newsmetrontb: Peristiwa
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Monday, April 10, 2023

Bhabinkamtibmas Labuan Lalar Amankan TKP Pencurian di Alfamart

 


    Sumbawa Barat - Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar Polsek Taliwang Briptu Agus Rahmat Hidayat melakukan tindak lanjut terhadap laporan masyarakat dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) pencurian. "Kegiatan mendatangi TKP dilakukan pada Senin, 10 April 2023 pukul 09.30 Wita di alfamart dusun Wara'a Desa Labuhan Lalar," kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin S.I.K., M.I.P. melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos. kepada media.

            Diketahui bahwa bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar mendatangi TKP bersama Bhabinsa demi menjaga status quo di TKP pencurian sebelum tim olah TKP datang dan menindak lanjuti laporan masyarakat. Eddy menjelaskan, "Bhabinkamtibmas Labuhan Lalar mendatangi TKP pencurian di RT 03 dusun Wara'a Desa Labuhan Lalar Kecamatan Taliwang."

            Pada saat itu Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman kepada karyawan alfamart sebagai korban pencurian agar tidak panik berlebihan karena laporan sudah ditindaklanjuti oleh SPKT Polres Sumbawa Barat. "Saya selaku Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar yang bertugas juga membantu mengamankan TKP, sebelum pihak berwajib mendatangi. Pihaknya sudah berkoordinasi sebelumnya dengan SPKT Polres Sumbawa Barat untuk ditindak lanjuti," terangnya.

            Untuk karyawan dan masyarakat agar jangan dulu merusak status quo di TKP pencurian. Dari keterangan sementara, karyawan alfamart sebagai korban pencurian diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 10.000.000. adapun barang yang hilang berupa sembako, rokok satu plastik besar, dan uang sejumlah Rp. 150.000.


Tuesday, June 8, 2021

101 Pelanggar Terjaring Dalam Operasi Yustisi Gabungan Di Sumbawa

operasi Yustisi dalam rangka penegakan protokol kesehatan

Operasi Yustisi digelar Polres Sumbawa bersama  TNI, Sat Pol PP dan Dishub , Selasa(8/6) pukul 09.00 wita di jalur lintas sumbawa Kecamatan Labuan, untuk merazia pengguna kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas yang tidak menggunakan masker dan tidak patuh protokol kesehatan covid-19.

Petugas gabungan terus melakukan operasi Yustisi dalam rangka penegakan protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran covid -19 di Kabupaten Sumbawa.

“Sasaran dalam operasi Yustisi kali ini adalah pengendara yang melintas roda dua maupun roda empat,” tegas Kasat Sabhara Iptu Mulyadi, SH. pada media, Selasa (8/6/2021).

kasat Sabhara Iptu Mulyadi SH. ditemui di lokasi, mengatakan operasi yustisi dengan menerjunkan personel untuk menertibkan dan menyarankan agar pengendara memakai masker saat berada di luar rumah.

Dikatakan Iptu Mulyadi, dalam operasi yustisi ditemukan masih banyak warga yang beraktifitas keluar rumah tanpa memakai masker, Pengendara ini kita hentikan dan kami berikan edukasi serta masker.

“Kegiatan operasi Yustisi seperti ini akan terus digelar di wilayah hukum Polres Sumbawa secara kondisional, tujuan agar masyarakat dan pengendara agar tetap mematuhi protokol kesehatan, supaya terhindar dari penyebaran pandemi Covid -19,” kata Iptu Mulyadi.

Adapun masyarakat yang terjaring dalam operasi gabungan saat ini, sejumlah 101 orang, langsung diberikan sanksi ditempat yakni sanksi administrasi 5 orang, sanksi sosial dengan cara menyapu dipinggir jalan 93 orang dan sanksi teguran kepada 1 orang, tutup Kasat Samapta.

Friday, May 28, 2021

Sat Sabhara Polres Lotara Gelar Patroli Sekaligus Gencarkan Porokes


Lombok Utara - Sat Sabhara Melaksanakan Patrorli di desa rempek kecamatan gangga sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu mentaati prokes, guna memutus mata rantai penularan Virus Covid-19. Yang masih mewabah sampai dengan saat ini, Jumat 28/05/2021.

Kepala Kepolisian Polres Lotara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,S.H.melalui Kasat Sabhara Polres Lotara AKP Antonius Dopo,S.H.menegaskan kepada seluruh warga,masyarakat untuk selalu taat dan patuh dengan aturan pemerintah yang sudah di tetapkan mengingat pandemi Virus Corona sampai dengan saat ini masih merebak,sehingga kita harus saling bahu membahu untuk bersama-sama melawan,mencegah timbulnya kluster baru penularan Virus Covid-19 di KLU yang kita cintai bersama.dengan cara selalu mengedepankan 5M,"terang Antonius dengan penuh semangat.

Kendati demikian Kasat Sabhara Polres Lotara AKP Antonius Dopo, S.H.berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut serta mensukseskan Lomba Kampung Sehat Jilid ll yang sedang di gelorakan dan di inisiasi oleh Kapolda NTB, Irjen.Pol.M.Iqbal.S.I.K.M.H kearah Nurut Tatanan Baru menuju New Normal agar kita bisa segera bebas dari wabah yang mendunia ini.

Mari kita sama-sama berdo'a menurut kepercayaan dan keyakinan kita masing-masing semoga Virus ini segera berahir agar kita bisa kembali seperti dulu lagi,"Ujarnya.

Tuesday, May 25, 2021

Pemohon SKCK di Polresta Mataram Membeludak


Mataram - Pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Mataram, Polda Nusa Tenggara Barat membeludak. Peningkatan pemohon SKCK tersebut terjadi sejak hari Sabtu (22/05/2021) Minggu lalu. Meningkatnya jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), dilihat dari keperluan yang cantumkan, untuk keperluan melamar pekerjaan. 

" Ada beberapa lowongan yang dibuka, salah satunya Rumah Sakit Provinsi Nusa Tenggara Barat." Ungkap Kasat Intelkam AKP Refindo Pradikta Rulando, SIK, Selasa (25/05/2021).

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat pembuatan SKCK, Sat Intelkam Polresta Mataram melakukan terobosan yaitu dengan menempatkan personil di luar ruangan yang bertugas untuk melakukan screening awal terhadap pemohon SKCK. Screening awal ini dilakukan dengan maksud untuk mengecek kelengkapan Administrasi setiap pemohon, apabila kelengkapan Administrasi belum lengkap, maka petugas akan menyampaikan kepada pemohon untuk kembali dan melengkapi Administrasi yang dibutuhkan. Bagi pemohon yang sudah melengkapi syarat Administrasi diminta untuk meninggalkan berkas beserta nomor kontak yang dapat dihubungi. Selanjutnya petugas akan menghubungi yang bersangkutan untuk mengambil SKCK yang telah jadi.

Dalam keterangan yang disampaikan Kasat Intelkam, Polresta Mataram tidak memberlakukan pembatasan terhadap jumlah pemohon SKCK.

 " Karena kami paham terhadap berbagai kebutuhan yang sedang di akomodir oleh saudara-saudara kita, sehingga kita tidak melakukan pembatasan. Bahkan pada hari Sabtu lalu, kami masih melakukan pelayanan sampai dengan pukul 21.00 WITA,' Ungkap Refindo.

Ditambahkan Refindo, bahwa dalam sehari pihaknya dapat menerbitkan 300 sampai 400 SKCK. Banyaknya pemohon pembuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), membuat Polresta Mataram harus menambah jumlah petugas, Komputer dan juga Jam Kerja untuk melayani pengurusan SKCK.“ Kalau hari biasanya pada saat tidak ramai, kami hanya gunakan satu unit komputer, namun saat ini kami gunakan dua sampai tiga unit komputer, sekaligus ada penambahan jumlah personel untuk screening dan otomatis penambahan jam kerja.

Dari hari Sabtu yang lalu kami sudah over time cukup jauh, tapi ini bagian dari pelayanan kami. Intinya Kami berikan kemudahan serta Pelayanan terbaik bagi masyarakat ," terangnya.

Diakhir keterangannya, Refindo menyampaikan terkait biaya pembuatan SKCK, tidak ada pungutan-pungutan lain, semua sesuai ketentuan, ketika para pemohon SKCK membayar, petugas akan memberikan tanda bukti bayar dan itu akan di setor ke Negara setiap harinya, sehingga tidak ada saldo mengendap, tutupnya.

Telusuri Kontak Erat Dengan Pasien Covid-19, Empat Orang di Desa Kedaro Sekotong Dirapid


Sekotong - Dalam penanganan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Sekotong Lombok Barat, Tim Gabungan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro, berkolaborasi dengan Tim Kampung Sehat II.

Kali ini melakukan Penelusuran kontak erat (tracing) pasien positif Covid-19 di Dusun Lendang Guar Selatan Desa Kedaro Kecamatan Sekotong Lombok Barat NTB.

Kapolsek Sekotong, Polres Lobar, Polda NTB Iptu I Kadek Sumerta, SH mengatakan trecking ini dilakukan terhadap empat orang Kontak erat terhadap salah satu Pasien positif Covid-19 tersebut.

“Kami dari Tim PPKM Skala Mikro dan Kampung Sehat Jilid II, langsung mendatangi keluarga pasien,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut Intervensi dari Program Kampung Sehat 2 NTB bentukan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K.M.H, sebagai upaya Kepolisian membantu Pemda dalam percepatan penanganan Covid-19.

“Tim yang terdiri dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Kedaro, bersama Petugas lab dan Tim UPT Puskesmas Pelangan dan Tim PPKM Desa Kedaro langsung turun di Lokasi, memeriksa empat orang yang diduga kontak erat dengan Pasien,” jelasnya.

Dalam tracing ini, kemudian terhadap empat orang tersebut dilakukan tindakan melakukan tes covid-19 (testing) oleh tim dari UPT Puskesmas Pelangan, dengan melakukan rapid test antigen.

“Jadi bila hasil testing ada yang positif, maka langkah selanjutnya langsung akan dilakukan perawatan pada pasien covid-19 (treatment), dan seperti itulah rangkaiannya,” katanya.

Setelah menunggu beberapa saat, ke empat orang kontak erat tersebut akhirnya dinyatakan dengan hasil Negatif, dan sebagai tindaklanjut Tim kemudian memberikan multivitamin. 

“Walaupun hasilnya di nyatakan negative, kepada keluarga pasien diharapkan  tetap mematuhi protokol Kesehatan, dengan berpedoman kepada 5M,” imbaunya.

Kapolsek menegaskan, upaya Testing, Tracing, dan Treatment ini adalah salah satu upaya utama penanganan COVID-19, dengan tetap berpedoman kepada Protokol Kesehatan 5M.

Thursday, May 20, 2021

Ditinggal Ke Ladang, Rumah Di Rhee Nyaris Ludes Terbakar


Sumbawa Besar
-NTB, Sebuah rumah yang berada di RT 11 RW 04 Dusun Poto Pedu Desa Rhee Kecamatan Rhee milik I Wayan Sulastri nyaris ludes terbakar, Rabu (19/05/21) pukul 11.00 Wita.

"Saat kejadian, keadaan rumah sedang kosong karena ditinggal pemiliknya ke ladang" Ujar Kapolsek Rhee Ipda Mochamad Ramdhani, S.Tr.K. saat di konfirmasi usai membantu proses pemadaman api.

Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu tetangga bernama I Kadek Sunarna yang melihat asap hitam yang keluar dari dalam rumah, kemudian dirinya mencoba masuk kedalam rumah untuk mengecek, setelah berada didalam rumah Kadek Sunarna melihat sumber api berasal dari sebuah kasur dalam kamar pemilik rumah yang terbakar. Mengetahui kejadian tersebut, kemudian bersama warga sekitar secara bergotong - royong berupaya melakukan pemadaman api dengan menggunakan air. Selang beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran kemudian tiba dilokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 wita.

Kapolsek Rhee mengatakan, dugaan sementara, sumber api berasal dari sisa pembakaran dupa persembahyangan yang dilakukan didalam kamar pemilik rumah yang kemudian jatuh di kasur tempat tidur.

"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir sekitar 50 Juta rupiah" terang Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rhee juga menghimbau masyarakat sekitar agar lebih berhati-hati dan tidak lalai saat meninggalkan rumah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Perayaan Lebaran Topat, Dandim dan Kapolres Loteng Turun Cek Tempat Wisata Pastikan Ditutup


Lombok Tengah,
Pada Perayaan lebaran topat Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP  bersama Kapolres Loteng AKBP Esty Setya Nugroho, S.IK mendatangi lokasi penyekatan dan beberapa lokasi wisata yang ada di wilayah Lombok Tengah. Hal ini dilakukan untuk memastikan lokasi wisata seluruhnya ditutup. 

“Kami ingin memastikan lokasi wisata yang biasa didatangi masyarakat itu ditutup, dan dijaga oleh TNI/Polri serta Pol PP,’’ ujar Dandim, Kamis 20 Mei 2021.

Selain itu, kata Dandim, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek 

anggota yang bertugas dalam keadaan siap di lokasi wisata maupun di pos penyekatan bersama Polri dan Sat Pol PP dalam kondisi aman dan kondusif tidak ada kerumunan masyarakat. 

“Mengingat pandemi Covid-19 ini belum usai dan Lombok Tengah masih berstatus orange, maka kami harus memastikan wilayah Lombok Tengah aman dan kondusif di Perayaan Lebaran Topat hari ini tidak ada kerumuman masyarakat,” katanya. 

Iapun menambahkan, hari ini ada penyekatan dan pengalihan arus yang dilakukan petugas gabungan TNI Polri dan Sat Pol PP di perbatasan Lombok Tengah untuk mengantisipasi masyarakat dari luar Lombok Tengah yang masuk ke lokasi wisata yang ada di Lombok Tengah termasuk di pintu masuk wisata. 

"Ini dilakukan untuk meminimalisir kerumunan pada perayaan lebaran topat," imbuhnya.

Terakhir, Dandim mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar mengikuti imbauan pemerintah melaksanakan lebaran Topat di rumah saja bersama dengan keluarga masing-masing, tidak perlu berkunjung ke tempat saudara ataupun keluarga yang lain ataupun ke tempat-tempat wisata dan makam yang biasanya dikunjungi saat lebaran Topat.

"Mari tetap mengikuti protocol kesehatan, melaksanakan social dan physical distancing, rajin mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, menggunakan masker demi keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan sesame dari bahaya penyebaran covid-19," tutupnya.

Wednesday, May 19, 2021

Bocah 13 Tahun Tenggelam Di Kali Abangan Jonggat


Lombok Tengah
, (NTB) - Seorang bocah laki-laki, Baharudin (13) meninggal akibat tenggelam di kali abangan Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor Jonggat IPTU Bambang Sutrisno, peristiwa naas yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 16.00 wita, dimana saat itu korban bersama temannya sedang mandi di kali tersebut.

"Diduga korban tenggelam akibat derasnya pusaran air di kali itu," kata Bambang, di Jonggat, Selasa (18/5).

Bambang mengatakan, bahwa dari keterangan saksi di lokasi yakni teman korban Mario Edisaputra (14). Korban tidak muncul kepermukaan air kali sejak mulai masuk atau menyelam, namun selang berapa menit korbanpun terlihat sudah mengapung dipinggir kali.

Mario Edisaputra yang melihat kejadian itu langsung berteriak minta tolong dan warga sekitar yang sedang berada di lokasi langsung menolong dengan membawa korban menuju Puskesmas Desa Bonjeruk.

"Mendapat laporan tersebut, kami langsung menuju puskesmas untuk memastikan keadaan korban, sayang saat tiba korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh petugas Puskesmas," ujarnya.

Selanjutnya, jasad korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga menuju rumah duka di Dusun Peresak, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah.

Atas peristiwa itu, orang tua dan pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak untuk dilakukannya outopsi 

Tuesday, May 18, 2021

Bhabinkamtibmas Bukit Damai Sambang Desa Dan Berikan Imbauan Serta Sosialisasi Lomba Kampung Sehat Jilid 2


Sumbawa Barat
- Anggota Bhabinkamtibmas Desa Bukit Damai Bripka Saparudin melaksanakan sambang desa dan juga melakukan sosialisasi lomba kampung sehat jilid 2 di wilayah Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat.Pada  senin (17/5/21) pukul 10.00 wita.

"Saat melakukan sambang desa Bhabinkamtibmas memantau kegiatan rutin posyandu dan dalam kesempatan tersebut Bripka Saparudin memberikan sosialisasi terkait lomba kampung sehat jilid 2"kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono SiK MH melalui Paur Subbag Humas IPDA Eddy Sobandi,S.Sos.

Lanjutnya,Lomba Kampung Sehat jilid 2 yang sedang berlangsung dan telah di launching oleh bapak Kapolda NTB dalam rangka untuk menekan dari penyebaran covid 19 diwilayahnya NTB, dan juga menjelaskan terkait program 100 hari Bupati Sumbawa Barat terkait STBM pilar 4 dan 5 tersebut.

"Untuk mencegah dari penyebaran Covid-19 masyarakat dihimbau agar selalu mematuhi Prokes Covid-19 dengan menerapkan 5M(Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Memakai masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan serta Membatasi mobilisasi dan interaksi)" jelasnya

Selain itu juga Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat bersama-sama untuk menjaga situasi Kamtibmas di sekitar lingkungan agar tetap kondusif, apabila ada gangguan kamtibmas segera laporkan ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta polsek terdekat.

"Juga mensosialisasikan zona integritas yang dilakukan polres Sumbawa Barat, dan juga mengajak kepada warga untuk Mendownload Aplikasi Jaga Sumbawa Barat dan web E-pelayanan Sumbawa Barat. NTB.Polri.go.id di Play Story. "Pungkasnya 

Kadis Lingkungan Hidup Dan Perkim KLU Hadiri Prosesi Pemakaman ASN Pemda KLU


Mataram
, -  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Lombok Utara Muhammad Zaldi ST MT mewakili Bupati Lombok Utara menghadiri prosesi pemakaman birokrat yang berhidmat pada Dinas LH dan Perkim KLU (17/5/2021). Hadir pula pada kesempatan tersebut, diantaranya Kepala Dinas Sosial PPPA Drs M Faesol, Kabag Ortal Haerul Anwar SKom, Para Kabid dan Kasi beserta staf lingkup Dinas LH dan Perkim, Tuan Guru, Toga, Toma dan masyarakat mukim setempat.

ASN Rasidi ST meninggal hari Ahad  (16/5/2021) di RSUD Provinsi NTB, dikarenakan mengalami sakit ginjal. Pria kelahiran Lombok Tengah tahun 1969, bermukim di Peneguk Pringgarata tersebut, terakhir mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Perumahan Pada Dinas LH dan Perkim Pemda Kabupaten Lombok Utara.

Memulai sambutan bupati yang dalam hal ini disampaikan Kadis LH Muhammad Zaldi ST MT menyatakan pimpinan daerah beserta segenap jajaran Pemda KLU, berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi.

"Saya mendengar kabar bahwa salah satu ASN Pemda KLU meninggal dunia di RSUD Provinsi NTB yaitu saudara Rasidi ST, karena sebelumnya mengalami sakit ginjal. Pimpinan dan jajaran Pemda KLU turut berbelasungkawa sedalam dalamnya atas telah berpulangnya saudara Rasidi ST pada usia 51 tahun, semua kita akan kembali pada Tuhan Robbul Jalil Allah SWT," tuturnya.

Dikatakannya, pada saat kemarin ada yang meninggal, hari ini ada yang meninggal dan besok juga ada yang meninggal, begitu juga ada yang lahir. Semuanya adalah kehendak Allah SWT. Oleh karenanya, mari senantiasa berbuat kebaikan, menebar manfaat dan maslahat serta terus mengabdikan diri pada umat ataupun rakyat dengan profesi dan amanah yang diemban.

"Almarhum Rasidi dikenal pendiam, rendah hati dan pekerja tekun, semoga pengabdiannya kurang lebih 29 tahun menjadi amal kebaikan yang menghantarkan almarhum tenang, lapang dan mendapatkan balasan surga, insya Allah, aamiin," imbuh Kadis LH dan Perkim itu.

Selanjutnya dijelaskan, almarhum sebagai manusia biasa dalam kesehariannya dimana saja, apabila terdapat salah, keliru, dalam berucap dan bersikap dimohonkan maaf dengan ikhlas, sembari agar dido'akan  tenang dan lapang menghadap keharibaan Allah SWT. 

"Pemda Lombok Utara mengucapakan terima kasih dan apresiasi atas pengabdian almarhum di Kabupaten Lombok Utara dengan segala kenangan yang ada. Saya bersaksi bahwa beliau orang baik," tuturnya.

Dalam pada itu, Dr TGH M Habibi MA dalam paparan tausiyahnya, ketika ikhlas menjalani musibah, semoga Allah SWT mengampuni salah dan khilafnya, diterima segala amal sholehnya. Keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan dan keikhlasan.

"Semua akan meninggal, sehingga cukuplah peristiwa tersebut sebagai pelajaran, sehingga jika ada peluang hati berbuat maksiat, segeralah ingat kematian. Manusia dilahirkan dalam keadaan menangis, sementara orang bergembira karena kelahiran tersebut. Maka berusahalah jelang kematian dengan tersenyum gembira, pada saat orang-orang menangis," urainya.

Menurutnya, banyak yang mengantarkan jenazah almarhum membuktikan bahwa almarhum orang baik. Semoga husnul khotimah, aamiin.

Acara berjalan lancar, hidmat dan diakhiri dengan pembacaan do'a. Selamat berpulang saudara Rasidi, semua mengenang kebaikan dan kiprah yang telah diabdikan.

Nonstop Operasi Yustisi Covid_19, Warga Kian Sadar dan Taat Akan Prokes


Kota Bima, NTB
(18/05) - Kian meningkatnya angka penyebaran Coronavirus Disease_2019 (Covid_19) di wilayah hukumnya belakangan ini, menjadi cambukan keras bagi Polres Bima Kota dalam menekan penyebaran virus berbahaya nun mematikan tersebut.

Ragam operasi dan kegiatan pun digelar bahkan hingga full nonstop selama 24 jam, tujuannya semata-mata kata Kapolres Bima Kota melalui Kabag Ops Kompol Nusra Nugrahan, demi menekan angka penyebaran Covid_19 yang kian mengganas yang saban harinya.

"Tapi Alhamdulillah sekarang kesadaran masyarakat yang kami lihat langsung dan pantau tiap harinya, untuk penerapan protokol kesehatan Covid_19 sudah makin meningkat," ujar menjawab media ini Senin (17/05).

Berkat meningkatnya angka kesadaran masyarakat dalam penerapan Prokes Covid_19 tersebut pun, terhitung sejak 3 Mei 2021 lalu Kota Bima yang telah lama menyandang status zona orange, kini telah berubah menjadi zona kuning.

"Dan ini yang membuat kami merasa bangga dan terharu sekali. Setelah sekian lama menyandang zona orange sekarang sudah turun jadi kuning. Alhamdulillah," ujarnya dengan raut sumringah di Mapolres Bima Kota.

Dengan penurunan status ini juga, ia ingin menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Bima. Karena sudah mau dan peduli terhadap imbauan dan sosialisasi pemerintah, terutama pihaknya yakni Polri-TNI yang menggelar ragam operasi nyaris full nonstop 24 jam lamanya.

Mulai dari operasi yustisi yang digelar tanpa mengenal waktu, untuk menyadarkan masyarakat akan penerapan protokol kesehatan Covid_19. Kemudian lanjutnya berbagai program operasi lain yang digelar pihaknya selama masa pandemi.

"Dan yang akan selesai hari ini adalah Operasi Ketupat Rinjani dari tanggal 6 Mei sampai hari ini 17 Mei" ujarnya Senin siang menambahkan dalam operasi ini juga pihaknya lebih menitikberatkan pada penerapan protokol kesehatan Covid_19.

Dalam ragam operasinya ini, pihaknya mengaku tidak bosan-bosannya akan menyadarkan masyarakat terkait kebiasaan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak.

"Ada satu tambahan baru Prokes sekarang yakni silaturahmi tanpa kontak body ataupun salaman yang ditiadakan. Sekali lagi biar virusnya tidak menyebar," tambahnya dengan semangat.

Hal yang paling sering dilakukan dalam ragam programnya tersebut, pihaknya mengaku kerap membagikan masker kepada para pengguna jalan dan di tempat umum yang banyak dikunjungi khayalak.

"Karena ini juga sesuai dengan perintah Kapolres. Jadi setiap hari harus operasi yustisi Covid_19 ini. Full, ga ada liburnya," ungkapnya.

Perintah atasnya ini juga lanjut Nusran selaras dengan Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2020, Tentang Penanganan Covid_19.

Menindaklanjuti imbauan itu juga, saban kali melakukan berbagai operasi katanya, pihaknya selalu menerjunkan kekuatan penuh. Serta dibantu aparat utamanya TNI dan stakeholder terkait lainnya.

"Yang paling membanggakan itu, kita lihat warga sudah sadar sekali untuk penggunaan masker. Jaga jaraknya juga lumayan dan lainnya. Artinya luar biasa kesadaran masyarakatnya. Terima kasih," tutupnya.

Sunday, May 9, 2021

Villa Idris Di Lombok Tengah Terbakar


Lombok Tengah
, (NTB) - Insiden kebakaran melanda Villa Idris di Dusun Areguling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (9/5).

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 wita dan membakar dua bangunan Villa," kata Kapolsek Kuta, Polres Lombok Tengah IPTU Muh. Fajri, S.Trk, minggu, di Pujut.

Kapolsek menjelaskan, berdasrkan keterangan dari pemilik Villa yakni Lalu Idris bahwa peristiwa kebakaran tersebut berawal dari keponakannya yang baru berumur 10 tahun sedang bermain bersama temannya kemudian membakar sehelai daun alang-alang menggunakan korek api didekat bangunan.

Lanjutnya, tangan anak tersebut terkena api daun alang-alang yang dibakarnya sehingga sontak dia melemparnya dan mengenai atap bangunan Villa yang kebetulan juga terbuat dari alang-alang dan seketika api jadi membesar.

"Karena tangannya terkena api, anak tersebut spontan melempar alang-alang yang dibakarnya dan mengenai atap Villa," jelasnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam setelah kendaraan pemadam kebakaran dari BPBD Lombok Tengah tiba di lokasi serta dibantu oleh warga setempat.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu melainkan kerugian materil saja yang diperkirakan sekitar Rp. 100.000.000, - (Seratus juta rupiah)," sebut Kapolsek.

Fajri menerangkan, korban yakni Lalu Idris sudah mengikhlaskan dan tidak akan menuntut apapun atas peristiwa tersebut, mengingat terduga pelaku pembakaran masih keponakannya sendiri.

Pariwisata

Politik

Hukrim