Norvie Aperiansyani : PKS Masih Mesrah Dengan Petahana...??? - newsmetrontb

Monday, July 22, 2019

Norvie Aperiansyani : PKS Masih Mesrah Dengan Petahana...???

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa Barat Norvie Aperiansyani, ST., MA mengatakan bahwa memang sudah ada banyak yang merapat untuk melakukan komunikasi politik secara personal.
Sumbawa Barat - Kontestasi pilkada 2020 sudah semakin hangat di Kabupaten Sumbawa Barat, sudah banyak putra-putra daerah yang akan maju di Pilkada mendatang. Ada Petahana yang masih di prediksi kuat oleh berbagai kalangan, muncul juga calon lain dari tokoh-tokoh agama, akademisi, kader partai dan ekonom.

Di temui setelah acara rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Senin malam, (22/7). Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa Barat Norvie Aperiansyani, ST., MA mengatakan bahwa memang sudah ada banyak yang merapat untuk melakukan komunikasi politik secara personal. Itu sudah dilakukan dengan berbagai pihak tapi secara serius belum dilakukan.

Ia menjelaskan, PKS saat ini berbeda dengan kondisi di tahun 2015 dan kondisi 2020, Dengan modal 3 kursi yang diperoleh saat pemilihan legislatif, pihaknya mengaku optimis akan mengusung kader sendiri, ditambah juga dengan jaringan yang ada di Gubernur dan insfratruktur PKS yang cukup bagus.

"In syah Allah, Dia berharap agar PKS lebih baik di tahun 2020 mendatang," jelasnya. Ia tidak menapikkan kalau kemungkinan PKS masih bergabung dengan petahana, karna sampai hari ini PKS masih berkoalisi dengan petahanan sampai selesai 2020.

Lebih lanjut, Norvie sapaan akrabnya menerangkan bahwa kemungkinan juga ada kader PKS yang akan di munculkan, apabila ada kader yang muncul maka akan di ukur elektabilitas. Prioritas utama kader sendiri tapi tetap akan kita ukur.

Sekedar informasi bahwa ada Intruksi dari ketua TPTW yang tidak lain Gubernur NTB mengatakan siapapun kader yang muncul itu akan diukur elektabilitasnya, uji ke temgah masyarakat diterima atau tidak.

Tambah Norvie, kalaupun kader, kalau elektabilitas rendah maka tidak usung, tapi apa salahnya kalau kader punya elektabilitas tinggi maka akan di dukung. Saat ini sudah banyak tokoh-tokoh PKS yang bermunculan dan biarlah masyarakat yang menilai.

"Pilkada saat ini cukup masih dinamis, karna masih cukup jauh tahun 2020, kita juga masih mesrah dengan petahana, karna koalisi kita sampai lima tahun," pungkasnya. (LNG.05)
@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments