HEADLINE NEWS

KABID HUMAS POLDA NTB MEMBERIKAN ARAHAN KEPADA PANITIA DAN PESERTA SELEKSI PNERIMAAN BRIGADIR POLRI TUGAS UMUM T.A.2020

 



Mataram - Pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2020 bertempat Gedung Sasana Dharma Polda NTB dilaksanakan seleksi penerimaan Polri Tugas Umum (PTU) T A.2020.


Sebelum dimulai kegiatan seleksi Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K, M.Si memberikan arahan terhadap Panitia Rikes dan peserta seleksi penerimaan Polri Tugas Umum (PTU) T.A. 2020, dihari pertama. 


Kabid Humas Polda NTB mengingatkan kepada peserta seleksi yang mana setiap calon siswa telah menandatangani persetujuan _inform concern_ sebelum test di mulai meliputi :

moment opname_ yaitu hasil rikkes saat waktu diperiksa panitia hanya memotret kondisi hari ini tidak bisa di bandingkan pemeriksaan ahli lainnya karena mengacu pada perkap Kapolri untuk pendidikan pembentukan (Diktuk) bahwa Hasil pemeriksaan disimpan di Polda NTB, dan Keputusan Panitia Bersifat Final


Selama seleksi baik panitia maupun para peserta seleksi wajib menggunakan masker,Face shield serta tetap menjaga jarak dan tetap waspada terhadap penularan covid-19 cluster penerimaan.


Pada kesempatan tersebut Kabid Humas menekankan agar pemeriksaan kesehatan dilaksanakan dengan amanah, karena tugas selaku pemeriksa kita diawasi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dengan prinsip BETAH (bersih transparan akuntabelserta humanis) clear & clean.


Agar semua yang terlibat dalam kegiatan seleksi baik panitia maupun pesera tetap waspada dengan bahaya covid-19 cluster penerimaan anggota Polri.


Tetap gunakan APD, bila ada panitia yg kurang fit agar melaporkan diri dan istirahat.


Dakhir arahannya Kabid Humas mengajak panitia dan peserta seleksi untuk berdoa bersama , agar pemeriksaan bernilai Ibadah dan Istiqomah,sekali lagi tolong laksanakan tugas penjaringan calon anggota Polisi dengan sebaik-baiknya.Ungkapnya.


Sebelum mengakhiri arahannya Kabid Humas Polda NTB kembali mengingatkan bahwa dalam seleksi penerimaan anggota Polri jangan percaya terhadap orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang menjanjikan untuk bisa membantu meluluskan para peserta seleksi untuk menjadi anggota Polri sebab semua itu adalah bohong dan jika ditemukan orang-orang seperti itu yang biasa disebut calo tolong dilaporkan karena yang bersangkutan akan diperoses sesuai hukum yang berlaku.Tegasnya.(LNG04) 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *