HEADLINE NEWS

Gubernur NTB Dukung para Aktivis Menjadi Pengusaha

 


Mataram - - Tidak hanya mengirim Mahasiswa atau aktivis untuk bersekolah di luar negeri. Tapi, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkifliemansyah juga mendukung para aktivis jebolan organisasi untuk jadi pengusaha, termasuk para kader dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). 


"Aktivis itu tidak semerta-merta jadi Dewan dan Birokrasi, tapi harus pula jadi pengusaha" himbau Gubernur NTB saat menerima Silaturahim Himpunan Mahasiswa Islam di Ruang Kerjanya, Selasa, (01/09)


Gubernur NTB, yang akrab disapa Doktor Zul tersebut juga sedikit bercerita sejarah HMI, selain organisasi yang lahir dua tahun Pasca Kemerdekaan, HMI juga telah mampu berkonstribusi banyak untuk negara ini. Oleh karena demikian, torehan yang sudah luar biasa ini agar terus dipertahankan oleh kader-kader HMI Selanjutnya


"Lewat animo dan ambisi Prof. Lafran Pane HMI ini berdiri, ia telah menciptakan kader-kader hebat, seperti Mantan Presiden RI, Prof. Yusuf Kalla, Prof. Mahfud MD, Aburizal Bakri, Akbar Tanjung, dan termasuk Ketua MK yang dari Bima sekarang" kata Doktor Zul


Selain itu, Doktor Ekonomi Industri ini juga berharap kepada semua kader-kader HMI agar mendukung program pemerintah NTB, karena menurutnya, misi pemerintah dan misi organisasi sama, yaitu sama-sama menyelematkan umat. 


"NTB Gemilang adalah misi untuk rakyat NTB, bukan hanya misi segelintir orang. Oleh karenanya, organisasi, baik dilevel Paguyuban dan Nasional yang berada di NTB, agar mendukung program pemerintah NTB" ujar orang nomor satu di NTB ini


Sebelumnya, Ketua HMI Badan Koordinasi Bali Nusra(BADKO), Arif Kurniadi, S.Pd mengatakan, Visi NTB Gemilang adalah program yang masih dalam proses diwujudkan. Jadi harus didukung bersama, karena memang dilihat dari Rentetannya, itu adalah misi keummatan 


"Program baik pemerintah NTB, akan tetap kami dukung, dan saya harap pemerintah NTB bisa mewujudkan NTB Gemilang itu" harap pria yang akrab disapa Gebi itu


Selain itu, ia juga berharap kepada pemerintah NTB agar nasip petani di Bima diperhatikan, termasuk nasib petani bawang merah, karena menurutnya, kalau petani bawang merah ini tidak diperhatikan, maka akan menyusahkan keberlangsungan masyarakat itu sendiri


"Mayoritas petani di Bima selain jagung, juga bawang. Oleh karena itu, saya harap pemerintah NTB bisa memperhatikannya" tutupnya. (diskominfotikntb/LNG04) 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *