newsmetrontb: Polri
Showing posts with label Polri. Show all posts
Showing posts with label Polri. Show all posts

Monday, April 10, 2023

Kapolda NTB Hadiri Kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baitul Hamid Kota Bima dan Mengajak Masyarakat Untuk Bersinergi Bangun Kamtibmas

        


Kota Bima, NTB - Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto yang ditemani oleh Ketua Bhayangkari Daerah NTB yakni Riani Djoko Poerwanto pada hari Senin, 10 April 2023 berkunjung ke Kota Bima untuk melakukan kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Baitul Hamid. Selain itu, sejumlah PJU Kapolda NTB termasuk menggandeng Kepala Kemenag Kantor Wilayah NTB yakni H. Zamroni Aziz dan Ketua FKUB NTB TGH Subki Sasaki. juga turut hadir dan mengikuti kegiatan berbuka bersama serta menjalankan ibadah sholat magrib di Masjid Baitul Hamid Penaraga Kota Bima.

Sebelum berbuka dan sholat magrib berjamaah, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto menghibahkan ratusan meter karpet serta perangkat alat ibadah lainnya untuk Masjid Baitul Hamid Kota Bima. Dihadapan ribuan jemaah Masjid Baitul Hamid, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto menyampaikan beberapa poin penting dalam menjaga Kamtibmas. Keamanan dan ketertiban yang kondusif, harus dijalankan dengan semangat dan komitmen yang kuat oleh seluruh warga NTB ungkap Kapolda NTB.

Pada kegiatan Safari Ramadhan yang dihadiri Bupati Bima berikut Pejabat Forkompinda Bima, Irjen Pol Djoko Poerwanto menyatakan bahwa terdapat satu masalah yang begitu mengiris hati semua warga NTB yakni permasalahan pekerja migran dikarenakan selama ini tidak sedikit pekerja migran yang dipekerjakan secara paksa dengan upah apa adanya hingga diperlakukan dengan tidak manusiawi. "Hari ini kita harus merenungkan betapa warga NTB yang menjadi pekerja imigran, mari kita hindari malapetaka di bidang ini." Tegas Kapolda NTB. Kapolda juga berjanji akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, agar soal pengiriman pekerja imigran ini, diatur secara selektif sehingga mampu melahirkan dan mengirim pekerja yang berkualitas.

Sebelumnya, Kepala Kemenag Kanwil NTB H. Zahroni Aziz, dalam sambutannya mengapresiasi ide dan gagasan mulia dari Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto untuk keliling NTB guna bertemu dengan warga NTB di bulan suci ramadhan dengan tajuk Safari Ramadhan. Menurutnya, sinergitas yang dibangun Kapolda NTB ini, harus menjadi contoh dan tauladan bagi semua elemen yang ada, dalam membangun daerah terutama memastikan NTB tetap terjaga kondusifitasnya. "Seluruh elemen masyarakat NTB, harus tetap bersatu. Kebersamaan seluruh pihak, mesti menjadi modal membangun NTB yang lebih maju lagi,"ucapnya. Menjelang berbuka puasa bersama, siraman rohani diisi oleh TGH. Subki Sasaki hingga menjelang berbuka puasa.


“Ruang Kita” Sebagai Upaya Dit Tahti Polda NTB Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik

    


    Mataram NTB - Direktorat Tahti Polda NTB membangun Ruang kunjung inovatif tahanan berbasis virtual yang diberi nama Ruang Kita demi mewujudkan transformasi pelayanan publik menuju Polri yang presisi sehingga, diharapkan bagi masyarakat yang ingin mengunjungi keluarganya yang sedang dalam tahanan dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya transportasi karena saat ini bisa melalui "Ruang kita".

    Direktur Tahti Polda NTB  AKBP Rifa'i SH mengonfirmasi bahawa dengan adanya Ruang Kita bagi warga binaan Tahti Polda NTB mampu menjawab pertanyaan tentang pola berkunjung kepada warga binaan Tahti Polda NTB tanpa mengkhawatirkan faktor kesehatan dan Kamtibmas. Dengan adanya Ruang Kita diharapkan keluarga yang akan mengunjungi ataupun ingin berkomunikasi dengan warga binaan Tahti dapat melakukan dengan sederhana dari tempat tinggal masing-masing.

    Direktur Tahti Polda NTB  AKBP Rifa'i SH mengatakan, "Kini melalui Ruang Kita Dit Tahti Polda NTB dapat menjalin komunikasi dengan keluarga tanpa harus bertatap muka secara langsung. Lewat virtual di Ruang Kita masyarakat maupun warga binaan dapat melakukannya dengan baik," pungkasnya. Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan tersebut sebagai inovasi dalam rangka mitigasi bencana selain bencana non alam, yan bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang terdampak bencana banjir, longsor, masyarakat yang kurang mampu serta berdomisili di luar daerah maupun luar negeri sehingga, memudahkan mereka untuk berjumpa keluarganya yang berada di ruang tahanan Polda NTB. Selain itu juga untuk mengurangi resiko penyalahgunaan wewenang oleh petugas jaga tahanan dan menghindari upaya masyarakat binaan untuk melarikan diri.


Kapolda NTB Berbagi Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir di Kota Bima


Kota Bima, NTB - Bencana banjir yang melanda Kota Bima dan Kabupaten Bima beberapa waktu lalu, berdampak langsung pada area pemukiman dan wilayah pertanian. Derita bencana banjir yang dialami warga Bima, menjadi empati dan peduli bagi Polda NTB dan Polres jajaran, terutama Polres terkait terdampak banjir. Bentuk kepedulian untuk berbagi itu langsung ditunjukan Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto.

Pada hari senin sore tepatnya pada tanggal 10 April 2023 bertepatan dengan kegiatan Safari Ramadhan, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB serta PJU Polda NTB, menyambangi warga Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima yang mengalami dampak banjir dan didampingi langsung Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, Kapolres Bima AKBP Hariyanto, Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Zia Ulhaq, Danyon C Pelopor Satbrimobda Polda NTB AKBP Zulkarnaen, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin serta jajarannya, termasuk Ketua Bhayangkari Cabang Bima Dita Rohadi, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto, bertemu dan berdialog langsung dari rumah ke rumah, menyisir lingkungan terdampak di Kelurahan Dara.

Sembari berdialog dan menyampaikan ikut merasakan duka atas bencana banjir yang terjadi, Irjen Pol Djoko Poerwanto, mengharapkan pada setiap warga terdampak, agar selalu tabah dan tetap bersemangat dalam menjalani hidup dan kehidupan. "Tetap semangat. Bencana ini merupakan ujian dari Yang Maha Kuasa, kita sebagai umatnya harus tetap sabar dan tawakal dan tidak boleh putus asa." Ungkap Kapolda NTB.

Pada saat itu Kapolda NTB juga berbagi paket sembako pada sedikitnya 150 warga terdampak. "Ini tidak seberapa. Tetapi minimal dapat meringankan beban saudara semuanya. Ini bentuk peduli dan empati Polda NTB dan jajarannya,"kata Irjen Pol Djoko Poerwanto. Ia juga berpesan pada seluruh warga Dara khususnya dan warga Kota Bima pada umumnya, untuk tetap menjaga kamtibmas selalu aman dan kondusif.

Warga Dara begitu antusias menerima dan menyambut kedatangan pejabat Polri nomor satu di Polda NTB tersebut. Beberapa warga yang dimintai komentarnya, mengaku bangga dan berterima kasih atas kepedulian dan empati serta bantuan Kapolda NTB yang telah berkunjung dan melihat langsung  kondisi dampak banjir di Kota Bima.

Sunday, April 9, 2023

Polri Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Gabungan TNI Melakukan Pengamanan Pada Hari Paskah Umat Nasrani

         


         Polri Kabupaten Sumbawa Barat dan petugas gabungan TNI melakukan pengamanan ibadah Misa dalam rangka peringatan Hari Paskah pada Minggu, 09 April 2023 demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi Umat Nasrani saat beribadah di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

        Kapolres Sumbawa Barat yakni AKBP Heru Muslimin S.I.K., M.I.P. melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi, S.Sos. mengatakan bahwa, dalam melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah Paskah dilakukan oleh Polsek Maluk dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Maluk Kompol Sidik Pria Mursita, S.H. dengan Anggota TNI  dan para anggota Polres Sumbawa Barat.

       Eddy menyatakan bahwa terdapat 4 tempat pelaksanaan ibadah Misa Paskah, yang tersebar di Kecamatan Maluk yakni sebagai berikut:

1.  Rumah Ibadah GMIT Syalom Batu Hijau yang terletak di sebelah kiri Polsek Maluk, Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat dengan tema "Ia Mendahului Kamu Ke Galilea, Jangan Takut" yang disampaikan oleh Pendeta Marety Halundaka, S.Si. Teol dan dihadiri kurang lebih sebanyak 90 jemaat. 

2.  Rumah Ibadah/Gedung Serbaguna Solata yang berada di Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk dengan tema "Bangkit dan Bergerak Bersama Demi Terwujudnya Gereja Sinodal, Persekutuan Partisipasi Misi" yang disampaikan oleh Romo Damianus Hyoba Oktaf Langi PR dan dihadiri oleh kurang lebih sebanyak 170 jemaat.

3.  Rumah Ibadah GBI Rock Umat Nasrani Protestan yang bertempat di Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk dengan tema "Yesus Kristus Menderita Disalib untuk Menanggung Dosa-dosa Saya" yang di sampaikan oleh Pendeta Agus Marada dengan diikuti oleh kurang lebih sebanyak 50 orang jemaat.

4. Rumah Ibadah Pante Costa Umat Nasrani Protestan yang berlokasi di Desa Benete, Kecamatan Maluk dengan tema "Yesus Mati Untuk Menebus Dosa Kita dan Dia Bangkit Untuk Membenarkan Kita" yang disampaikan oleh Pendeta Alfrets Kerap dan dihadiri oleh kurang lebih sebanyak 30 orang jemaat.





Monday, June 7, 2021

Tingkatkan Kamtibmas Di Wilayah Kecamatan Jonggat,Kapolsek Jonggat Undang Kepala Desa Dan Semua Tokoh Masyarakat


Lombok Tengah  ( NTB) --  Untuk meningkatkan  keamanan dan ketertiban  di wilayah hukum polsek Jonggat ,Kapolsek  Jonggat  mengundang  tokoh masyarakat tokoh pemuda termasuk kepala desa sekecamatan Jonggat  Kabupaten Lombok Tengah 07/06/2021.

Kapolsek Jonggat "Iptu  Bambang Sutrisno" menyampaikan dalam pertemuan tersebut dengan tokoh tokoh yang hadir saat itu, baek dari kalangan Kepala Desa atau yang mewakili serta tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan warga yang hadir.

Ia menyampaikan  terkait dengan Kepimpinan  atau menjadi Kapolsek,Saya atas nama semua anggota  kapolsek Jonggat  meminta saran atau petunjuk  atas kekurangan  dalam hal pengamanan di kecamatan  Jonggat ringkasnya.

Kami sebagai  petugas tidak akan mungkin  bisa mengontrol semuanya  tanpa bantuan dari masyarakat  itu sendiri.katanya.

Artinya  kami butuh bantuan  atau kepedulian dari bapak - bapak atau siapapun terutama warga Jonggat,agar kami bisa berbagi tugas dan bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi khususnya  dikecamatan Jonggat tambahnya.Baru baru ini beberapa kejadian seperti  pencurian,miras bahkan generasi muda sudah mulai terancam dengan barang haram seperti obat obat terlarang baek itu sabu sabu atau narkoba.

Untuk itu saya minta masyarakat  agar bisa bersama sama menjaga wilayah  kita agar terhindar  dari semua jenis gangguan baek itu dari luar maupun dari dalam wilayah  Jonggat,paparnya. 

