HEADLINE NEWS

Sholat Isya Berjamaah di Masjid Ke 131, Kapolres Lombok Timur Tekankan Tetap Taati Protokol Covid19

 

Lombok Timur- Senin 24 Agustus 2020 Pukul 19.30 wita bertempat di Masjid Nurul Iman Desa Setanggor Selatan Kec Sukamulia

Kapolres Lombok timur AKBP TUNGGUL SINATRIO S.I.K., M.H., melaksanakan Shalat isya berjama’ah (Masjid ke 131) sekaligus silaturrahmi dengan jamaah masjid. 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek sukamulia, Bktm desa setanggor selatan, Toga dan toma Jama'ah Masjid


Dalam sambutannya, Kapolres Lotim menghimbau masyarakat Desa Setanggor Selatan tentang pentingnya kesadaran guna memutus mata rantai penyebaran covid19.


"Sekarang pemerintah mengeluarkan Inpres Nomor 6 tahun 2020 dimana setiap aktifitas baik keluar rumah dan masuk masjid harus menggunakan masker, barang siapa yang tidak mematuhi aturan pemerintah maka akan di kenakan sangsi/denda,aparat baik dari TNI-POLRI dan pemerintah daerah akan menertibkan masyrakat yang tidak mau mentaati anjuran pemerintah. kita sebagai masyrakat yang patuh hukum kita mentaati aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah dan ulilamri demi kebaikan kita bersama" Ungkap Kapolres Lotim.


Selain itu, ia menghimbau masyarakat untuk mengekspos hal-hal yang baik dan positif untuk promosikan daerah masing-masing agar menjadi daerah yang maju dan terhindar dari virus covid19 yang melanda negara.


 "Sebagaimana yang kita tahu bukan hanya di Indonesia bahkan dunia masih disibukkan dengan wabah covid 19, sampai sekarang masih belum di temukan vaksin untuk virus ini, setiap negara ataupun wilayah berbeda-beda dalam menangani virus covid 19. Menurut para pakar dengan mengunakan cara yang berbeda-berbeda antara lain lockdown, PSBB, karantina mandiri, dan lain-lain" Tambahnya.


Setelah beberapa waktu cara-cara tersebut telah dilakukan namun oleh para pakar dinilai kurang efektif karna pertimbangan sosial, ekonomi, pembangunan dsb, sehingga saat ini para pakar di dunia saat ini menggagas konsep Era New Normal yaitu di Indonesia diistilahkan sebagai Adaptasi Kebiasan Baru.


"Konsep ini saat inilah yang digelorakan oleh seluruh umat didunia dan negara-negara yg ada didunia ini pasti akan menyikapi konsep tersebut dengan cara atau teknis yang berbeda-berbeda" Tandasnya


Ia juga menjelaskan bahwa saat ini di Indonesia dalam menyikapi konsep ini adalah dengan menggelorakan perlombaan Kampung Tangguh, mengapa kampung? Karena seluruh umat manusia yg ada didunia ini asal tinggalnya adalah di kampung-kampung bahkan di monas ibukota Jakarta juga namanya kampung agar seluruh masyarakat berdasarkan wilayah disegala penjuru tanah air semuanya bisa ikut serta tanpa terkecuali. 


Di Provinsi NTB ini Kampung Tangguh ini di Implementasikan oleh Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, SiK, MH dan telah disetujui oleh Gubernur NTB dan Danrem NTB lebih spesifik lagi menjadi Lomba Kampung Sehat.

 


Di akhir ia menjelaskan bahwa Negara Indonesia adalah negara yang besar terdiri dari banyak suku, bahasa yang harus kita akui dan kita jaga kerukunan dan keharmonisannya, untuk itu mari saling bertoleransi saling menghargai antara agama,suku bangsa dan ras seperti yang tercantum dalam Bhineka Tunggal Ika, yaitu berbeda-beda tapi tetap satu jua.(LNG04) 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *