HEADLINE NEWS

Bunda PAUD Kecamatan, DESA, Dan Kelurahan Dikukuhkan : Hj. Nani Ingatkan Tugas Bunda Paud Berat

 


Sumbawa Barat - Bertempat di Central, Kediaman Bupati Sumbawa Barat, Bunda Paud Kecamatan, Desa dan Kelurahan Resmi dikukuhkan. Terdapat 8 Bunda Paud Kecamatan, 7 Bunda Paud Kelurahan dan 57 Bunda Paud Desa yang dikukuhkan oleh Bunda Paud Kabupaten Hj. Hanipah Musyafirin, S.Pt. 


Acara pengukuhan tersebut bersamaan dengan perayaan 15 tahun umur Himpunan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam laporan yang disampaikan oleh ketua Himpaudi Kabupten Sumbawa Barat, Yuyun Silvia Dewi S.Pd menerangkan bahwa Himpaudi Kabupaten Sumbawa Barat telah terbentuk setelah dua tahun terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat. Dari sejak terbentuknya, Himpaudi KSB telah banyak menorehkan prestasi, baik ditingkat daerah maupun ditingkat Nasional. Saat ini terdapat 54 Lembaga PAUD yang didalamnya terdapat 205 tenaga pendidik dan kependidikan yang bernaung dibawah Himpaudi Kabupaten Sumbawa Barat.


Pada sesi pengukuhan, Hj Hanipah Musyafirin, S.Pt mengukuhkan satu-persatu Bunda PAUD, dari Bunda PAUD Kecamatan hingga Bunda PAUD Desa secara bergiliran dengan cara menyematkan selempang. Setelah pengukuhan tuntas dilaksanakan secara bergilir, Hj. Hanipah Musyafirin kemudian memberikan arahan kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan, Desa dan Kelurahan. 


Dalam arahannya melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ir. Abdul Muis, MM ia menyampaikan bahwa, tugas yang diemban oleh Bunda PAUD sangat berat. Karena statusnya menjadi istri dari pemilik wilayah di masing-masing Kecamatan, Kelurahan, dan Desa, Bunda PAUD juga mengemban amanah sebagai ketua PKK, Ketua Dharmawanita, dan Ketua Dekranasda. Amanah tersebut berat semua dan harus dilaksanakan dengan baik, sebagai istri dari pemimpin di wilayahnya masing-masing. Maka dari itu tidak ada modal lain yang harus ditanamkan dalam jiwa bunda PAUD yaitu Ikhlas, Jujur dan Sungguh-sungguh (IJS).


Saat ini yang menjadi tugas berat adalah bagaimana masyarakat di wilayahnya terhindar dari penularan Covid-19. Para Bunda PAUD memiliki tanggungjawab bagaimana agar pencegahan dapat dilakukan sedari dini dengan cara melakukan sosialisasi secara terus menerus terhadap masyarakat terkait dengan Ptorokol Penanganan Covid-19 yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Dalam kesempatan tersebut ia juga mengingatkan untuk perbanyak bersyukur. “Guru-guru PAUD yang sebelumnya tidak jelas statusnya, Alhamdulillah sekarang sudah banyak mendapatkan SK dari Bupati, dan insyAllah selanjutnya akan terus diperhatikan oleh Bupati dan Wakil Bupati," ungkap Hj. Nani (sapaan akrabnya). Pada Senin, (31/8).


Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin,ST diawal sambutannya mengajak para hadirin untuk meneriakkan yel-yel Himpaudi. Teriakan yel-yel tersebut dengan hentakan semangat dan membuat suasana menjadi santai. Wabup mengingatkan bahwa kadang kita harus berada pada posisi seperti anak-anak kecil untuk menggairahkan kembali semangat hidup kita. Dalam kesempatan tersebut Wabup berharap kepada seluruh Guru PAUD agar selalu meningkatkan pengabdiannya. Kita sadar memang bahwa profesi sebagai Guru PAUD lebih banyak nilai sosialnya. Banyak lembaga PAUD yang didirikan justru banyak mengeluarkan biaya sendiri. 


Untuk itulah ia berharap walaupun lebih banyak sosialnya tetapi harus pula dijalankan dengan cara yang professional. Jangan jadikan Lembaga PAUD sebagai ajang Bisnis. Harus mampu membangun kerjasama yang baik antara penyelenggara dan para guru sehingga tujuannya dapat tercapai. Semua kepala PAUD agar dapat bekerja secara maksimal.


“Silahkan didata yang belum ada SK, insyAllah tahun depan akan kita berikan SK," tutup Wabup. (LNG05/Prokopim/LNG04) 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Contact Form

Name

Email *

Message *