam sekolah.

M.Sugiono kepada media mengungkapkan bahwa tujuan Kegiatan ini dalam rangka menuju ke khitah pendidikan. “ Kegiatan yang kami laksanakan ini dalam rangka untuk mengembalikan dan menuju khittah pendidikan dan diharapkan agar pada jam belajar disekolah tidak ada pelajar yang keluyuran dan bolos “ ungkap Sugiono .

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa yang menjadi target razia adalah tempat – tempat yang sering digunakan oleh masyarakat untuk berekreasi. Selian itu juga tempat - tempat yang dianggap aman dan nyaman untuk santai. Seperti Pantai Montong Pall, Pantai Tebing Luk Kec Gangga,Pantai Penggolong Luk, Pantai Beraringan dan Pantai Ketapang Tampes Kec. Kayangan. Terkait kegiatan razia dan patroli yang dilaksanakan oleh satpol PP Sugiono mengungkapkan ini merupakan salah satu kewajiban dan tugas satpol PP dan Damkar Lombok Utara  sebagai pengemban amanat sebagai penegak Perda yang ada.

Kegiatan razia  dimulai dari wilayah kecamatan Gangga seperti kawasan  Montong Pall dan disana ditemukan beberapa pelajar SMA yang nongkrong pada jam sekolah, namun sayangnya mereka keburu kabur ketika melihat mobil patroli satpol PP. Setelah itu, razia dilanjutkan ke pantai beraringan kecamatan kayangan dan disana petugas menemukan 4 orang pelajar yang berasal dari SMPN 1 Kayangan 3 orang  dan 1 orang dari MTs Bayyinul Ulum Santong. Petugas langsung menyerahkan 3 pelajar asal SMPN 1 Kayangan dan langsung diterima oleh Kepala Sekolahnya untuk selanjutnya diberikan pembinaan. Sedangkan 1 orang pelajar asal MTs Bayyinul Ulum Santong diantar dan diserahkan kepada orang tuanya di Dangiang Barat.

Dari kegiatan razia yang dilakukan satpol PP KLU, tidak ditemukan miuman keras maupun barang terlarang. Karena pelajar yang terjaring langsung diperiksa tas sekolah serta jok motor. Sugiono juga berpesan kepada pihak sekolah, guru dan orang tua untuk sama – sama mengawasi putra – putrinya agar pada saat jam belajar mereka tidak keluyuran, tidak bolos. Pihak sekolah untuk sering – sering  melakukan kegiatan pembinaan dan pengawasan terhadap generasi bangsa ini.
@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments