newsmetrontb: Loteng
Showing posts with label Loteng. Show all posts
Showing posts with label Loteng. Show all posts

Monday, August 30, 2021

Minta Lapangan Pengganti, KTD Sengkol Gedor RSI


 








Lombok Tengah - Buntut janji yang tidak terealisasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Karang Taruna Desa Sengkol menggelar aksi bersama ratusan masyarakat di Rumah Sakit Mandalika, eks Lapangan Umum Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barata (NTB), Senin (30/8/2021).


Ketua Karang Taruna Desa Sengkol, Mavi Adiek Garlosa mengaku sudah menyiapkan setrategi yang sistematis dan terukur untuk melawan janji-janji pemerintah yang tidak terealisasi "Kami sudah persiapkan berbagai setrategi untuk melawan janji-janji pemerintah tersebut yang sudah kami perjuangkan dari beberapa tahun lalu, setrategi tersebut di antara pengosongan, penyegalan, atau bisa saja kami lebih serius dari ini" Tegas Mavie.


Tak hanya itu, Mavie juga mengaku menyiapkan masa lebih dari yang hari ini jika pemerintah tidak mendengarnya "Selain dari setrategi tersebut kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk siap kapan saja untuk turun, karena mereka juga merasa terpanggil dalam perjuangan ini" ancam Mavie yang juga Ketua Bapera Desa Sengkol tersebut.


“Pokoknya kami tegaskan supaya segera dikerjakan dan ada progres untuk proses penentuan atau penyepakatan titik lokasi lahan pengganti lapanga tersebut". tambahnya


Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lombok Tengah Lalu Rahadian, Kata Mavi, berjanji selama 3 Minggu akan ada lapangan pengganti.


“Kami di dalam tadi sepakat dengan Pemda dalam hal ini diwakili oleh Kadis Perkim, Kadis Dispora dan juga Camat Pujut untuk turun mulai penlok atau mengerjakan lapangan pengganti dalam jangka tiga Minggu dari sekarang, dan jika tidak ada progres dalam jangka waktu tiga Minggu maka pemuda dan masyarakat akan melaksanakan setrategi berikutnya," tutupnya.

Tuesday, August 24, 2021

Polres Lombok Tengah Gelar Serah Terima Jabatan Kapolres

 




Lombok Tengah - Hari ini, Selasa (24/8/2021), berlangsung rangkaian pelaksanaan penerimaan dan pelepasan Kapolres Lombok Tengah dari pejabat lama AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K kepada pejabat baru AKBP HERY INDRA CAHYONO, S.H, S.I.K, M.H,. Serah terima jabatan berlangsung di Mapolres Lombok Tengah. 


Acara pisah sambut Kapolres Loteng mengangkat tema "Pergi Membawa Kenangan Datang Membawa Harapan". 


AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K  yang kini menjabat sebagai Kapolres Sumbawa itu dalam pesan dan kesannya menyamapikan, ucapan terima kasih kepada pengurus Bhayangkari dan Personil Polres Lombok Tengah. 


"Saya berharap agar sistem yang sudah dibangun di Polres Lombok Tengah tetap berjalan dengan baik," harapnya. 


Diakui, seluruh dinamika atau kegiatan di kabupaten Lombok Tengah telah selesai dengan baik. Diantaranya dari Pilkada, Pilkades dan permasalahan yang ada dimasyarakat. 


"Saya juga berharap di bawah kepemimpinan Kapolres Lombok Tengah yang baru akan lebih solid," ungkapnya. 


AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K Juga dalam kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf atas hal-hal yang tidak berkenan selama ini. Ia juga meminta doa dan dukungan kepada personil Polres Lombok Tengah didalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat 


"Kita akan tetap jalin tali silaturahmi. Saya berpesan agar personil Polres Lombok Tengah selalu menjaga diri, keluarga dan Institusi Polri," pesannya. 


Dalam kesempatan itu, Waka Polres Lombok Tengah,  Kompol Ketut Tamiana menyampaikan, terima kasih kepada AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK. 


"Kita sama-sama ketahui bahwa kesan AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K   Sangat baik di dalam membangun sistem pelaksanaan tugas di Polres Lombok Tengah," akunya. 


Terbukti, lanjutnya, dalam pelaksanaan Pilkada dan Pilkades di kabupaten Lombok Tengah sangat aman dan lancar. 


"Jika selama ini dalam bertugas terdapat hal-hal yang tidak berkenan, kami mohon maaf" ucap Waka Polres dihadapan  AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K 


Kapolres Lombok Tengah yang baru, 

AKBP HERY INDRA CAHYONO, S.H, S.I.K, M.H,. Mengawali perkenalannya menceritakan tugas jabatan selama bertugas di Polri. 


"Sistem yang sudah berjalan baik di Polres Lombok Tengah akan tetap kita pertahankan," serunya. 


Ia berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan ikhlas dan tulus. 


"Dalam mengemban amanah ini, tentunya saya berharap personil Polres Lombok Tengah tetap solid sehingga mampu membawa Polres Lombok Tengah menuju ke arah yang lebih baik," ujarnya. 


Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cindera mata oleh kepada  AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K Dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sambut Gelaran World Superbike dan MotoGp Mandalika, RSI NTB Dorong Vaksinasi Minimal 70% Warga NTB

 




Lombok Tengah - Jumlah masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang divaksinasi masih di bawah angka 50 persen atau masih belum memenuhi syarat untuk penyelengaraan  World Superbike Mandalika. Padahal  World Superbike Mandalika akan dilangsungkan pada 12-14 November 2021. 


Untuk itu Dewan Pimpinan Rumah SandiUno Indonesia Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPW RSI NTB) mendorong Pemerintah daerah untuk Vaksinasi secara menyelurtuh minimal 70% penduduk di NTB lebih-lebih masyarakat yang berada di Lombok Timur, Lombok Tengahdan  Lombok Barat yang terdekat dengan kawasan tersebut.


“Sebelum pelaksanaan World Superbike di bulan November  dan MotoGPP di tahun 2022, maka masyarakat NTB harus sudah divaksin secara menyeluruh minimal 70%, lebih-lebih Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat yang terdekat  dengan kawasan tersebut karena tamu yang akan datang banyak sekali, kita tidak mau menjangkiti mereka dan mereka tidak boleh juga menyakiti kita maka dengan harapan 70% masyarakat kita sudah di vaksin, itu harapan besar kita”, ungkap H.Lalu Pathul Bahri, Bupati Lombok Tengah yang juga sebagai Dewan Penasehat DPW RSI NTB saat Zoom Meeting bersama Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno dan Pengurus DPW RSI NTB.


Multi efek dari gelaran World Superbike dan MotoGp tahun depan terhadap Usaha Mikro Kecil  dan Menengah (UMKM) sangat besar, bisa di pastikan ajang paling bergengsi ini akan mendongkrak pendapatan para UMKM di NTB. Namun sebagian besar UMKM ini belum mengantongi ijin P-IRT . Untuk itu, Bupati Lombok Tengah, H.Lalu Pathul Bahri secvara khusus meminta RSI mengidentifikasi semua UMKM yang belum memiliki P-IRT serta label Halal. Ia berharap, RSI bisa membantu dan membina UMKM yang belum memiliki PIRT.


 “Efek lainnya terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah sangat besar, bisa di pastikan ajang paling bergengsi ini akan mendongkrak pendapatan para UMKM di NTB. Namun sebagian besar UMKM ini belum mengantongi ijin P-IRT, untuk saudara-saudara yang ada di RSI akan mengidentifikasi semua UMKM yang belum memiliki P-IRT serta label Halal, banyak hal yang menjadi PR kita kedepan dan RSI sangat kita harapkan membantu dan membina para UMKM kita. Begitu juga RSI di daerah  di bina oleh RSI Pusat (DPN) supaya usaha kecil menengah masyarakat ini kita kelola, sehingga punya dampak atau multiplayer effect terhadap lembaga kita di RSI”,pungkasnya.


Di tempat yang sama, Ketua DPW RSI NTB, Amrin,yang di damping oleh Sekretaris Wilayah NTB, Rosalina, menambahkan bahwa dengan adanya sirkuit yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus(KEK) Mandalika yang luas lahannya ada 1200 hektar,tentu banyak multiplayer effect khususnya terhadap usaha kecil dan menengah (UMKM) sesuai dengan misi Rumah SandiUno Indonesia, UMKM ini harus digerakkan karena itu masyarakat NTB  lebih khusus lagi Pulau Lombok. 


“Dengan adanya sirkuit yang dibangun di kawasan ekonomi khusus yang luas lahannya ada 1200 hektar  maka tentu banyak multiplayer effect khususnya terhadap usaha mikro kecil dan menengah sesuai dengan misi RSI di NTB. UMKM ini harus digerakkan oleh karena itu kita masyarakat NTB  lebih khusus lagi Pulau Lombok terlalu rugi kalau kita tidak memanfaatkan situasi momen ini. Dari RSI sendiri akan menurunkan tim Parekraf Rumah Sandiuno Indonesia untuk membantu UMKM yang belum memiliki ijin P-IRT dan label halal  agar nanti mereka tidak kalah bersaing dengan yang sudah memiliki ijin", jelasnya.


Entrepreneur muda kelahiran Lombok Timur inipun berharap Pemerintah Daerah setempat untuk mempermudah Tim Parekraf Rumah Sandiuno Indonesia yang turun ke daerah dalam misi membantu UMKM mengatasi kendala pengurusan PIRT dan pemasaran hasil produksi mereka, baik berupa makanan maupun kerajinan. 


Turut hadir dalam Zoom Meeting tersebut, Dewan Pembina RSI NTB, Muhanan, SH, Ketua DPD RSI Lombok Tengah, Sri Anom Putra Sanjaya, Sekretaris Daerah RSI Loteng, Suprianto dan beberapa pengurus DPW RSI NTB dan DPD RSI Lombok Tengah.

Tak Kuat Nanjak, Truk Jatuh ke Jurang Loang Tune Bonjeruk

 

Lombok Tengah - Sebuah Truk Box jenis Toyota Dyna DR 8380 CZ mengalami kecelakaan tunggal atau jatuh ke jurang, tepatnya di Jalan Umum dusun Loang Tune Desa Bonjeruk, kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.


Kapolsek Jonggat, Iptu Bambang, mengatakan kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi pada Selasa, 24 Agustus 2021 sekitar pukul 12.00 Wita.


"Adapun identitas pengendara yakni, Hambani (20 tahun) alamat dusun Kebun Jurang desa Mesangok kecamatan Gerung kabupaten Lombok Barat," ungkap Babe, sapaan Iptu Bambang.


Mantan Kapolsek Praya Timur itu juga menguraikan, kendaraan Truk Toyota Dyna DR 8380 CZ yang di kemudikan oleh saudara Hamdani saat itu datang dari arah Utara menuju ke Selatan. Sampai di tempat kejadian tidak dapat menanjak dan mundur sehingga terjatuh ke jurang.


"Atas kejadian tersebut mengakibatkan kerugian material dan tidak ada korban luka," jelasnya.

Tuesday, August 10, 2021

Puluhan Personel Polsek Gunungsari Jalani Swab Antigen

  



Gunungsari—Dukungan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Barat melaksanakan Swab antigen secara acak terus mengalir. Terbaru Polsek Gunungsari yang menggandeng Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Gunungsari, melaksanakan Swab antigen massal di Mako Polsek Gunungsari di Jalan Pariwisata No.56 Sandik, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (10/08/2021). Kegiatan ini dalam upaya menekan penyebaran Virus Covid-19 di Kecamatan Gunungsari.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Gunungsari, Iptu Agus Eka Artha Sudjana, SH. " Kegiatan Swab Antigen yang dilaksanakan hari ini oleh Tim Gugus Tugas percepatan Kecamatan Gunungsari dengan melibatkan Tim Puskesmas Gunungsari. Total 24 Personel dari 45 orang jumlah personel Polsek Gunungsari menjalani Swab Antigen," terang Agus Eka.


Swab Antigen ini mulai dilaksanakan pukul 09.00 Wita. Swab Antigen ini dilakukan dengan sasaran seluruh personel Polsek Gunungsari, tujuannya untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi secara dini penyebaran Virus Corona terhadap personel Polri di Lingkungan Polsek Gunungsari.


Disampaikan Agus Eka, Swab antigen penting dilakukan. Karena personel bisa mengetahui langsung kesehatannya. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Kesehatan harus tetap terjaga. ‘’ Ini juga untuk kesehatan kita bersama,’’ katanya. 


Pemerintah melalui Gugus Tugas kata Agus Eka, sudah berupaya keras untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lombok Barat. Swab Antigen tersebut salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebarannya. ‘’ Kita harus bersyukur dengan upaya pemerintah ini. Jadi kita harus dukung semua kegiatannya. Termasuk bersedia menjadi peserta Swab Antigen ini," tukasnya.


Dari hasil Tes Swab yang dilakukan terhadap 24 Personel Polsek Gunungsari seluruhnya Negatif Covid-19. Selanjutnya bagi anggota yang belum mengikuti test Swab Anti-gen, Tim dari Puskesmas Gunungsari akan melaksanakan Test Swab Anti-gen kembali pada hari Kamis tanggal 12 Agustus 2021.

Monday, August 9, 2021

Pantau Vaksinasi Covid-19 di Loteng, Danrem 162/WB Dorong Isoter Bagi Pasien Covid-19

 



Lombok Tengah – Upaya penanganan dan pencegahan penyebaran dan meminimalisasi laju perkembangan virus corona terus dilakukan baik dengan penerapan protokol kesehatan maupun vaksinasi Covid-19. 


Hari ini Kodim 1620/Lombok Tengah menggelar serbuan vaksinasi kepada masyarakat di Kantor Sekretariat Karang Taruna Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Senin (9/8/2021).


Terkait dengan itu, Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmanto melihat langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dihadiri Forkopimda Lombok Tengah, Direktur RSUD Praya, BPBD Kabupaten Lombok Tengah, Forkopimca Praya Barat dan Kepala Desa Penujak.


Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan kehadirannya di Lombok Tengah dalam rangka memberikan motivasi dan support terhadap penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 mengingat Lombok Tengah merupakan pintu masuk melalui bandar udara dan daerah pariwisata yang sangat diminati oleh wisatawan baik domestic maupun mancanegara.


Untuk itu, ia berharap agar TNI, Polri dan Pemda harus menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat mulai dari lingkungan, desa dan kecamatan.


“Tunjukan sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dengan mengajak tokoh agama dalam penerapan protokol kesehatan dan yakinkan masyakarat bahwa mereka sudah di vaksin,” tegasnya.


Jenderal Bintang Satu itu juga mendorong perawatan pasien Covid-19 secara terpadu dengan menyiapkan ruangan atau rumah khusus untuk isolasi terpadu, bukan lagi isolasi mandiri sehingga tenaga kesehatan dapat mengawasi dan memantau perkembangan kondisi pasien.


Selain itu, Ahmad Rizal juga menyarankan adanya Posko khusus penanganan Covid-19 sehingga informasi tentang kasus Covid-19 cepat ter update setiap saat untuk dilaporkan.


Sebelumnya Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri menjelaskan persediaan vaksin Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah masih kurang dan menunggu distribusi dari Pemerintah Pusat. 


Bupati Loteng juga berharap agar suplai vaksin Covid-19 dari pusat lebih cepat sehingga pihaknya bisa langsung mendistribusikannya ke 8 Puskesmas yang ada di Lombok Tengah. Namun karena ada sesuatu hal sehingga pendistribusiannya sedikit terkendala.


Disela-sela peninjauan dan pemantauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Danrem 162/WB didampingi Forkopimda Lombok Tengah menyerahkan Sembako secara simbolis kepada masyarakat kurang mampu di desa setempat.

Sunday, August 8, 2021

KM Anugerah Berkah Bahari Berlabuh di Awang, Hendak Bongkar Muat Ikan

 


Lombok Tengah - KM Anugerah Berkah Bahari dilaporkan berlabuh di dermaga pelabuhan perikanan Teluk Awang Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Minggu (08/08/2021) sekitar pukul 11.30 Wita.


Anggota Jaga dan Unit Gakkum Sat Polairud Polres Lombok Tengah langsung bertindak begitu mengetahui kapal yang membawa 39 ABK milik Subroto tersebut.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kasat Polairud Iptu Acim mengungkapkan, kapal jenis penangkap yang datang dari pelabuhan pangkalan Bajomulyo itu hendak melakukan bongkar muat ikan di pelabuhan Teluk Awang.


Menurut Iptu Acim, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sepertu Kepala UPT PP Teluk Awang, Kepala Kesyahbandaran PP Teluk Awang, Anggota Pos TNI AL serta seorang pengusaha pembeli ikan asal Ampenan untuk membahas KM Anugerah Berkah Bahari yang hendak bongkar muat ikan.


Hasil rapat koordinasi tersebut, lanjut Iptu Acim, pihak pelabuhan belum bisa memfasilitasi pemilik kapal dan pengusaha ikan melakukan bongkar muat di PPN Awang.


"Pemilik KM Anugrah Berkah Bahari harus mengurus administrasi berupa permohonan ijin bongkar ikan terlebih dahulu kepada PSDKP (Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan), baru diperbolehkan melakukan bongkar muat," jelas Iptu Acim.


Terhadap seluruh ABK kapal, kata Acim, telah dilakukan pengecekan suhu dan pemberian masker untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyebaran wabah virus Covid-19.


Hingga saat ini , lanjut Acim,KM Anugrah Berkah Bahari masih bersandar di PPN Teluk awang sambil menunggu proses pengurusan administrasi perijinan bongkar muat kapal

Sunday, August 1, 2021

Beraksi di Renteng, Maling Motor Asal Semoyang Nyaris Dihajar Warga

 


Lombok Tengah, NTB - Salah seorang warga Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur inisial SPR nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah melakukan percobaan pencurian sepeda motor di Renteng, Praya, Minggu (01/08/2021).


Saat menjalankan aksi Curanmor itu, SPR diantar oleh teman sedesanya berinisial Komong menggunakan sepeda motor Suzuki FU, namun lebih dulu kabur meninggalkan lokasi kejadian.


Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kapolsek Iptu Haryono menjelaskan, pelaku berusaha menjalankan kejahatannya mencuri sepeda motor milik Zulkipli yang saat itu sedang sarapan di warung milik Yuyun.


"Setelah sarapan, korban mengobrol sama pemilik warung. Setelah beberapa lama kemudian, Yuyun melihat sepeda motor Zulkipli dibawa kabur oleh orang tak dikenal," kata Kapolsek Praya.


Mengetahui hal itu, Yuyun dan Zulkipli yang masih berstatus pelajar itu berteriak maling dan minta tolong pada warga sekitar.


Pelarian pelaku kemudian terhenti akibat kondisi jalanan sedang macet, sehingga berusaha melepas sepeda motor yang dicurinya itu.


Warga pun seketika berdatangan menuju lokasi kejadian dan berusaha mengamankan pelaku. Nyaris saja pelaku babak belur dihajar warga.


Beruntung aparat kepolisian dari Sektor Praya segera tiba di tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah wakul kelurahan Renteng kec.praya. dan mengamankan pelaku dari sasaran amukan warga.


"Kami mengamankan pelaku bersama sepeda motor curian beserta satu bilah parang yang dibawa pelaku dalam menjalankan aksinya," kata Kapolsek Praya.

Monday, June 7, 2021

Tingkatkan Kamtibmas Di Wilayah Kecamatan Jonggat,Kapolsek Jonggat Undang Kepala Desa Dan Semua Tokoh Masyarakat


Lombok Tengah  ( NTB) --  Untuk meningkatkan  keamanan dan ketertiban  di wilayah hukum polsek Jonggat ,Kapolsek  Jonggat  mengundang  tokoh masyarakat tokoh pemuda termasuk kepala desa sekecamatan Jonggat  Kabupaten Lombok Tengah 07/06/2021.

Kapolsek Jonggat "Iptu  Bambang Sutrisno" menyampaikan dalam pertemuan tersebut dengan tokoh tokoh yang hadir saat itu, baek dari kalangan Kepala Desa atau yang mewakili serta tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan warga yang hadir.

Ia menyampaikan  terkait dengan Kepimpinan  atau menjadi Kapolsek,Saya atas nama semua anggota  kapolsek Jonggat  meminta saran atau petunjuk  atas kekurangan  dalam hal pengamanan di kecamatan  Jonggat ringkasnya.

Kami sebagai  petugas tidak akan mungkin  bisa mengontrol semuanya  tanpa bantuan dari masyarakat  itu sendiri.katanya.

Artinya  kami butuh bantuan  atau kepedulian dari bapak - bapak atau siapapun terutama warga Jonggat,agar kami bisa berbagi tugas dan bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi khususnya  dikecamatan Jonggat tambahnya.Baru baru ini beberapa kejadian seperti  pencurian,miras bahkan generasi muda sudah mulai terancam dengan barang haram seperti obat obat terlarang baek itu sabu sabu atau narkoba.

Untuk itu saya minta masyarakat  agar bisa bersama sama menjaga wilayah  kita agar terhindar  dari semua jenis gangguan baek itu dari luar maupun dari dalam wilayah  Jonggat,paparnya. 

Salah satu tokoh masyarakat  Jonggat sekaligus pendamping  Desayang biasa dipanggil "Petir" menyampaikan terkait  dengan keamanan  di kecamatan  Jonggat  seperti  pencurian bahkan dikecamamtan  Jonggat  pencandu dan pengedar Narkoba sudah banyak pemuda yang menjadi korban,tuturnya 

Senada dengan Ketua Unit LSM Kasta NTB " L Subadri" bahwa keamanan di kecamatan Jonggat  harus ditingkatkan dan saya minta agar pelaku pelaku yang  tidak bertanggung jawab harus ditindak tegas,entah itu dengan pembinaan sosial,atau dengan cara yang  lain,agar tidak meresahkan  masyarakat, tandasnya.

Kalau sudah diberi peringatan lalu masih saja meresahkan  masyarakat  atau.merugikan warga maka saya minta  kepada aparat  penegak  hukum  untuk menindak mereka agar ada epek jera,pintanya.

Terimakasih  atas saran dan masukan dari rekan rekan samua apa yang  menjadi keluhannya  kami akan mencoba  untuk  memperbaikinya,dan perlu diingat harus ada kerjasama antara petugas dan masyarakat,segala permasalahan  kita akan rembuk bersama,tutup  kapolsek.

Sebanyak 64 Lansia di Desa Ganti DiVaksinasi Tahap II


Lombok Tengah (NTB) Vaksinasi terhadap masyarakat Lanjut Usia (Lansia) terus dilakukan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19. Sebanyak 64 Lansia di dusun Rentang II, desa Ganti kecamatan Praya Timur berhasil disuntik vaksin.

Kapolsek Praya Timur, Iptu Dami, mengatakan bahwa kegiatan vaksin yang menyasar Lansia dilakukan secara door to door. Pihak kepolisian turut serta mengamankan serta mensukseskan vaksinasi terhadap Lansia. 

"Kami mendatangi langsung sasaran ke masing-masing rumahnya. Dengan begitu, tentu akan lebih efisien. Mengingat faktor kesehatan para Lansia serta masih banyak dari Lansia yang tidak berani untuk divaksin," jelas Dami, Senin (07/6).

Ia menjelaskan, sebelum para Lansia divaksin, terlebih dahulu mereka melakukan pendaftaran. Kemudian dilakukan pemeriksaan (Screening) oleh Petugas vaksinasi Sehingga apabila sudah memenuhi persyaratan selanjutnya bisa dilakukan ke tahap vaksinasi.

"Setelah mereka disuntik vaksin, selanjutnya dilakukan pencatatan serta observasi. Adapun bagi yang belum memenuhi persyaratan screening akan dilakukan penundaan dan menunggu perkembangan kesehatan dari yang bersangkutan," ungkapnya.

Diakui bahwa masih kurangnya partisipasi masyarakat untuk divaksin sehingga menjadi kendala pada saat pelaksanaan. Sehingga Perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intens tentang vaksin sinovac. Dengan begitu, tidak ada keraguan ditengah masyarakat.

"Perlu juga kita tingkatkan koordinasi dengan pihak desa dan perangkatnya dalam pelaksanaan vaksinasi. Baik dalam menentukan jadwal maupun tempat sehingga giat vaksinasi berjalan lancar, aman, dan sukses," tutup Kapolsek.

Tuesday, June 1, 2021

Danrem 162/WB Tegaskan, PMI Yang Pulang Ke NTB Tidak Boleh Lolos Dari Pemeriksaan


Lombok Tengah - Komandan Korem 162/WB Brigadir Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., memimpin apel gelar pasukan dalam rangka menyambut kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di lapangan apel Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok ZAM, Selasa (1/6/2021).

Apel gelar dihadiri Danlanud ZAM Kolonel Pnb Khairun Aslam, Danlanal Mataram diwakili Pasops Lanal Mataram Mayor Laut (P) Sarjandi, para Kasi Korem 162/WB, Dir Samapta Polda NTB, Dandim se-Pulau Lombok, Kapolres Lombok Tengah, Dandenkesyah Mataram, Kadiskes dan perwakilan Kadisnakertrans provinsi NTB dan GM Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok ZAM.

Usai pemeriksaan pasukan, Danrem 162/WB dalam amanatnya menyampaikan, apel yang dilaksanakan hari ini dalam rangka mengecek kesiapsiagaan Satgas penanganan PMI baik Personel maupun materil dalam rangka menyambut kepulangan para pekerja migran asal NTB. 

Ia menyebutkan, masih ada sekitar 11.000 pekerja migran Indonesia diperkirakan akan pulang ke NTB dalam periode bulan Juni sampai dengan 31 Desember 2021. Jumlah tersebut cukup besar sehingga dampak dari kedatangan mereka harus diantisipasi.

"Dalam hal ini, kita akan membackup pemerintah daerah NTB dan instansi terkait lainnya dalam mengecek kondisi para pekerja migran tersebut terutama terkait penyebaran Covid-19," ujarnya.

Menurut Ahmad Rizal, varian baru Covid-19 di luar negeri khususnya yang sedang marak saat ini seperti India, Hongkong dan Taiwan termasuk juga Malaysia semakin banyak dan ganas sehingga tidak menutup kemungkinan diantara pekerja migran ada yang membawa virus dengan varian baru tersebut walaupun sudah membawa surat keterangan bebas Covid-19 dari negara asalnya.

Untuk itu Ia menegaskan, seluruh personel yang tergelar dan bertugas di setiap pos baik di Bandara dan pelabuhan maupun di tempat lainnya harus benar-benar teliti serta detail dalam mengecek pekerja migran yang datang sehingga tidak ada satupun yang lolos dari pemeriksaan demi keselamatan dan keamanan wilayah NTB. 

"Kita berharap tidak ada klaster baru dari pekerja migran, maupun peningkatan jumlah penderita yang tidak terkendali dengan jenis Varian Covid-19 yang semakin beragam," tutur alumnus Akmil 1993 itu.

"Maka, tugas ini harus kita laksanakan dengan tulus ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab demi mewujudkan NTB yang aman dan bebas dari Covid-19," tegasnya.

Monday, May 31, 2021

Kuatkan sinergitas Dandim Loteng bersama Kemenag, Kajari dan Kapolres sambang Pondok Pesantren


Lombok Tengah - Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP bersama Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan cara menyambangi Pondok Pesantren (PonPes), Senin 31 Mei 2021.

Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Kementerian agama Lombok Tengah untuk meningkatkan sinergitas dan mempererat tali silaturrahmi dengan para tokoh agama yang ada di wilayah teritorial Kodim 1620/Loteng. 

Mengawali sambang Ponpes dimulai dari Yayasan Ponpes Qamarul Huda Bagu Desa Bagu, Pringgarata dimana Dandim memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Aparat Sipil Negara (ASN) jajaran Kemenag Loteng dan para santri ponpes Qomarul Huda. 

"Ini dilakukan agar sikap nasionalisme dan patriotisme terus tertanam dalam diri para ASN dan santri di pondok," ucap orang nomor satu berbaju loreng di Loteng ini. 

Menurut Tangkas, terpeliharanya kondusifitas wilayah, tidak hanya dibangun dari koordinasi yang terpadu dan terbangunnya sinergitas antara aparatur pemerintahan, aparat keamanan maupun instansi terkait, namun dibutuhkan peran serta para tokoh, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda maupun komponen masyarakat lainnya yang ada di wilayah.

Selain itu, Dandim mengajak kepada para guru ponpes dan ASN untuk bersama-sama berjuang dalam hal memberi pemahaman dengan cara-cara yang dapat menyentuh hati agar bisa berbuat dan berprilaku yang Positif. 

"Perlu diingat, bahwa Kita memiliki 4 pilar yang tidak boleh  dilupakan yakni Pancasila, UUD 1945, Bineka Tunggal Ika dan NKRI Harga Mati," ungkap Dandim.

Sementara Kamenag Loteng H. Zamroni Azis, SHI, MH menekankan kepada seluruh karyawan dan karyawati di lingkup kemenag Loteng memiliki disiplin yang tinggi menghilangkan budaya malas ketika mengikuti apel sembari memberi contoh yang baik kepada masyarakat. 

"Saya pribadi dan kita semua menjadi abdi negara melalui ASN Kementerian Agama Lombok Tengah karena ini merupakan nikmat dan berkah dari Allah SWT dan kita tentunya harus bersyukur. Untuk itu saya mengharapkan kepada seluruh ASN kemenag Lombok Tengah untuk tetap disiplin  dalam memulai aktifitas di satuan kerja masing masing," tuturnya. 

Sedangkan TGH. Muhammad Zarkasi, M.Pd mewakili Pimpinan Pondok Pesantren mengucapkan banyak terimakasih kepada Dandim  dan Kamenag Loteng serta panitia penyelenggara kegiatan. Dengan harapan kedepan bisa terus berlanjut bersinergi dengan Kemenag membina pondok pesantren demi terciptanya kondusifitas situasi di wilayah. 

"Terimakasih pak Dandim, pak Kamenag beserta rombongan sudah meluangkan waktu untuk berkunjung dan memberikan wawasan kebangsaan kepada santri kami," tutupnya

Pariwisata

Politik

Hukrim