Salah satu tokoh masyarakat  Jonggat sekaligus pendamping  Desayang biasa dipanggil "Petir" menyampaikan terkait  dengan keamanan  di kecamatan  Jonggat  seperti  pencurian bahkan dikecamamtan  Jonggat  pencandu dan pengedar Narkoba sudah banyak pemuda yang menjadi korban,tuturnya 

Senada dengan Ketua Unit LSM Kasta NTB " L Subadri" bahwa keamanan di kecamatan Jonggat  harus ditingkatkan dan saya minta agar pelaku pelaku yang  tidak bertanggung jawab harus ditindak tegas,entah itu dengan pembinaan sosial,atau dengan cara yang  lain,agar tidak meresahkan  masyarakat, tandasnya.

Kalau sudah diberi peringatan lalu masih saja meresahkan  masyarakat  atau.merugikan warga maka saya minta  kepada aparat  penegak  hukum  untuk menindak mereka agar ada epek jera,pintanya.

Terimakasih  atas saran dan masukan dari rekan rekan samua apa yang  menjadi keluhannya  kami akan mencoba  untuk  memperbaikinya,dan perlu diingat harus ada kerjasama antara petugas dan masyarakat,segala permasalahan  kita akan rembuk bersama,tutup  kapolsek.

Sunday, June 6, 2021

Persembunyian Sindikat Narkoba Digrebek, 5 Kawan Ini Berhasil Diamankan

Konferensi persnya pengkapan terduga terlibat dalam sindikat peredaran Narkoba.,oleh Tim Satresnarkoba Polresta Mataram

LINTAS NTB, Mataram - Pada Minggu (6/6) malam, tiga kakak beradik asal Rembiga, Kota Mataram, berinisial MG (25), SD (32), dan SM (37), ditangkap di Jalan Lombok, Lingkungan Rembiga Utara, Kelurahan Rembige, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram karena diduga terlibat dalam sindikat peredaran Narkoba.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, SIK dalam konferensi persnya di Mataram, Selasa, mengatakan, tiga bersaudara itu ditangkap Tim Satresnarkoba Polresta Mataram di bawah kendali AKP I Made Yogi Purusa Utama, SIK.

"Penangkapannya berawal dari informasi masyarakat yang dilanjutkan dengan giat penggerebekkan dirumahnya," kata Heri.

Dari hasil penggerebekan, terungkap ketiganya sedang bersama dua pria terduga pengedar Narkoba. Mereka yang berinisial AJ dan M, berasal dari Midang, Kabupaten Lombok Barat.

"Saat Tim kami datang, mereka berlima berusaha kabur melalui pintu belakang," ujarnya.

Ternyata aksi Kepolisian itu dikatakan Heri, sudah terendus mereka yang mengamati kedatangan anggota melalui kamera CCTV di depan rumah.

Meskipun demikian, tim berhasil mencegah mereka kabur. Barang bukti yang berkaitan dengan Narkoba berhasil diamankan. Alat skop sabu dan pembungkusnya ditemukan berserakan di lantai rumah.

"Jadi diduga saat tim datang, mereka sedang memecah barang," pungkasnya.

Selain barang bukti di lantai rumah, ada juga yang ditemukan di kamar mandi. Satu poket klip plastik berisi serbuk kristal putih ditemukan. Terlihat juga air dalam bak mandi keruh. Diduga sabu dilarutkan dalam air ketika Polisi datang.

"Kami menduga mereka membuang sabu yang dipecah ke dalam bak mandi," kata Yogi.

Dari hasil penggeledahan, anggota juga menemukan barang bukti sabu yang tersembunyi rapi di atas genteng.

"Setelah kita timbang, seluruhnya mencapai berat 10 gram," ujarnya.

Uang tunai Rp6,8 juta yang diduga berkaitan dengan transaksi Narkoba, telepon genggam, serta alat timbang turut diamankan.

Kini mereka berlima telah mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Mataram. Pemeriksaannya masih berlanjut di hadapan penyidik.

Terkait dengan asal usul barang, penyidik dikatakan Heri masih terus mendalami dari keterangan para pelaku.

Namun dari hasil pemeriksaan sementara, kini kelimanya terancam Pasal 112 Ayat 2, Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika yang ancaman pidana paling singkat 20 tahun penjara.

Kapolda NTB: Penaganan Covid-19 Tidak Terlepas dari Sinergitas Tokoh Agama dan Pemerintah


Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., mengapresiasi penanganan covid-19 di Lombok Barat, yang bersinergi dengan Tokoh Agama maupun Pihak Terkait, dimana saat ini angka Covid-19 diwilayah Lombok Barat cenderung mengalami  penurunan.

Ini disampaikan oleh Kapolda NTB, saat menghadiri Halal bihalal pengurus besar Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Nurul Hakim (IKAPPNH), yang digelar secara virtual di Masjid Firdaus Pondok Pesantren Nurul Hakim Kec. Kediri Kab. Lobar

“Apresiasi juga kepada alumni Ponpes Nurul Hakim, yang telah membuat banyak program tidak hanya dibidang Agama melainkan di berbagai bidang,” ungkapnya, Minggu (6/6/2021).

Menurutnya, Ilmu Agama merupakan yang paling utama dan sebagai bekal di akhirat nanti melainkan bukan pangkat atau jabatan, ungkapnya.

“Terlihat dalam program kepolisian sudah mengadakan program Dai Kamtibmas,” ucapnya.

Dikatakan pula bahwa, Halal bihalal  merupakan silaturahmi Kepolisian Daerah NTB dengan Ketua maupun pengurus yayasan Nurul hakim.

“Meminta doa, agar situasi Kamtibmas di NTB tetap kondusif dan covid 19 cepat berlalu atau berakhir,” harapnya.

Menyikapi hal ini, Bupati Lombok Barat melalui Sekda Dr. H. Baehaqi, S.Si., M.Pd., MM., mengemukakan kekhawatirannya, tentang Perkembangan Covid 19 di Indonesia yang semkin meningkat.

“Dengan program Lomba Kampung Sehat Bapak Kapolda  NTB yang bertujuan menekan penularan covid-19 yang berdampak disegala sector,” ucapnya.

Baehaqi berharap semua pihak untuk bersama-sama mendukung langkah kebijakan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, termasuk dukungan dari Alumni Ponpes Nurul Hakim Kediri, ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Nurul Hakim Kediri TGH. Muharrar Mahfudz mengatakan Dalam halal bihalal pengurus besar IKAPPNH Kediri ini, digelar dengan menerapkan prokes yang ketat.

“Dalam masa pandemic Covid-19 saat ini, semua kegiatan digelar secara virtual, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa, halal bihalal merupakan kegiatan dalam meningkat silaturahmi  sesama alumni baik yang berada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa dan Daerah lainnya.

“Halal bihalal memiliki makna memperkokoh tali persaudaraan antara ulama dengan umarok,” katanya.

Menurutnya, disaat perkembangan zaman seperti sekarang ini, perlunya ditanamkan ilmu agama mengingat semakin melemahnya ahlak manusia terutama dibidang ekonomi dan kedudukan jabatan.

“Selaku pimpinan ponpes melalui alumni ponpes nurul hakim untuk menghimbau dalam menjaga ahlak dan keimanan dengan cara sholat lima waktu, zikir dan doa serta sedekah,” imbaunya.

Saturday, June 5, 2021

Kapolsek Sekongkang Pantau Deklarasi STBM Tingkat Kecamatan Sekongkang


Sumbawa Barat - Plh. Kapolsek Sekongkang IPDA. Syahrul Wahidin mengikuti dan memantau deklarasi tuntas tingkat Kecamatan, program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar 4 dan pilar 5.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifudin, ST, Kepala BNN Sumbawa Barat, Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Inf Dahlan S.Sos, Ketua tim penggerak STBM Sumbawa Barat, kadis kesehatan, PJR Kadis Damkar, Ketua tim penggerak PKK KSB, Camat Sekongkang Syarifudin S.Pd, Danramil 1628-02/Sekongkang Lettu Cbh. Yusman, kepala UPTD Puskesmas Tongo Dr. M. Erfiadi Kusuma R dan Kepala desa se-Kecamatan Sekongkang.

Wakil Bupati dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Sekongkang yang sudah bekerja keras dalam pelaksanaam STBM pilar 4 dan pilar 5, sudah mencapai progres 90%.

STBM pilar 4 dan pilar 5 adalah kewajiban kita semua, khususnya pelaku rumah tangga itu sendiri untuk meningkatan kesejahteraan kesehatan masyarakat.

"Saya tekankan kepada ASN dan PTT se-Kecamatan Sekongkang agar bekerja dengan maksimal," tuturnya, pada Jum'at, 04 Juni 2021 sekitar pukul 09.00 wita yang bertempat di Lapangan sepak bola Desa Ai Kangkung Kecamatan Sekongkang.

Ia menjelaskan, program STBM pilar 4 dan pilar 5 ini akan menjadi warisan yang menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih untuk di tinggali kepada anak cucu kita nanti. Nilai daerah tentang kesehatan juga mengacu kepada program Pilar 4 dan pilar 5 tentang kebersin lingkungan dan pengolahan limbah rumah tangga masyarakat.

Kapolsek Sekongkang melalui Paur Subbag humas IPDA. Eddy Soebandi, S. Sos mengatakan, perlu adanya kerja keras dan kerja sama dari seluruh unsur Instansi dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih sehat dan nyaman serta kondusif.

Ia berharap, semoga Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa juga selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat. Kegiatan deklarasi ini tetap mengacu kepada protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19. 

Penyampaian laporan hasil verifikasi tuntas pilar 4 dan pilar 5 oleh pokja tim STBM Kabupaten Sumbawa Barat. Pembacaan naskah deklarasi tuntas tingkat Kecamatan Sekongkang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 4 dan Pilar 5 oleh Camat Sekongkang. Terakhir penandatanganan dan penyerahan naskah deklarasi tuntas tingkat Kecamatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 4 dan Pilar 5. (LNG05)

Tim Lema Satreskrim, Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian HP Merk Vivo


Sumbawa Barat - Tim Lema (Lebah Puma) anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumbawa Barat berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku tindak pidana pencurian HP merk Vivo warna silver biru yang bertempat di Desa Maluk Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. pada Sabtu (5/6/21) pukul 10.00 wita.

"Penangkapan tersebut, berdasarkan pengaduan korban yang berinisial YB, melaporkan tentang tindak pidana pencurian hp Vivo Y20 warna silver biru diwilayah Taliwang, "kata Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono, S. Ik,. MH melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Sobandi, S. Sos.

Eddy mengatakan, terduga pelaku sebanyak 2 orang yang diketahui berinisial SN, perempuan,(17), yang berasal dari Kecamatan Sekongkang dan sementara inisial S laki- laki, (18) (penguasaan barang) berasal dari Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat.

"Setelah mendapatkan informasi, kasat Reskrim IPTU Hilmi Manossoh Prayugo, S.IK memerintahkan Kanit Pidum Reskrim IPDA Eko Ari Prastya, SH dan Tim Lema untuk dilakukan penyelidikan bahwa HP Vivo tersebut dikuasai oleh inisaial S dengan posisi berada di Kecamatan Sekongkang," ujaranya.

Kemudian menurut Eddy, Tim Lema Polres Sumbawa Barat untuk memastikan dan mendalami informasi serta mendatangi kediaman terduga S yang beralamat di Sekongkang Atas. 

Tim bertemu langsung dengan terduga S dan ditemukan HP berada ditangan S. Setelah di cocokkan dengan laporan dari korban YB sesuai dengan Type dan merk HP yang hilang.

Setelah itu, Tim Lema mengembangkan hasil penyelidikan melalui penguasaan HP terhadap terduga S. 

Lanjutnya, dari hasil yang didapat bahwa HP sebagai barang bukti Vivo Y20 yang dikuasai oleh S didapatkan dari tukar tambah HP merk infinix ditambah dengan uang Rp. 200.000, dengan berinisal terduga SN yang beralamat di Sekongkang, lalu tim lema mengembangkan informasi yang didapat tersebut dan ditemukan terduga berinisial SN yang berada dipantai Kecamatan Maluk.

"Tim Lema melakukan interogasi terhadap inisaial SN terkait HP Vivo Y20 tersebut, dan terduga mengakui perbuatannya bahwa Hp Vivo tersebut diambil dari korban YB, kemudian tim lema langsung mengamankan pelaku SN beserta penguasaan HP yang berinisial S serta barang bukti dibawa ke Mapolres Sumbawa Barat guna penyidikan," tutupnya. (LNG05)

Wednesday, June 2, 2021

Bina Perilaku Dan Kedisiplinan Anak, Polres Dan Dikbud Tandatangani MoU


Sumbawa Barat
- Kapolres Sumbawa Barat AKBP. Herman Suriyono, S. Ik., MH menandatangani MoU atau perjanjian kerjasama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) di aula Endra Darma Mapolres, pada Rabu, (2/6). 

MoU tersebut, berisi tentang perjanjian dalam memberikan pemahaman kepada anak sekolah sedini mungkin mengenai aturan lalu lintas.

Hadir dalam kegiatan itu, Kadis Dikbud Sumbawa Barat, Drs. H. Mukhlis, M. Si, Kasat Lantas AKP Ricky Yuhanda, SE S. Ik dan beberapa perwakilan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kapolres dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kerjasama Polres dan Dikbud sangat dibutuhkan, mengingat anak sekolah perlu diberikan pemahaman sedini mungkin mengetahui ilmu lalu lintas.

"Anak-anak ini harus tau ilmu lalu lintas, karena jumlah korban laka lantas sangat tinggi, sebagian korbannya juga dari anak-anak," kata Kapolres. 

Lanjut Kapolres, perlu adanya sosialisasi secara masif ilmu tentang lalu lintas, demi kemaslahatan masyarakat. Ia berharap, dengan adanya MoU ini semoga anak-anak sekolah dapat mengetahui ilmu lalu lintas dan tidak ugal-ugalan lagi di jalanan.

Dengan adanya MoU ini, bertujuan untuk membangun kerjasama dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban di sekolah meliputi pembinaan perilaku kedisiplinan terhadap siswa dan siswi di sekolah.

"Selain kita memberikan pelajaran tentang lalu lintas, kita juga akan memberikan pelajaran tentang kebangsaan, sehingga wawasan anak-anak menjadi luas," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Sumbawa Barat Drs. Mukhlis M.Si mengucapkan terimakasih kepada Polres Sumbawa Barat, karena sudah menginisiasi kegiatan ini. Ia berharap dengan pendidikan lalu lintas ini, dapat memperkuat kurikulum pendidikan di Sumbawa Barat.

"Alhamdulillah, semoga ini menjadi bagian dari pembentukan karakter anak-anak kita, sehingga menjadi anak-anak masa depan bangsa," ujarnya.

Ia menyayangkan, masih banyak anak-anak yang belum cukup umur malah ugal-ugalan dalam mengendarai kendaraan, serta tidak taat aturan seperti tidak menggunakan helm dan tidak berhati-hati.

Pembentukan karakter ini yang masih minim, apa yang dilakukan Polres Sumbawa Barat sangat relevan dengan situasi atau keadaan seperti saat ini, dimana anak-anak bahkan orang tua masih minim ilmu tentang lalu lintas. (LNG05)

Tuesday, June 1, 2021

Bhabinkamtibmas Menala Lakukan Gotong Royong Persiapan Deklarasi STBM


Sumbawa Barat - Untuk mendukung program pemerintah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menala Bripka IGM. Adi Suryana, anggota Polsek Taliwang melakukan gotong royong persiapan deklarasi STBM program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati KSB.

Kegiatan itu dilakukan, pada Selasa, 01 Juni 2021 pukul 15.30 wita di lapangan gotong royong lingkungan Bosok Kelurahan Menala dengan melibatkan semua pihak," jelas Kapolres Sumbawa Barat AKBP. Herman Suriyono, S. Ik., MH melalui Paur Subbag Humas IPDA Eddy Soebandi, S. Sos.

Ia mengatakan, pelaksanaan gotong royong ini diinisiasi oleh Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Lurah Menala & staf Kelurahan, Kaling dan RT se Kelurahan Menala dengan sasaran perangkat aparatur.

 Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menghimbau agar setiap kegiatan selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yakni Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. (LNG05)

Polres KSB: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kelanir Sukseskan STBM dan Lomba Kampung Sehat


Sumbawa Barat.- Anggota Babinsa 1628-03/seteluk dan Bhabinkamtibmas Desa kelanir Bripka Akhyar anggota Polsek Seteluk melakukan gotong royong bersama warga membuat peresapan limbah cair rumah tangga untuk menuntaskan program STBM pilar ke 4 dan 5 bertempat di Dusun lawang Desa kelanir Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.Pada selasa (01/6/21).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono,SiK,.MH melalui Kasi Humas polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Sobandi,S.Sos mengatakan, kegiatan ini merupakan TNI dan polri bersinegi mendukung program 100 Hari Bupati Sumbawa Barat untuk menuntaskan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) pilar ke 4 dan 5 tersebut.

"Pilar 4 adalah Pengelolaan limbah sampah rumah tangga dan pilar 5 adalah pengelolaan limbah cair rumah tangga.Disamping itu Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk mensukseskan lomba kampung sehat jilid 2 yang merupakan gagasan Pak Kapolda NTB"kata Eddy

Kasi Humas Eddy menambahkan, Program STBM dan Lomba kampung sehat merupakan program yang selaras agar masyarakat bisa berprilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), begitu juga dengan kampung sehat untuk mencegah dari penyebaran Covid19 diwilayah kita.

"Kesempatan itu, Bhabinkamtibmas mengajak kepada masyarakat agar selalu sama sama menjaga kebersihan lingkungan serta keamanan dan ketertiban masyarakat agar wilayah tetap kondusif"jelasanya

Sambung Eddy, apabila terjadi gangguan Kamtibmas segera laporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas atau kepolisian terdekat, agar dilakukan tindakan oleh pihak berwajib, diharapkan masyarakat tidak main hakim sendiri.(-)

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Maksimalkan PPKM Mikro dan Kawal Pemulihan Ekonomi


JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin video conference (vicon) kepada seluruh kapolda dalam rangka mengecek langsung upaya penanganan pandemi Covid-19 setelah Lebaran, Selasa (1/6/2021). 

Para kapolda yang dipilih memaparkan hasil penanganan Covid-19 diwilayahnya masing-masing. Seperti Polda Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepri dan Polda Metro Jaya. 

Pemaparan termasuk jumlah yang terkonfirmasi, kematian, sembuh, kendala termasuk sarana dan prasarana. 

Dalam arahannya, Kapolri menekankan beberapa hal. Diantaranya mewaspadai klaster baru Covid-19. Disini, Sigit menekankan seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk peka dalam merespon situasi penyebaran Covid-19 khususnya klaster baru.

"Kita harus terus bergerak dan bergerak menghadapi situasi sulit pandemi ini. Garda terdepan yang diharapkan pemerintah adalah TNI-Polri," ujar Sigit dalam keterangannya tertulisnya. 

Mantan Kabareskrim ini juga meminta agar jajarannya mengawal upaya pemerintah dalam memulihkan perekonomian. “Pemulihan ekonomi nasional harus terus dikawal sehingga mengalami peningkatan,” tekannya. 

Sigit juga mengingatkan percepatan vaksinasi. Kemudian memaksimalkan atau terus mengawal PPKM Mikro dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19. 

“Waspadai lonjakan tinggi di Malaysia. Perkuat manajemen penanganan Covid-19 dengan ketat khususnya di perbatasan negara,” tandas.Sigit.

Monday, May 31, 2021

Tes Swab Antigen Secara Acak Sasar Pengguna Jalan Di Depan Mako Polres Bima Kabupaten


Bima, NTB -Tim Gabungan percepatan penanganan Covid-19 Kepolisian Resor Bima Kabupaten bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melaksanakan tes swab Antigen secara acak terhadap masyarakat pengguna jalan pada hari Senin Tanggal 31 Mei 2021 Pukul 10.30 wita bertempat di halaman Mako Polres setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Bima, Kompol Edi Susanto, S.Sos, Paur Humas Iptu Adib Widyaka, Kepala Puskesmas Palibelo, dr. Titin sumarni, Paur Kes, Aiptu Muhammad Hilir, SH, beserta 8 orang Tim Kesehatan.

Wakapolres Bima Kabupaten menyampaikan kegiatan Swab Antigen tersebut bertujuan untuk mengantisipasi dan sebagai upaya treakhing penularan Covid-19 di wilayah Bima, ungkapnya.

Selain itu, lanjut Edi, kegiatan yang kita laksanakan hari ini guna mendukung Program Kampung Sehat II yang Digagas Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K M.H dalam mendukung pemerintah daerah guna menurunkan kurva penyebaran Covid-19 di wilayah NTB khususnya Kabupaten Bima.

“Kita tetap tidak boleh lengah dalam membendung penyebaran Covid-19 ini. Jadi perlu dilakukan deteksi dini Swab Antigen untuk meminimalisir penularan Covid-19 ini,” ujar Wakapolres.

Untuk teknik pelaksanaannya, Wakapolres menuturkan, personil Polres Bima memilih secara acak para pengendara yang melintas di depan Mako Polres Bima untuk dilakukan Tes Swab Antigen.

“Jadi Pukul 10.00 Wita anggota memilih masyarakat pengendara secara random, untuk dilakukan swab antigen” imbuhnya.

Sementara Pukul 11.00 wita, setelah dilakukan swab antigen dilanjutkan dengan kegiatan Rapid Tes Anti Body terhadap tahanan Polres Bima yang juga dipilih secara acak.  

Wakapolres menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol Covid-19 dan bersama-sama dengan pemerintah untuk melawan Covid-19 ini dengan tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri, imbaunya.

“Kita menghimbau masyarakat Bima, khususnya, agar tetap menerapkan 5M. Yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, Menghindari Kerumunan, serta Mengurangi Mobilitas," tutupnya.

Polsek Alas Kembali Amankan 3 Remaja Saat Patroli KRYD


Sumbawa Besar - Kepolisian Sektor Alas Polres Sumbawa kembali mengamankan 3 orang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam berupa pisau saat tengah melaksanakan patroli KRYD diwilayah hukum Polsek Alas, Senin (31/05/21) malam.

Ketiga remaja tersebut diamankan saat tengah asyik nongkrong di seputaran wilayah terminal Kecamatan Alas.

Kapolsek Alas Akp Djoko RS Gatot saat di konfirmasi melalui Kasie Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos menjelaskan bahwa berawal dari personel Polsek Alas sedang melaksanakan patroli KRYD kemudian menerima laporan masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang tengah berkumpul di pinggir jalan dan dicurigai tengah menkonsumsi miras , setelah di datangi dan di lakukan pemeriksaan badan kepada para remaja tersebut di dapati 3 orang membawa sajam.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati 3 orang menyimpan senjata tajam ,selanjutnya kami amankan dan di bawa ke Mapolsek Alas" Ujar Kasie Humas.

Sambungnya, saat di Mapolsek Alas, ketiga remaja tersebut kemudian di data dan diberikan pembinaan serta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali. Dari hasil pemdataan ketiga remaja tersebut ternyata sama-sama berasal dari satu desa yakni desa Tarusa Kecamatan Buer, dan ketika di interogasi ketiganya mengaku alasan membawa sajam hanya untuk berjaga-jaga.

"Apapun alasan mereka, tentunya hal tersebut dilarang, dan dapat menjadi ancaman dan menimbulkan gangguan kamtibmas" ucapnya.

Para remaja tersebut kemudian dipulangkan dan untuk barang bukti 3 buah sajam di amankan di Mapolsek Alas.


(Hms)

Pantau Pulau Terluar, Polsek Sekotong Lakukan Patroli di Tempat Terpencil


Sekotong - Jajaran Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, lakukan Patroli dan Pemantauan langsung  pulau terluar Sepatang (shopia lusia), di dusun panggang Desa Buwun Mas Sekotong Lombok Barat, Senin (31/5/2021).

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, SH mengatakan pemantauan ini untuk memastikan kondisi di pulau terluar Indonesia, yang berbatasan dengan Australia, Selasa (1/6/2021).

“Di Lombok Barat, terdapat pulau terluar yang dikenal dengan nama Sepatang, atau orang Australia menyebutnya dengan nama Shopia Lusia,” ungkapnya.

Walaupun tidak berpenghuni, Polsek Sekotong tetap melakukan pemantauan minimal satu minggu sekali, melalui pos pantau pulau terluar shopia lusia.

“Pemantauan kondisi Pulau Sepatang atau Shopialouisa yang paling memungkinkan dilakukan di Pos Pantau Dusun Panggang Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi akses jalan menuju Pos Pantau Pulau terluar yang dimilikinya, cukup sulit dimana masih kondisi jalan tanah, dan medan berbukit, sehingga dengan kondisi ini harus memutar terlebih dahulu.

“Bila tidak ingin memutar, bisa melewati salah satu muara di Buwun Mas, itupun baru bisa dilewati bila air laut sedang surut,” pungkasnya.

Adapun kegiatan Patroli pemantauan pulau terluar adalah untuk mencegah adanya aktivitas warga, yang bisa membahayakan keselamatan.

“Yang terpenting adalah tidak ada aktifitas di Pulau ini, apalagi  dari Negara Asing, dan menjaga pulau tersebut demi kedaulatan NKRI dan Pulau terluar ini sangat potensial dijadikan lokasi wisata,” pungkasnya.

Sedangkan Lokasi Pemantauan di Dusun Panggang Desa Buwun Mas, menunjukan bahwa Lokasi ini masih jarang dijamah atau di kunjungi.

“Terdapat dua lokasi pemantauan, diantaranya melalui Bukit dengan menggunakan teropong atau mendatangi langsung lokasi melalui Pantai Panggang,” katanya.

Kapolsek berharap, melalui pemantauan Pulau Terluar ini, tidak ada pihak-pihak asing yang mengusik kadaulatan NKRI, dan situasi kamtibmas di Tempat Terpencil ini tetap daam keadaan aman.

Saturday, May 29, 2021

Kendaraan Anda Hilang? Cek Disini, Tim Puma Polres Loteng Amankan 10 Unit Sepeda Motor Hendak Dibawa ke Pulau Sumbawa


Lombok Tengah, NTB - Tim Puma Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil mengamankan 10 unit kendaraan roda dua tanpa identitas di depan Kantor Camat Kopang, Sabtu tanggal 29 Mei 2021 sekitar pukul 03.00 Wita.

Kepala Kepolisian Resor Lombok Tengah Polda NTB, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP KP I Putu Agus Indra P, SIK mengungkapkan, penangkapan tersebut berawal dari laporan yang disampaikan masyarakat bahwa ada kendaraan sepeda motor yang hendak dibawa ke Dompu.

Atas laporan itu, tim keamanan bergerak cepat dan mencegat satu unit truk warna merah dengan nomor polisi R 8697 SB yang dikendarai FZ (34), warga Desa Aik Darek Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah.

"Truk pengangkut sepeda motor tanpa surat-surat itu dicegat di pinggir jalan depan Kantor Camat Kopang," kata Kasat Reskrim, AKP KP I Putu Agus Indra P.

Polisi akhirnya mengamankan satu truk bersama sepuluh unit sepeda motor bersama tiga orang lainnya ke Mapolres Lombok Tengah.

Ketiga pelaku yang diamankan tersebut yakni SH (34), warga Desa Darmaji Kecamatan Kopang, FJ (31), warga Desa Doromelo Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu, dan FZ (34), warga Desa Aik Darek Kecamatan Batukliang.

Menurut Kasat Reskrim, para pelaku dijerat dengan pasal 480 KUH Pidana tentang penadahan dengan ancaman empat tahun penjara.

Polisi juga, kata Kasat Reskrim, sedang memburu para "pemetik" atau pelaku yang mengumpulkan kendaraan untuk mengungkap jaringan yang membuat resah masyarakat tersebut. 

Adapun identitas 10 sepeda motor yang hendak diseberangkan ke pulau Sumbawa tersebut antara lain, 

1. Satu unit Honda Beat, warna hitam. Noka: MH1JM8111MK374135.

2. Satu unit Honda Beat, warna silver. Nosin : JFZ2E1718895.

3. Satu unit Honda Beat, warna silver. Noka : MH1JFZ216KK599999.

4. Satu unit honda Beat, warna hitam. Noka : MH1JFZ134KK641346.

5. Satu unit Honda Vario CBS warna hitam, Noka: MH1JFB117DK620127.

6. Satu unit honda Beat digital warna putih. Noka : MH1JFZ117HK490686.

7. Satu unit Honda Beat digital warna hitam. Nosin : JFZ1E3394145.

8. Satu unit yamaha Mio sproti warna merah. Noka : MH351400L0014K021164.

9. Satu unit unit honda Beat pop warna merah. Noka : MH1JFS214FK039668.

10. Satu unit  Honda scopy warna merah maron. Noka : MH1JM3121KK376833

Friday, May 28, 2021

Sat Sabhara Polres Lotara Gelar Patroli Sekaligus Gencarkan Porokes


Lombok Utara - Sat Sabhara Melaksanakan Patrorli di desa rempek kecamatan gangga sekaligus memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu mentaati prokes, guna memutus mata rantai penularan Virus Covid-19. Yang masih mewabah sampai dengan saat ini, Jumat 28/05/2021.

Kepala Kepolisian Polres Lotara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,S.H.melalui Kasat Sabhara Polres Lotara AKP Antonius Dopo,S.H.menegaskan kepada seluruh warga,masyarakat untuk selalu taat dan patuh dengan aturan pemerintah yang sudah di tetapkan mengingat pandemi Virus Corona sampai dengan saat ini masih merebak,sehingga kita harus saling bahu membahu untuk bersama-sama melawan,mencegah timbulnya kluster baru penularan Virus Covid-19 di KLU yang kita cintai bersama.dengan cara selalu mengedepankan 5M,"terang Antonius dengan penuh semangat.

Kendati demikian Kasat Sabhara Polres Lotara AKP Antonius Dopo, S.H.berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar ikut serta mensukseskan Lomba Kampung Sehat Jilid ll yang sedang di gelorakan dan di inisiasi oleh Kapolda NTB, Irjen.Pol.M.Iqbal.S.I.K.M.H kearah Nurut Tatanan Baru menuju New Normal agar kita bisa segera bebas dari wabah yang mendunia ini.

Mari kita sama-sama berdo'a menurut kepercayaan dan keyakinan kita masing-masing semoga Virus ini segera berahir agar kita bisa kembali seperti dulu lagi,"Ujarnya.

Videonya Sempat Viral, Perkelahian 2 Remaja Di Alas Berakhir Damai


Sumbawa Besar-NTB - Perkelahian 2 remaja putri di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa yang viral di media sosial berakhir secara kekeluargaan dan tidak berlanjut ke proses hukum. Kedua belah pihak berhasil dimediasi dan didamaikan oleh pihak Kepolisian dalam pertemuan di Mapolsek Alas, Jumat (28/05/21) malam.

Kapolsek Alas Akp Djoko RS Gatot dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos menerangkan bahwa setelah video perkelahian 2 remaja putri tersebut viral, Polsek Alas kemudian mencari keberadaan keduanya dan memanggilnya ke Polsek Alas untuk dimediasi agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Dalam pertemuan tersebut keduanya juga didampingi oleh orang tua masing-masing.

"Sudah dipertemukan dan kedua belah pihak sepakat berdamai dengan membuat surat pernyataan damai dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi" ucapnya.

Kasubbag Humas menjelaskan bahwa awal mula pemicu perkelahian tersebut berawal dari saling sorak dijalan dan kemudian berlanjut saling sindir di sosial media hingga berujung membuat janji untuk bertemu. Setelah itu kedua remaja putri tersebut saling bertemu di Perempatan Depan Kantor Desa Baru dan kemudian terlibat perkelahian yang direkam hingga viral di media sosial.

"Memang berawal dari saling sorak dan saling sindir di medsos kemudian berujung untuk berjanji bertemu" ucapnya.

Nampak dalam video perkalahian yang berdurasi 21 detik tersebut kedua remaja putri yang memakai baju putih dan hitam saling tarik dan saling pukul hingga jatuh ditanah, sementara itu teman-temannya terus berteriak mengucapkan kata "lanyak" berulang kali , tidak berselang lama setelah itu beberapa warga yang melintas kemudian memisahkan keduanya.


(Hms)

Ditresnarkoba Polda NTB Berhasil Ungkap Penyelundupan 1Kg Sabu


Mataram - Ditresnarkoba Polda NTB berhasil gagalkan transaksi 1 kg sabu di salah satu Hotel wilayah Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (28/5/2021).

Direktur Reserse Narkaba (Dirresnarkoba) Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf menjelaskan bahwa masyarakat NTB kembali membuktikan dukungannya sehingga tim Ditresnarkoba berhasil gagalkan predaran Narkoba di NTB untuk kesekian kalinya.

"kali ini jumlahnya cukup besar 1000 gram alias 1 kilogram sabu yang dibawa oleh sesorang berinisial EDL dari jakarta menuju NTB melalui jalur udara," jelasnya.

Dikatakan Helmi, jika tidak ada informasi dari masyarakat barang ini sudah beredar di NTB, sebab sempat lolos dari pemeriksaan di Bandara dan Pelabuhan.

Kombes Pol Helmi menjelaskan, kasus 1 Kg sabu yang berhasil diungkap kali ini berasal dari Aceh, barang bukti serta pelakunya sudah diamankan di markas Ditresnarkoba Polda NTB.

"penyelundup asal Tangerang Banten beserta penerimanya turut diamankan dalam penggerebekan transaksi narkoba itu, Kami tangkap mereka saat akan menyerahkan sabu-sabu di dalam kamar hotel," kata Helmi.

Tiga orang tersangka ini berinisial EDL, YZ dan IZ. Dikatakan, paket sabu tersebut dibawa langsung dari Aceh, menggunakan jalur udara, pesawat yang ditumpangi EDL sempat transit di Jakarta dan Bali, kemudian dari Bali, dia datang ke Lombok melalui jalur darat, menyeberang menggunakan kapal dan turun di Pelabuhan Lembar, lalu kemudian menginap di hotel tempatnya diringkus bersama dua temannya.

Setibanya di Lombok, EDL membawa paket pesanan itu menginap di salah satu hotel di Senggigi, yang menjadi lokasi penangkapannya.

"lima bungkus plastik hitam berlakban cokelat berisi sabu-sabu itu, disembunyikan EDL didalam bantal," tambahnya.

Setelah dilakukan pengembangan, ditangkap lagi satu orang yang diduga terlibat dalam jaringan 1 kg sabu ini, dia disebut ustad inisialnya MA dari Kota Mataram. "ustad ini bertindak selaku pengatur perjalanan barang tersebut," ujarnya

Tertangkapnya orang yang disebut ustad itu, menjadi genap 4 orang yang terlibat dalam kasus 1 kg sabu ini, yakni EDL asal Tangerang banten, IZ dan YZ asal Sumbawa, MA dari Mataram, selain itu salah satu dari mereka merupakan bos besar narkoba di NTB.

"baru kali ini bos besar ambil barang sendiri, biasanya belum pernah ada, dia datang jauh-jauh dari sumbawa hanya untuk mengabil paket tersebut," kata Helmi.

Selain 1 kg Sabu petugas juga amankan barang bukti lainnya berupa, uang milik EDL Rp. 336.000, 1 Buah KTP, 1 Unit Hp Vivo, 1 Unit Hp Nokia, 1 Unit Hp xiomi note 8, 1 Unit Hp Samsung A20 S, Uang milik IRZ Rp. 15.000.000, Uang milik YZ Rp. 200.000 dan BB yang diduga Sabu seberat 1 Kilo tersebut ke markas Ditresnarkoba Polda NTB Kota Mataram untuk dilaksanakan proses lebih lanjut.

Tehadap para tersangka diduga melanggar Pasal Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika berbunyi  “(Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki,  menyimpan,  menguasai,   atau  menyediakan   Narkotika golongan  I  bukan  tanaman,  sebagaimana   dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). (Red/af)

Pariwisata

Politik

Hukrim