Polisi Bergerak Cepat Cegah Bentrokan di RTH dan Mengaamakan Pebawa Sajam - newsmetrontb

Tuesday, September 8, 2026

Polisi Bergerak Cepat Cegah Bentrokan di RTH dan Mengaamakan Pebawa Sajam


Newsmetrontb.com_ POLSEK MATARAM  NTB 
Beredarnya video viral sekelompok remaja yang memamerkan dan mengayunkan senjata tajam (sajam) di area parkir Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kota Mataram, Jalan Abdi Praja, Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur, nyaris memicu aksi massa.

Merespons situasi tersebut, aparat gabungan Polsek Mataram dan Polresta Mataram bergerak cepat mengendalikan keadaan. Tiga remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi tersebut diamankan petugas pada Minggu malam (6/9/2026) sekitar pukul 21.30 WITA.

Sebelumnya, sejumlah warga yang merasa resah dan tersulut emosi setelah melihat video tersebut sempat berkumpul di sekitar RTH. Mereka bahkan berniat mencari para remaja yang terlihat mengayunkan senjata tajam dalam video.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., membenarkan adanya langkah cepat yang dilakukan jajarannya bersama personel Polresta Mataram untuk mencegah situasi berkembang menjadi konflik.

Awalnya Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagutan Timur menerima aduan masyarakat yang mulai berkumpul karena resah melihat video viral anak muda berpose dengan senjata tajam di RTH. Karena situasi sempat memanas dan warga emosi, personel di lapangan segera meminta perkuatan,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Merespons laporan tersebut, Kapolsek Mataram bersama Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Piket Pawas, Pamapta Polresta Mataram, serta personel BKO Polresta Mataram langsung turun ke lokasi.

Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan warga sekaligus mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri.

“Kami mengimbau warga secara langsung agar tetap tenang, tidak terprovokasi oleh apa yang viral di media sosial, dan tidak main hakim sendiri. Segala bentuk pelanggaran hukum sepenuhnya kami minta diserahkan kepada pihak kepolisian,” tegas Kapolsek.

Di tengah upaya meredam situasi, petugas berhasil mengamankan tiga remaja yang terindikasi kuat terlibat dalam aksi yang meresahkan tersebut. Ketiganya kemudian dievakuasi menuju Polresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Setelah situasi di sekitar RTH berangsur kondusif, Kapolsek Mataram berkoordinasi dengan Lurah setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Tim Patroli Satpol PP Kota Mataram. Warga kemudian diminta kembali ke rumah masing-masing guna mencegah berkumpulnya massa dan potensi konflik susulan.

AKP Amrozi Hamidi mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan informasi kepada kepolisian. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh konten yang beredar di media sosial serta mempercayakan setiap dugaan pelanggaran hukum kepada aparat berwenang.

Tak hanya itu, Kapolsek turut menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua di Kota Mataram agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka.

“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai mereka terjerumus dalam aksi premanisme atau kenakalan remaja yang pada akhirnya merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan,” pungkas AKP Amrozi Hamidi. ( red

@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments