SBSI KSB Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Kecelakaan Kerja Di PT. Vector - newsmetrontb

Saturday, February 26, 2022

SBSI KSB Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Kecelakaan Kerja Di PT. Vector

Sumbawa Barat – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus kecelakaan kerja di PT. Vector.  

“Kami mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kecelakaan kerja di PT. Vector. Kami menduga ada unsur kelalaian dari pihak perusahaan, dengan mengabaikan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) karyawan di lingkungan perusahaan,” ujar Ketua SBSI KSB, Malikurrahman kepada media ini, Sabtu, (26/2/2022).

Kecelakaan kerja yang tejadi pada hari Kamis (24/2) lalu, kata Iken sapaan akrabnya, menjadi salah satu dari sekian banyak kecelakaan kerja yang sangat fatal dalam kurun waktu 10 tahun terakhir di Batu Hijau. Oleh karena itu, SBSI meminta direksi PT. Vector Utama Indonesia (VUI) untuk mempertanggungjawabkan dugaan kelalaian perusahaannya secara hukum. 

“Kami akan terus mengawal dan memantau perkembangan kasus ini. Apalagi kecelakaan kerja dengan ledakan dahsyat ini telah merenggut nyawa seorang pekerja, tiga pekerja lainnya yang juga mengalami luka serius,” tegas pria yang juga advokat tersebut.

Sementara itu, pihak PT. Vector yang berusaha dikonfirmasi awak media melalui Mujahiddin selaku HRD perusahaan tersebut, tampak enggan menanggapi prihal kecelakaan. Wartawan yang berusaha mengonfirmasi secara langsung ke perusahaan, pada Sabtu (26/2), juga tidak mau ditemui oleh pihak perusahaan. 

Saat ini, pihak kepolisian telah memasang pengamanan dan police line di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga sudah melakukan investigasi, serta meminta keterangan para saksi saksi. 

“Unit Sat Reskrim saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan kerja tersebut, dengan meminta keterangan secara resmi (BAP) terhadap karyawan perusahaan yang bertanggung jawab,” kata Kapolres KSB, AKBP Heru Muslimin. 

Ia menerangkan, hasil olah TKP tim satuan reserse dan kriminal (Sat Reskrim) telah mengamankan plat logam yang mengenai korban dan terlempar sejauh 200 meter, sekaligus mengamankan pakaian korban.

"Ada beberapa pihak yang kami panggil hari ini untuk dimintai keterangan, sebelum ke proses selanjutnya," tutur Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah tanki bahan bakar (Fuel Tank) untuk Houl Truck 793 meledak. Akibatnya, seorang karyawan PT. Vector di Kecamatan Maluk meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara 3 rekannya terluka dan dilarikan ke puskesmas setempat.  Diketahui, kecelakan kerja tersebut terjadi pada saat pengetesan tangki bahan bakar (fuel tank) untuk alat Houl truck 793 dengan volume 5.300 liter di Work Shop PT. Vector di Kecamatan Maluk.
@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments