Polsek Ampenan dan Dinsos NTB Makamkan Bayi dan Penemuan Tulang Belulang - newsmetrontb

Tuesday, September 8, 2026

Polsek Ampenan dan Dinsos NTB Makamkan Bayi dan Penemuan Tulang Belulang



Newsmetrontb.com_ POLSEK AMPENAN NTB 
            Di tengah proses penanganan perkara, sisi kemanusiaan tetap menjadi perhatian jajaran kepolisian. Polsek Ampenan berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi NTB melaksanakan pemakaman dua korban, yakni korban kasus penemuan tulang-belulang di Kecamatan Lingsar dan bayi yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Sekarbela.

Proses pemakaman berlangsung di lokasi pemakaman Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Dinas Sosial Provinsi NTB, Lingkungan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Selasa (08/09/2026).

Pemakaman tersebut dihadiri perwakilan Dinas Sosial Provinsi NTB, perwakilan Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, serta sejumlah personel Polri dari Polsek Ampenan yang turut membantu kelancaran proses pemakaman.

Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., mengatakan keterlibatan personel dalam proses tersebut merupakan bentuk kepedulian dan sinergitas antarlembaga dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

Menurutnya, selain lokasi pemakaman berada di wilayah hukum Polsek Ampenan, salah satu korban yang dimakamkan, yakni bayi, sebelumnya ditemukan di wilayah hukum Polsek Ampenan.

“Ini menyangkut kemanusiaan, jadi bentuk kepedulian kita. Polsek Ampenan terlibat dalam proses pemakaman tersebut,” ujar AKP Muhammad Ryanto.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Ampenan menangani kasus penemuan bayi di Lingkungan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela. Dalam perkembangan penanganannya, perkara tersebut kemudian ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, pihak rumah sakit kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi NTB terkait proses pemakaman.

Sementara itu, korban dalam kasus penemuan tulang-belulang di wilayah Kecamatan Lingsar juga turut dimakamkan di lokasi yang sama setelah proses penanganan terhadap jasad selesai dilakukan.

“Karena kedua korban adalah manusia, maka penanganannya diserahkan kepada Dinas Sosial. Polsek Ampenan membantu agar proses pemakaman berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergitas antara kepolisian, Dinas Sosial, dan pihak rumah sakit dalam memastikan korban yang telah meninggal dunia tetap mendapatkan penanganan dan penghormatan yang layak.

Polsek Ampenan memastikan kepedulian terhadap aspek kemanusiaan akan tetap menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian, tidak hanya dalam proses penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ( red

@lombokepo

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Disqus comments