HEADLINE NEWS

Polres Bima Kota Laksanakan Apel Kesiapsiagaan Penagulanagan Bencana Alam


Kota Bima
- Polres Bima Kota Nusa Tenggara Barat, menggelar apel gelar pasukan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di tengah pendemi Covid_19, yang berlangsung di Mako Polres Kamis (12/11). 


Apel dihadiri juga Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofian yang sekaligus memimpin apel, pihak Dandim 1608 Bima, Pimpinan Dinas Instansi dan stakeholder lainnya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bima dan Basarnas.


Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofian SE dalam sambutannya mengatakan, tidak bisa dipungkiri kompleksitas bencana alam  yang terjadi belakangan ini hingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang cukup banyak hingga berdampak bagi semua lini dan sisi.


"Apel ini kita laksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan kita dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa intensitas dan kompleksitas bencana saat ini telah mengganggu aktivitas dan produktivitas baik untuk keberlangsungan dunia usaha dan mata pencaharian masyarakat," urainya.


Harus diakui kata Wawali, jika melihat perkembangan situasi nasional saat ini banyak terjadi bencana alam dan menjadi perhatian semua akibat dampak perubahan cuaca yang menimbulkan permasalahan seperti memaksa masyarakat untuk mengungsi, adanya korban jiwa serta rusaknya fasilitas publik dan rumah warga. 


"Apalagi berdasarkan perkiraan cuaca yang di sampaikan BMKG, bahwa NTB sudah memasuki musim penghujan yang puncaknya diperkirakan terjadi pada bulan November 2020 hingga Februari 2021 sehingga perlu di waspadai," ulasnya.


Bencana seperti halnya hujan lebat dan angin kencang serta bencana lainnya terutama tanah longsor tambah Wawali, mengingat wilayah NTB terbentang daerah pegunungan dan perbukitan yang sangat rentan terjadinya tanah longsor. 


"Dan dampak sosial dari bencana alam ini secara langsung di rasakan oleh masyarakat, belum lagi kerugian ekonomi yang ditimbulkan dari musibah bencana yang terjadi," sebutnya.


Oleh karena itu katanya, perlu langkah-langkah antisipasi penanggulangan secara nyata dalam bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana yang akan digunakan dalam penanganan bencana alam di wilayah provinsi NTB. 


"Sebagai bentuk kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat dalam setiap bencana, kita sepatutnya harus tanggap terhadap perkiraan terjadinya bencana, sehingga kita dituntut untuk siap siaga dan all out bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Instansi terkait serta seluruh lapisan masyarakat sampai tingkat terbawah untuk meminimalisir dan dampak yang ditimbulkan dari setiap terjadinya bencana," pungkas Wawali.


Usai apel digelar, Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono S Ik ditemani Wawali serta hadirin lainnya, mengecek kesiapan alat kesiagaan bencana mulai dari pompa air, perahu karet, pelampung dan alat lainnya.


Sebelum pelaksanaan apel digelar, Kapolres mengingatkan harus sesuai standar dengan protokol kesehatan Covid_19, dengan wajib menggunakan masker, menjaga jarak serta sebelum dan sesudah mengikuti apel diwajibkan mencuci tangan dengan baik dan benar.


Di kesempatan lain usai apel, Kapolres tetap mengingatkan jajaran serta hadiri agar tetap mengingatkan kepada masyarakat agar menerapkan 3 M atau penanganan protokol kesehatan. (*)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *